Sugar Daddy

Sugar Daddy
kumpul keluarga


__ADS_3

pagi hari nya mereka sarapan bersama ketujuh anak mereka kini tengah berkumpul di meja makan, mereka pun makan sambil berbincang dengan begitu antusias, sementara Alisa dan Anisa yang kini masih cadel dia selalu meminta bantuan mommy nya untuk bertanya kepada sang Daddy.


"momm...a ku b o Leh tanya Enda"ucap Alisa yang sangat ingin tau.


"mau tanya apa sayang?"kata Soraya.


"da Dady da l i man na sa jah "ucap Alisa.


"owh, Daddy bekerja sayang di luar negeri, jadi baru bisa kembali"jawab soraya menjelaskan.


"owh"jawab Alisa.


"sayang anak-anak Daddy maaf kan Daddy, Daddy pergi jauh karena Daddy harus mencari uang yang banyak untuk kalian bertujuh"ucap Aditya.


dia pun langsung menghampiri semua putra putri nya yang kini tengah menikmati sarapan nya, Aditya mencium mulai dari Edgar, Edgardo, Elena, Ardi, Ardan, Alisa dan si bungsu Anisa.


"Daddy sayang kalian semua putra putri Daddy yang tampan dan cantik, semoga kelak kalian selalu di berikan kebahagian"ucap Aditya.


"amiinn"ucap semua nya kompak, saat mereka tengah sibuk sarapan tiba-tiba Alex, datang membawa kado yang begitu banyak.


"anak-anak, Daddy pulang"teriak Alex


"Daddy!!!!"""ucap mereka bersamaan.


"kamu ada di sini"ucap Alex, sedikit tidak percaya.


"aku baru kembali kemari"ucap Aditya santai.


"Raya, bagikan semua nya, kakak, mau istirahat dulu"ujar Alex.


"baiklah kak"jawab Soraya dia tau Alex tidak suka dengan Aditya yang selama ini selalu menyakiti nya.


"mas, aku nyamperin kak, Alex dulu kamu lanjutkan saja sarapan, Ok"ucap soraya.


Aditya pun langsung mengangguk.


soraya langsung pergi menaiki tangga menuju lantai dua tempat kamar Alex di samping kamar soraya.


"kak, boleh aku masuk"ucap soraya yang kini tengah melamun di samping ranjang nya.


"masuk lah"ucap Alex sedikit dingin.


soraya langsung memeluk Alex, dia menangis sesenggukan soraya meminta maaf atas ketidak berdaya an nya saat ini tapi anaknya begitu merindukan ayah nya.


"maaf kan aku kak, aku tidak menepati janji ku, aku selalu kalah kak,demi mereka dan aku juga tidak tega melihat Aditya yang sudah menderita sekian lama"ucap Soraya yang masih sesegukan, dia sangat takut kehilangan sosok kakak, dan ayah baginya dan bagi anak-anak nya.


"sudah lah jangan menangis dengan begitu kamu tidak butuh kakak lagi untuk menjaga mu dan anak-anak mu lagi"ujar Alex sebenarnya dia tidak tega untuk berkata seperti itu terhadap adik kesayangannya itu.


"tidak kak, jangan lakukan itu, aku masih sangat membutuhkan kakak, bahkan sampai kapan pun sampai aku mati pun aku tidak mau kehilangan kakak, aku tidak mau jauh lagi dari kakak, aku mohon jangan tinggalkan kami kak, aku hanya punya kamu di dunia ini, anak-anak juga sangat menyayangi mu"ucap soraya yang semakin memeluk Alex dengan begitu erat.


"sayang, kamu sudah ada suami mu di sini jadi kakak, bisa bebas berpergian ke mana pun kakak mau"ujar Alex yang kini masih menguji soraya seberapa berharga nya dia bagi soraya.


"aku tidak mau Kakak, pergi titik kakak akan tetap bersama ku di sini sekalipun kakak menikah aku akan tetap tinggal bersama dengan kakak"ucap soraya tidak mau kalah.


"baiklah, sayang hidup Kakak hanya untuk mu dan anak-anak mu kakak, tidak akan pernah menikah"ujar Alex sambil mencium puncak kepala soraya.


"Alex, begitu bahagia ternyata soraya begitu sangat menyayangi nya persaudaraan mereka terbentuk dari kekejaman ibu tiri soraya dan juga Alex, mereka akhirnya di kuatkan oleh ikatan persaudaraan walaupun tidak ada hubungan darah cinta di antara mereka begitu kuat hingga saat ini Alex, pun memutuskan untuk tidak menikah demi menjaga soraya dan semua anak-anak nya.


Alex pun berusaha menerima Aditya kembali walaupun masih sedikit ada ganjalan di hati nya tapi demi soraya akhirnya Alex melakukan itu semua.


satu bulan berlalu kini mereka semakin bahagia Aditya pun memberikan semua, harta gono-gini nya untuk ke tujuh putra-putrinya itu walau pun dia tau Edward punya segalanya buat ketiga anaknya itu, tapi itu adalah bukti cinta Aditya untuk mereka semua Aditya tidak membedakan antara anak kandung dan anak tiri semu mendapatkan hak yang sama semua sudah tercatat di notaris.


Aditya memang seorang pebisnis handal jadi dia miliki banyak cabang perusahaan di segala bidang,maka dari itu jika saat ini dia sudah mewariskan semua itu pada seluruh anak nya, yang di Amerika dia cadangkan untuk soraya istri tercinta nya.


bahkan saat ini Aditya membuka cabang perusahaan baru, yang bergerak di bidang peternakan,itu adalah cadangan untuk masa tua nya nanti, bersama dengan sang istri, dia bahkan memiliki ratusan hektar tanah, dan pesawahan di sebuah pedesaan rencana nya kelak jika ia sudah pensiun dari perusahaan dia akan menetap di sana bahkan saat ini tengah di bangun villa yang megah di daerah persawahan tersebut tepat di tengah-tengah nya,ini adalah istana terakhirnya untuk mereka menghabiskan masa tua nya di tempat yang sejuk dan asri itu.

__ADS_1


Edgar, Edgardo, dan Ellen saat ini mereka sudah masuk SMP, rasanya baru kemarin mereka lahir, soraya memperhatikan ketujuh putra putri nya itu, saat ini mereka semua tidur di dalam satu kamar yang berukuran luas, walaupun dengan ranjang mereka masing-masing, soraya tidak ingin anak nya tidur terpisah cukup nanti setelah mereka bertiga SMA baru mereka pisah kamar.


"anak-anak ku, selamat malam semoga kalian mimpi yang indah"ucap soraya sambil membetulkan posisi selimut dan tidur mereka bertujuh.


Aditya yang baru pulang dari kantor melihat istrinya itu baru keluar dari dalam kamar anak mereka kini dia menyambut nya dengan senyuman.


"Daddy sudah pulang, apa mau langsung mandi atau mau makan dulu"ucap soraya.


"aku mandi dulu sayang tidak enak rasanya sangat gerah"ucap Aditya.


"baiklah aku siapkan air nya dulu"ujar soraya sambil bergegas ke kamar mandi, dan mengisi air di bathtub untuk Aditya mandi, dengan air hangat dan sabun aroma terapi kini soraya pun keluar, dari dalam sana.


"airnya sudah siap sayang ku, segera lah mandi setelah itu langsung turun ke bawah untuk makan malam, Ok"ucap soraya.


"baiklah sayang ku, terimakasih"ucap Aditya.


"sama-sama sayang"ucap soraya.


kini kehidupan Aditya, kembali menghangat seperti dulu, dia bahkan selalu menyesali kebodohannya dulu,telah menyia-nyiakan bongkahan berlian.


soraya pun turun setelah menyiapkan piama tidur untuk suaminya itu dan di letakkan di atas ranjang nya.


soraya pun menghangatkan masakan nya yang sudah terlanjur dingin karena Aditya pulang telat hari ini jadi soraya makan malam bersama Alex dan juga anak-anak nya.


tidak menunggu lama saat ini Aditya menuruni tangga, berjalan menuju meja makan, sesampainya di sana dia langsung memberikan kecupan mesra di bibir soraya yang kini tersenyum pada nya.


soraya pun menemani suaminya itu makan malam,di saat itu hingga selesai baru lah mereka, kembali ke kamar nya.


🌹💖💖💖🌹


dua hari setelah itu, soraya kedatangan tamu seorang wanita, yang di kenali nya dulu dia adalah Diandra mantan istri Aditya.


"permisi apa ada orang di rumah"ucap Diandra.


"cari siapa ya???"tanya pelayan.


"nyonya ada tamu"ujar pelayan tersebut.


"siapa?"kata soraya.


"ada,tamu mencari Anda nyonya"ujarnya.


"persilakan masuk saja, BI"ucap soraya yang kini tengah sibuk dengan laptop nya.


tidak lama Diandra pun masuk dia sedikit ragu saat ini dan perlahan dia mendekat.


"Hay, soraya masih ingat aku?""kata Diandra.


"Diandra"ucap soraya.


"ya ini aku ternyata kamu masih mengenaliku"ucap Diandra.


"iya tentu saja silahkan duduk jika kamu ada perlu dengan mas Adit, dia belum pulang dari kantor"kata soraya.


"aku datang mencari mu, aku ingin bicara hal yang sangat penting saat ini padamu"ujar Diandra lagi.


"bicaralah"ucap soraya.


"Soraya, apa kamu tidak akan marah?"kata Diandra ragu.


"maksudnya, apa ya"ucap Soraya bingung.


"aku hamil"ucap Diandra sambil menatap soraya.


"apahhhh... maksud mu kamu kemari ingin bilang kalau kamu hamil anak mas Aditya begitu"ucap soraya lantang.

__ADS_1


"tidak Soraya bukan dia, tapi Alex, Alex lah yang sudah menghamili ku, tapi dia tidak ingin bertanggung jawab, dia bilang dia sudah punya tujuh anak"ujar Diandra yang kini menangis.


"tidak itu tidak mungkin,kakak,ku tak mungkin melakukan hal itu"ucap soraya tidak percaya.


"tapi ini adalah kenyataan nya, saat itu aku dan Alex sedang sama-sama mabuk, tapi aku masih sangat sadar saat Alex memaksa ku untuk berhubungan badan"ucap Diandra.


"baiklah jika itu memang benar-benar terjadi aku akan bicara dengan kak, Alex setelah dia kembali"ucap Soraya.


setelah malam tiba Alex yang baru kembali dari kantor saat ini soraya langsung mengikuti nya dari belakang.


"kak, soraya ingin bicara serius dengan kakak"ujarnya sambil menghadap ke arah Alex.


"ada, apa lagi sayang"ucap Alex sambil menatap bingung ke arah sang adik.


"kakak, kenapa tidak menikahi nya Diandra hamil, sudah hampir empat bulan"ujar soraya


"kamu tidak boleh tertipu dengan wanita itu"ujar Alex.


"tapi kak, dia tidak akan pernah bohong kak, dia benar"ucap soraya kekeuh.


"dia sudah menghasut mu dan aku yakin dia akan melakukan hal yang lebih setelah ini"ujar Alex.


Alex memang tidak menyangkal telah berhubungan badan dengan Diandra tapi itu sudah sangat lama, dan tidak mungkin jika Diandra baru hamil sekarang.


mereka pun bertemu karena dalam keadaan tidak sadar kan diri lebih tepatnya Alex di jebak oleh wanita licik itu jadi biar bagaimanapun juga Alex tetap akan menolak menikah dengan Diandra.


Aditya yang mendengar percakapan Alex dengan soraya dia langsung mencari tau tentang hubungan mereka lewat orang kepercayaan nya, bukan karena cemburu tapi karena dia tidak ingin Diandra kembali hadir dalam kehidupan mereka.


hanya, dalam satu hari Aditya sudah bisa mendapatkan seluruh informasi tentang semua hal yang berkaitan dengan Diandra yang kini menjadi simpanan rekan bisnis nya itu dia sengaja ingin menjebak Alex karena tau kekayaan yang Alex miliki lebih besar dari pria yang menjadi sugar Daddy nya saat ini.


pada keesokan harinya soraya kembali berbicara serius dengan Alex namun lagi-lagi Alex menolak untuk menikahi Diandra.


"raya, dengerin kakak,kakak memang tidak ingin menikah dengan siapapun saat ini tapi bukan berarti kakak, tidak pernah mencintai siapapun,kakak hanya trauma dengan wanita yang kakak kira wanita baik-baik tapi ternyata dia lebih licik dari apapun, kamu ingat dengan sahabat mu, saat itu dia adalah wanita yang pernah membuat kakak,jatuh cinta tapi pada akhirnya kakak, begitu kecewa karena perbuatannya pada mu, ternyata dia tidak sebaik dan setulus itu, jadi kakak putus kan untuk tidak lagi jatuh cinta"ujar Alex tegas.


"jadi kakak, suka sama Mindy!!"ujar soraya tidak percaya.


"itu dulu adikku sebelum dia memperlihatkan sifat asli nya"ucap Alex.


"sebaiknya, kamu cari tahu dulu sayang sebelum memutuskan sesuatu"ujar Aditya yang kini tengah berdiri di depan pintu masuk kamar Alex.


dia memberikan sebuah amplop coklat yang berisi bukti-bukti kelicikan Diandra.


"apa??ini sayang"ujar soraya menatap wajah Aditya minta penjelasan.


"itu bukti dari wanita ular yang selalu merusak kebahagiaan kita bahkan wanita yang pernah memberikan aku anak pun dia masih suruhan wanita ular itu"ucap Aditya.


soraya, begitu kaget hingga amplop itu terjatuh dan Alex langsung mengambil alih dia membuka nya dan langsung mengepalkan tangannya saat itu juga.


"kurang ajar, seperti nya dia belum tau berurusan dengan siapa"ucap Alex yang langsung menelpon seseorang.


"aku minta beli semua saham perusahaan milik pria bandot tua itu dan segera berikan laporan nya saat ini juga aku ingin melihat kehancuran nya dan satu lagi aku kirim gambar wanita ****** ke email mu saat ini juga,buat perhitungan yang tidak akan pernah bisa di lupakan nya"ujar Alex lagi berbicara dengan seseorang di balik telpon.


"kakak, siapa yang kamu telpon tadi?"ucap soraya.


"asisten ku, kamu tenang saja siapapun yang sudah membuat adiku terluka maka dia akan mendapatkan luka yang lebih parah dari yang adikku rasa kan "jawab Alex begitu geram.


Aditya tersenyum puas dia tau seberapa berkuasa nya Alex yang tidak pernah orang ketahui dan saat ini dia bisa tenang para nyamuk pengganggu itu.


"sayang aku lapar,ayo temani aku makan,Oya anak-anak kemana ko sepi"tanya Aditya.


"heumm baik'lah Daddy, tunggu sebentar aku siapkan dulu makanan nya, mereka sedang di rumah mas Edward saat ini dia menjemput semuanya katanya ingin membawa mereka jalan-jalan mungkin di Mall atau di taman,tenang saja mereka aman ko mas Edward sudah sering mengajak mereka bermain"jawab Soraya.


"heumm...mas Edward ya"ujar Aditya sedikit cemburu istrinya tidak pernah merubah panggilan sayang nya sedari dulu.


"kenapa Daddy, kamu cemburu ya..."ucap Soraya.

__ADS_1


"tidak, siapa bilang"ujar Aditya sambil berjalan meninggalkan soraya sementara Alex hanya geleng-geleng kepala, melihat tingkah mereka berdua.


"begitu rupanya, bila punya istri"ucap Alex sambil menyunggingkan senyuman.


__ADS_2