
Seseorang tengah mengumpat kesal karena sebuah tragedi yang menggagalkan rencana mereka hingga rugi milyaran rupiah.
" Bartender brengsek !! Cepat cari tahu , tangkap dan ringkus dia !"
" Kau harus membayar kerugian yang ku terima ."
Ucap seseorang menatap tajam pada lembaran lembaran kertas yang ada di depan nya .
" Baik ,tuan."
Ucap vans membungkukkan kepala nya .
"Tunggu vans ."
" Ya ,tuan."
" Aku akan ikut dengan mu ."
" Baiklah ,tuan ."
Denish keluar dari ruang kerja nya bersamaan dengan vans asisten pribadi nya.
Sebuah mobil mewah hitam dan beberapa bodyguard melaju dengan kecepatan tinggi dan juga beberapa bodyguard yang selalu mengawal kemana pun tuan muda pergi .
Yah , seorang pengusaha muda yang sangat terkenal memiliki bisnis yang sangat maju bahkan sangat pesat bahkan menjadi penguasa di kota itu sedang meluapkan amarah nya .
Denish angkasa putra pertama dari keluarga angkasa , berparas tampan seperti pangeran keturunan turki namun sifat dingin dan angkuh nya membuat semua orang bergidik ngeri bahkan tak berani menatap netra mata tajam yang di miliki nya .
Ibu nya telah meninggal karena kecelakaan beruntut saat dalam perjalanan pulang dari kantor .
Ayahnya kemudian menikah lagi dan memiliki seorang adik perempuan meskipun dari ibu yang berbeda .
Keluarga angkasa tinggal di sebuah rumah mewah bak kerajaan yang mana adik dari ayah nya ikut tinggal di rumah tersebut sedangkan ibu nya hanyalah anak tunggal .
Semenjak ayahnya menikah lagi denish bersikap dingin dan kejam . Perangai itu di dapat dari ayah nya yang suka sekali memukul ibu nya bahkan orang orang sekitar nya jika mereka melakukan kesalahan .
Meskipun ayah nya memiliki istri lagi tak cukup membuat nya puas hingga bermain wanita di luar sana hingga memiliki seorang putra dan pada akhirnya ayah nya menikahi perempuan tersebut ,membawa nya tinggal di istana angkasa.
Kehidupan rumit yang di jalani denish terkadang membuat nya lelah tapi demi kakek dan nenek nya yang masih hidup dan tinggal bersama nya , denish melanjutkan bisnis peninggalan ayah nya yang merupakan perusahaan milik kakek nya .
Meskipun di bantu paman yakni adik dari ayah nya , denis tak sepenuhnya percaya pada nya . Denish memilih diam menjaga keutuhan keluarga atas beberapa korupsi yang di lakukan paman nya .
Beberapa orang memang tinggal di keluarga angkasa termasuk kedua istri ayah nya dan juga adik tiri denish meskipun ayah mereka telah tiada namun mereka masih mendapat tunjangan kehidupan dari keluarga angkasa.
Denish tak mau ambil pusing dengan kehadiran mereka , yang ada di kepala nya hanya bekerja dan bekerja .
Pengalaman pahit denish tentang kehidupan asmara nya membuat nya menjauh dari setiap wanita yang akan mendekati nya bahkan setiap kali kakek surya ingin mengenalkan atau pun menjodohkan nya dengan segala cara dengan mudah di gagalkan oleh denish.
Seorang yang amat dicintai nya tega kabur bersama selingkuhan nya saat mereka akan bertunangan dan yang lebih menyakitkan lagi, selingkuhan rayna adalah teman karib denis yakni stefen.
__ADS_1
Denish yang sakit hati karena perbuatan rayna dan juga sahabat nya stefen membuatnya semakin dingin bahkan semakin kejam.
Denish tak mengenal ampun meskipun dari keluarga nya sendiri yang membuat masalah .
Mobil denish terparkir manis di jalan agak jauh dari biasanya untuk mengetahui pelaku sebenar nya .
Sementara vans turun dari mobil , denis memilih menunggu di dalam mobil nya .
" Bagaimana kalian sudah meringkus orang itu ?"
" Maaf ,bos. Kami belum berhasil meringkus nya , seseorang menyelamatkan nya."
" Apaaa,,,,. Menangkap satu orang saja tidak becus . Aku tidak mau tahu , tangkap orang itu !"
Ucap vans dengan nada tinggi nya.
" Baik ,bos."
Beberapa orang yang ditugaskan menangkap bartender yang entah siapa berpencar mencari keberadaan nya.
" Bodoh,,, . Apa saja kerja kalian ? Menangkap satu orang saja tidak bisa ."
Umpat vans terlihat kesal dengan kegagalan anak buah nya .
Zea keluar dari gedung besar menjulang tinghi dengan binar wajah bahagia mendapatkan lembaran uang yang baru saja di dapat nya dari sania .
Mereka sengaja membekap mulut zea dengan sumpalan kain menghindari gigitan perlawanan.
" Bos, ini orang nya bos ."
Wajah binar vans menatap netra mata zea srdikit membuat zea bergidik ngeri namun kengerian itu di tepis nya saat teringat ibu nya.
" Katakan siapa yang menyuruhmu ! "
Vans meraih kerah kemeja zea.
" Em,,,em,,,."
Zea tak bisa menjawab apa pun hanya dengan gelengan kepala nya karena mulutnya tersumpal kain.
" Katakan siapa yang menyuruh mu ?"
" Katakan ?"
Entah mengapa denish merasa tidak sabar hingga membuatnya turun dari mobil .
" Vans , bagaimana ? "
" Bagaimana bisa bicara jika kau tak membuang sumpal di mulut nya ?"
__ADS_1
Vans tak sadar kalau ia menjadi seorang yang bodoh tak melihat anak buah nya munyampal mulut nya zea.
" Katakan siapa yang menyuruh mu !"
" Tuan , apa maksud tuan ?"
Zea sama sekali tak mengerti apa yang di maksud orang yang berada di depan nya.
" Katakan !"
Dengan nada menggelegar seperti petir yang menyambar bumi , hingga zea melongo mendengar nya.
Bulu kuduk zea berdiri merinding mendengar suara bariton milik orang yang belum pernah dilihatnya sama sekali .
" Tuan ,,, anda salah orang !! Saya tak tahu apa yang anda bicarakan , ini hari pertama saya kerja."
Elak zea yang memang tak mengetahui apa yang di maksud dengan tuan muda yang berada di depan nya.
" Kau masih tidak mengaku ? Baiklah , vans buat agar dia mengaku !"
Ucap denis melepas dagu nya lalu berdiri membelakangi zea.
" Kenapa aku merasa ada yang aneh dengan orang ini ? Bahkan dagu nya tak menunjukkan seorang laki laki ."
Gumam denis dalam hati nya.
" Baik, tuan."
Vans mengeluarkan sebuah pisau di tangan nya berniat menakuti zea yang tidak mengaku karena memang tidak tahu apa yang terjadi.
Saat mereka sedikit lengah , zea yang selalu siap sanitizer di sakunya menyemprotkan sanitizer tersebut pada orang orang hingga kalang kabut .
Saat lemah tersebut di manfaatkan zea untuk kabur dari orang orang yang sama sekali tak di kenal nya.
" Aoww,,, brengsek ,,, ."
Bahkan vans ikut menjadi korban penyemprotan zea.
Brukkk,,,,
Zea menabrak tuan muda denish yang ketelun membelakanginya , saat salah seorang mengejar nya hingga jatuh tertimpuk tepat di atas denish .
" Hemm ,,, wangi sekali rambut nya ."
Gumam denish yang masih melongo tak sadar jika zea adalah orang yang ditangkapnya dan mencoba kabur dari genggaman nya.
" Apaaa,,,, dia seorang perempuan ?
Bersambung 😊🙏
__ADS_1