
" Enak sekali masakan mama."
" Kapan kau memasak untuk ku ?"
" Bagaimana aku akan memasak jikakau membuatku tak mampu berdiri ?"
Ucap sania kesal dengan orotes yang dilayangkan carlos.
" Hihihi ,,,, bibir mu yang kenyal sangat menggoda . Aku tak tahan dengan warna merah muda nya."
" Kenapa mama bisa masuk ?"
" Aku lupa mengganti sandi . Besuk aku akan menyuruh orang menyeting ulang ."
Ucap carlos meraih sania ke dalam pelukan nya .
" Hah,,,, ."
Sania bahkan tak percaya mama mertua nya bisa masuk ke apartemen mereka.
" Bagaimana keadaan zea ?"
" Dia baik baik saja , bahkan hidup di atas awan ."
" Maksud mu ?"
" Yah, aku tidak menyangka seorang tuan denish angkasa tertarik dengan zea. "
" Ayo katakan ! Jangan bertele tele ."
" Zea sudah berganti nama menjadi nyonya zea denish angkasa."
" Hah ,,,maksudmu dia menikah dengan tuan denish ?"
Carlos mengangguk pelan .
" Bagaimana bisa ? Pasti laki laki itu memaksa nya ."
" Dipaksa atau tidak ,kita sudah berusaha menyelamatkan nya . Bagaimana kita bisa meminta zea dibebaskan kalau sudah menjadi istri nya ? Kau sudah gila ?"
Ucap carlos menarik tubuh sania kembali ke dalam pelukan nya.
" Yah, baiklah . Lalu bagaimana dengan kita ?"
" Bagaimana apa nya ? Kau itu istri sah ku , bahkan mantu kesayangan mama. Kau pikir aku akan melepaskan mu begitu saja ?"
" Tapi,,,,."
"Tidak ada kata tapi . Kau tetap istri ku dan akan selama nya menjadi istri ku ."
Sania hanya mencebirkan bibir nya ,sadar ternyata ia juga telah di jebak menikah dengan carlos .
" Kau sengaja menjebak ku ?"
" Tidak . Aku memang berusaha menyelamatkan zea ,mencari jeki tidak mungkin .Satu satu nya cara adalah memulihkan kamera cctv yang telah di rusak jeki."
Ucap carlos.
" Aku juga sempat ke kantor tuan denish menyerahkan rekaman cctv tersebut dengan satu permintaan kecil yakni membebaskan zea tapi zea sudah berganti nama menjadi nyonya denish. Menurut mu apa yang minta di bebaskan ?"
Ucap carlos menyentil hidung sania.
" Hah,,, zea pasti akan menyalahkan ku. Tapi bagaimana menyalahkan ku kalau dia sudah menikah ? Aaaaaa,,, semua gara gara jeki sialan ."
" Sudahlah sayang , ayo kita tidur aku lelah sekali."
Sania hanya mampu menuruti permintaan carlos berbaring memeluk erat tubuh sang casanova tersebut bahkan tak terpikir dalam benak nya akan menjadi istri nya .
Tepat jam tujuh malam denish sampai di halaman utama rumah megah keluarga angkasa . Denish mengerutkan dahinya melihat beberapa mobil mewah terparkir rapi di halaman tersebut.
" Rupa nya kau ingin bermain main dengan ku ."
Gumam denish .
" Tuan , apa anda yakin akan masuk ke dalam ?"
__ADS_1
" Tentu saja . Kita sudah memegang kunci utama dari pintu itu."
Ucap denish berjalan di ikuti vans yang mengekor dibelakang nya .
Ruangan samping yang di design memang khusus untuk membuat pertemuan bahkan pesta telah di dekorasi sangat sempurna .
Beberapa orang tamu undangan telah berdatangan ,kerabat dekat ,kolega terdekat bahkan teman dan sahabat mendiang ayah nya danu angkasa.
" Denish kau sudah datang, nak ? Lihatlah !Pesta ini di buat khusus untuk mu ."
Ucap kakek suryo yang menyambut kedatangan denish yang terlihat dari pintu utama.
" Benar kah ? Dalam rangka apa kakek mengadakan pesta ini ?"
" Kau akan mengetahuinya sebentar lagi ,setelah acara ini di mulai ."
" Baiklah ."
" Denish , apa kau menyetujui acara ini ?"
Nenek salamah yang datang bersama mirna yang selalu memapah nya dari arah belakang denish.
" Apa maksud nenek ?"
"Ku dengar , kakekmu mengadakan acara ini untuk menjodohkan mu dengan sarah setelah pertemuan kemarin gagal ."
" Hahahaha,,,, . Menjodohkan ku ? Dengan perempuan itu ? "
Nenek salamah hanya mengangguk pelan .
" Semua atas saran rima."
" Aku tahu ,nek."
" Apaaa,,,, jadi kau mengetahui nya ? Dan menyetujui nya ?"
" Tidak ,nek . Nenek tenang saja ! Semua akan baik baik saja ."
" Kau yakin ?"
" Iya ,nek ."
" Sayang, kau sudah datang ? "
Seorang gadis sangat familiar yang datang menyapa nya bahkan bersikap seolah seorang kekasih menghampiri nya .
" Aku sangat bahagia , mendapat restu dari keluarga besar angkasa ."
Ucap nya meletakkan tangan nya ke lengan denish .
" Sungguh ?"
" Iya , tentu saja. Kau tidak tahu aku menantikan saat seperti ini ."
Denish tak menunjukkan reaksi dingin bahkan sangat lembut pada nya tidak seperti sebelum nya.
"Kenapa sikapnya berubah lunak ? Tak seperti biasa nya . Apa mungkin dia sudah menyetujui pertunangan ini ?"
Gumam sarah dalam hati nya .
" Ah,,, masa bodoh yang terpenting aku bisa bertunangan dengan nya dan sebentar lagi akan menikah . Aku bisa menguasai seluruh harta angkasa."
Tak ada rencana tanpa tujuan meskipun harus mengejar kereta dilakukan nya demi mencapai tujuan nya.
" Bagus sarah , kau harus memenangkan semua ini ! Demi kelangsungan perusahaan kita."
Gumam soraya dalam hati .
Soraya tersenyum menegak minuman ditangan nya saat melihat putri nya menggandeng tangan denish tanpa menolak sedikit pun .
" Sebentar lagi , aku akan menyingkirkan mu ."
Gumam daryo dalam hati nya yang didampingi istri nya di samping nya.
" Apa savana belum pulang ?"
__ADS_1
Tanya daryo pada istri nya.
" Sudah , dia ada di kamar nya ."
" Kenapa kau tak menyuruh nya turun ?"
" Savana tak menyukai hal seperti ini , biakan saja !"
" Yah, baiklah."
Daryo mengikuti perkataan istri nya membiarkan putri semata wayang nya diam di kamar .
Tapi berbeda dengan rima yang berteriak teriak di kamar vania , menyuruh nya bersiap diri dan juga berdandan secantik mungkin .
Semua di lakukan bukan tanpa alasan tapi karena jiwa materislistik nya yang selalu membuat rima menjodohkan dengan orang orang kaya .
" Vania ,,, vania ,,, pokoknya mama tidak mau tahu ,kau harus bersiap secepatnya . "
" Mama kasih waktu sepuluh menit ,jika kau tidak bersiap juga kau akan tahu akibat nya ."
" Ma,,, vania tidak mau titik. Vania tidak mau terlibat rencana mama lagi ."
Vania tak kalah teriak dengan mama nya yang selalu menyuruhnya mengikuti kemauan rima.
" Vania ,,,,."
" Tidak. Lebih baik mama pergi dari sini ! "
" Kau mengusir mama ? Berani sekali kau ."
" Kenapa tidak ? Selama ini vania bekerja sendiri mencukupi kebutuhan sendiri . Mama selalu pergi berfoya foya tanpa mempedulikan perasaan vania."
Vania memang tak cukup berani melawan mama nya yang selalu mempunyai cara untuk mematahkan perlawanan nya tapi tampak nya tidak untuk hari ini.
" Mama harus nya seperti bu mirna selalu ada saat vania membutuhkan belaian nya ."
" Jangan samakan mama dengan perempuan kampung itu ! "
Ucap rima dengan kemarahan nya.
" Setidak nya bu mirna lebih baik dari pada mama."
" Vania,,,, sejak kapan kau mulai membangkang pada mama ? Apa wanita itu yang mengajari mu ?"
" Mama yang mengajari ku ."
Vania mendorong mama nya keluar dari kamar nya .
Derrrr
" Eh,,, eh ,,,vania. Dasar anak badung."
"Kenapa vania berubah ? Ia tak pernah seperti sebelum nya ."
Gumam rima .
" Ah ,,nanti saja . Aku terlambat turun ke bawah."
Rima bergegas ke lantai bawah dimaba ramu undangan sudah berkumpul disana dan juga kerabat dekat .
" Tuan tuan sekalian dan juga para kerabat yang hadir disini , saya ucapkan terima kasih atas kehadiran ."
" Saya dari keluarga besar angkasa khusus mengundang kalian dalam jamuan makan malam ini bukan tanpa alasan.
" Saya ingin memperkenalkan kedua keluarga yang akan bersatu dalam bentuk satu ikatan ."
Senyum dari orang orang yang menginginkan posisi nya tampak jelas terlihat disana namun tak ada yang mengetahui apa yang tersembunyi di balik diam nya denish .
" Saya juga akan mengumumkan maksud dari diadakan nya acara ini yakni kami akan meresmikan denish dan sarah yang akan bertunangan hari ini ."
Prok ,,,prok,,,,prok,,,
" Mari ,nak . Kemarilah kalian berdua !"
Suara tepuk tangan dan kebahagian menyelimuti mereka dan juga tampak senyum sumringah di wajah sarah .
__ADS_1
" Tunggu !!
Bersambung 😊🙏