
sesampainya di rumah sakit soraya, langsung di bawa ke ruang operasi setelah membersihkan pertolongan pertama dan beberapa pemeriksaan menunjukkan soraya mengalami, luka dalam yang serius akibat patah tulang yang menusuk bagian organ dalam, soraya langsung di tangani dengan cepat saat itu dia sudah langsung di lakukan pembedahan beberapa dokter dan tim medis lain nya sedang bekerja saat ini.
dengan sangat hati-hati, mereka bahkan bekerja sangat keras untuk bisa melakukan operasi pertolongan pada Sania.
Edward, pun menunggu di depan ruang operasi bersama dengan asisten nya,ada penyesalan terbesar di hati Edward saat ini karena orang yang di cintai nya kini tengah berjuang melawan kematian, semetara istri pertama nya sudah membawa tiga anak kembar soraya ke Amerika saat ini mungkin dia sedang di pesawat.
Lauren,sangat menyayangi mereka dengan begitu telaten ia mengurus ketiga nya seperti anak kandung nya sendiri, saat ini ketiga nya tengah tertidur setelah asik menonton film depan layar kecil yang ada di kursi penumpang dengan selimut yang menyelimuti tubuh mereka saat ini mereka benar-benar tertidur pulas.
memang pada dasarnya, ketiga anaknya soraya masih sangat polos, dia bisa begitu dekat dengan orang yang baik hati, seperti Lauren sebenarnya dia adalah wanita yang sangat baik hanya saja ambisi untuk memiliki anak itu terlalu besar hingga dia memaksakan Edward untuk mengambil alih pengasuhan anak nya, saat itu.
Lauren, bahkan menyuruh Edward menikah dengan soraya selain dia tahu kehidupan soraya yang malang saat itu secara kebetulan juga soraya telah menyelamatkan mereka berdua.
setelah menyelidiki semua tentang soraya Lauren pun meminta Edward untuk menikah dengan soraya, dan ia rela berbagi cinta nya karena obsesi yang cukup besar untuk memiliki anak tersebut.
sementara itu Aditya yang mengetahui kejadian yang menimpa soraya ia langsung memutuskan untuk kembali ke Indonesia, dan ia bahkan menitikkan air mata kesedihan saat melihat gambar-gambar soraya setelah terjatuh dan saat dia berada di rumah sakit.
setelah berjam-jam lamanya, akhirnya lampu operasi pun padam tim medis pun keluar membawa soraya yang masih keritis keruang ICU, saat ini Edward mengikuti nya dengan berlinang air mata, istri kedua nya itu masih terlihat enggan untuk membuka mata nya.
Dokter pun, meminta edwar ke ruangan nya saat ini dan Edward pun mengikuti nya, Edward sangat syok, saat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada istri nya itu, selain, dia harus mengalami kecelakaan dia juga harus kehilangan,janin yang baru berusia dua bulan tersebut, Edward menyesal karena kebodohan nya istri koma dan ia juga harus kehilangan janin yang ada di rahim soraya Edward, pun heran kenapa soraya tidak memberitahu kan itu kepada nya, atau memang belum sempat.
tiba-tiba, saja seorang pria paruh baya datang dengan Alex, saat ini ke ruang ICU, setelah meminta izin pada dokter untuk menemui keponakan nya, tersebut.
ya paman soraya pada akhirnya menyadari kekeliruannya, saat itu, dia telah di hasut oleh wanita jahat yang tak lain adalah ibu Alex sendiri yang kini sudah menanggung akibatnya, dia berada di rumah sakit jiwa setelah anak perempuan nya meninggal karena aborsi dan ayah janin tersebut tak lain adalah suaminya sendiri, Sarah, terguncang saat itu juga selain suaminya , selingkuh dengan anak nya sendiri dia juga punya wanita lain hidup yang di gadang-gadang akan berlimpah kekayaan ternyata berakhir dengan penghianatan.
ya,,itu adalah hukum alam, atas semua kejahatan yang ia lakukan di masa lalu dan dengan kejinya mendorong wanita yang tengah mengandung dari balkon apartemen nya, saat itu dan dan untuk menghilangkan jejak dia sengaja menulis surat palsu untuk Suryo.
Suryo pun percaya kalo dia bunuh diri pasalnya, dia bilang tidak tahan di khianati dan akan membawa pergi pangeran kecil yang masih dalam perut nya Tersebut, ya adik soraya adalah bayi laki-laki yang belum sempat terlahir kedunia sudah di habisi dengan kejinya oleh Sarah, selingkuhan Suryo,adalah mantan sekretaris nya.
"maaf kan paman nak, paman begitu buta setelah semua yang menimpa, kepada keluarga mu paman terhasut oleh wanita iblis itu, jika saja Alex tidak terus menerus mencari bukti kejahatan yang Sarah lakukan mungkin paman selama nya tidak akan pernah tau jika kamu adalah korban ketidak Adilan yang di lakukan oleh nya selama ini,paman sungguh sangat berdosa,bangun lah nak kamu boleh menghukum paman mu ini dengan cara apapun" ucap Surya,adik kembar dari Suryo.
sementara itu Alex, hanya menatap wajah Edward yang kini tengah melihat kedalam ruangan tersebut dari kaca luar ruangan.
"apa anda sudah puas menyakiti adik ku satu-satunya" ucap Alex.
ya.. Alex sebelum nya sudah mencari tahu sosok Edward, lewat seorang detektif swasta sahabat nya sendiri.alex tau soraya menjalani hidup nya dengan Edward, namun Alex tidak mau gegabah, untuk mengambil keputusan, karena ia melihat senyuman itu kembali di bibir adiknya itu.
"kau siapa, apa yang kamu ucapkan bukan kah soraya adalah,anak tunggal" ucap Edward.
__ADS_1
"ya,itu betul dan aku adalah kakak angkat nya, ayah kami sangat menyayangi kami berdua dia tidak membeda-bedakan kasih sayang diantara kami,ayah sangat ingin aku menjaga nya, setelah dia meninggal seperti aku melindungi nya sedari dia kecil, tapi saat ayah sudah tiada ibuku menghasut paman ku agar mengambil semua warisan yang di miliki soraya, saat itu termasuk beberapa perusahaan, yang di wariskan kepada nya,agar soraya benar-benar menderita karena bagaimanapun ibuku tidak punya hak untuk semua kekayaan milik Ayah" jawab Alex.
"lantas apa kau tahu pernikahan nya dengan Aditya?"tanya Edward lagi.
"ya, aku tau bahkan Aditya sangat mencintai adikku saat itu hanya saja, dia masih di kekang oleh keluarga nya hingga berkali-kali,kesalah pahaman terjadi, sampai saat kamu membawanya saat itu Aditya, tidak pernah berhenti mencari soraya, aku tau kamu membawanya, tapi demi keamanan adikku aku membiarkan nya dia bersama dengan mu, dan aku keliru adiku memang selamat dari mulut singa, tapi dia masuk kedalam mulut buaya" ucap Alex sinis.
"aku mencintai nya, kamu tidak akan pernah tau itu" ucap Edward.
"heuhhhhh, cinta...lalu cinta yang bagaimana yang tega mengambil nyawa orang yang dicintai nya, aku lebih mendukung Aditya, karena biarpun dia,lemah tapi cinta nya tulus tidak pernah terbagi" ujar Alex dingin.
"jangan pernah sebut lagi pria itu aku tidak akan pernah melepaskan istri ku"kata Edward.
🌹💖💖💖🌹
perdebatan,itu sudah terjadi selama satu jam lamanya, dan akhirnya Surya keluar.
"aku, ingin kau tandatangani surat cerai ini" ucap Surya.
"itu tidak akan pernah"ucap Edward,tegas.
"aku adalah walinya, dan sampai kapan pun aku berhak memutuskan hubungan kalian berdua, dan kau tidak akan bisa menolaknya, dan satu lagi aku akan menuntut mu di pengadilan karena kecelakaan yang menimpa keponakan ku, adalah murni karena dirimu, bahkan dia sampai mengalami keguguran" ucap Surya tegas.
"hey, bung... aku tau kau punya kekuasaan besar tapi asal kau tahu kesalahan mu semua ada di tangan ku, soraya begini karena dirimu sekalipun kamu mempertahankan dia belum tentu dia mau kembali bersama dengan mu"ujar Surya tersenyum sinis.
Edward, merasa di pojokan, saat ini dia masuk ke ruang ICU, tempat istri kedua nya berbaring.
"Hanny, kenapa kamu lakukan ini pada ku aku hanya ingin berbagi kebahagiaan bukan merenggut kebahagiaan mu bangun lah Hanny, jika memang perpisahan yang kamu inginkan aku rela tapi aku tidak rela jika pihak lain yang memutuskan hubungan kita, aku sangat mencintaimu, dan aku tidak mau kehilangan mu, tapi jika itu yang kamu minta langsung pada ku aku tidak akan memaksa mu, untuk tetap bersama dengan ku, maaf kan aku, Hanny maaf, karena paksaan dari Lauren kita harus begini" ucap Edward menangis sesenggukan.
air mata Edward tumpah seketika itu dia tidak ingin berpisah dengan ibu dari ketiga anaknya itu bahkan empat dengan yang belum sempat terlahir tapi sepertinya,air mata Edward tidak juga bisa membuat soraya terbangun.
dua bulan sudah soraya tak sadarkan diri saat ini, Edward memutuskan untuk menjenguk anak nya yang kini di asuh oleh Lauren.
Lauren pun merasa bersalah karena gara-gara dirinya soraya seperti sekarang ini tapi Edward meyakinkan bahwa ini adalah takdir, Edward memeluk dan mencium ketiga anaknya itu, yang sedang tidur siang saat ini
sementara itu, Aditya yang selalu datang berkunjung ke rumah sakit tersebut, dia selalu menghabiskan malam nya bersama, wanita yang dicintainya, yang kini tengah terlelap dalam mimpi panjang nya.
"Hanny, mau sampai kapan kamu akan bermalas-malasan, apa aku masih mengenal soraya yang selalu semangat dan enerjik apa soraya yang katanya suaranya merdu sudah tidak mau lagi bernyanyi untuk ku" ucap Aditya yang menitikkan air mata nya saat menggenggam tangan lemah itu.
__ADS_1
Aditya, selalu datang setelah pulang dari kantor bahkan dia selalu mandi di dalam rumah sakit tersebut, untuk bisa bersama dengan wanita pujaan nya itu.
malam ini adalah malam ketujuh Aditya menemani soraya, Alex bahkan sangat mendukung Aditya untuk kembali pada soraya melihat cinta nya yang begitu besar, pada adik nya itu.
"Hey, Hanny aku datang lagi, apa kau masih tidak ingin melihat wajah tampan ku ini hemmm,dulu saat kau bangun tidur kau selalu menatap lekat wajah tampan ku ini dan itu masih tidak berubah, aku masih si tampan milik mu, hanya milikmu" ucap Aditya terjeda.
"bangun lah, Hanny, jika besok kau sudah sembuh kita harus menengok pemakaman anak kita, apa kau tahu anak kita adalah seorang gadis, dan jika dia sempat terlahir mungkin akan secantik dan setegar dirimu, aku sangat merindukan nya dan dia juga mungkin saat ini, sangat merindukan kita agar mengunjungi nya,hiks hiks hiks, Bangun lah setidaknya,sekali saja kita pergi bersama untuk mengunjungi buah hati kita" ucap Aditya air mata nya pun terjatuh di pipi soraya saat Aditya mencium kening mantan istri nya itu.
tiba-tiba saja,ada pergerakan di jari tangan soraya yang kini di genggam oleh Aditya, dan Aditya pun langsung bergegas memijit tombol emergency,agar dokter datang perlahan soraya mengerejap kan mata nya, perlahan tapi pasti, soraya pun sadar Aditya pun di suruh menunggu di luar ruangan agar dokter memeriksa pasien dengan tenang.
soraya memang sadar tapi dokter menyarankan agar dia tidak terlalu banyak bergerak dulu agar kondisi nya cepat pulih.
Aditya,sangat bahagia sekalipun soraya bukan istri lagi saat ini tapi bagi nya kesembuhan soraya adalah bahagia nya cinta itu memang seperti itu, sekalipun tidak memiliki, setidaknya dia bahagia melihat orang yang di cintai nya sangat baik-baik saja.
"Hanny, aku sangat bahagia, kamu sekarang baik-baik saja, semoga secepatnya kamu bisa pulih Hanny" ucap Aditya sambil mengecup kening soraya.
"mas, kamu di sini" tanya soraya.
"setelah kecelakaan mu terjadi aku langsung kembali sayang aku selalu menengok mu hanya saja karena suamimu masih di sini aku tidak mau mengganggu kalian aku sangat takut kehilanganmu, saat itu dan aku juga tidak ingin kau kenapa-napa saat kau melihat ku yang sudah membuat mu terluka dengan pernikahan kita, aku menghabiskan setiap malam ku selama tujuh malam saat setelah kepergian suamimu ke Amerika" ucap Aditya panjang lebar.
"jangan sebut dia suamiku lagi mas, dia sudah merenggut kebahagiaan ku, dia bahkan sangat buruk bila di bandingkan dengan sikap mu waktu itu, dia tidak pernah jujur telah memiliki istri, dan bahkan dia memanfaatkan aku sebagai mesin pembuat anak untuk mereka hiks hiks hiks, bahkan sekarang ketiga anak ku sudah di bawa pergi oleh Lauren istri pertama nya" ucap soraya, yang merasakan sesak di dada nya.
"Hanny, aku mohon jangan begini, kamu jangan dulu memikirkan hal itu, sekarang pikirkanlah kesehatan mu dulu, aku akan membantu mu,merebut mereka kembali dari nya" ucap Aditya lembut dan mengelus puncak kepala soraya penuh cinta.
"aku tidak akan buang-buang tenaga untuk itu mereka adalah anak-anak yang cerdas,suatu saat mereka akan mencari ku, sebagai ibu yang sangat menyayangi nya dan yang mengandung dan melahirkan kan nya, aku percaya itu, dan Lauren adalah wanita yang baik, untuk ukuran seorang ibu sambung aku akan merelakan anakku di asuh oleh nya, sampai saat nya mereka mengerti aku yakin mereka akan kembali dengan sendirinya"ucap soraya sangat yakin,ada kebanggaan tersendiri bagi di hati Aditya, soraya tidak hanya cantik dan tegar tapi dia juga sangat baik hati.
"lalu, apa rencana mu saat ini Hanny" ucap Aditya.
"aku akan,berkarir sesuai kemampuan ku, jika aku bisa membuktikan pada ayah,bahwa aku bisa memimpin perusahaan dengan baik dan hidup dengan layak aku akan sangat bahagia pasti papa bangga walaupun itu bukan perusahaan nya" ucap soraya.
"saat ini pun kamu harus membuktikan nya Sayang" ucap Alex dan Surya bersamaan.
ternyata mereka sudah mendengar kan nya sedari tadi.
"Paman, Kakak" ucap soraya langsung berurai air mata.
"ya,ini paman soraya, maaf kan paman mu yang sudah buta watu itu hingga tak melihat kebenaran yang ada,paman sangat bersalah pada mu dan juga dengan kakak paman sendiri,paman harap kamu mau memaafkan paman mu yang telah keliru ini" ucap Surya yang memeluk, soraya sambil menangis dengan posisi soraya yang masih terlentang.
__ADS_1
"aku sudah memaafkan paman saat itu juga, aku tidak pernah marah karena aku tau paman tidak bersalah" ucap soraya.