Terjerat Cinta Penguasa

Terjerat Cinta Penguasa
Rencana mery


__ADS_3

Mery tak kehabisan akal untuk membuat ulah dengan nurma apalagi ketika pak broto meminta anak gadisnya sebagai pelunas hutang hutang mereka.


Mery dengan sigap mempengaruhi suami nya yang memang mudah sekali di belokkan terbukti tejo menyetujui idenya.


Pagi pagi sebelum tejo bangun , mery terlebih dahulu bangun bergegas ke rumah pak broto untuk membicarakan sesuatu dengan nya. Sebelum suami nya bangun dan meminta satu ronde dengan nya yang pasti akan menghabiskan waktu seharian .


Dan bisa menggagalkan rencana nya yang telah disusun matang menjebak nurma .


" Aku harus segera pergi ke rumah pak broto jika tidak , buaya darat itu akan membuatku tak keluar dari kamar seharian ."


"Pak broto pasti setuju dengan ide ku, buaya darat seperti nya yang di butuhkan hanya wanita muda."


'' Hahahaha,,,, mery ,,,mery ,,, kali ini kau akan menang . Jika rumah itu berhasil ku dapatkan , aku akan menjual nya dan pergi dari kota ini dengan venya dan daaa buaya darat."


Senyum sumringah terpancar menghiasi wajah mery m


Tanpa sengaja venya melihat mama nya berdandan rapi tak seperti biasanya mama nya pergi pagi pagi sekali .


" Mau kemana mama pagi pagi begini ? Jangan jangan shopping . Ini tak bisa di biarkan ."


Gumam venya .


Venya yang semula akan pergi mengurungkan niat nya memilih membuntuti mama nya tanpa sepengetahuan mery.


Semula rasa senang menghampiri venya namun berubah seketika saat melihat mama nya memasuki pekarangan rumah pak broto .


" Ih ,,ngapain sih mama ke rumah pak broto ? Jangan jangan mau bahas pernikahan lagi ? Tidak,,,, tidak,,,,tidak, pasti mau hutang lagi. Lebih baik aku pergi."


Venya bergegas pergi dari tempat itu , kembali ke rumah mereka dengan raut muka yang terlihat kesal.


Tak berapa lama mery pulang dari rumah pak broto dengan wajah gembira dan sumringah , entah apa yang sedang terjadi hingga membuat venya sedikit heran.


" Ma, mama dari rumah pak broto ? Ngapain mama kesana ? Mau nambah hutang ? Jangan jangan mama mau bicarain pernikahan lagin ?"


" Venya nggak mau, ma."


" Ssstt,,,, tidak sayang, mama ada urusan dengan pak broto ."


Ucap mery .


" Papa mu sudah bangun ?"


" Belum ."


" Bagus lah . Mama akan membuat sarapan ."


Mery memilih membuat sarapan untuk mereka sedangkan venya terlihat kesal memilih masuk kembali ke dalam kamar nya.


Rumah zea.


Mery memberitahu kalau tejo mempunyai anak gadis lain selain venya yang pasti nya jauh lebih cantik dari venya dan sepakat menukar mereka untuk melunasi hutang hutang mereka .

__ADS_1


Beberapa orang bodyguard ikut dengan pak broto menemani jikalau ada perlawanan . Sesuai dengan alamat yang diberikan mery , pak broto berniat menyambangi rumah zea .


Dengan hati yang riang dan gembira wajah sumringah pak broto menggambarkan kebahagiaan nya meskipun sudah mempunyai istri namun tak memberikan satu kebahagiaan pada nya .


Tak ada salah satu dari mereka yang bisa memberikan keturunan pada nya maka dari itu pak broto berniat menikah kembali .


Tok ,,tok,,,tok,,,


Ceklek,,,


Zea memgerutkan dahi nya melihat dua orang pakaian preman dan juga seorang bapak tua yang sudah setengah baya .


" Waow,,,, cantik juga gadis ini . Benar benar tidak salah aku menyetujui pertukaran ini ."


Gumam pak broto dalam hati nya.


" Maaf , anda siapa ? Ada keperluan apa datang kemari ?"


Ucap zea sedikit menaruh curiga dengan orang yang berada di depan nya . Ada sedikit gelagat mencurigakan terlihat dari wajah tua tersebut, namun zea tidak ingin bersifat tidak sopan pada nya.


" Bu nurma ada ?"


" Ibu saya baru meninggal kemarin . Ada keperluan apa ?"


Ucap zea yang berharap orang ini tak menagih hutang atas nama ibu nya.


" Bagus kalau begitu , aku tak perlu repot repot berdebat ."


" Bawa gadis ini !"


Dua orang preman yang dibawa nya hampir saja membawa zea jika tante ira tak datang tepat waktu dan juga membawa sapu panjang .


" Eh,,,, eh,,,, mau kau apa kan keponakan ku ?"


Tante ira memukul mereka dengan sapu yang di pegang nya .


" Aduh,,,aduh,,,,."


" Aduh,,, aduh,,,."


" Kalian siapa ? Kenapa ingin membawa zea ? Aku bisa melaporkan kalian ke polisi ."


Ucap tante ira .


" Bu , aku datang sesuai dengan perjanjian bu mery menukar anak gadis nya dengan bu nurma atas persetujuan pak tejo."


Ucap pak broto.


" Tejo lagi,,,tejo lagi,,,. Tak ada yang kenal dengan orang itu , pergi kalian !! Kalau tidak aku akan berteriak agar orang orang datang mengeroyok kalian ."


Tante ira tersulut emosi saat mendengar kata tejo keluar dari mulut lelaki paruh baya di depan nya.

__ADS_1


" Tidak bisa begitu ."


" Tolong,,,, to,,."


" Jangan jangan bu, aku akan pergi ."


Pak broto dan juga dua orang pengawal nya merasa ketakutan mendengar teriakan tante ira.


" Kau tidak perlu melakukan itu ira. Ini adalah urusan keluarga ."


Tejo datang bersama istri dan anak nya venya.


" Kau,,,, ."


Tante ira terkejut melihat wajah sumringah tejo yang saat ini merasa menang .


" Aku dengar nurma sudah tiada , jadi aku berhak atas velya."


" Apaa ,,,,kau berhak atas velya ? Yang,,,,."


Ketika ira hampir saja mengatakan tentang anak nya , zea melarang tante ira berkata sesuatu dengan menggenggam tangan nya.


" Ya, sebagai seorang ayah aku berhak membawa putri ku bahkan menikahkan nya ."


Ucap tejo .


" Ma, rumah nya bagus . Bagaimana kalau kita tinggal disini saja ?"


Bisik venya pada mery.


" Hustt,,,kita bisa jual rumah ini lalu pergi dari kota ini venya . Biarkan papa mu membayar hutang hutang mu ."


Mery kembali berbisik pada putri nya.


" Ahh,,, mama benar . Itu benar kakak ku , kenapa cantik sekali ma ?"


" Heh,,, kau ingin bilang mama jelek ?"


" Tidak ,,,tidak ma. Mama cantik sedunia."


Bisik venya.


Ibu dan anak itu tengah berandai andai menikmati kekayaan yang bukan milik nya .


" Kau tak perlu ikut campur urusan keluargaku , ira. Bahkan jika kau lapor polisi pun , laporan mu tidak akan diterima ."


Ucap tejo yang merasa bangga atas kekalahan ira yang tak bisa menjawab satu patah kata pun .


" Siapa yang bilang ?"


Bersambung 😊🙏

__ADS_1


__ADS_2