Sugar Daddy

Sugar Daddy
#Dua anak lebih baik#


__ADS_3

Setelah kepulangan nya ke rumah besar milik nya, saat ini Alisa meminta bantuan David, untuk membawa Keyra yang tertidur pulas di mobil.


Keyra, tidak bangun dari tidur nya sejak ia di rumah sakit sore tadi, Anisa membawa nya ke dalam kamar nya, untuk sementara sebelum, Anisa, menyiapkan kamar untuk putri mendiang tunangan nya itu, yang kini resmi menjadi putri keduanya, setelah putri.


"Nona,maaf jika saya lancang karena telah masuk ke dalam kamar nona"ujar David, merasa tidak enak.


"David, kamu tidak perlu, meminta maaf, karena aku yang menyuruh mu"ucap Alisa.


David, pun langsung masuk dan menidurkan Keyra di ranjang tersebut, kebetulan putri belum kembali dari full house, saat ini karena Alisa,belum menjemput nya saat ini.


"David, kamu bisa pilih kamar yang kamu mau, karena tidak mungkin kamu akan pulang ini sudah terlalu larut"ucap Alisa.


"Apa tidak masalah nona"ujar David, meyakinkan.


"Tentu, David pergilah,kalau kamu membutuhkan sesuatu kamu bisa minta sama BI Ima"ujar Alisa lagi.


"terimakasih nona"ujar David yang kini turun dan mengambil tas milik nya dari dalam mobil,tas itu selalu dia bawa untuk keperluan saat bepergian ke luar kota seperti kemarin.


Alisa, pergi untuk membersihkan tubuh nya yang terasa lengket, saat ini meski malam sudah larut, Alisa, tidak suka tidur tanpa membersihkan tubuh nya terlebih dahulu, apa lagi ini setelah perjalanan yang cukup jauh.


setelah selesai dia keluar dari kamar mandi nya dengan menggunakan bathroob, meskipun dia kini mengenakan pakaian dalam, Alisa, turun dari lantai dua kamarnya itu menuju ke arah dapur untuk mengambil minum, takut-takut kalau Keyra terbangun dan merasa kehausan.


saat dia hendak mengambil air, tiba-tiba saja dia di kejutkan dengan sebuah tangan kekar, yang kini berada di depan pintu kulkas tersebut, Alisa, hampir menjerit, andaikan sedetik kemudian David, tidak berbicara.


"Maaf kan saya nona,saya buru-buru karena sangat haus"ujar David.


"Ah... hampir saja jantung ku copot, David, kenapa tidak minta sama BI Ima saja"ujar Alisa yang masih kaget tanpa sadar dia juga masih menggunakan bathroob nya saat ini, hingga membuat David,tak bisa menjawab karena fokus pada sesuatu yang menyembul dari belahan bathroob saat ini.


"David.... kamu kenapa ko,diam kaya orang ke sambett gitu??"ujar Alisa, yang sontak membuat David gelagapan Alisa ikut-ikutan menoleh ke arah pandangan David.


"Ahhhhhh..."teriak Alisa,sambil menutup bagian dadanya dengan tangan nya.


"Ma maaf kan saya nona saya tidak sengaja"ujar David yang buru-buru memalingkan wajahnya, sementara Alisa, langsung berlari menuju lantai dua,saking malunya nya.


"Ahhhhhh....sial kenapa harus melihat, nya aku tidak bisa tidur nyenyak pasti nya, karena melihat bentuk terindah yang menjadi impian setiap lelaki"gumam David, sementara itu dia langsung mengambil botol air dingin di kulkas lalu bukan nya di minum tapi di siram nya ke seluruh wajah nya yang terasa panas jujur David,merasa malu dengan bos nya saat ini.

__ADS_1


iya pun berlalu pergi menuju kamar tamu, setelah itu datang BI Ima yang hendak mengambil air untuk majikan nya, karena Alisa menelpon nya, minta dibawakan air, dingin dan buah untuk mengisi kulkas yang ada di dalam kamar nya, bila sewaktu-waktu Keyra terbangun karena lapar.


Alisa, sudah menggunakan piyama tidur nya dan juga sudah mengeringkan rambut nya, dia mencoba melupakan kejadian tadi, apa lagi Alisa tidak ingin David, menjadi canggung terhadap nya nanti.


Alisa pun membaringkan tubuhnya di samping Keyra, yang masih tertidur pulas, sebenarnya Alisa, saat ini merasa heran, melihat putri keduanya itu , kenapa Keyra, bisa tidur begitu pulas, setelah dia mengetahui apa yang terjadi pada Daddy nya yang selama ini ia rindukan.


Alisa, merasa ada yang tidak beres dengan putri keduanya itu, saat ini Alisa akan menghubungi seseorang yang tau dengan apa yang di alami gadis kecil seusia nya, mungkin kah ada gangguan kejiwaan yang di alami oleh Keyra, karena setahu Alisa, Keyra , tidak seperti saat ini saat bertemu dengan nya, bersama Adri.


Alisa pun memejamkan mata nya, dan mulai masuk ke dalam alam mimpinya.


🌹💖💖💖🌹


sementara itu di Amerika, Kenzo yang baru kembali dari rumah sakit bersama Alisa, dia tengah merasa kesal atas sikap Anisa, yang memperlakukan seorang pria dengan begitu ramah hanya karena pria itu adalah teman masa kecil nya dulu, saat SMA.


"Ken, sudah dong ngambek nya, apa salah nya aku menyapa nya, dia itu teman sekolah ku dulu"ujar Anisa.


"Jelas,salah tanpa seizin ku, kamu mengobrol dengan pria lain, aku sangat kesal"ujar Kenzo.


"kenapa tidak kau hajar saja tadi, seperti kebiasaan mu selama ini"ucap Anisa, tanpa sadar.


"ternyata benar, aku tidak ada harganya di matamu aku hanya seorang berandalan, yang tidak pantas berada di sisi mu, pantas saja selama ini kamu menolak ku saat aku melamar mu"ucap Kenzo, berapi-api, dia begitu marah karena tanpa sadar Anisa, sudah menyinggung nya.


"Ya.... Anisa, kamu benar aku hanya seorang pria berengsek, yang tidak ada apa-apa nya aku juga "ucapan Kenzo, terhenti saat Anisa, menempelkan bibirnya yang lembut itu di bibir Kenzo, yang seksi itu.


"Jangan coba-coba membujuk ku, Anisa, aku tau kamu tidak tulus"ucap Kenzo, yang kini menjauh dari Anisa, rupanya dia masih sangat marah dan tersinggung dengan ucapan Anisa, barusan.


"Ken, aku mohon jangan seperti ini, aku tidak bermaksud untuk menyingung mu, dan soal dugaan mu, tadi itu tidak benar karena, aku juga ingin kita menikah, tapi tidak untuk saat ini, aku ingin menikah dengan mu, setelah kamu benar-benar bisa lepas dari kebiasaan mu itu, aku tidak rela suamiku, bermain dengan wanita di luaran sana, aku mencintai nya tapi dia tidak benar-benar menginginkan ku, lalu untuk apa pernikahan seperti itu, tidak ada kebaikan di dalam nya, aku juga tidak ingin kejadian yang menimpa Alisa, terjadi padaku dan meninggalkan bekas luka yang cukup dalam hingga dia memutuskan untuk menyendiri seumur hidup nya, apa kamu ingin kan itu juga terjadi pada ku??"ucap Anisa, yang kini masih menggenggam tangan Kenzo.


"Aku tidak berjuang apa aku tidak salah dengar sayang, aku berpindah keyakinan demi dirimu, aku juga membatasi pergerakan ku, karena dirimu, semua nya aku langsung hanya untuk dirimu"ujar Kenzo.


"Itulah yang aku, tidak ingin Ken, apa kamu tau merubah semua demi orang lain, itu tidak baik, dan bukan tujuan hidup yang baik, karena sewaktu-waktu jika kamu menyukai orang lain selain diriku, juga kamu akan berubah, kamu masih belum mengerti Ken, aku ingin kau berubah demi dirimu sendiri, perbaiki semua nya hanya demi diri sendiri, karena setelah kita bisa melakukan itu semua baru kamu akan jadi laki-laki sejati, dan bisa memantapkan hati mu untuk pilihan mu, saat itu aku akan merasa sangat bahagia karena di cintai, oleh orang yang benar-benar menghargai diri nya sendiri.


"Honey, aku akan berusaha untuk itu, setelah kita menikah nanti, apa sebegitu berengsek nya aku Dimata mu honey,kalau begitu, lupakan lah kalau aku pernah, melamar mu aku pergi mungkin aku tidak akan pernah pantas mendampingi mu, aku hanya seorang berandalan, bahkan selalu melakukan dosa, kamu benar Anisa, aku"ucapan Kenzo, lagi-lagi terhenti saat Anisa, memeluk nya erat membenamkan wajahnya di dada bidang Kenzo.


"Aku tidak ingin kan perpisahan, aku hanya minta padamu,sayangi diri sendiri, Ken, jika permintaan ku, terlalu berat untuk mu, aku minta maaf, semua itu karena aku sangat mencintaimu aku tidak ingin kamu sakit atau lebih buruk lagi, karena hubungan **** dengan berbagai wanita itu tidak sehat, itu intinya, selain itu, adalah dosa, besar dan yang terakhir, aku tidak rela kau di sentuh oleh wanita lain, aku sakit, Ken, apa kamu mengerti, rasanya sangat menyakitkan, saat tau pria yang aku cintai berhubungan badan dengan wanita lain, kamu bisa bayangkan gak, kamu cemburu sama laki-laki lain, hanya karena kami mengobrol, apa lagi, seumpama nya, aku ngelakuin hal itu"ujar Anisa, yang kini melepaskan pelukannya dan berlari menuju kamar nya, Anisa, sudah tidak mau lagi mengutamakan rasa sakit di hati nya.

__ADS_1


Kenzo, terdiam mematung, perkataan Anisa, membuat nya sadar akan semua kesalahannya selama ini, dia sangat menginginkan pernikahan dengan Anisa, tapi dia sendiri masih suka berhubungan **** dengan wanita lain, dan itulah yang menjadi alasan Anisa, terus menerus menolak lamaran nya.


"Nisa, maaf kan aku Honey, aku tidak menyadari akan hal itu, aku kira, selama ini kamu bisa menerima semua nya, karena kamu benar-benar menerima ku, apa adanya, seperti yang kamu tau bahwa aku, terbiasa dengan semua itu, tapi ternyata aku salah"ucap Kenzo yang langsung di potong oleh Anisa.


"Sudah lah, Ken, mungkin aku yang salah, karena terlalu berharap dengan semua itu, kamu bebas melakukan apa pun yang kamu mau mulai saat ini dan selamanya, aku tidak akan pernah melarang mu, dan maafkan aku juga, jika selama ini aku hanya membuat mu bosan menunggu, mulai saat ini kita jalani hidup masing-masing, jujur aku lelah karena mencintai orang yang tidak pernah mencintai ku"ujar Anisa, Sambil menahan suara tangisnya .


Kenzo, berlari dan langsung mendobrak pintu kamar tersebut, hingga terbuka, dia begitu murka mendengar kata perpisahan dari Anisa, Kenzo, tidak akan pernah menerima perkataan itu.


"Dengar, ya honey sampai kapan pun aku tidak akan pernah melepaskan mu,asal kamu tahu aku sangat mencintaimu, itulah kenapa aku selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk mu, walaupun kamu tidak pernah tau itu, aku rela bertaruh nyawa, hanya demi bisa melindungi mu, semua itu aku lakukan karena aku terlalu mencintaimu, Anisa, aku mencintaimu Ok, mulai sekarang aku janji akan berusaha memenuhi apa yang kamu inginkan, hanya berubah bukan, tapi aku mohon jangan pernah katakan kata-kata laknat itu, aku tidak akan pernah menerima itu sampai kapan pun"ujar Kenzo, yang langsung ******* bibir ranum milik Anisa wanita yang sangat di cintai nya.


perlahan tapi pasti ciuman itu, semakin menggila hingga apa yang Anisa, hindari selama ini, terjadi Kenzo, mengambil nya, walaupun tidak dengan paksa, entah setan apa yang merasuki diri nya hingga mampu menerima apa yang dilakukan Kenzo, padanya mungkin kah karena cinta,atau rasa takut kehilangan yang mereka rasakan, yang pasti semua itu sudah terjadi, surga dunia yang seharusnya mereka nikmati setelah pernikahan, harus mereka langgar saat ini.


kedua insan terlihat, kelelahan saat ini, apa lagi bagi Anisa, yang baru pertama kali, merasakan semua itu, saat ini, dia menangis sesenggukan menyesali apa yang terjadi barusan, tapi Kenzo, meyakinkan nya bahwa ia akan segera menikahi nya besok siang.


mereka pun tertidur saling berpelukan, Kenzo,tak henti-hentinya berterimakasih pada tuhan, meski pun jalan nya salah tapi dia tidak lagi merasa takut kehilangan Anisa, yang sudah di miliki nya seutuhnya, tinggal menunggu kata sah yang sebentar lagi akan terucap.


Kenzo, begitu bahagia, saat mengetahui dan merasakan kenikmatan seorang gadis virgin, apa lagi dia wanita yang sangat di cintai nya, Kenzo tidak henti-hentinya mengecup kening Anisa, saat ini, setelah itu ia langsung memejamkan mata, dan terlelap bersama hingga pagi menjelang, Kenzo dibantu oleh orang kepercayaan nya mengurus pernikahan dadakan tersebut,di Amerika, Edward pun dibuat tercengang dengan keputusan tiba-tiba tersebut tapi dia memasrahkan semua nya pada keduanya, karena esok atau nanti mereka berdua yang akan menjalani kehidupan pernikahan itu.


Ardi, yang jadi wali nikah saat itu, menitikkan air mata, nya karena ia harus menggantikan posisi Daddy nya, Aditya, untuk pertama kalinya,menikah kan adiknya itu, putri kesayangan Daddy nya yang hanya dua .


dan yang pertama hingga saat ini masih memutuskan untuk tetap menyendiri, sementara itu Soraya, yang ikut menyaksikan putri nya setelah memaksa Edward, untuk mengurus kepulangan nya dari rumah sakit,demi putri ketiga nya itu.


Anisa, sendiri masih menangis sesenggukan di pelukan Elena, dia rindu Daddy nya dia tidak menyangka akan menikah setelah Daddy nya pergi, seperti saat ini.


"Anisa, sayang kamu harus kuat, kamu masih punya Daddy, Edward saat ini, dan Daddy, Aditya, juga pasti bahagia saat ini menyaksikan pernikahan mu,ayo hapus air mata mu, Kenzo, sudah menunggu mu"ujar Elena.


sementara itu Alisa, juga menangis, kencang betapa tidak, adiknya menikah tapi dia tidak bisa menyaksikan nya, secara langsung karena pernikahan dadakan itu, dan jangan lupa Edgardo, yang tidak pernah menginginkan hal itu terjadi, dia tau Kenzo, adalah seorang mafia kejam, meski pun selama ini ia selalu melindungi adik nya itu.


pernikahan pun selesai di lakukan, Soraya, kembali ke rumah sakit bersama dengan Edward, sementara Ardi, kembali bersama dengan Lala, dan kedua anak nya.


sementara itu Alisa, saat ini tengah mengurus putri yang tengah cemburu dengan kehadiran Keyra, yang kini tengah disuapi makan oleh mommy nya itu, Alisa meminta David, untuk membawa putri ke tempat bermain.


David, membantu Alisa, memberikan penjelasan kepada putri, bahwa Alisa, sayang putri dan juga Keyra, dan Keyra, saat ini tengah membutuhkan perhatian khusus, karena trauma yang di alami nya kehilangan orang yang sangat di cintai dan juga di buang dari keluarga besar nya membuat Keyra, terganggu mental nya.


tapi bukan berarti dia gila atau semacamnya, hanya saja tetap butuh penanganan secara khusus.

__ADS_1


putri pun sedikit mengerti dan mau mengalah bahkan dia juga merasa iba pada Keyra, David,lega setelah putri menerima semua pengertian yang ia berikan.


David pun, berpikir, tidak perlu tambah anak lagi,dua anak lebih baik, itupun kalau tidak ribut, gumamnya dalam hati, sambil tertawa karena membayangkan seseorang selama ini mengganggu pikiran nya.


__ADS_2