Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
Bima tau siapa Livy


__ADS_3

Pagi itu Anna mengalami demam panas yang tinggi, untung saja kepala pelayan sedang mengantarkan Anna sarapan dan melihat Anna sudah terbaring lemas dengan wajah yang sudah pucat.


"Nyonya.... astaga.... Nyonya kamu demam tinggi" kepala pelayan langsung berlari keluar dan memanggil para penjaga laki laki untuk membantu Anna.


"mari... ikut aku... segera" ucap kepala pelayan pada para penjaga.


mereka pun ikut berlarian mengikuti kepala pelayan itu. Adryan yang hendak berangkat kekantor itu dan melihat para penjaga berlarian bersama kepala pelayan kearah kamar Anna.


"kenapa mereka berlarian... apa yang terjadi" tanya Adryan pada pelayan yang sedang bekerja


"sepertinya Nyonya Anna demam Tuan... aku mendengar nya tadi seperti itu." jawab pelayan itu


mendengar itu Adryan langsung berlari juga kekamar Anna ntah apa yang tersirat dipikiran nya.


"ada apa??? kenapa semua orang berlari kearah sana." tanya Ziva


"itu... Nyonya Anna sakit" pelayan


"bagaimana bisa... perasaan kemarin dia begitu baik baik saja." batin Ziva


para penjaga itu sudah bersiap siap untuk mengangkat Anna bersama sama namun tiba tiba mereka menghentikan nya.


"biar aku saja yang menggendong nya." suara Adryan yang orangnya belum terlihat


"bukakan pintu mobilku... biar aku yang membawa nya." Adryan menyerahkan kunci pada salah penjaga.

__ADS_1


Adryan mencoba mengangkat Anna dan terkejut merasakan panas nya.


"bagaimana bisaa" batin Adryan


Adryan sudah mengangkat nya dan kepala pelayan juga ikut masuk kedalam mobil bersama dengan Tuannya itu.


mereka langsung bergegas pergi dan Adryan langsung mengeluarkan ponsel nya menghubungi pihak rumah sakit untuk membuka jalan VIP. supaya orang orang tidak dapat melihat mereka saat masuk.


Ziva yang melihat itu semakin panas saja sambil menggepal tangan nya dengan kuat.


"Anna kamu mencoba ingin merebut nya dariku... lihat saja... aku tidak akan membiarkan mu... aku akan memberikan mu pelajaran yang luar biasa karena sudah berani mendekati orang orang ku" Ziva


begitu mereka tiba dirumah sakit dan sesuai dengan apa yang Adryan minta, jalannya begitu sepi tidak ada satu pun yang ada disana. Adryan langsung mengangkat Anna masuk dan pada dokter juga sudah siap menunggu mereka.


Anna sudah berbaring di bad pasien dengan selang infus yang sudah terpasang. Adryan yang hendak mengurus administrasi nya namun dihadang oleh kepala pelayan.


"baiklah.... gunakan ini saja." Adryan menyerahkan card black.


Adryan yang hendak duduk di sofa karena sudah kelelahan mengangkat Anna, baru saja terduduk Adryan terkejut karena Anna tiba tiba bersuara.


"ayah... ayahh...." Anna demam karena syok mendengar kabar ayahnya itu. pihak panti mengabari Jho jika ada seorang dari Amerika suruhan ayahnya untuk mencari kabar Anna


"ayah..???" Adryan


"apa dia merindukan ayahnya..." Adryan

__ADS_1


"tunggu... kemarin pria itu datang dan ingin membicarakan tentang ayahnya..." Adryan mengingat kemarin.


tak berapa lama kepala pelayan pun sudah kembali ke kamar Anna, sedangkan Adryan pergi karena ada urusan penting dikantor. sambil memikirkan tentang keluarga Anna Adryan masih bertanya tanya tentang siapa keluarga dari Anna.


dulu Adryan sudah pernah mencari tahu tentang selat bulut tentang Anna, namun yang dia dapatkan Anna hanyalah seorang anak yatim piatu. karna masih ada rasa penasaran Adryan pun meminta para bawahan nya untuk menggali lebih dalam lagi tentang Anna.


sedangkan ditempat lain seseorang yang Adryan minta untuk mencari Livy di Amerika, Bima sudah menemukan siapa Livy itu dan dimana dia berada.


"ini membuatku gila... orang yang dia cari cari ada didepan matanya..." ucap Bima


"tapi kenapa?? apa yang terjadi sampai Anna atau Livy itu mengubah identitas nya... aneh sekali" Bima


"dia benar benar sangat misterius... aku sampai penasaran dibuatnya..." Bima


"apa aku langsung kabarin Adryan ya... tapi apa yang akan terjadi jika Adryan tau jika Livy itu Anna. apa mereka akan tetap bersama... atau... ckkk ini bahkan tidak ada hubungannya dengan ku tapi ini membuatku gila memikirkan nya." Bima


"juga... apa alasan Adryan mencari Livy... padahal dia sudah ada Ziva disamping nya.. juga Anna sebagai istrinya... " Bima


"baiklah... karna kamu sudah memberikan ku tugas ini... dengan begitu aku juga harus ikut dalam bagian nya... aku akan kembali dan bertanya langsung dulu dari Livy kenapa dia mengubah identitas nya dan apa tujuannya." Bima


sedangkan Ziva hanya berdiam diri didalam kamar dengan penuh amarah, penuh kekesalan ingin marah sepuasnya namun ini akan menonjol jika dirinya cemburu.


"ini tidak bisa dibiarkan... Adryan benar benar sudah gila... kemarin saat pria lain datang dan menemui Anna... dirinya seperti cemburu... dan tadi begitu mendengar Anna sakit dia langsung khawatir dan bergegas menolong nya..." Ziva


"Adryan... kamu keterlaluan... katamu tidak akan pernah melirik ataupun menyentuh nya... tapi apa..." Ziva

__ADS_1


"dan kamu Anna... jangan salahkan aku... kamu yang berusaha merebut nya dariku maka aku juga akan memisahkan mu dari anakmu..." Ziva


ntah apa yang ada dipikiran Ziva saat ini, namun sepertinya Ziva sedang merencanakan sesuatu yang buruk pada Anna.


__ADS_2