
Hari-hari berlalu,di kediaman David, selalu ada kehangatan setiap kali David pulang, entah itu karena kehadiran Anisa yang kini tinggal bersama dengan nya di rumah itu.
Alisa, begitu bahagia sekaligus sedih saat ini, bahagia nya karena adik kembarnya saat ini tinggal bersama dengan nya di rumah nya bersama David.
tapi sedihnya harus melihat adiknya itu diam-diam menangis sendirian karena teringat dengan Kenzo, suaminya yang bertaruh nyawa,demi mempertahankan warisan keluarga nya yang kini jatuh ke tangan nya.
Anisa, saat ini tengah mengandung anak pertama mereka, dengan usia kandungan empat bulan, dimana sedang parah-parah nya ngidam, Alisa sering melihat adiknya kepayahan dan menangis setelah muntah-muntah yang cukup menguras tenaga.
seperti dirinya yang juga mengalami hal yang sama, tapi dia lebih beruntung ada David di sisinya, bahkan tak jarang David, juga membantu nya,sekedar memijit tengkuk nya saat Anisa muntah tentunya dengan izin dari Alisa, saat ini David, seperti memiliki istri dua.
saat dia membuatkan istrinya itu susu bumil ,David juga membuatkan nya untuk Anisa, David tidak perduli apa kata orang yang terpenting bagi nya adalah kebahagiaan istrinya saat ini.
mungkin satu yang tidak pernah dilakukan David, pada Anisa,yaitu mengajak nya tidur bersama, karena memang bukan muhrim nya, tapi dia hanya memastikan apa adik ipar nya itu tidur dengan nyenyak atau tidak, soalnya Alisa, selalu merengek pada nya untuk mengecek Anisa di jam tidur nya.
pagi ini, mereka semua sedang sarapan, kedua putrinya sibuk mengobrol sambil makan sarapan pagi mereka, dan Anisa, hanya tersenyum sambil makan buah-buahan yang rasanya masam, karena hanya itu yang bisa ia makan saat ini.
Alisa, sendiri menginginkan itu tapi David, tetap mencegah nya karena Alisa, masih bisa makan yang lain nya.
"Kak, David, aku boleh??minta tolong gak"ujar Anisa.
"Apa Niss ??"ucap David.
"Aku ingin makan makanan manis nanti kalau kakak pulang kantor tolong belikan aku pancake durian, dan satu lagi sponge cake berbagai macam jenis"ujar Anisa,sambil membayang kan itu semua terlihat dari ekspresi wajah nya saat ini.
"Tidak usah menunggu sampai aku pulang kantor, aku akan langsung membelinya sekarang dan akan di antar oleh kurirnya"ucap David, yang kini menatap istrinya.seakan ingin menawarkan jasa.
"Aku minta sama Anisa aja nanti, lagian itu banyak sekali"ujar Alisa, yang langsung di potong oleh Anisa.
"Tidak kak,itu untuk aku sendiri,kakak,beli aja lagi"ucap Anisa yang terlalu bersemangat dan sangat menginginkan nya.
"Sejak kapan kamu pelit"ujar Alisa heran.
"bukan pelit tapi aku sudah sangat lapar ingin makan itu"ujar Anisa.
"Mom...kami mau juga"ujar keduanya kompak, sudah seperti anak kembar saja mereka berdua .
"Sudah-sudah jangan ribut lagi biar Daddy borong dengan tokohnya, lagian uang mommy mu, banyak gak akan jatuh miskin iya kan sayang"ujar David,sambil tersenyum manis ke arah Alisa, Sambil memberikan kecupan di pipi nya.
"Itu uang mu juga sayang, karena kamu yang bekerja "ujar Alisa.
"Aku pergi dulu honey"ujar David, Sambil memeluk istrinya itu yang kini berdiri mengantar nya sampai teras rumah nya.
David, pun pergi sementara Anisa, pergi menuju kamar nya, untuk mengambil jepit rambut dan handphone nya, yang sedari tadi berdering nyaring, panggilan masuk dari Kenzo, yang kini tengah berada di markas nya.
📱"Sayang, kamu apa kabarnya??"ucap Kenzo.
__ADS_1
📱"lumayan baik Ken, kamu sendiri bagaimana, aku sangat merindukan mu, apa kamu tau anak kita, saat ini ngidam pancake durian dan sponge cake aneka macam, dan itu yang beli adalah kak David, karena tidak mungkin untuk meminta Daddy nya datang dari jauh kemari,satu hal yang dia inginkan dari Daddy nya saat ini adalah untuk segera berkumpul dalam keadaan baik-baik saja , hiks hiks hiks"Anisa tidak melanjutkan kata-katanya,ini terlalu menyakitkan.
📱"hey... honey dengarkan aku, aku mohon maafkan aku, aku tidak ingin semua ini jika tidak membelit mu , masalah nya aku harus benar-benar menahan diri untuk itu demi keselamatan putra kita"ucap Kenzo.
ya, sekarang incaran mereka bertambah pada putra mereka yang kini masih di dalam perut informasi itu bocor dari hasil pemeriksaan medis di rumah sakit yang ada di Hongkong, Anisa sudah benar dengan kembali nya dia dari Hongkong, karena saat ini dia adalah incaran mereka,tapi saat di Indonesia mereka tidak akan nekad untuk mencelakakan Anisa, yang di bawah perlindungan sahabat Edward.
📱"Aku akan usahakan, untuk menjenguk kalian setelah kondisi aman, aku janji Sayang"ujar Kenzo.
📱"Ken, aku sangat mencintaimu dan aku sangat merindukan mu, aku sangat merindukan mu, apa kamu dengar itu, hiks hiks aku sangat mencintaimu Kenzo Xiaotian "ucap Anisa,sambil terisak.
📱"Love you more, honey, tunggu aku di sana, bilang sama anak Daddy, tolong jangan buat mommy, susah, dan dia harus terus baik-baik saja, sampai hari kelahiran nya nanti"ucap Kenzo.
📱"bye my husband,I love you so much"ucap Anisa.
📱"love you more honey, J 'Time "ucap Kenzo.
Telpon pun berakhir, Anisa berusaha menghentikan tangisnya saat ini, yang sangat sulit di hentikan.
Alisa tak kuat menahan rindu pada suaminya itu, begitu juga dengan Kenzo, saat ini dua bulan sudah mereka berpisah, Kenzo bahkan tidak merawat dirinya dengan baik, penampilan nya pun jauh dari kesan rapi seperti saat ada istrinya dia selalu tampak fresh dan tampan keren abis.
kini Kenzo, membiarkan rambut nya tergerai bahkan dia tidak mencukur kumis nya, jangan lupa baju yang ia kenakan,tak se rapih dulu bukan tidak ada yang mengurus itu, hanya Kenzo nya saja yang membiarkan penampilan nya acak-acakan, kecuali saat dia meeting penting, saat ini perusahaan Anisa, dia yang mengurus lewat tangan kanan nya.
Anisa, hanya bisa menhan rindu nya pada suami tampan nya itu yang selalu mendatangi nya, setiap waktu saat mereka masih berada di Hongkong, saat Anisa belum menjadi CEO, saat Anisa, yang masih baru masuk kuliah dulu, Kenzo, selalu menjaga nya, dari pria-pria yang selalu mengganggunya karena Anisa, memiliki wajah yang sangat cantik,khas wanita Indonesia, mirip mommy nya Soraya.
sampai saat, Anisa memimpin perusahaan milik Aditya,di Hongkong tempat nya perusahaan warisan turun temurun dari kakek buyut nya dulu ada di tiga negara yaitu Indonesia Hongkong, Amerika , Aditya,pintar memimpin perusahaan, hingga bercabang di tiga negara tak hanya itu, ia juga Aditya juga memiliki beberapa,aset lainnya.
siang tepat pukul sebelas kurir toko mengantar kan pesanan mereka semua kini sudah terhidang di meja Anisa, langsung duduk di kursi yang biasa ia tempati begitu juga dengan Alisa, kedua bumil itu kini tengah menikmati apa yang mereka inginkan tak lupa mereka mengabadikan momen saat saling menyuapi cake satu sama lain.
usia kandungan mereka beda dua bulan saat ini Alisa,hamil dua bulan dan Anisa empat bulan, tapi David membuat jadwal pemeriksaan di hari yang sama agar mereka bisa periksa kandungan bareng-bareng.
sementara itu David, juga harus menunggu di dalam saat pemeriksaan itu di lakukan, entah nanti saat mereka melahirkan, David, tidak akan sanggup jika mereka melahirkan di hari yang sama, begitu tersiksa nya dia jika itu terjadi beruntung kehamilan mereka tidak terlalu berbarengan selisih dua bulan.
David, sibuk berkutat dengan pekerjaan nya yang kini tengah menumpuk, terlihat dari berkas yang harus ia periksa dan setelah itu dia tandatangani,kalau dulu saat Alisa masih bekerja David, hanya memeriksa berkas dan mengurus jadwal pekerjaan saat ini dia harus melakukan itu dan meng hendel semuanya sendiri termasuk menemui klien penting.juga sendiri.
karena David, tidak ingin posisi asisten nya itu di ganti kan oleh orang lain dia ingin bekerja kembali dengan istri nya, sesekali saat ada waktu luang Sambil mengurus anak nya kelak.
David, sudah kembali ke rumah nya, dia di sambut oleh Alisa, yang langsung membawa kan tas kerja nya, padahal David, sudah melarang nya, mereka pun masuk ke dalam rumah dan berjalan menuju tangga dengan penuh kehati-hatian David, merangkul pinggang istri itu.
sepasang mata mengeluarkan tetesan air mata nya, saat ini karena melihat kemesraan mereka saat ini, David dan kakak nya begitu terlihat romantis, dan itu mampu membuat Anisa terharu sekaligus sedih karena rindu.
"Ken aku merindukan mu, hiks hiks"tangis Anisa pelan karena tidak ingin mereka mendengar kan nya.
David, saat ini tengah membersihkan diri, saat Alisa, hendak buang air kecil, dia mengetuk pintu kamar mandi itu, tapi sepertinya David, tertidur pulas di bathtub seperti kebiasaan nya saat berendam selalu tertidur pulas walaupun hanya beberapa menit, mungkin karena lelahnya akibat pekerjaan itu.
"Sayang kamu sedang apa, tolong buka pintu nya aku sudah tidak tahan ingin pipis"ucap Alisa, David, yang baru terjaga dari tidurnya di bathtub, saat itu juga langsung bergerak cepat mengambil handuk dan langsung membuka pintu.
__ADS_1
"maaf kan aku sayang, aku ketiduran"ujar David.
"Tidak apa-apa, sayang ayo minggir aku sudah tidak tahan"ucap Alisa.
"ya sayang ku, hati-hati ok"ucap David yang menuntun istrinya itu ke depan closed saat itu juga.
setelah selesai David pun kembali mengantar istrinya itu ke dalam kamar nya,agar tidak terpeleset, David, memang sangat posesif, selama ini, setelah mereka menikah David, semakin menujukan rasa cinta nya yang begitu besar hingga saat ini.
berbeda dengan Alisa dan Anisa, saat ini Kenzo tengah mencari bukti kejahatan dari ibunya sendiri yang selama ini telah menjadi musuh dalam selimut nya.
Kenny, ternyata salah satu orang dari mereka yang ingin mencelakai Anisa, dan kakek dari putra nya sendiri, saat ini karena kakek Kenzo, sudah menolak nya dulu saat mereka pertama kali bertemu saat perkenalan.pertamanya.
Sementara rasa tidak suka nya dengan Anisa,ia merasa semua orang harus merasakan hal yang pernah dia rasakan termasuk dia tidak suka putra semata wayangnya lebih menuruti apa kata Anisa, ketimbang dirinya.
Kenzo yang selama ini pembangkang saat dia bersama dengan Anisa, dia menjadi penurut, dan itu membuat ibu dan adik Kenzo cemburu.
Kenzo, memaklumi kecemburuan mommy terhadap Anisa, tapi tidak penganiayaan terhadap kakek Nya, saat ini masih dalam genggaman nya, sementara itu sang ayah tidak pernah peduli dengan, keadaan keluarga nya.
ayah Kenzo, memiliki wanita lain di luaran sana dia bahkan memiliki putra lain , namun ayah nya itu masih merahasiakan semua itu dari ibunya.
Kenzo semakin dibuat bingung harus berpihak pada siapa,di satu sisi ada ibu kandung yang telah melahirkan dan membesarkan nya, tapi di sisi lain ada kakek dan Anisa istri tercinta nya.
tanpa Kenzo tau bahwa selama ini ibunya itu berselingkuh dengan paman nya adalah musuh terbesar nya saat ini .
Kenzo, sedang duduk termenung di balkon apartemen milik Anisa, ada banyak kenangan di tempat itu sewaktu mereka masih bersama, saat itu,kini bahkan untuk sekedar melihat pun Kenzo sulit, Anisa wanita cantik yang selalu ia damba, dibalik kelakuan nya yang bahkan jauh lebih buruk, gonta-ganti wanita setiap malam nya, sebagai pemuas nafsu nya, seperti yang selama ini Anisa tau tapi gadis itu tidak sedikit pun mencemooh diri nya, yang ada Kenzo, selalu di berikan masukan untuk memperbaiki pola hidup yang lebih baik.
setiap kali dia datang ke kantor nya selalu di sambut dengan ramah oleh Anisa, bahkan wanita itu rela menunda pekerjaan nya, jika Kenzo tak melarang untuk tak mengabaikan nya.
Anisa, selalu menemani nya ngobrol, meski Kenzo tau wanita itu sedang banyak beban pikiran, tapi Anisa tetap ramah, bukan karena takut tapi dia menghargai Kenzo,dulu anak buah nya pernah menggertak dirinya hingga menodongkan senjata api ke kepala nya tapi Anisa, hanya tersenyum tak sedikit pun ia takut yang ada malah mengatakan ambilah nyawa ku jika kalian bisa menggantikan posisi tuhan ku , karena aku hanya punya satu nyawa dan itu milik nya.
kata-kata itu selalu terngiang di telinga Kenzo , hingga suatu hari Kenzo meminta Anisa, mengajari nya tentang agama nya, Kenzo bahkan kagum dengan gadis seusia nya saat itu, Anisa, adalah wanita yang rajin beribadah, biarpun tak menutup aurat sepenuhnya seperti berhijab tapi Anisa tidak pernah menggunakan pakaian seksi atau pun ketat, Kenzo semakin tertarik lagi saat Anisa, hendak solat ia sudah berkeliling mencari mesjid yang mungkin mustahil di negara itu terdiri mesjid seperti di Indonesia, tapi dia tetap solat ashar di dalam mobil dengan posisi duduk.
Andra Ramadhan, adalah nama pemberian Anisa, saat dia masuk mualaf dengan tuntutan ustadz yang selalu membimbing nya mengaji saat dia di sekolah dulu meskipun Soraya, kedua orang tua nya tidak pernah memaksa agar dia mau belajar mengaji, tapi Anisa, selalu belajar sepulang dari sekolah, setelah solat ashar,di sebuah masjid yang tak jauh dari sekolahnya dulu,ada seseorang pemuda yang selalu membaca Alquran setiap kali habis solat, dan pemuda itu adalah orang yang pertama kali mengajarkan bacaan Al Quran.
Anisa, dan Alisa, tidak terlahir dari keluarga religi, tapi mereka tau batasan yang baik dan yang salah, seperti keseharian nya mereka selalu menerapkan nya.
Anisa yang pertama kali mengenal pemuda itu, jatuh cinta dalam diam pada nya, dengan sifat nya yang Soleh, tapi satu tahun kemudian, Anisa, melihat dengan mata kepala nya, sendiri pemuda itu meninggal dalam kecelakaan lalu lintas, yang anehnya, dia menghembuskan nafas terakhir nya sambil mengucapkan kalimat syahadat dan di akhiri dengan senyuman, itu hembusan nafas terakhir nya begitu damai, Anisa , bahkan berteriak histeris memanggil nama nya,di tengah kerumunan orang banyak yang tidak satupun mengenali mereka, berdua.
Ya, pemuda itu adalah (Andra Ramadhan) pria Soleh yang telah mengajarkan nya arti kehidupan, hingga Anisa , memutuskan untuk pergi ke Hongkong, menerima keinginan Daddy nya itu untuk kuliah di sana, dia menerima itu karena dia ingin melupakan sedikit kesedihan nya, tentang pria yang diam-diam ia cintai tanpa memberitahu kan perasaan nya pada Andra Ramadhan.
dan ketika, ia di pertemukan dengan Kenzo, Anisa , kembali teringat dengan sosok pria yang sama tapi berbeda karakter,di Indonesia (Andra Ramadhan) pria tampan dan kalem pria Soleh, sebaliknya ( Kenzo Xiaotian) adalah seorang kepala mafia, dan jangan lupakan kebiasaan buruk nya itu, tapi wajahnya postur tubuh nya, tidak ada bedanya bak pinang dibelah dua.
itulah kenapa, Anisa, tidak pernah merasa takut dengan Kenzo, bahkan sering kali kata-kata yang sering di ucapkan oleh Andra Ramadhan dulu dia ucapkan di hadapan Kenzo, tanpa Anisa sadari bahwa mereka adalah dua orang yang berbeda, bahkan Anisa berharap Kenzo adalah Andra, tapi hingga Anisa tersadar pun Kenzo , tetap lah Kenzo pria arogan dan penuh misteri,kalau (Andra Ramadhan) Adalah anak yatim-piatu,(Kenzo Xiaotian) adalah pewaris tahta kerajaan bisnis keluarga nya, bahkan keluarga nya begitu lengkap.
Anisa, pun berpikir, mungkin ini adalah sebuah pekerjaan rumah, nya untuk mengubah sifat buruk , menjadi lebih baik, itulah kenapa alasan kedua dia tidak ingin menolak Kenzo, setiap kali ia datang untuk mengganggu nya, sesibuk apapun Anisa, selalu meluangkan waktu untuk menyambut nya, bukan karena cinta nya terhadap Andra, tapi dia merasa tertantang untuk merubah sifat seseorang, walaupun itu rasanya mustahil, tapi Kenzo, adalah contoh nya.
__ADS_1
hari demi hari, tiada. waktu terlewatkan satu kali pun, Kenzo, menemui Anisa, entah itu sendiri,atau bersama geng nya, Kenzo, bahkan selalu menjemput nya saat ia pergi dan pulang dari kampus, walaupun dia tidak pernah memaksa agar Anisa,mau ikut kedalam mobilnya atau motor sport nya, yang dia lakukan adalah memastikan Anisa berangkat dan pulang dengan selamat.
dari saat itu, Anisa, mulai membuka hati walaupun masih tidak memberitahu kan pada Kenzo, meski ribuan kali laki-laki itu mengatakan cinta kepada nya, bahkan Kenzo , yang selalu tiba-tiba mencium pipi nya, Alisa bukan tidak ingin melarang tapi, dia ingin benar-benar memberikan dia pelajaran, berkali-kali Kenzo, mengajak nya untuk menikah, tapi Anisa, selalu bilang dia akan menerima Kenzo, setelah Kenzo,mau berubah untuk dirinya sendiri bukan untuk Anisa.