Sugar Daddy

Sugar Daddy
#positif#


__ADS_3

hari-hari yang mereka lalui kini begitu penuh warna dengan keberadaan anak nya di sisinya soraya memberikan kepercayaan untuk asisten nya selama dia masih cuti kerja karena ingin fokus mengurus ketiga buah hati nya, bukan berarti dia tidak bekerja tapi dia bekerja di sela waktu mengurus anak dan suaminya.


Aditya begitu bahagia ia bisa menghabiskan waktu libur nya di rumah bersama sang istri karena dia mempekerjakan orang kepercayaan khusus membawa ketiga nya bermain di luar sepuasnya ini adalah waktu nya dia bersama dengan istrinya.


setelah berkali-kali melakukan pergulatan panas nya kini mereka sedang mandi bersama dan melakukan segala hal berdua ternyata tidak harus pergi berbulan madu,jauh jauh di dalam rumah pun mereka bisa melakukan nya dengan lebih nikmat.


seperti sekarang ini Aditya, menyiapkan makan siang di bantu koki terbaik yang di pekerjakan di Mension nya saat ini, setelah selesai Aditya langsung menghidangkan makanan tersebut untuk dirinya dan istri nya karena anak-anak nya makan di luar setiap tiga puluh menit Aditya menerima laporan tentang kegiatan yang mereka lakukan.


Aditya tersenyum saat melihat ketiga nya begitu bahagia, karena mereka sedang di taman bermain dengan enam orang bodyguard kepercayaan Aditya.


mereka begitu riang meskipun tidak bersama dengan soraya dan Aditya, mereka selalu menjadikan setiap momen sangat berharga bodyguard nya benar-benar bisa berbaur dengan mereka bertiga hingga mereka seperti memiliki teman.


"Hanny, makanan nya sudah siap apakah tuan putri bersedia mencicipi nya?"ucap Aditya yang kini menekuk lutut di hadapan soraya, dan itu berhasil membuat soraya tersenyum.


"baiklah paduka raja, aku akan segera mencicipi nya" ucap soraya sambil meraih tangan suami tercinta nya itu, dan berjalan bergandengan tangan menujju meja makan.


setelah sampai di meja makan tiba-tiba soraya merasa sangat mual mencium aroma masakan tersebut ia langsung menutup mulut lalu berlari ke arah wastafel saat itu.


"Hanny kamu kenapa hmm, apa kamu sakit?"tanya Aditya cemas.


"tidak sayang tapi rasanya aku sangat mual mencium aroma masakan"ucap soraya.


"apa kau tidak suka dengan masakan ku"ucap Aditya.


"suka Hanny tapi rasanya aku sangat mual begitu mencium aroma masakan Sunda satu Minggu ini, aku sering begini dan aku hanya bisa makan salad buah dan juga roti panggang dengan selai strawberry aku juga tidak mengerti" ucap soraya sambil terus saja muntah, tapi tidak ada satu pun yang keluar dari mulut nya hanya cairan ludah yang bahkan terasa pahit.


"sebaiknya aku panggil Naya kemari" ucap Aditya.


"tidak sayang, aku tidak ingin dokter Naya, jangan dia" ucap soraya yang tau kebusukan Mindi saat itu adalah Dokter Naya yang tidak mau mencegah perbuatan adik sepupu nya itu.


"loh, kok tidak mau dia yang periksa memang nya ada apa dengan dia heumm?"ucap Aditya heran.


soraya pun berjalan menuju kamar nya saat ini, dia enggan untuk menjawab pertanyaan suaminya saat ini luka lama nya akan terungkap kembali dan itu sangat menyakitkan dengan, kejam nya mereka merenggut nyawa anak yang tidak berdosa dan Dokter, Naya tidak bisa menghentikan itu.


"Hanny, aku bertanya ada apa?? dengan Naya"ucap Aditya.


"tidak apa-apa aku hanya tidak ingin saja, sudah cukup jangan bahas dia lagi" ucap soraya yang langsung, menutup tubuh nya dengan selimut.


"sayang tapi aku perlu jawaban pasti kenapa?"ucap Aditya ngeyel.


"mas... cukup, apa kau tidak bisa mendengar aku bilang tidak ya tidak kenapa harus terus bertanya toh Dokter di sini bukan hanya dia saja"ucap soraya lantang dia sangat kesal dengan pertanyaan yang di ajukan oleh Aditya.


"maaf mas, jika kamu ingin makan siang makan lah, aku akan tidur saja mungkin sebentar lagi juga akan baik-baik saja "ucap Aditya.


"baiklah sayang aku akan panggil dokter lain kemari"ucap Aditya, mengalah dia tau soraya punya alasan tersendiri kenapa dia tidak ingin Naya yang menangani nya.

__ADS_1


Aditya pun langsung bergegas keluar dari kamar nya setelah membawa ponsel nya dia menghubungi asisten nya untuk mencari kan Dokter terbaik selain Naya untuk jadi Dokter pribadi nya, saat ini.


dan setelah menghubungi asisten nya, Aditya pun makan siang sendiri, sebenarnya dia juga enggan untuk makan sendiri tapi, perutnya tidak bisa di bohongi, Aditya pun menyuruh koki membuat kan salad buah, dan roti bakar isi selai strawberry, seperti yang di inginkan oleh soraya saat ini.


Aditya tidak pernah berpikir bahwa soraya kini sedang hamil kembali.


Ya... soraya adalah wanita yang memiliki kesuburan yang sangat baik jadi dia tidak pernah memiliki keluhan,di rahimnya walaupun beberapa insiden pernah melukai rahim tersebut tapi Tuhan maha adil, soraya kini kembali mengandung, tanpa ia dan suaminya sadari.


tidak sampai satu jam setelah soraya menikmati, salad buah yang di buatkan oleh koki tadi, Dokter pun datang dan langsung memeriksa kondisi soraya.


setelah hampir sepuluh menit Soraya di periksa, dan di tanyai kapan terakhir mentruasi dan, apa saja yang di rasakan akhir-akhir ini.


setelah mendengar kan apa yang di katakan oleh soraya dokter pun menyimpulkan bahwa soraya kini sedang mengandung dan menyuruh nya melakukan pemeriksaan di kelinik nya langsung agar di lakukan tindakan USG.


Aditya yang mendengar penjelasan dari Dokter kini dia begitu bahagia, Aditya mencium bibir nya soraya berkali-kali saat itu juga, walau pun hanya kecupan kecil tapi seluruh wajah soraya jadi sasaran nya.


mereka pun langsung berangkat ke tempat dokter tersebut dan kini soraya telah berbaring di ranjang nya dia sedang melakukan pemeriksaan melalui USG dengan Dokter yang tadi memeriksa nya.


"selamat tuan istri anda kini tengah hamil dengan usia kandungan empat Minggu, dan saya sarankan agar nyonya tidak melakukan aktivitas yang berlebihan demi kesehatan janin yang ada di dalam perut nya, dan mulai saat ini dia harus lebih banyak memakan makanan yang bergizi tinggi agar tumbuh kembang janin lebih baik lagi"ucap dokter tersebut panjang lebar.


"Dokter bagaimana saya akan makan jika rasa mual itu selalu mendera, dan saat ini aku tidak bisa memakan makanan lain selain buah-buahan, dan roti"tanya soraya.


"saya akan resep kan obat untuk mengurangi rasa mual nya dan beberapa vitamin yang harus anda minum setiap hari nya"jawab sang dokter.


"Oya,Dok... apa kami masih bisa melakukan hubungan badan?"tanya Aditya tanpa malu soraya pun mencubit perut suspek milik suaminya itu, dan Aditya pun pura-pura mengaduh padahal itu tidak sakit sama sekali Dokter pun tersenyum,itu adalah pertanyaan yang sering di tanyakan pada dokter.


"sayang,ini yang harus kita konsultasi kan agar tau bahaya dan tidak nya"ucap Aditya.


"Anda benar tuan Aditya"ucap Dokter Sabil tersenyum.


🌹💖💖💖🌹


dua bulan kemudian, Edward datang dia saat ini tengah berada di ruang keluarga,di Mension milik, Aditya, Edward mengunjungi ketiga anaknya, setelah tiga bulan tak bertemu, Edward membawa banyak hadiah untuk mereka, panggilan nya pada soraya pun tidak pernah berubah dia tetap memanggil soraya dengan panggilan sayang, seperti Hanny.


Aditya tidak pernah keberatan akan hal itu toh Edward melakukan itu agar anak nya tidak merasa kehilangan kehangatan kedua orang tua nya, Aditya justru bahagia dengan kabar yang Edward bawa bahwa dia akan menikah lagi bulan depan dengan kekasih lama nya, yang bertemu di tempat hiburan malam.


soraya hanya bisa berdoa semoga kelak istrinya Edward bisa menerima Edward dengan ketiga buah hati nya dan bisa menjadi keluarga yang bahagia, do'a terbaik soraya sampai kan untuk Edward dan Edward pun menerima nya dengan senang hati.


sementara itu kini kehamilan soraya sudah berusia tiga bulan,kini Aditya selalu membantunya untuk mengurus perusahaan milik istrinya itu, lewat asisten nya Aditya tidak ingin semua yang soraya lakukan selama ini untuk membesarkan perusahaan nya terbengkalai sia-sia.


Edward pun pamit pulang setelah memberikan kecupan manis di puncak kepala soraya sedang izin dari Aditya saat itu, ketiga anaknya tersenyum bahagia.


"Daddy, pergi nya jangan lama-lama ya, kasihan Daddy Adit, dia kecapean mengurus mommy dan pekerjaan nya"ucap mereka polos, tiba-tiba kata-kata mereka membuat ketiga nya tersentak kaget, dan mereka langsung tersadar ternyata selama ini mereka belum mengerti arti dari perpisahan.


"tentu"jawab Edward sambil tersenyum.

__ADS_1


"Aditya, maafkan mereka, mereka belum mengerti semua ini"ucap Edward yang merasa tidak enak.


"tidak apa-apa,tenang saja aku ngerti ko, mereka masih belum tau mommy dan Daddy nya sudah bercerai aku sangat maklum.


sementara itu, anak-anak telah di bawa masuk oleh pengasuh nya, saat ini Edward pun tersenyum pada kedua nya sebelum memasuki mobilnya.


"kamu tau Hanny, sampai kapan pun,kau adalah istri ku, dalam hati mereka, aku berharap kau bisa mengerti dengan keinginan mereka saat ini"batin Edward yang sangat terluka mendengar perkataan ketiga anaknya tersebut.


"Edgar, Ellen, Edgardo,jangan berebut Daddy Edward sudah memberikan kalian hadiah sesuai kesukaan kalian Ok, kepala mommy sedang pusing apa lagi kalau kalian terus berebut seperti ini"ucap soraya.


"sayang, sebaiknya kamu istirahat Ok,ayo aku antar ke kamar biar mereka nanti aku yang temani"ucap Aditya, lembut.


ketiganya pun langsung terdiam karena merasa bersalah dengan kondisi mommy nya saat ini mereka langsung minta maaf.


"maaf kan kami momm...kami janji tidak akan pernah berebut lagi" ucap mereka kompak.


"tidak apa-apa, sayang kalian itu anak baik mommy yang minta maaf ya sayang mommy semua kemari lah sayang, kalian bertiga anak mommy yang baik, dan Ade kalian juga hanya saja kondisi mommy yang kurang baik, muachh muachh muachh kalian buka kado nya Ok, sesuai namanya kalian Daddy Edward sudah menulis nama kalian di sana anak mommy sudah pandai membaca bukan, Ok mommy istirahat dulu nanti Daddy yang akan menemani kalian"ucap soraya pajang kali lebar dengan kelembutan. menjelaskan pada ketiga nya, dan mereka pun kembali tersenyum.


"sayang, kamu istirahat saja, mereka pasti bermain dengan susternya saat ini"ucap soraya.


"heumm, jadi istri ku yang cantik ini ingin di manja, ya baiklah-baik, aku akan menemani permaisuri ku yang cantik dan baik hati ini bobo, Ayo"ucap Aditya,sambil ******* bibir soraya penuh cinta.


"Daddy, jangan begini nanti semakin tidak terkendali lagi"ucap soraya berbisik di telinga Aditya yang malah membangkitkan gairah nya.


saat itu pun tidak terelakkan lagi, Aditya mencium bibir, soraya dan mereka pun terhanyut dalam percintaan panas di siang'hari, yang panas'itu.


sementara itu di sebuah restoran kini Edward tengah makan siang bersama dengan calon istri nya itu yang tak lain adalah mantan pacar Edward saat SMA, wanita itu bernama Rani dia adalah wanita yang sangat sederhana, dia seorang janda tanpa anak karena pernikahan yang seumur jagung meninggalkan trauma berat hingga dia enggan untuk menikah lagi.


Rani, begitu mencintai suaminya saat itu, Namun sayang belum juga melakukan malam pertama Rani harus menyaksikan, suaminya, bercinta dengan orang lain, yang ternyata adalah wanita yang di cintai suaminya itu, akhirnya Rania pun menutut cerai tapi bukan nya di kabulkan dia malah di kurung dan di jadikan budak oleh mereka tanpa sepengetahuan keluargganya.


Rani yang malang, dia harus menanggung penderita yang tak berkesudahan hingga suatu malam, dia di bawa oleh suaminya tersebut untuk di jual ke lelaki hidung belang dan untung saja Edward yang melihat itu segera membebaskan Rani dengan uang yang lumayan besar, dan juga surat perjanjian perceraian yang langsung di urus nya satu Minggu kemudian.


Edward tidak tega melihat bekas luka di sekujur tubuh Rani akibat penyiksaan tersebut Edward pun melaporkan kekerasan dalam rumah tangga saat itu pada pihak berwajib dan suami Rani tepat nya mantan suaminya kini mendekam di penjara.


"Edward, kapan kamu kenalkan aku pada ketiga anak mu aku sudah tidak sabar ingin mengenal mereka"ucap Rani.


"sabar lah sayang, sebentar lagi, mereka masih belum mengerti semua ini jangan terburu-buru semua harus ada proses nya"seketika wajah Rani,memerah karena malu, Edward memanggil nya dengan sebutan sayang.


"aku tau Edward hanya saja aku ingin mereka mengenalku lebih dulu sebelum kita menikah, aku janji akan jadi ibu yang baik untuk anak mu mereka akan menjadi anak ku juga"ucap Rani lembut.


"tunggu saat mereka ulang tahun nanti aku akan memperkenalkan mu pada mereka tidak hanya dengan anak-anak ku tapi juga dengan semua keluarga nya.


"kalian begitu akrab"ucap Rani tidak percaya.


"kenapa, tidak mereka orang baik, jadi aku tidak punya alasan untuk membenci nya, dan mommy mereka juga mendoakan kebahagiaan kita, dia adalah wanita yang sangat baik, penderitaan nya di masalalu tidak menjadikan nya seorang pendendam dia adalah wanita yang sempurna aku adalah pria bodoh yang pernah menyakiti nya, beruntung dia adalah seorang pemaaf dan kini dia sudah kembali bahagia bersama dengan suami yang sangat di cintai nya,dulu aku sangat mencintai nya tapi cara ku salah memperlakukan nya,kini kami seperti saudara kami berkomitmen untuk membesarkan anak-anak bersama-sama, jadi kita akan tetap bersama, dan kuharap kamu juga bisa menerima itu, aku mencintaimu dan akan jadi suami yang baik untuk mu kamu bisa pegang kata-kata ku, semoga kamu bisa jadi ibu sambung untuk anak-anak ku"ucap Edward Sambil mencium puncak kepala Rani.

__ADS_1


Rani begitu bahagia dan sangat merasa di cintai ia pun bertekad untuk menerima semua nya.


__ADS_2