
"Elu?!" ucap Luke terkejut. Seorang wanita cantik berhoodie abu abu tiba tiba saja masuk ke dalam mobilnya. Luke terkejut. Wanita itu melepas kupluk hoodienya lalu menatap tajam ke arahnya.
Ya, itu Rhea! Wanita yang kini tengah berada di fase paling rendah dalam hidupnya. Semenjak sang kekasih memergokinya berselingkuh dengan laki laki yang tak lain adalah calon sepupunya sendiri beberapa waktu lalu, dunia wanita itu seolah runtuh. Masa depan indah yang sudah ia rencanakan bersama Betrand kini hancur berantakan. Ditambah lagi saat ini ia tengah menjadi bahan gunjingan hampir seluruh masyarakat di negara ini lantaran foto foto tak pantasnya yang tersebar di jagat maya.
Ya, hidup Rhea seolah hancur dalam sekejap mata. Betrand hilang bak ditelan bumi. Karir Rhea yang mentereng ambruk. Nama besar keluarganya tercoreng. Dan kini ditambah lagi ia tengah mengandung. Entah anak siapa. Bisa jadi anak Luke, atau anak Betrand. Tak ada yang tahu! Wanita itu benar benar sudah membuat aib untuk keluarganya sendiri.
Luke yang masih terlihat babak belur akibat dikeroyok Elang dan kawan kawan itupun nampak menyipitkan matanya melihat kedatangan Rhea.
"Rhea? Ngapain lo di sini?" tanya Luke.
Rhea tak menjawab. Wanita yang terlihat tak seanggun dan secantik biasanya itu kini nampak menatap tajam ke arah Luke. Matanya sembab dengan lingkaran hitam di sekelilingnya. Bibirnya tak bergincu. Wajahnya tak tersentuh sapuan bedak. Sangat jauh berbeda dengan Rhea yang biasa orang luar kenal. Hal itupun disadari oleh Luke. Laki laki itu nampak menyipitkan matanya. Tangannya tergerak hendak menyentuh pipi wanita cantik itu.
"Are you o......"
__ADS_1
Plaakkk.....
Belum sempat tangan itu menyentuh pipi Rhea, wanita yang diduga depresi itu justru menggerakkan tangannya yang sejak tadi ia masukkan ke saku hoodienya. Ia menampik tangan kekar itu dengan cukup keras. Wajahnya juga terlihat kurang bersahabat.
"Heey! Santai, Baby! Lo kenapa?" tanya Luke.
Rhea tak menjawab.
Luke kembali mengamati penampilan wanita itu dari atas sampai bawah.
"Okey! Santai. Gue tahu lo lagi nggak baik baik aja sekarang. Mending sekarang kita pergi. Lupain semua masalah lo! Gue akan ajak lo ke tempat yang paling asyik!" ucap Luke sambil tersenyum. Tangannya bahkan bergerak hendak menyentuh dagu lancip wanita itu, namun lagi lagi, Rhea mengelak.
Luke nampak mengangkat dagunya. Senyuman sinis terbentuk dari bibirnya. Kedatangan Rhea yang tiba tiba ini juga semakin mengukuhkan keyakinannya, bahwa selama ini ada orang lain yang mencoba bermain main dengannya.
Ya, Luke bukanlah orang bodoh. Kedatangan Betrand secara tiba tiba satu malam sebelum pernikahan Betrand dan Rhea, tersebarnya video pertengkaran dan adegan perselingkuhan antara ia dan Rhea, dibobolnya media sosial Luke, hingga penjebakan yang dilakukan oleh Aya dan sekelompok orang tak dikenal, semua itu sudah menimbulkan kecurigaan dalam benak Luke sejak lama. Ia yakin, ada seseorang yang ingin menghancurkan dirinya dan Rhea. Tapi siapa, ia tak tahu. Meskipun dugaannya kini mengarah pada Louis. Namun sampai saat ini belum menemukan bukti yang jelas.
__ADS_1
Entahlah, menurut Luke, siapa lagi yang mungkin memiliki dendam padanya dan Rhea selain Louis? Luke dan Rhea adalah orang yang pernah menyakiti Anisa. Dan Louis begitu tergila gila pada wanita kampung itu. Bisa jadi, semua ini adalah ulah Louis yang ingin membalas dendam pada Luke dan Rhea.
Ya, Luke yakin itu! Mungkin untuk saat ini Luke belum punya bukti apapun, namun ia bersumpah, ia akan mencari tahu tentang kebusukan Louis itu dan. akan membalas semua perbuatan saudara kembarnya itu. Louis mungkin lupa sedang bermain main dengan siapa.
Luke lagi lagi tersenyum smirk. Keberadaan Rhea mungkin akan bisa mempermulus niatan busuknya menghancurkan kembarannya sendiri. Sekarang ia harus membawa Rhea ke hotel. Ia akan menawarkan kerja sama dengan wanita itu untuk membalas dendam pada saudara kembarnya sendiri. Namun, sepertinya apa yang kini Luke pikirkan itu tak berjalan selaras dengan apa yang Rhea pikirkan. Wanita yang sepertinya begitu terguncang pasca boroknya diketahui khalayak ramai itu sejak tadi tak lepas menatap tajam ke arah Luke. Sorot matanya penuh dendam. Jiwanya penuh kebencian pada pria yang sudah berkali kali memberikan kenikmatan padanya itu.
Gara gara pria inilah hidupnya berantakan. Gara gara pria inilah masa depannya hancur. Gara gara pria inilah rencana indah yang sudah ia bangun bersama Betrand justru kandas di tengah jalan. Ia benci pria ini. Ia benci laki laki ini. Rhea yang depresi kemudian menggerakkan tangannya, merogoh saku hoodienya. Mengeluarkan sebilah pisau yang sudah ia bawa sejak tadi. Tangan itu bergerak perlahan. Netra nya masih fokus pada wajah Luke yang menjijikkan dimatanya. Dada itu bergerak naik turun. Pisau diambil, keluar dari kantong hoodie. Dan.......
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung lagi ya...😁😁
...----------------...