Terjerat Cinta Penguasa

Terjerat Cinta Penguasa
nyonya rose damian


__ADS_3

" Siapa kau ,,,?"


Seorang wanita paruh baya terkejut melihat sania yang juga terkejut melihat seorang wanita ada didepan mereka.


" Apa kau salah satu wanita carlos ?"


" Katakan berapa harga yang kau inginkan ?"


Sania tak berkedip dengan maksud wanita itu namun ia mengerti karena carlos seorang casanova banyak yang menginginkan uangnya ,karena harta nya bahkan mungkin karena one night stand.


" Nyonya,,, ap,,,,?"


Ucapan sania terhenti saat wanita itu melihat dua buku sertifikat of marriege berada di atas meja ,tangan nya terangkat menyuruh sania diam.


" Certificate of marriage ."


Wanita itu membuka lembaran kertas tersebut yang menampilkan photo sania mau pun carlos.


" Hah,,, jadi kamu tak berbohong sama mama . Kamu beneran menikah ."


Ucap wanita itu memeluk kedua buku tersebut.


" Kau ,,, menantu ku ?"


Sania tercengang melihat reaksi wanita itu yang langsung memeluk sania ,menciumi pipi sania .


" Ayo ,,, duduk lah ! Kau istri carlos , putra ku ?"


Sania hanya mengangguk pelan .


" Aku ini ,,, mama nya carlos , Rose damian . Kau bisa memanggilku mama karena sudah jadi menantu ku ."


" Katakan pada mama ! Bagaimana kau menaklukkan casanova itu ?"


"Apaa ,,,jadi wanita ini mama nya carlos ?"


Gumam sania dalam hati.


" Aaa,,,, kau malu ya ? Yasudah tidak apa apa . Apa kau punya waktu ? Mama ingin mengajak mu ke rumah mama ."


Ucap rose.


" Sania baru merapikan barang barang sania dari apartemen lama ,ma."


" Sania,,, jadi nama mu sania ?"


Sania tersenyum mengangguk pelan .


📞 Incoming call " papa "


" Tunggu sebentar ya sayang ! papa mu menelepon ."


Sania mengangguk pelan ,meskipun ada sedikit rasa takut saat melihat tatapan mata mama nya yang begitu mencekam namun ternyata mama carlos seorang yang humble .


📞 :" Ya ,pa . Ada apa ?"


📞 :" Cepat sedikit ! Kita hampir ketinggalan pesawat . Apa yang kau lakukan dengan putra mu ? Biarkan saja !"


📞 :" Tidak , aku tidak menemukan putramu . Tapi menantu mu ."


📞:" Apaa ,,,menantu ? Jadi benar carlos sudah menikah ?


📞 :" Iya ,mama lihat sendiri sertifikat nya. "


📞:" Ajak sekalian menantu mu !"


📞 :" Iya ,tunggu sebentar !"


" Sayang ,apa kau punya pasport ?"


" Maaf ,ma . Sania tak punya dokumen itu ."


" Oh yasudah tidak apa apa ."


📞 :" Sania tidak punya pasport ,pa ."


📞 :" Yah sayang sekali. Yasudah lain kali kita buatkan dan kau jangan lama lama !"


📞:" Iya ,,,iya , mama segera berangkat ."


📞 :" Hem,,, ."


📞 :" Klik."

__ADS_1


Sambungan telepon terputus antara kedua nya dan rose harus kecewa karena tak bisa serta merta mengajak menantu nya.


" Sayang ,mama harus pergi. Papa mu sudah menunggu di bandara . Andai saja kau punya pasport pasti mama akan senang sekali mengajak mu ."


" Maaf ,ma."


" Tidak apa apa ,sayang. Hanya beberapa hari saja ,mama akan pulang dan membuat dokumen untuk mu ."


" Oh ya ,,, berikan ponsel mu !"


Sania mengambil ponsel nya yang tertinggal dikamar dan memberikan nya pada rose.


" Ini nomor telepon mama . Mama akan sering menelepon mu karena mama tidak yakin kalian tidak melakukan nikah kontrak untuk mengelabuhi mama ."


Sania tercengang dengan perkataan mana mertua nya.


" Oh ya, ini black card untuk mu . Kau bisa berbelanja sepuas mu . Dan maaf ,mama belum bisa kasih kado untuk mu."


" Mama pergi dulu . Daaa sayang, jaga diri baik baik dirumah ! Telepon mama kalau carlos menyakiti mu."


" Iya ma, hati hati dijalan."


Setelah rose menghilang dari balik pintu , sania tak berkedip memandangi kartu black card yang diberikan mama carlos untuk nya .


Beberapa saat setelah sadar dari lamunan nya , sania duduk menghela nafas panjang nya .


" Mimpi apa aku semalam ? Kartu black card ?"


" Jadi mama nya tahu kalau anak nya seorang casanova ?"


Tit,,,


Ceklek,,,


Bahkan sania tak mengetahui kalau carlos sudah pulang dan tak menyadari jika ua sudah berada di samping nya menatap wajah sania.


" Apa yang sedang kau lamunkan ?"


Cup,,,


Sadar bisikan seseorang sania menoleh pada sumber suara bisikan tersebut dan memgenai tepat di bibir carlos yang memang sengaja berada disana.


" Kau,,,, ? Hantuuu,,,,,."


" Hantu ,,,? Maksud mu aku hantu ?"


" Suara carlos . Masa ada hantu disiang bolong ."


Gumam sania dalam hati .


Dengan memberanikan diri , sania membuka mata nya dan menoleh ke arah samping .


" Hah,,, kenapa bos mengagetkan ku ?"


Carlos memgerutkan dahinya ketika mendengar jawaban sania yang masih memanggil nya dengan sebutan bos.


" Bos,,,? Hei,,,, aku ini suami mu . Panggil aku sayang atau honey bisa juga hubby bukan bos !"


Ucap carlos .


Bukan dapat jawaban yang diinginkan carlos , sania justru mencebirkan bibir nya hingga mengerucut memberi daya tarik tersendiri.


Carlos meraih tengkuk sania mencium bibir sania ,menyesap nya ,******* nya bahkan jari jemari manis nya ikut bergerilya menyusuri sesuatu dibalik tsirt yang dikenakan sania .


Sania semula membelalakkan mata nya mendapat serangan bertubi tubi dari carlos namun ia menyadari status yang disandang nya membuat nya tak bisa menolak nya .


Sania akhir nya ikut menikmati permainan carlos membuat daya tarik tersendiri untuk carlos.


" Cicilan yang menarik ."


Ucap carlos menyudahi ciuman nya bahkan mengedipkan sebelah mata nya.


Sania tercengang melihat sikap biasa carlos yang tak bereaksi , berbeda hari hari sebelum nya selalu menginginkan lebih dari itu namun selalu ditolak sania .


" Apa ini,,,,?"


Carlos meraih sebuah card dari tangan sania yang masih terbang di alam lamunan nya .


" Waow ,,, black card. Apa mama bertemu dengan mu ?"


Sania hanya mengangguk .


" Hebat ! Baru bertemu sudah memberikan black card. Mantu idaman ."

__ADS_1


" Apa maksud mu ?"


" Satu saat kau akan tahu . Baiklah ,aku akan mandi . Setelah makan aku akan pergi dan aku tidak akan tinggal di rumah sampai urusan zea selesai."


Ucap carlos.


" Jadi setelah selesai , aku akan tinggal di rumah dan juga menagih hak ku."


Deg,,,


Detak jantung sania berdegup kencang tak beraturan bahkan tak bisa berkata apa pun setelah mendengar carlos akan menagih hak nya.


Benar saja , setelah makan malam carlos pergi dan entah tidur di mana yang pasti sania harus siap menjadi istri seorang casanova .


Setelah mencium istri nya carlos pergi bekerja meninggalkan malam pertama nya sesuai kesepakatan.


Nico sempat mendapat berita dari tante ira namun sedikit membuat nya curiga setelah melihat dimana titik terakhir dan kapan zea menyalakan ponsel nya .


Nico tetap berusaha mencari keberadaan zea hingga ia sampai pada satu titik dimana zea memang tinggal di paviliun .


Beberapa kali nico memantau paviliun tersebut namun tak ada tanda tanda orang tinggal di dalam nya.


Nico tak berkecil hati menyerah begitu saja , bahkan nico semakin gencar mencari dimana zea berada .


Denish melihat beberapa kali mobil hitam terparkir tak jauh dari paviliun membuat sedikit kecurigaan.


Namun denish tak gegabah begitu saja sepwrti orang yang berada di dalam mobil tersebut.


" Vans,,, vans,,,."


" Iya ,tuan . Tuan membutuhkan sesuatu ?"


" Tidak . Selidiki mobil hitam yang parkir di samping pavilun . Seperti ada gerak mencurigakan."


" Baik ,tuan ."


" Tuan , tuan besar menelepon akan mengadakan acara jamuan makan malam dirumah."


" Lalu ,,,?"


'' Beliau mengharapkan kehadiran tuan muda."


" Apa ada acara lain setelah jamuan makan malam itu ?"


" Seperti nya bagian dari rencana nyonya rima untuk memaksa bertunangan dengan nona sarah ,tuan ."


Ucap vans.


" Cih,,, perempuan tua itu masih saja berusaha mencampuri urusan pribadi ku ."


Umpat denish terlihat sedikit kesal.


" Nyonya rima terlihat berada di toko perhiasan diamond memesan ring khusus untuk acara tersebut ."


" Baiklah , kau urus semua nya."


" Baik ,tuan."


Setelah terlibat sedikit perbincangan dengan vans, denish berjalan ke dapur menghampiri mbok ijah meminta bubur untuk zea.


" Mbok ,apa bubur nya sudah matang ?"


" Sudah, tuan. Tuan mau mengantar nya ?"


" Iya , berikan pada ku !"


Setelah beberapa langkah meninggalkan dapur membawa semangkuk bubur ,mbok ijah menghentikan langkahnya.


" Tuan,,,."


" Ya ,mbok . Ada apa ?"


" Jangan kasar kasar dengan non zea ! Kasihan, ibu nya baru meninggal beberapa hari yang lalu .Ia hidup sebatang kara."


Ucap mbok ijah yang di angguki oleh denish.


Ceklek ,,,,


" Mbok , bawa keluar makanan nya aku tidak bisa makan . Drakula itu tak punya perasaan menggigitku sampai berdarah ."


Ucap zea yang berbaring dengan posisi yang miring memegang sebuah pena mencoret coret kan nya pada sebuah kertas.


Tak mendapat jawaban dari denish , zea menoleh ke arah pintu terkejut melihat denish datang membawa semangkok bubur.

__ADS_1


" Kau,,, ? "


Bersambung 🙏😊


__ADS_2