Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
Pertama bekerja


__ADS_3

Anna bangun pagi pagi sekali sangking tidak sabarnya untuk mulai bekerja, dan terkadang Anna sangat gugup setelah sekian lama Anna menganggur.


"Nyonya... ini masih pagi buta." kepala pelayan


"iya.. aku tidak bisa tidur... aku gugup bi" Anna menghampiri kepala pelayan dan memeluk nya.


"sudah... tidak apa Nya... semua akan baik baik saja. untuk pertama kalinya wajar kalau Nyonya gugup" kepala pelayan


"Nyonya mau minum apa biar aku buatkan" kepala pelayan


"susu panas aja bi..." Anna


di dalam kamar Anna seperti orang yang kesurupan berbicara sendirian di depan cermin, dan sambil menilai penampilan nya apakah sudah bagus atau tidak.


"astaga... aku gugup sekali... padahal dulunya aku tidak seperti ini" ucap Anna


"ok Anna kamu harus berani... jangan gugup seperti ini... harus semangat" Anna


"tok...tok...tok... Nyonya waktu nya sarapan" kepala pelayan


"ahh yaa..." Anna yang terkejut langsung panik seketika.


"bi... tunggu" Anna memanggil kepala pelayan yang hendak akan pergi


"ya Nyonya..." kepala pelayan


"sebentar" Anna menarik tangan kepala pelayan masuk ke kamarnya.


"lihat apa penampilan ku sudah bagus..." Anna


"atau ada yang tidak enak dilihat" Anna


"Nyonya tampak sangat menarik... Bahkan setiap harinya Nyonya tampak cantik selalu... tidak perlu Nyonya mengkhawatirkan itu... percayalah" kepala pelayan


"tapi..." Anna


"lihat (menarik Anna menghadap cermin)... sangat cantik dan elegan." kepala pelayan


"emm... aku percaya pada bi" Anna


"ya sudah kita sarapan dulu.." kepala pelayan


Anna pun menghela nafas nya dengan panjang untuk meredakan rasa gugupnya, Anna pun melihat semua orang sedang menikmati sarapannya. Adryan yang tiba tiba melihat Anna dan cukup terpesona karena Anna berpenampilan berbeda dari hari biasanya, Ziva melihat Adryan yang sedang melihat kearah lain Ziva pun ikut melihat kearah padangan itu.


"dia..." Ziva sempat bingung kenapa Anna berpenampilan seperti itu.


"ahh iya.. hari ini kan dia akan bekerja" batin Ziva


"maaf aku terlambat" Anna


"bagaimana apa kamu sudah siap bekerja hari ini" Adryan


"sudah..." Anna

__ADS_1


"baiklah... nanti akan ada menjemput mu di depan, dan kamu akan berikan instruksi olehnya." Adryan


"baiklah" Anna


Adryan pun sudah pergi lebih dulu karena ada yang harus dikejarnya, sedangkan Anna masih menikmati sarapannya bercampur rasa gugup di hatinya.


"semangat ya.. hitung hitung kamu mempersiapkan diri untuk persiapan memenuhi kebutuhan mu sendiri untuk selamanya... jadi kalau kamu sudah pergi dari sini kamu sudah memiliki pekerjaan atau pengalaman bekerja... jadi akan lebih mudah buatmu nanti mencari pekerjaan lain" Ziva


"emm.. makasih buat semangatnya" Anna tidak memperdulikan nya.


"tapi itu akan lebih baik... dari pada kamu sebagai benalu... justru yang aku takutin kamu yang pergi dari sini dan menjadi gelandang karena tidak punya pengalaman dalam hal apa pun" Anna


"sekali lagi terimakasih buat ucapan selamat nya... aku pergi dulu..." Anna


"bi... aku permisi dulu ya" Anna


"baiklah... hati hati nyonya dan jangan lupa semangat..." kepala pelayan


"dihhh.... aku rasa dia cocoknya memang sebagai pelayan... buktinya saja dia mudah bergaul dengan para pelayan... tapi seperti itu masih berani nyaengataiku benalu... hah.." Ziva


ternyata orang yang menjemput Anna itu sekretaris nya Adryan.


"halo nona..." Eric


"itu kamu.. lama kita sudah tidak bertemu" Anna


"kamu apa kabar..." Anna dan Eric sama sama mengucapkan kalimat itu.


"hahaha...." mereka lalu tertawa.


"sama... aku juga baik nona." Eric


karena mereka sudah saling mengenal dan Anna merasa sedikit lega dan rasa gugupnya berkurang, dan Eric yang memberikan Anna sedikit arahan mereka jadi bicara dengan santainya.


"ahh seperti itu..." Anna


"ehh tapi kamu tenang saja... mereka tidak akan membocorkan nya... Tuan sudah mengatakan pada mereka untuk bersikap biasa padamu... dan tidak akan mengatakan pada siapapun kalau kamu istrinya." Eric


"baiklah... aku paham" Anna


Eric menjelaskan kalau sebagian dari pegawai itu sudah tau jika Anna istrinya, tapi hanya yang berjabatan staff nya saja dan Eric menjelaskan kalau Anna bekerja di posisi pemasaran.


"jika nanti pekerjaan tidak nyaman kamu rasakan kamu bisa bilang padaku... aku akan mengganti posisi lain" Eric


"itu tidak mungkin... aku bukan tipe yang orang yang mudah menyerah" Anna


"bagus... aku suka dengan orang yang seperti itu...' Eric


"maksud ku menyukai sebagai teman dan rekan kerja" Eric menjelaskan nya kembali takut Anna merasa aneh. meskipun sejujurnya itu adalah ungkapan yang jujur dari Eric, sejak Anna pernah bekerja membantu Adryan itu Eric sudah menyukai Anna.


"ahh iya... " Anna


begitu tiba dikantor Anna diantar sampai ke ruang staff nya.

__ADS_1


"aku tinggal ya" Eric


"iya..." ucap Anna yang merasa tak ingin ditinggal tapi itu tidak mungkin.


"sudah... kamu tidak perlu takut...semangat" Eric


"emm" Anna


"menggemaskan sekali" batin Eric


"astaga kenapa aku gugup lagi" batin Anna


"silahkan duduk Nyonya" ucap staf pemasaran itu


"ehhh..." Anna


"tenang saja... aku sudah mengetahui nya... tapi tenang saja Tuan sudah mengatakan kita seperti baru pertama kali bertemu..." staf pemasaran


"tapi aku salut melihat Tuan... dia sangat pintar memilih wanita... aku bahkan terpesona sekali melihatnya" staf


"ahh bapak bisa aja..." Anna


"baiklah... aku akan memperkenalkan mu dulu pada rekan mu yang lain... kamu tidak perlu gugup mereka orang baik baik." staf


Anna cukup tenang karena stafnya terlihat sangat baik.


"ehem... permisi sebentar ada kita kedatangan rekan baru... tolong beri waktunya." staf


"perkenalkan nama kamu" ucapnya pada Anna


"halo semua selamat pagi... nama saya Anna kalian bisa panggil saya dengan nama itu.. dan aku baru bergabung disini saya harap saya bisa cepat berbaur dan beradaptasi disini... dan aku mohon arahan dan ajaran dari kalian para senior ku. terimakasih." Anna


"wahhh... masih single kah?" ucap seseorang


"hei..." staf


"maaf pak hanya bercanda..."


"baiklah... meja kamu disana... dan untuk kalian tolong ajari dia dan jangan membeda bedakan senior dan junior kita disini bekerja sama... kalian paham" staf


"siap pak.." jawab mereka serentak


"baiklah... semangat semuanya... pastikan pemasaran kita berjalan dengan lancar." staf lalu pergi keruangan nya


"wah cantik ya anak baru itu... sayang nya kita tidak bisa pacaran satu kantor"


"tenang masih bisa diam diam... kalau di kantor putus dulu... pulang kantor lanjut pacaran lagi"


"dihh... kalian bahas pacaran... padahal belum tentu dia mau sama kalian." ucap perempuan yang mendengar nya


"halo..." Anna menyapa rekan gim disamping nya.


"namaku Anne... nama kita hanya beda huruf belakang nya doang." Anne rekan kerja disamping meja Anna

__ADS_1


"wah Anne... aku harap kita bisa jadi rekan yang baik" Anna


"emm...(tersenyum)" Anne anak yang baik dan polos umurnya masih dibawah Anna satu tahun


__ADS_2