Terjerat Cinta Penguasa

Terjerat Cinta Penguasa
Kenyataan pahit.


__ADS_3

" Hah,,,,."


Zea membelalakkan mata nya ketika melihat beberapa lembar surat dari rumah sakit pernyataan surat adopsi atas nama zeavelia.


" Aku hanya anak adopsi ? Ibu mengadopsi ku saat aku masih bayi berumur dua hari ."


Zea menitikkan air mata nya yang tak terasa menetes begitu saja .


" Surat pernyataan dari rumah sakit bayi nya meninggal ."


" Berarti benar kata bu sari , kalau ibu tak punya anak ."


" Apa lagi ini ?"


" Apaaa,,, surat pernyataan dari dokter yang menyatakan tejo sudirja mandul setelah mengalami kecelakaan ?"


" Lalu bayi siapa yang di kandung ibu ?"


" Aku tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi , semua membuatku pusing .''


" Siapa yang bisa menjelaskan kalau tidak ibu ?"


Zea tak pernah berpikir ibunya menyembunyikan rahasia sebesar ini , bahkan zea tak mampu berkata apa apa .


Zea berjalan ke luar rumah hendak ke rumah tante ira namun sebuah telepon menghentikan langkah nya .


📞 Incoming call " Tante ira "


"Tante ira ? Kebetulan sekali ."


Gumam zea ketika mengetahui tante ira menelepon nya.


📞 :" Ya , tante. Zea baru mau ke rumah tante."


📞 :" Zea, cepat ke rumah sakit !"


📞 :" Ke rumah sakit ? I,,iya zea segera kesana ."


📞 :" Klik."


Zea bergegas mengambil bagback nya dan juga mengambil helm namun saat akan melangkahkan kaki nya , zea baru menyadari kalau motor nya masih berada di rumah sakit.


Zea akhirnya memesan ojek online untuk alternatif lain nya , tidak mungkin zea menunggu angkotan umum yang sama sekali tidak zea ketahui dimana arah alur nya untuk sampai ke rumah sakit .


Saat zea berada di depan pintu dan ketika akan mengunci pintu , zea terkejut melihat sepeda motornya sudah terparkir di samping rumah .


" Hah,,,kapan sepeda ini ada disini ?"


" Jadi benar , dia seorang yang kaya ? "


" Ah,,, paling nyuruh teman nya ngambil di rumah sakit ."


" Aku pakai motor saja biar cepat."


Ketika zea akan masuk ke dalam rumah lagi sebuah bunyi klakson sepeda motor nya berbunyi tepat di depan rumah nya .


Tit,,,tit,,,


" Ojek online ."


" O iya ,,,,,aku sudah pesan ojek ."


Zea menepuk jidatnya sendiri .


" Iya ,mas . Sebentar !"


Zea mengunci pintu rumah nya setelah itu menghampiri abang ojek online yang tengah menunggunya .


" Ke rumah sakit ya ,mbak ."


Ucap abang ojek online yang memberikan helm pada zea.


" Iya ,mas."

__ADS_1


Jawab zea singkat menerima helm yang diberikan padanya .


Abang ojek online melajukan motornya dengan kecepatan agak tinggi sesuai permintaan zea .


Zea terlihat begitu khawatir setelah tante ira menelepon nya untuk segera ke rumah sakit .


Sampai di depan drop point rumah sakit , zea memberikan helm dan uang ongkos biaya dari rumah nya ke rumah sakit.


" Mbak, kembalian nya ."


" Buat mas nya aja ?"


Zea berlari setelah memberikan beberapa lembar uang pada abang ojek yang mengantar nya.


Tempat utama yang di cari zea adalah ruang icu dimana ibunya di rawat . Meskipun kakinya masih sedikit sakit tak menghalanginya segera sampai dimana tante ira sudah menunggu nya .


Dari kejauhan tampak tante ira yang mondar mandir berjalan kesana kemari tak tentu arah .


Dengan tersengal sengal mengatur nafasnya , zea menghampiri tante ira .


" Tante , hah,,,,hah,,,hah."


Zea duduk di bangku duduk mengatur nafasnya , sedangkan tante ira memberikan air mineral pada zea.


" Minum ,zea !"


Zea meraih botol mineral yang di berikan tante ira pada nya.


" Tante , apa yang terjadi ? Ibu baik baik saja kan ?"


Zea terlihat sangat khawatir saat tante ira menatap nanar pada nya.


" Zea,,,."


Zea mengalihkan pandangan nya ketika mendengar suara familiar yang tak begitu asing bagi nya bahkan sangat di kenal nya .


" Dokter yoga ."


" Zea , kita harus segera melakukan operasi pada ibu mu . Terjadi penyumbatan pada pembuluh darah jantung nya ."


Ucap dokter yoga.


Ucap zea dengan mata berkaca kaca.


" Biaya sekitar lima puluh juta ,zea. Untuk lebih jelasnya tanyakan pada staf administrasi ."


Ucap dokter yoga.


" Kalau begitu dokter permisi dulu ! Zea, tim dokter ingin yang terbaik untuk ibu mu. "


Ucap dokter yoga sebelum meninggalkan zea dan tante ira .


" Baiklah, dokter. Terima kasih."


Zea tak mampu berkata apa pun setelah mendengar penjelasan dokter yoga.


" Zea, tante tahu berat buat mu . Tapi bagaimana pun juga ibumu merawat dan membesarkan mu dari kecil ."


Ucap tante ita menepuk pundak zea.


" Tante hanya punya sedikit simpanan , pakai lah !"


Tante ira memberikan amplop coklat berisi puluhan lembar uang kertas.


" Tidak , tante. Zea sudah cukup merepotkan , zea akan berusaha sendiri ."


" Tapi zea,,,,."


" Tante , zea titip ibu ."


Zea tak mengatakan akan pergi kemana hanya menitipkan ibu nya setelah itu pergi begitu saja .


" Zea,,,, zea,,,."

__ADS_1


Zea tak mengindahkan panggilan tante ira berlalu meninggalkan tante ira.


Rupanya zea memilih untuk pulang terlebih dahulu mangambil motor nya agar lebih leluasa kemana pun ia akan pergi .


Zea memesan ojek online kembali ke rumah nya .


Zea tak bisa berpikir apa yang harus dilakukan nya dan bagaimana cara mendapatkan uang begitu banyak untuk biaya operasi ibu nya .


Zea masih belum bisa mencari tahu tentang beberapa lembar dokumen yang di temukan nya di lemari ibu nya .


Tentang semua kejelasan dan kebenaran surat surat tersebut , ia masih dihadapkan dengan situasi yang sangat sulit seperti ini .


Zea yang sampai di rumah tak lantas masuk ke dalam rumah melainkan ke rumah pak rt yang juga bekerja di sebuah koperasi yang mana ibunya menggadaikan sertifikat rumah pada nya .


Tok,,tok,,tok,,,


Tok,,,,tok,,,tok,,,,


Tak berapa lama terdengar langkah dari dalam rumah dan suara membuka pintu rumah .


" Zea,,,,."


" Bu, pak rt ada di rumah ?"


" Ada ,,, ayo masuk dulu !"


" Terima kasih ,bu."


Yah, dia adalah bu rt yang selama ini sangat baik pada nya dan juga pada keluarga nya .


" Pak,,,, pak ,,,, ada nak zea ."


Terdengar sayup sayup bu rt tengah memanggil pak rt di belakang rumah yang entah apa yang di kerjakan nya.


" Zea,,, ."


" Pak rt , maaf mengganggu waktu nya."


" Tidak zea , ada apa nak ? Apa ibu mu baik baik saja ?"


Ucap pak rt.


" Pak, kalau boleh apa pinjaman itu bisa bertambah ? Saya butuh uang lima puluh juta untuk biaya operasi ibu ."


" Apaa,,, operasi ? Sebegitu parahkah penyakit nurma ? "


Bu rt terkejut mendengar ucapan zea saat keluar membawa minuman.


" Iya ,bu. Terjadi penyumbatan pembuluh darah di jantung nya ,bu."


Ucap zea .


" Kalau lima puluh juta seperti nya koperasi tak memberikan nya zea, paling dapat sekitar tiga puluh juta ."


" Baiklah ,pak . Sedapat nya saja , kurang nya sata akan mencari pinjaman lain ."


" Baiklah zea, bapak akan usahakan."


" Terima kasih , pak."


Ucap zea sedikit tenang .


" Zea pergi dulu pak ,bu ."


" Eh,,eh,,,zea,,,minum dulu."


" Terima kasih ,bu ."


Zea pergi begitu saja setelah mendengar pak


rt mengiyakan permintaan nya .


Ia pun kembali ke rumah nya dan harus memikirkan cara mencari kekurangan uang untuk biaya operasi ibu nya.

__ADS_1


Bersambung 😊🙏


__ADS_2