
Alisa, menatap punggung itu hingga menghilang dari pandangan nya saat ini Alisa, sendiri menangis dalam diam setelah memasuki mobilnya, kilasan kenangan mereka saat bersamaan terus terlintas di pikiran Alisa, Alisa,baru tersadar bahwa selama ini ada pria yang diam-diam mencintai nya, pria yang selalu menjaga nya setiap waktu saat bersamaan dengan nya, tapi pria itu saat ini sudah menyerah.
Alisa, lagi-lagi harus merasakan sakit nya perpisahan, apa lagi, David, adalah laki-laki terbaik yang selalu mensupport nya dalam diam nya, bahkan Anisa ,mampu menjalankan perusahaan dari saat ia lulus kuliah hingga saat ini dia sudah berhasil menambah cabang perusahaan, tidak luput dari kerja keras David, yang selalu tidak kenal lelah.
saat akan sampai ke rumah nya Alisa, langsung meminta sopir untuk balik arah menuju ke apartemen milik David, saat ini karena dia tidak ingin kehilangan pria itu, terserah David,mau memaafkan nya atau tidak yang pasti Alisa ingin David tetap berada di samping nya.
Saat ini David, tengah berada di dalam kamar nya, setelah tiba beberapa menit yang lalu, David, merasa tubuhnya begitu lelah saat ini, tiba-tiba,bel apartemen itu berbunyi berulang kali, David, tidak sempat melihat siapa yang datang saat ini, dia langsung membuka pintu, tapi saat pintu terbuka, dia melihat wanita yang sangat ia kenal.
"Nona,ada apa anda kemari, ini sudah sangat larut"ucap David, yang kaget.
"kau tidak mempersilahkan aku masuk,tega sekali"ujar Alisa yang kini menghambur ke dalam pelukan David, tepat nya ia yang memeluk David saat ini.
"Nona, apa yang kamu lakukan"ujar David, mencoba melepaskan tangan Alisa, yang kini melingkar di tubuh nya.
"Biarkan seperti ini dulu sebentar saja"ucap Alisa, yang kini menangis sesenggukan di dada bidang David.
David, terpaksa menutup pintu, dia tidak ingin ada orang lain, melihat itu, saat ini David, membalas pelukan Alisa, dan mengelus-elu punggung wanita yang di kagumi nya itu.
"Kenapa Nona, tidak pulang dan beristirahat, besok Nona, bisa temui saya jika Nona mau"ucap David.
"Aku tidak ingin kehilangan mu, apa??kamu dengar itu, aku tidak ingin kehilangan mu selama ini hanya kamu yang ada di sisi ku "ucap Alisa, yang kini menatap masih dengan derai air mata nya.
"Nona, saya tidak akan selamanya ada di samping nona jika untuk urusan pekerjaan, masih ada banyak orang di luar sana yang lebih kompeten dari saya, anda bahkan tinggal tunjuk, jadi tidak usah bersedih untuk itu, biarpun saya nanti pergi akan ada orang yang menggantikan posisi saya"ucap David.
"Aku tidak butuh orang lain, aku hanya butuh kamu"ucap Alisa.
"Tapi nona,saya harus segera kembali ke kampung halaman, orang tua saya sudah menjodohkan saya, dengan seseorang, dan ini adalah waktu yang tepat untuk itu, karena sedari dulu saya membuat mereka kecewa, dengan menolak keputusan mereka"ucap David, tenang.
"Kamu,tega David , ninggalin aku dengan anak-anak kita"ucap Alisa, yang kini menatap sendu pada David, Sambil berjalan mundur.
"Aku pikir, kamu ingin mengundurkan diri karena alasan bodoh itu, dan ternyata aku lah yang bodoh, aku terlalu percaya pada kata cinta yang kau ucapkan, aku bodoh Maaf.... Maaf kan aku David, ya aku yang bodoh aku kira kau benar-benar mencintai ku, hiks, kenapa aku harus merasakan, sakit ini kembali, aku bodoh"ucap Alisa, yang kini terus berjalan mundur, dan setelah dekat pintu.
"Tunggu, kamu tidak salah Alisa, aku memang sangat mencintaimu, tapi aku sangat tahu diri, aku bukan siapa-siapa"ucap David,lantang .
Alisa pun berbalik"Kamu bohong David, jika kamu benar mencintai ku, kenapa kamu ingin meninggalkan aku, kenapa kamu berubah menghindar dari ku, kenapa kamu tidak pernah berjuang untuk itu kenapa David, kenapa??"ucap Alisa, yang kini membuka pintu.tapi tiba-tiba tangan kekar itu melingkar di perutnya, saat ini .
David, memeluk nya dengan erat, dia membenamkan wajahnya di ceruk leher Alisa, sehingga hembusan nafas David, dapat Alisa, rasakan dengan jelas.
"Aku minta maaf, jika aku telah berani mencintai mu Alisa, aku akan mengakhiri nya tapi sebelum aku pergi jauh dari mu, izin kan aku melakukan ini untuk sebentar saja"ucap David, lembut.
wanita mana yang tidak akan terbuai dengan ketampanan David, selama ini hanya wanita bodoh lah, yang akan melakukan itu, David adalah tipe pria baik hati rajin ibadah, suka menolong dan jangan lupakan sifat cool nya selama ini, hanya satu kekurangan David, dia terlahir dari keluarga sederhana tidak punya harta kekayaan, walaupun saat ini hidupnya sudah jauh lebih baik dari sebelumnya dia sudah mapan,walau pun jauh dari kemapanan seorang Alisa , pewaris tahta.
"Aku, membenci mu David, untuk apa kamu mengatakan itu jika hanya akan memberikan rasa sakit saja kau mencintaiku tapi tidak pernah ingin kan aku untuk jadi milik mu"ujar Alisa,sambil berusaha melepaskan diri.
"Aku tidak ingin, mereka menertawakan diri mu, karena telah memilih pria yang jelas-jelas tidak sederajat dengan mu, jadi aku mohon maaf kan aku"ucap David.
"jangan pernah katakan itu, David aku tidak terima"ucap Alisa, yang kini langsung berbalik dan mencium bibir David, yang kini langsung membalas nya, David menahan tengkuk Alisa dan Alisa, masih mengalungkan tangannya di leher David, saat ini.
mereka saling bertukar Saliva nya, dan pelukan itu semakin erat, entah setan apa yang mampu merasuki Alisa, wanita yang selama ini memutuskan untuk tidak ingin lagi jatuh cinta, dan memutuskan untuk menyendiri seumur hidup nya, kini jatuh cinta pada asisten nya itu.
"Aku akan berusaha untuk membahagiakan mu sekuat tenaga"ucap David.
"Aku, akan selalu menerima mu, apa adanya dan tidak akan menuntut, lebih, cukup cintai aku sepenuh hati mu, dan tetap lah berada di samping ku, lebih dari kemarin"ujar Alisa, Sambil menatap lekat wajah tampan itu.
"Tanpa kamu minta pun, aku akan melakukan itu"ucap David.
mereka masih berdiri hingga saat Alisa, berkata "Sayang,kaki aku sakit"ujar Alisa manja.
"Owh,ya ampun kamu tidak menggunakan alas kaki"ucap David, yang kini langsung mengangkat tubuh Alisa,ala bridal style, menuju sofa ruang tv.
"Sayang, kamu pakai baju seperti ini, sedari tadi, tanpa memakai jas mu"ucap David, yang kaget karena baru sadar, bahwa Alisa, menggunakan dress selutut berwarna putih, dengan tali spaghetti,itu memperlihatkan lekuk tubuh nya.
"Aku, tadi melepas nya, saat mengejar mu di bandara, kamu tega ninggalin aku gitu aja bagaimana kalau ada yang menculik ku nanti"ucap Alisa.
"Kau jangan bicara ngawur sayang, siapa yang akan menculik wanita, yang selalu di ikuti oleh para pengawal"ucap David yang kini mencubit hidung nya.
"Ah ...sakit tau "ucap Alisa, pura-pura ngambek.
"Habis kamu itu gemesin banget"ucap David, yang kini tersenyum manis pada Alisa, dia langsung mengecup bibir tipis itu.
"David, bagaimana dengan wanita itu"ucap Alisa.
"Aku tidak tau kita lihat saja nanti"ucap nya.
"Kamu nikahi saja dia, aku rela ko, jadi yang kedua dari pada kamu durhaka"ucap Alisa, yang kini mendapat tatapan tajam dari, David.
"Alisa, kamu beneran cinta atau pura-pura,ayo jawab jujur"ucap David, yang kini minta penjelasan.
__ADS_1
"Aku, sangat mencintaimu, sayang aku hanya tidak ingin kamu bertengkar dengan mereka gara-gara aku sayang"ucap Alisa,tulus.
"Kalau kamu cinta maka kita akan berjuang apa pun yang terjadi nanti"ucap David, tegas.
🌹💖💖💖🌹
Dua jam kemudian, Alisa, saat ini tengah mandi di kamar mandi milik David, setelah sebelumnya, Alisa, meminta izin untuk menginap di sana, karena waktu sudah menunjukkan pukul 12 malam.
Tapi, David, tetap kekeuh ingin mengantar nya pulang setelah ia mandi, karena, David, tidak ingin Alisa, tidur tanpa adanya rasa nyaman nantinya.
setelah selesai mandi, Alisa,kini mengambil bathroob yang di sediakan oleh David, sebelum nya.
dengan, menggunakan dalamnya dan bathroob,kini Alisa, keluar dari kamar mandi tak lupa lilitan handuk di kepala nya saat ini.
Alisa, turun ke bawah meminta David, untuk. mengambil pakaian nya yang ketinggalan di mobil.
"Sayang, aku mau pakai baju, tapi, bajuku masih di mobil"ucap Alisa.
"Kamu pakai kemeja ku, saja Sayang, nanti bisa ganti di rumah mu, setelah sampai.
"Jadi beneran kamu mengusir ku"ucap Alisa, sendu.
"Sayang, aku tidak bermaksud mengusir mu, tapi aku takut kamu tidak nyaman berada di sini"ucap David.
"Kamu itu ngomong apa sih, aku bisa tidur di sofa jika kamu tidak ingin berbagi kamar"ucap Alisa.
"Sayang, ini demi kebaikan mu, mengertilah"ucap David, Sambil berjalan menuju kamar nya di ikuti oleh Alisa saat ini.
"Baiklah terserah kamu saja"ucap Alisa, meski sebenarnya dia sudah cukup mengantuk.
Setelah, David, memberikan kemeja milik nya dan Alisa, mengunakan itu saat ini terlihat sedikit kebesaran, David, hanya tersenyum manis ke arah wanita yang sangat di cintai nya itu.
"Aku pulang dulu,maaf sudah mengganggu istirahat mu, sayang"ucap Alisa, Sambil kembali membawa kunci mobil nya, karena sopir pulang dengan taksi, tadi setelah mengantar nya sampai apartemen.
"Aku yang akan mengantar mu"ucap David, yang kini mengambil kunci dari tangan Alisa.
"Tidak sayang aku bisa pulang sendiri, kamu pasti lelah, sekarang sebaiknya kamu tidur saja"ucap Alisa, sambil mengecup bibir David, sekilas.
tapi David, tidak ingin mengambil resiko, dia langsung merangkul pinggang Alisa, dan melangkah pergi, setelah meraih handphone dan dompet nya memasukkan itu kedalam tas kecil yang selalu ia bawa kemana pun.
"Aku tidak ingin dengar penolakan"ucap David.
mereka pun tiba di parkiran, saat itu juga David langsung membuka kan pintu mobil untuk Alisa, yang kini tersenyum ke arah nya.
"Makasih, yang"ucap Alisa.
"sama-sama sayang"ucap David.
mereka pun pergi menuju rumah mewah milik Alisa saat ini, selama di perjalanan Alisa, menyandarkan tubuhnya ia pun terpejam, David, yang melihat itu dari spion mobil nya, tersenyum.
"Sayang, rasanya ini seperti mimpi, aku harap ini, bukan lah sandiwara, seperti yang selama ini kita mainkan"gumam nya lirih.
sesampainya di rumah tersebut setelah memarkir kan mobil nya di dalam garasi langsung, David, mematikan mesin mobil nya,lalu melepaskan sabuk pengaman tersebut,lalu berbalik ke arah Alisa, yang kini tertidur pulas, saat tidur saja dengan wajah tanpa riasan apa pun, dia terlihat sangat cantik, David, mengecup bibir yang seksi itu, sambil berkata"bangun sayang ini sudah sampai"ucap David.
Alisa, membuka mata perlahan,ia menatap ke arah David.
"Jam berapa ini"ucap Alisa.
"Jam satu pagi sayang"ucap David.
"Kamu tidak usah pulang, nginap di sini saja Ok"ucap Alisa.
"Tidak sayang, aku pulang ,lain kali saja kalau ada anak kita"ucap David.
"Tapi ini sudah larut sayang, kamu pulang, sendiri kalau ngantuk gimana"ucap Alisa.
"Aku sudah terbiasa sayang jadi gak akan kenapa-napa, lagian mobil aku masih di sini aku butuh untuk pulang kampung besok"ucap David.
Alisa, yang sadar dengan obrolan nya tadi di apartemen, dia langsung berkata.
"Kabari aku jika kamu jadi menikah dengan dia"ucap Alisa, dengan tatapan sendu.
"Sayang aku tak mau dengar itu, dari mu lagi,ingat kata-kata adalah do'a jadi aku mohon jangan berkata buruk lagi"ucap David, yang kini langsung memeluk dan mencium bibir Alisa, yang kini memeluk nya erat.
"Aku pulang dulu, kamu hati-hati di rumah jangan lupa mimpi indah"ucap David.
mereka pun akhirnya berpisah, saat ini setelah David, melakukan mobil nya saat itu juga keluar dari gerbang rumah mewah itu.
__ADS_1
Alisa, langsung berjalan menuju kamar nya, dia pun merebahkan diri nya di atas ranjang empuk nya, saking lelahnya dia langsung memejamkan mata nya.
sementara itu David, yang mendengar kabar buruk, bahwa ayah nya sakit keras sepulangnya dari rumah Alisa, dia langsung bergegas menuju kampung halaman nya dengan mobilnya saat ini.
ke esokan hari nya, Alisa, bangun dari tidur nya, dia langsung bergegas menuju kamar mandi, dia, sudah sangat rindu dengan, kedua putrinya setelah satu bulan lebih,di tinggal perjalanan bisnis, Alisa, ingin mengajak David,ke full house, karena saat ini Alisa, tidak tahu bahwa David, sudah kembali ke kampung halaman nya.
setelah bersiap dan dia begitu cantik saat ini, Alisa, mengambil handphone nya, dia langsung menghubungi kekasih nya yang baru semalam jadian, tapi Alisa, saat ini handphone David tidak bisa di hubungi, dia sudah kirim chat tapi tidak di balas, Alisa,baru ingat kalau David, kemarin bilang kalau dia hendak pergi ke kampung halaman nya.
"Kamu, pergi tanpa mengabari ku dulu"ucap Alisa.
Alisa, pun pergi sendiri dengan mobilnya saat itu juga dia sudah tidak tahan ingin bertemu dengan kedua putrinya itu.
sesampainya di full house, Alisa, langsung di sambut oleh mereka berdua pelukan dan ciuman mendarat bergantian di wajah mereka.
"Apa,anak mommy, tidak nakal saat mommy tinggal"ucap Alisa.
"Tidak mom"jawab Keyra.
"Tentu saja kakak tidak nakal mom"ucap putri yang kini di panggil kakak, oleh Keyra.
"Kalian memang putri mommy, yang paling baik"ucap Alisa.
"sayang kamu sudah pulang"ucap Edgardo.
"Iya kak"ujar Alisa.
"gimana, apa sudah ada perkembangan"ucap Edgardo.
"seperti yang kakak,tau"jawab Alisa .
"Syukur lah, sekarang sebaiknya kamu mulai menata hidup mu, ingat kamu butuh seseorang yang harus selalu ada untuk mu juga untuk mereka"ujar Edgardo.
Alisa, hanya mengangguk, setelah itu ia langsung bertanya, pada Edgardo.
"Kak, menurut kakak, bagaimana dengan David?!"ucap nya,pelan.
Edgardo, yang pembawaan nya sangat kalem, dia berkata"Ya, selagi dia membuat mu nyaman kenapa tidak, dia juga , laki-laki pekerja keras, meski bukan pengusaha sukses tapi selama ini dia yang membantu mu mewujudkan kesuksesan itu, dan itu artinya David, orang yang smart dan tak diragukan lagi, dengan kepandaian dalam berbisnis.
Jawaban, Edgardo, membuat hati Alisa, semakin yakin, tapi Alisa, juga masih sedikit merasa khawatir, dengan keputusan yang akan di ambil oleh David, saat ini biar bagaimanapun Alisa, tidak ingin David, melawan orang tua nya,demi memilih nya, tapi dia juga tidak ingin kehilangan David.
Alisa, kembali menepis pikiran negatif nya,lalu pergi menuju kamar dimana terdapat anak-anak seusia putri nya tengah asik berkumpul dan bermain game, kebetulan saat ini adalah hari weekend, kedua keponakan nya tengah berlibur di rumah nya sendiri.
Alisa, hanya melihat nya,lalu pergi menuju kamar nya, dia kembali menyala kan handphone nya, setelah ia matikan di perjalanan tadi.
tiba-tiba ponsel nya berdering, terlihat nama si pemanggil.
📱"halo sayang"ucap Alisa.
📱"Halo yang ... kamu kemana saja aku menghubungi mu sedari tadi tapi handphone kamu mati"ucap David.
📱"Aku baru sampai tiga puluh menit yang lalu,di full house, aku lelah nyetir sendiri"ucap Alisa.
📱"Kenapa, tidak menggunakan sopir, atau menunggu ku, pulang"ucap David.
📱"Aku, tidak nyaman berdua dengan sopir "ucap Alisa.
📱"Itu karena sopir nya, orang lain kali, buktinya dengan ku, kamu nyaman-nyaman saja, Oya, bagaimana kabar anak kita"ucap David, bertanya.
📱"Alhamdulillah mereka baik"ucap Alisa.
📱"Syukurlah, sayang terus gimana, dengan kamu hari ini sayang"ucap David, bertanya kabar.
📱"Alhamdulillah baik, tapi tak sebaik saat ada "ucapan Alisa, sengaja di gantung saat ini.
📱"Saat ada siapa yang....??"ucap David penasaran.
📱"Gak, jadi deh , aku salah bicara,ujar Alisa.
📱"Aku, akan berusaha pulang secepatnya, setelah keadaan ayah membaik"ucap David.
📱"kenapa?? dengan ayah"ucap Alisa lagi.
📱"Jantung ayah kumat saat semalam aku menolak perjodohan tersebut"ucap David, sedikit takut.
📱"Sudah, aku katakan, sayang jangan membantah, aku tidak apa-apa ko, mungkin itu sudah takdir ku, harus tetap se"ucapan Alisa, terpotong, saat David, langsung memutuskan sambungan telepon nya, dia sangat marah pada Alisa, yang dengan mudah nya menyerah.
David, mengerti saat ini Alisa, mungkin tidak terlalu banyak berharap, karena takut kecewa, seperti yang sudah-sudah, tapi David, tidak seperti mereka, dia benar-benar hanya ingin menikah dengan Alisa, seumur hidup nya.
__ADS_1