Tak Seindah Mawar

Tak Seindah Mawar
De Javu


__ADS_3

"Mas?" panggil Mawar pada Arka yang sedang berada di taman bermain bersama Matteo.


"Sini," ujar Arka.


Mawar menghampiri mantan suami dan anaknya itu. "Matteo gak rewel kan?" tanya Mawar.


"Gak kok, dia anteng di sini banyak mainan," tutur Arka.


"Syukur deh kalo gitu, kamu gak kecapean kan jagain dia soalnya lagi aktif-aktifnya,"


"Cukup cape si tapi seneng lihat dia aktif, semua ini berkat kamu yang jagain dia dengan baik," tutur Arka.


Mawar tersenyum menatap Arka begitu juga sebaliknya. "Kamu laper gak makan dulu yu," ajak Arka.


"Aku udah makan kok Mas, kalo kamu mau makan dulu biar Matteo aku yang jagain,"


"Masa aku makan sendiri, ayo makan bareng udah lama loh kita gak makan berdua," ujar Arka.


"Hmm, yaudah ayo,"


****


Setelah memesan makanan di Mall itu Arka masih sibuk menjaga Matteo yang tak bisa diam, Mawar tertegun melihat usaha Arka menjaga anaknya dengan baik.


"Mas kamu makan dulu aja, keburu dingin," ujar Mawar.


"Iya sebentar,"


"Matteo sayang minum susu dulu ya pasti Matteo kecapean dari tadi main sama papa terus," ujar Mawar.


Mawar mendudukan Matteo di tempat duduk khusus balita lalu memberinya susu, tentu saja Matteo sudah bisa memegang botol susunya sendiri.

__ADS_1


Arka terkejut melihat itu, maklum karena dia jarang bertemu dengan Matteo. "Bisa loh dia pinter banget," ujar Arka antusias.


Seketika Arka menciumi pipi Matteo namun Matteo terlihat kesal dan hampir menangis.


"Enggak Sayang gapapa, nakal ya papanya," tutur Mawar menenangkan.


"Aku gemes banget, gak nyangka kita bisa mencetak anak seganteng dan selucu ini," ujar Arka.


"Emang Matteo kertas dicetak," ujar Mawar tertawa.


Arka tertegun melihat Mawar yang tersenyum lepas, seketika ia mengingat masalalunya. Dulu jarang sekali Arka melihat Mawar bisa tersenyum lepas seperti sekarang yang ada hanya tangisan dan siksaan darinya.


Melihat Arka yang tidak berhenti menatapnya Mawar melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Arka. "Mas kamu gapapa?" tanya Mawar.


Seketika Arka tersadar. "Aku gapapa, cuma de javu." Tutur Arka.


Mawar tak mau melanjutkan obrolan itu. "Ya udah kamu makan dulu Mas,"


"Aku ke toilet dulu ya Mas, kami gapapa kan jagain Matteo sebentar dia lagi anteng kok," ujar Mawar.


Mawar beranjak menuju toilet wanita dan tidak sengaja bertemu dengan Langit dan perempuan yang sedang bersamanya.


"Mawar?" panggil Langit.


Mawar menghentikan langkahnya. "Oh hai," ujar Mawar salah tingkah.


"Dia siapa Mas?" tanya Bella yang tak lain adalah calon istrinya.


"Bella kenalin ini Mawar temen lama aku, dan Mawar kenalin ini Bella calon istri aku," ujar Langit pada keduanya.


Mawar terdiam sejenak menatap Bella, entah kenapa perasaannya tak karuan melihat Langit bersama wanita lain.

__ADS_1


Secepat itu kah Langit menemukan wanita lain setelah patah hati berkali-kali oleh Mawar?


"Kamu sendiri atau sama siapa?" tanya Langit.


"Aku sama Matteo juga sama papanya," ujar Mawar.


Ia melihat ekspresi Langit yang biasa saja bertemu dengannya perasaannya tambah campur aduk apa Langit semudah itu melupakan cintanya terhadap Mawar?


"Oh, yaudah kita permisi dulu," ujar Langig


"Iya silakan," Mawar menatap punggung kedua orang itu, Bella menggandeng Langit dengan erat.


Begitu juga dengan Langit terlihat begitu menjaga Bella.


"Kok lama banget di toiletnya?" ujar Arka menyusul bersama Matteo yang ternyata sudah tidur.


"Tadi ngantri Mas, aku belum sempet sebentar ya," ujar Mawar pergi ke toilet.


Setelah selesai Mawar kembali menghampiri Arka dan Matteo. "Mas biar aku aja yang gendong Matteo berat loh," pungkas Mawar.


"Gapapa santai aja, ini gak seberapa kok lagian aku seneng, berasa jadi bapak-bapak idaman," tutur Arka.


Mawar tertawa kecil. "Ya ya, terserah kamu,"


"Yaudah kamu pulang bareng aku aja biar mobil aku yang ditinggal di sini nanti suruh anak buah aku yang ambil," ujar Arka.


***


Matteo diletakan di Car Seat oleh Arka menghadap belakang sesuai dengan anjuran.


Mawar duduk di depan bersama dengan Arka. Mawar yang hendak memasang Seat Belt mendadak kesusahan.

__ADS_1


Dengan sigap Arka membantu mantan istrinya itu, wajah mereka sangat dekat hanya berjarak 5 cm. Jantung Arka tak karuan menatap Mawar begitu dekat.


********


__ADS_2