Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
keluar bersama kakak ipar


__ADS_3

siang itu Liora sangat senang karena tugasnya menuai pujian dari dosennya. sesuai janji nya mengajak Anna makan siang diluar, hingga Liora pun buru buru kembali pulang.


"sudah pulang Lio." ucap Ziva yang sedang santai.


"emm..." Liora hanya menjawab singkat.


kemudian Liora langsung menuju kamar Anna.


"tok...tok...tok..." Liora mengetuk pintu.


"masuklah." Anna


"ayoo keluar... aku akan mentraktir mu" ucap Liora


"hah???" Anna kebingungan


"sudah.. ganti pakaian mu dulu... kita akan keluar..." Liora


"tapi..." Anna masih bingung


"aku tunggu lima menit..." Liora lalu keluar kamar Anna


"baiklah.." Anna yang masih bingung hanya mengikut saja.


Liora pun pergi ke luar untuk menunggu Anna.


"mau pergi lagi." Nyonya Edward


"iya bun... ada urusan lagi." Liora


"perasaan baru juga masuk.... sudah keluar lagi." Nyonya Edward


"bunda... biasalah anak muda" Ziva


tak berapa lama Anna juga keluar dengan penampilan biasa saja tapi tampak elegan.


"kamu mau kemana?" tanya Ziva


"kami mau keluar... sudahh... jangan banyak tanya" ucap Liora dari balik pintu.


Nyonya Edward dan Ziva terkejut mendengar ucapan Liora.


"ada apa dengannya???" Nyonya Edward


Ziva hanya geleng geleng kepala.


"bunda tidak salah dengarkan... mereka mau keluar bersama?" Nyonya Edward


"iya bunda.. tapi mereka mau kemana??" Ziva juga ikut penasaran.


ditempat lain Adryan yang sudah selesai dengan urusannya, dan sedang mencoba meminum kopi menghilangkan rasa ngantuk nya dan teringat dengan kejadian malam itu.


"astaga... kenapa aku selalu mengingat nya..."


"ckkk... harusnya aku tidak melakukan itu padanya..."

__ADS_1


"harusnya aku menyewa wanita malam.." ucapnya


"sudahlah... lagian itu memang kewajiban nya sebagai istri ku... tapi kami kan akan bercerai... aihhh.." Adryan kebingungan dengan perbuatan nya sendiri.


"sudahlah... lagian juga hanya sekali saja... tidak mungkin dia langsung hamil" ucapnya. padahal dia tidak mengingat jika dia melakukan nya beberapa ronde.


"kita akan kemana?" tanya Anna yang sedang di mobil bersama Liora.


"bersabar lah... kita akan segera sampai." Liora.


Dengan perasaan yang masih canggung dan bingung Anna hanya menurut saja. sedangkan Liora yang sudah bersikap seperti biasanya tanpa ada rasa benci pada Anna.


"ayoo..." ucap Liora yang sudah memarkirkan mobil.


"ahhh iya..." Anna


"ayoo..." " ucap Liora yabg kini menarik tangan Anna agar mereka bergandengan.


Liora pun mengambil tempat dipanling ujung, tempat yang langsung bisa melihat alam yang masih terjaga. juga bukit bukit yang indah.


"gimana?? baguskan.." Liora


"emm... sangat indah..." Anna


Anna sangat menyukai tempat itu dan tak sekalipun Anna memalingkan pandangannya.


"pelayan." Liora memanggil pelayan


"silahkan... nona nona... ini daftar menunya."


"kamu mau apa??" tanya Liora pada Anna


"baiklah... pesan yang....." Liora memesan dua porsi yang sama untuk mereka.


"boleh aku tau apa yang terjadi kemarin malam." tanya Liora yang melepaskan rasa penasarannya.


"emmm" Anna tiba tiba gugup dengan pertanyaan itu.


"emang nya ada apa?" Anna


"kemarin malam... tadi pagi soalnya aku melihat kak Adryan." Liora


"tidak ada apa apa..." Anna langsung memotong pembicaraan Liora.


"ahh... " Liora pun tak ingin melanjutkan nya lagi.


namun dari tatapan Anna Liora tau jika Anna tidak menyukai Liora mengungkit ungkit nya.


"maaf..." Liora


"kenapa??" Anna


"bukan bermaksud mengungkit.. aku hanya penasaran." Liora


"gak masalah... santai saja." Anna

__ADS_1


"bolehkan lagi kalau aku ada tugas minta bantuan mu.." Liora


"emm.." Anna dengan sangat senang bisa membantu siapapun yang meminta bantuan nya.


mereka terdiam cukup lama karena Anna yang masih canggung dengan keadaan seperti itu. dan Liora terdiam kehabisan topik pembicaraan.


"kamu... kalau sudah bercerai dengan kak Ryan akan pergi kemana?" tanya Liora


"emmm... masih belum terpikirkan. tapi... mungkin aku akan mencari pekerjaan dan menyewa apartemen." jawab Anna


"baiklah... aku akan membantu mu mencarikan apartemen yang bagus." Liora


"kamu mau membantu ku mencarikan" Anna


"iya.. kamu tidak mau..." Liora


"bukan... bukan begitu... aku berterima kasih kamu mau membantu ku" Anna


setelah mereka berbincang bincang dan mereka pun sudah bosan diluaran, akhirnya memutuskan untuk pulang.


sedangkan para pelayan yang tengah sibuk dengan pekerjaan mereka, tapi soal bergosip mereka tetap melakukan nya sambil mengerjakan tugas nya.


"aku tidak salah lihat... jelas sekali Tuan Adryan keluar dari kamar Nyonya Anna." pelayan 1


"iya... aku juga melihat" pelayan 2


"wahhh... sepertinya bakalan ada cerita menarik ini... padahal kan mereka gak lama lagi akan bercerai." pelayan 3


"benar... urusan orang kaya emang rumit ya..." pelayan 1


"tapi seperti Tuan Adryan sangat mencintai non Ziva. pas pagi itu Tuan langsung bilang jangan sampai noj Ziva mengetahui ini." pelayan 2


"apa??? apa yang tidak boleh aku ketahui." ucap Ziva yang tak sengaja lewat dan mendengar pembicaraan terakhir.


para pelayan itu seketika terdiam dan takut, mereka ingin menjawab jujur namun Adryan melarang mereka. ingin berbohong tapi tidak juga berani berbohong.


"kenapa diam.... yang barusan kalian bicarakan apa??" tanya Ziva lagi.


"itu non..." pelayan 2 hendak membuka suara tapi di hadang oleh pelayan lainnya.


"geleng geleng kepala menandakan jangan katakan" pelayan 4


"kenapa diam.. teruskan..." Ziva semakin penasaran dengan pembicaraan mereka.


"Tuan Adryan..." pelayan 1 hendak membuka suara


"ingin memberikan suprise pada non Ziva. tapi Tuan ingin merahasiakan nya. dan meminta kami untuk tidak membocorkan nya pada non." ucap kepala pelayan yang tiba tiba muncul untuk menyelamatkan rekan rekan lainnya.


"benarkah begitu." Ziva


"iya non... tapi aku harap non tidak membahas nya pada Tuan. non tunggu saja suprise nya tiba." kepala pelayan


"baiklah...lanjutkan pekerjaan nya" Ziva yang tadi nya ingin marah namun setelah mendengar ucapan kepala pelayan dia kembali tersenyum.


"terimakasih miss..." ucap para pelayan yang bergosip tadi pada kepala pelayan

__ADS_1


"lain kali lihat situasi dan kondisi jika mengatakan atau membicarakan sesuatu." kepala pelayan


"baik miss..." jawab mereka bersamaan.


__ADS_2