Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
perdebatan


__ADS_3

setelah beberapa hari Renta sering bersama dengan Anna jika saat makan siang dan pulang kerja. Renta semakin tau jika Anna bukan seperti yang orang orang bicarakan, namun Renta malah di jauhi oleh oleh teman teman kerjanya yang lain. tapi Anna meminta nya untuk tidak perlu takut karna Anna akan membeking nya.


hari ini ada rapat dikantor dan Anna diminta untuk ikut ambil bagian didalamnya. sebagian dari mereka ada yang menyambut Anna ikut dalam rapat itu sebagiannya lagi ada juga yang tidak menyukai kehadiran Anna.


melihat reaksi mereka Anna hanya tersenyum, sejujurnya Anna juga tidak ingin ikut dalam rapat rapat tapi itu sudah jadi bagiannya sebagai kepala staff.


"baik jadi begitu perancangan dan program kita kedepannya. apa ada pendapat atau masukan dari rekan rekan semua" pembicara


"baik... saya rasa tidak ada yang ingin berpendapat berarti ini akan segera diluncurkan." pembicara


"pakk..." ucap Anna sambil mengangkat tangan satu


saat suara Anna terdengar ditelinga mereke, semua orang langsung terjun melihat nya.


"yaa... silahkan." pembicara


"saya ada sedikit pendapat..........." ucap Anna menjelaskan pendapatnya itu.


"ahhhh.... yaaa ide yang bagus... bagaimana pendapat kalian mengenai pendapat dari kepala staff pembukuan kita." pembicara


"saya setuju pak... tidak ada salahnya juga kita mencoba hal baru." yang lain


"tidak setuju.... menurut saya itu sangat berbahaya, bagaimana jika mengakibatkan kerugian besar siapa yang akan menanggung. lagian sejauh ini prodak prodak kita sudah cukup bagus dan tidak ada yang perlu diperubahi lagi." ucap nya tidak setuju


"yaa saya juga sependapat dengannya bagaimana jika mengakibatkan kerugian besar."


saat semua sedang berdebat masalah tentang pendapat Anna hanya beberapa orang saja yang menyetujui nya sedangkan yang tidak menyetujui sangat banyak. sebagian ada yang memilih diam takut jika akan menjadi masalah besar.


"bagaimana ini bu... saya rasa banyak diantara kita yang tidak menyetujui nya." tanya pembicara pada Anna


"(tersenyum) kan itu hanya pendapat saya pak.. kita kan sedang rapat itu berarti berdiskusi bukan. jika pendapat saya tidak disetujui ya tidak masalah. saya hanya mencoba memberi pendapat mungkin ada pendapat dari yang lain" ucap Anna


"okkk... baiklah seperti yang bu kepala staff pembukuan kita apa masih ada pendapat atau masukan dari yang lain" pembicara

__ADS_1


"pak.." ucap seseorang yang mungkin masih tergolong muda tapi sudah menjabat sebagai menager termuda di perusahaan itu.


"iya silahkan" pembicara.


"saya rasa pendapatan yang disampaikan oleh rekan kita itu sangat bagus itu bertujuan agar prodak prodak kita tidak monoton itu itu saja supaya ada perubahan baru atau prodak tambahan yang baru. tapi mungkin sebagian dari orang diruangan itu entah kurang mengerti tentang pendapat itu atau ada unsur masalah dari luan dan melampiaskan nya disini. ingat pak buk kita disini dikumpulkan untuk merunding dan berbagi pendapat untuk kemajuan perusahaan kita bukan nya malah untuk menjatuhkan seseorang. jika tidak bisa menerima pendapat dari yang lain setidaknya memberikan masukan atau pendapat yang lain nya" ucap manager.


Anna yang mendengar itu sangat tersentuh ternyata ada orang yang membela nya ternyata masih ada yang paham tentang pendapat nya itu.


"dan juga jika kita takut dengan kegagalan, ingat seseorang yang ingin berkembang dan maju tidak ada ketakutan untuk gagal. jika tidak dicoba dari sekarang kita tidak akan tau hasilnya. jadi jangan menjadikan kerugian itu menjadi alasan. dahulu sebelum prodak kita menjadi trand apa kita takut gagal tidak kan... jadi tolong ya buat kita semua jangan pernah takut untuk gagal. kita ini kan para pimpinan yang sudah terpilih di perusahaan ini. saya rasa sampai sini kita semua paham" lanjutnya lagi.


"baiklah saya rasa rapat kita sudah semakin panjang. kita akan tanyakan pada direktur saja. tentang pendapat ini." ucap pembicara itu.


"yaaa.. itu ada bagusnya kita membuat prodak baru, dan seperti yang dikatakan tadi kita akan laksanakan masalah kerugian itu urusan belakang kita jangan takut. tetap percaya kan saja kita pasti bisa." direktur.


setelah selesai rapat yang menegangkan itu Anna lemas seperti tidak ada harapan dan hanya termenung.


"tok...tok...tok...."


"masuk" ketukan itu menghentikan lamunan Anna


"ehemmm..."


mendengar suara itu yang bukan suara Renta melainkan suara Pria membuat Anna terkejut.


"astaga.... maaf pak saya tidak melihat jika bapak yang mengetuknya." Anna


"(tersenyum) sudahh santai saja..." menager


"ahhh ternyata ini sudah jamnya makan siang yaa.. ya sudah aku tidak akan mengganggu" lanjut manager itu


"tidak kok pak... bapak bisa ikut gabung jika berkenan" Anna


"boleh..." manager

__ADS_1


"yaaa... tentu pak.." Anna


kemudian Anna yang hendak ingin menemui Renta, ternyata Renta off hari ini. Anna sempat ingin membatalkan makan siangnya namun merasa tidak enakan.


"aku tau pasti kamu sangat tidak nyaman kan dengan lingkungan kantor kita. aku sudah mendengar semua tentang rumor mu yang beredar di kantor." ucap manager itu


"sebelumnya nama ku Bastian. kamu" ucap Bastian sang manager itu.


"aku Anna pak.." ucap Anna


"nama yang bagus... aku cukup tersanjung melihat prestasi mu dan setelah melihat nya langsung aku percaya kamu orangnya jenius dan berbakat" ucap Bastian memuji


"hahaha... bapak terlalu memuji..." ucap Anna


"kamu tidak perlu segan denganku. kita rekan bisnis dikantor." Bastian


"aku berterima kasih banyak pada bapak, sungguh tadi aku sudah sangat lemas dan sangat sakit hati aku diundang hanya untuk di olok olok. tapi bapak malah mendukung ku." ucap Anna


"bahkan sekarang pun merasa sangat ingin berhenti karena bapak tau mereka banyak yang tidak menyukaiku" lanjut Anna


"itu adalah tahap kesuksesan kamu.. percayalah nanti kamu akan menjadi sangat disegani oleh mereka. aku percaya sama kamu, jadi jangan menyerah dulu." lanjutnya lagi.


setelah makan siang itu Anna semakin tenang, ternyata masih ada yang memperdulikan nya dan menganggap keberadaan nya di kantor.


sepulang dari kantor Anna langsung membersihkan tubuhnya dan tiduran untuk merebahkan pinggang nya. dan kemudian Anna terfikir dengan Cindy yang sudah lama tidak berkabar.


"hallo anak landak... gak biasanya kamu menghubungi aku duluan" Cindy


"aku merindukan mu.. kenapa tidak bermain kesini sudah lama" Anna


"aku masih sibuk naa.. kamu tau kan sebentar lagi aku akan wisuda menyusul mu... kamu datang ya" Cindy


"pasti... aku akan datang. oh iya gimana kabar Gabriel" ucap Anna meledek.

__ADS_1


"kapan kapan jika kita bertemu akan aku ceritakan semua. ya sudah aku masih ada kesibukan jaga diri yang baik ya anak landak dahhh..." ucap Cindy


__ADS_2