Utuh

Utuh
HATI SIAPA TAK LUKA


__ADS_3

“Aku sudah memutuskannya Bii, kita tak punya banyak waktu lagi”


Brigitta mengangkat kepalanya memperhatikan air wajah Zayn yang datar saat mengatakan keputusannya. Dia belum sepenuhnya mengerti maksud dari kalimat itu.


Sejak kepergian papa Haris, mama Wulan adalah yang paling terpukul diantara mereka. Kondisinya sangat mengkhawatirkan, Zayn tidak menyangka mamanya tidak bisa menerima kenyataan.


Segala cara sudah Zayn lakukan, namun mama semakin tampak seperti seseorang dibawah batas normal. Kepergian suaminya yang begitu cepat dan mendadak membuatnya hampir kehilangan akal dan sering bermain-main dengan bayangan papa Haris dikamarnya.


Zayn tentu tak kalah sakit melihat kondisi sang mama, telah lelah dia membujuk untuk membawa mamanya kerumah sakit, namun selalu berakhir ancaman demi ancaman akan ikut suaminya pergi sehingga Zayn memutuskan untuk meminta dokter pribadi mereka merawat mama dirumah.


Dalam perawatan dokter, fisik mama semakin membaik namun tidak jiwanya. Mama masih sering berbicara seolah-olah papa Haris masih ada, dan yang mama bicarakan tidak lain adalah keinginan melihat Zayn menikah dengan Brigitta, seperti perbincangan di hari-hari terakhir mereka bersama.


Sama halnya dengan Brigitta, Zayn merasa langkahnya terkunci bahkan terkukung dalam kondisi jiwa sang mama. Mama adalah segalanya, saat ini kesembuhan dan kebahagiaan mama adalah yang utama. Keinginan mama selalu jadi titah yang tak bisa ia bantah.


Terlebih saat Zayn melihat kedekatan Mama Wulan dan Brigitta. Entah apa yang dilakukan gadis ini sehingga membuat mama sangat menyayangi dan merasa Brigitta adalah satu-satunya wanita yang pantas menjadi menantunya. Kadang Zayn takut Brigitta tidak nyaman dengan itu semua mengingat mereka memang tidak dalam hubungan yang istimewa.


Setiap melihat dan bersama Brigitta mama selalu berusaha tampak sehat, ceria dan semangat untuk sembuh. Brigitta pasca kehilangan sang papi juga menjadi pertimbangan Zayn, Kini dia sebatang kara. Walau di kediamannya ada banyak pelayan dan dia punya Azmi asisten keluarga yang selalu siaga


disampingnya. Namun dia kini telah kehilangan tempat berkeluh kesah dan bermanja. Zayn juga sama kehilangannya, dia mengerti benar bagaimana perasaan Brigitta.


Dengan segala pertimbangan , Zayn telah memutuskan, biarlah dia berkorban mengganti pedih dan luka kehilangan itu. Untuk sementara dia ingin mempercayai bahwa cinta akan datang karena terbiasa.


“Kita akan mengadakan pertunangan 2 pekan lagi. Kamu siapkan saja semuanya. Yang berhubungan dengan ku kamu bisa tanya Rifa!" Ucap Zayn serius.


“Pertimbangkan kalimat mu, Zayn! Pernikahan bukan mainan, menikah adalah tentang kompromi dan toleransi seumur hidup. Kamu akan melakukannya dengan orang yang tidak kamu cinta? Ini gak akan mudah!”


“Sepertinya kamu yang tidak yakin, Bii! hahaha ”


“Mungkin aku gabisa bikin kamu bahagia. Paling tidak aku akan berusaha setia. Dan jika kamu memilih menikah dengan ku, aku akan menuntut hal yang sama. Jadi jangan ada penyesalan!”


“Kamu boleh minta semua yang aku punya Bii, kecuali Cinta. Karena aku belum mempunyainya.”


Brigitta hanya tersenyum mendengar kalimat Zayn yang terakhir. Sungguh itu bukan masalah baginya.


“Oke deal !” Katanya seolah sudah setuju dengan untung rugi pilihannya, “Aku juga akan meminta Azmi mempersiapkan semuanya”

__ADS_1


***


Waktu bergulir dengan begitu cepat, hari dan tanggal pasti pertunangan Zayn dan Brigitta sudah ditetapkan oleh mama Wulan. Mama adalah orang yang paling antusias disaat Brigitta justru biasa saja menjalani semuanya. Dia mempercayakan semua persiapannya kepada Azmi.


Brigitta hanya melakukan sedikit perawatan demi penampilannya karena sudah pasti sosoknya sudah dinantikan banyak lensa kamera, walau sebenarnya dari segala angle fisik Brigitta sudah terlihat sempurna.


Azmi, walaupun dia seorang lelaki bertubuh tegap dan sedikit sekali bicara, namun dia sangat bisa diandalkan, dengan begitu cekatan dia mempersiapkan segala sesuatunya. Sesuai perintah Zayn pada Brigitta, segala yang berhubungan dengan Zayn selalu ditanyakannya pada Rifa. Secara tidak langsung Zayn dan Brigitta terhubung melalui Azmi dan Rifa.


Setiap memutuskan sesuatu, Azmi dan Rifa selalu berdebat mengedepankan pendapat mereka dan keinginan bossnya masing-masing. Seolah-olah acara itu adalah untuk mereka berdua. Dan selalu berakhir dengan pendapat Rifa yang selalu berdalih dengan kalimat,


“Dengar Tuan Asisten, aku ini perempuan, aku lebih mengerti keinginan nona Brigitta!“


“Ck!! Hanya untuk kali ini, Nona sekretaris!” Ucap Azmi putus asa di setiap pilihan yang ada.


Huh dasar wanita!


Jangankan untuk menang melawannya. Untuk biar seri aja aku belum bisa.


Padahal nona Bii saja tidak segitunya.


Seluruh pemberitaan media sosial sudah ramai membincangkan hal ini meski Brigitta sendiri belum pernah memberikan pernyataan resmi, dia membiarkan semua bebas berspekulasi. Namun headline berita di media sangat positif, para penggemar Brigitta sangat senang dan menghujaninya dengan doa tulus hati.


***


Masa cuti yang membosankan sudah berhasil Wiya lalui, dan hari ini dia kembali ke perusahaan seperti biasanya. Sejak hari pertama dia di paksa cuti, Wiya tak pernah berkomunikasi dengan Zayn lagi setelah panggilan videonya berakhir, dia memutus rantai komunikasi dengan laki-laki itu.


Saat Zayn datang kerumah untuk mencarinya dia menghindarinya dengan bersembunyi dan melakukan segala cara agar tak bertemu muka, sampai akhirnya kabar rencana pertunangan itu benar-benar menjawab segala anggapannya bahwa Zayn mencarinya untuk menceritakan rencana itu dan Wiya benar-benar tak ingin mendengarnya.


Wiya seperti dirinya harus benar-benar menyatukan kembali puing-puing kepingan hatinya yang hancur berantakan akibat jatuh cinta. Namun entah kenapa batinnya membenarkan makna dari lirik lagu milik Grup vocal Tangga yang Mitty putarkan dari playlistnya.


Cinta tak akan berhenti,


Secepat aku jatuh hati


Jatuhkan hatiku kepada mu,

__ADS_1


Sehingga hidup ku pun, berarti


Cinta tak mudah berganti, Tak mudah berganti jadi benci


Walau kini aku harus pergi, tuk sembuhkan hati.


“Ceilah, tumben bener lo ikutan berdendang“ Mitty mencoba mencairkan suasana hati adik iparnya. Untung yang diputarnya lagu Tangga, kalau lagu babang tamvan makin hancur lah hati sobat ambyarnya itu.


“Tetap bertahan, setelah beberapa kali dikecewakan. Gue ini setia apa bodoh sih Mitt?”


Wiya mengusap-usap layar ponselnya


melihat berita yang sedang viral di Instagram.


“Lo hanya terlalu cepat menyadari keberadaan rasa yang lain dihati lo”


“Iya, dan andai gue boleh menyesalinya”


“Ya, buat apa juga Wiy? Udah hakikatnya Orang yang jatuh cinta kadang udah ga bisa melihat batas antara imajinasi dan realita”


“Maksud Lo gue kebanyakan halu gitu?"


“Hahahahah. Tidak Wiya, lo hebat"


“Lo liat dong gue udah sekuat tenaga berusaha melupakan. Tapi sulit banget buat gue Mitt”


“Itu gak perlu, hati punya cara sendiri menghapus kenangan. Udah ah. Gue traktir pie apple di bawah yuk” Mitty tau cara terbaik mengembalikan mood Wiya adalah membiarkannya makan.


“Gue pengennya Mac cheese, sama brownis coklat juga. Pesenin gue boba sekalian Mitt”


“As you want, girl!"


💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝💝


TAP JEMPOL DAN TINGGALKAN KOMENTAR KALIAN YAAA.

__ADS_1


__ADS_2