Terjerat Cinta Penguasa

Terjerat Cinta Penguasa
Club malam D' house


__ADS_3

Zea sudah mengirim pesan pada sania jika ia tak datang malam ini karena ibu nya baru saja meninggal .


Sania ikut berbela sungkawa namun tak bisa hadir di rumah zea , pesan singkat yang dikirimkan zea terlalu mendadak bahkan waktunya sangat mepet dari jam kerja milik sania.


Sania merasa heran dengan bos besar yang memanggil nya bahkan tak seperti biasa nya .Jarang sekali bos nya memanggil ke ruangan nya jika tidak ada sesuatu yang penting .


Tok ,,tok,,,tok,,


Ceklek,,,


" Bos memanggil saya ?"


Ucap sania duduk tepat di depan meja kerja bos pemilik d'house .


" Ada sesuatu yang penting ?"


" Ini bukan yang penting lagi ,sania. Tapi urgent !! Kau ceroboh sekali."


Sania masih tak mengerti apa yang dibicarakan bos nya .


" Aku sudah bilang jangan pakai samaran , ini hasil nya ."


Ucap tuan carlos berjalan mondar mandir.


" Apa maksud bos ?"


Sania semakin bingung dan sama sekali tidak mengerti arah pembicaraan mereka.


Dengan menghela nafas panjang , carlos duduk di meja tepat di depan sania .Gadis cantik itu sedang menatap bos nya yang membuat nya bingung dengan pembicaraan nya.


" Kau tahu , pemilik angkasa group memberi ultimatum pada club kita untuk menyerahkan seorang bartender perempuan ."


Deg,,,


Pikiran dan perasaan sania tak enak , akan terjadi sesuatu buntut dari hilang nya jeki dan berimbas pada zea .


Namun sania masih menepis perasaan itu bahwa semua akan baik baik saja.


" Kau tahu arti nya sania . Yang di maksud tidak lain pasti teman mu ."


Deg,,,

__ADS_1


Semula sania menepis kekhawatiran nya pada zea namun setelah ucapan kalimat terakhir yang di ucapkan bos carlos , sania benar benar khawatir dan takut.


" Maksud bos , zea ? Memang hari itu aku yang mendandani nya seperti seorang cowok berharap tak ada pria hidung belang menggoda nya ."


" Nah ,,,itu kecerobohan mu. Kau tahu , andai saja kau mendengarkan ku tidak akan terjadi seperti ini ."


Ucap carlos.


" Entah apa yang di perbuat jeki ,aku tidak menyangka akan berurusan dengan penguasa kota ini ."


Carlos menambahkan kalimat nya menghela nafas panjang .


" Apa yang harus kita lakukan bos ? Aku tidak mungkin menyerahkan zea pada mereka. Dia tak mengetahui apa pun ."


Sania merasa bersalah atas apa yang terjadi .


" Tapi kita juga tidak bisa membuktikan kalau itu bukan zea , sania. Mereka menuntut ganti rugi lima milyar atas kerugian nya dan bisa menutup club itu secara permanen."


Deg,,,,


Detak jantung sania berdegup kencang bahkan sangat sulit untuk bernafas tak mungkin ia mengorbankan sahabat nya hanya untuk melindungi tempat kerja nya.


" Lalu kita harus bagaimana bos ? Tolong bos , jangan serahkan zea ! Dia satu satu nya teman yang ku miliki ."


" Tolong ,bos. Apa pun akan kulakukan demi keselamatan zea ."


" Kau beri keperawanan mu saja tak kan mampu menyelamatkan nya ,sania. Kau tidak tahu , pemilik angkasa group bukan orang yang punya belas kasih . Dia seorang yang kejam , bahkan lebih dari ayah nya."


Ucap carlos pada sania yang hampir saja menangis mendengar kenyataan yang ada.


" Sudahlah , jangan nenangis ! Yang terpenting jangan biarkan zea masuk kerja . Kalau bisa jangan biarkan dia ada di kota ini ."


" Terima kasih ,bos ."


Sebuah kecupan melayang di pipi carlos hingga membuat nya mengerutkan dahi nya namun saat sania akan beranjak dari tempat duduk nya , tangan kekar carlos menarik lengan sania hingga mendekat dipelukan nya .


Ia tahu gadis itu butuh sandaran hidup sebagaimana diketahui nya sania hidup sebatang kara.


Carlos mengusap sisa air mata di sudut pipi sania menatap gadis itu dengan sendu , entah mengapa kali ini tak bisa menahan gejolak yang di rasakan carlos .


Satu tangan meraih tengkuk sania satu tangan mengusap lembut bibir nya kemudian mencium lembut bibir ranum itu ******* nya menyesapnya dalam dalam .

__ADS_1


Sania tak menolak dengan perlakuan carlos karena memang sudah sejak lama sania menyukai pemilik club dimana ia bekerja itu .


Namun karena sifat casanova yang dimiliki nya sering nya bergonta ganti pasangan , sania memilih menjauh dari nya .


" Bibir ini masih tetap ranum . Pergilah ! Jika tidak aku takkan bisa menahan diriku lagi ."


Kalau sudah berkata seperti itu sania akan tersenyum dan mengejek nya .


" Bukankah sudah ku bilang apa pun akan kulakukan jika kau berhasil menyelamatkan zea ?"


Ucap sania mengedipkan salah satu mata nya .


" Baiklah , aku akan membuatmu mengandung anak anak ku."


Carlos akan semakin kesal ketika sania sengaja menggoda nya.


" Aku menunggu mu ."


Bukan mundur dari pernyataan nya sania semakin menantang carlos membuktikan nya.


Setelah keluar dari ruang kerja carlos , sania berlari seperti sedang mengalami sakit perut . Ia berlari ke arah ruang staf belakang tampak beberapa kali memencet nomor seseorang .


📞 Calling " zea"


" Ayo zea , angkat telepon nya ! Ini sangat penting . "


" Nyawa mu dalam bahaya."


" Sudahlah, besuk pagi pagi aku akan ke rumah nya ."


Ucap sania .


Seseorang menyunggingkan senyum nya saat mendengar percakapan sania yang sedang berbicara sendiri .


Yah orang yang tak lain adalah suruhan vans yang saat ini sedang menyamar mencari tahu keberadaan zea .


Sania memilih melanjutkan pekerjaan nya meskipun hati nya tidak tenang namun ia harus ptofesional dalam pekerjaan nya.


Sementara carlos yang masih berada di dalam ruangan nya merasa sedikit cemas dengan keadaan ini . Ia bisa saja membuka club di kota lain tetapi saat melihat gadis itu menatap nanar pada nya bahkan berkaca kaca , hati carlos tak tega membiarkan nya dalam masalah .


Carlos memang mengagumi sania dari kecantikan maupun pribadi nya yang mandiri meskipun bekerja di club malam tetapi sania tetap menjaga harga diri nya.

__ADS_1


Sesekali carlos akan tergoda dengan kemolekan tubuh nya yang putih tinggi bak gitar spanyol .


Bersambung 😊🙏


__ADS_2