
setelah kelulusan Anna ingin melamar kerja dimana. Jho mengatakan untuk bekerja di perusahan nya tapi semua orang sudah tau hubungan mereka dan itu membuat Anna tidak nyaman jika bekerja disana nanti.
begitu juga Davin juga menawarkan untuk bekerja sama dengan nya, tapi Anna berfikiran sama lagi. tidak akan nyaman disana ditambah Anna mantan anak magang disana dan sempat bermasalah dengan beberapa karyawan disana.
hingga akhirnya ada sebuah perusahaan yang sedang membutuhkan beberapa tenaga kerja. Anna awalnya hanya iseng mencoba mendaftarkan dirinya, tapi tak disangka Anna diterima dan malah mendapat jabatan sebagai kepala staff pembukuan.
"selamat ya sayang..." ucap Jho
"makasih.... aku senang banget... kamu tau gak saat wawancara itu aku sudah gugup." ucap Anna
"ya sudahh... sekarang kamu sudah senang kan sudah punya pekerjaan. tapi ingat jangan terlalu memaksakan, dan jangan pernah mencoba melirik pria lain disana." ucap Jho dengan sedikit ada rasa cemburu
"apaan sihh... gak lah.... sampai kapan pun aku tidak akan mengkhianati mu... kalau kamu?" Anna
"emmmm....tidakkk akan pernah juga" Jho.
"Minggu depan kita akan ke mansion.. ibu sudah mendesak ku untuk membawamu kesana" ucap Jho
"heh... secepat itu!!" tanya Anna
"emang nya kenapa sayang??? apa kamu tidak ingin mengenal keluarga ku..." Jho
"bukan begitu Jho... tapi aku masih belum siap dalam hal ini" ucap Anna
"tidak apa apa sayang... okkk " bujuk Jho
"baiklah..." Anna
Baru beberapa hari Anna bekerja di tempat nya yang baru sebagai kepala staff pembukuan. tapi sudah mendapatkan teror dari orang yang tidak menyukai nya.
"bagaimana apa kamu puas!" ucap seseorang
"jadi ini ulah kamu... cihhh sungguh membosankan" ucap Anna
"dasar ******.... aku tau pasti kamu mendapatkan jabatan ini dengan menukar tubuhmu yang menjijikan itu kan... dihhhh dasar sampah" ucap nya
"kalau iya emang kenapa... kamu pasti iri ya... awasss jangan halangi jalan ku. ingat ini di kantor dan aku atasan mu disini. kali ini kamu akan aku maklumi tapi kedepannya aku tidak ada lagi toleransi" ucap Anna mengancam wanita itu.
"heh.... jangan belagu ya kamu... mentang mentang kamu atasan aku ingat.... aku senior mu disini aku bekerja sudah bertahun tahun disini dan mengincar jabatan itu tapi kamu datang dan merebut nya" ucap nya
"ohhh... jadi kamu iri karna aku yang menempati posisi ini... maaf ya bukan berniat merebutnya darimu tapi memang kualitas ku jauh lebih unggul dari mu" ucap Anna yang semakin membuat nya seperti terbakar kobaran api.
__ADS_1
"awas aja kamu ya... akan aku perlihatkan siapa kamu sebenarnya pada semua orang" ucapnya yang melihat Anna meninggal kan dirinya sendiri dan mengepal kuat kuat tangan nya
"siall... dia baru melamar pekerjaan dan sudah di angkat jadi kepala staff... aaaa....." teriaknya yang membuat yang lain melihat kearah nya.
"mungkin dia emosi karna anak baru itu" 1
"iya mungkin... tapi jika aku diposisi dia mungkin juga aku akan kesal dan marah" 2
"benar... secara tidak adil kan kita saja yang sudah mau setahun kerja tak pernah ada pengangkatan. tapi dia baru melamar kerja langsung jadi kepala staff... aneh gak sih" 3
"iya aneh... aku jadi kasihan lihat bu zola... dia sudah bertahun tahun kerja disini tapi masih tetap hanya staff aja." 2
"sudah... kalian kembali ke tempat masing masing... nanti kita yang kena imbasnya" 1
mereka yang melihat Zola seorang staff di perusahaan itu yang sudah bekerja bertahun tahun tapi malah di kalahkan dengan seorang yang baru melamar kerja dan langsung diangkat jadi kepala staff. semua orang heboh membicarakan nya, dan banyak juga yang penasaran melihat sosok Anna yang katanya tidak adil karna sudah merebut yang tidak seharusnya miliknya.
"tok... tok.... tok...."
"masukk" ucap Anna
"bu ini ada berkas yang harus di tanda tangani" ucapnya
"biar aku periksa dulu ya... kamu duduk saja dulu" ucap Anna dengan ramah.
"sepertinya dia orang baik... tapi bisa jadi juga dia berwajah polos tapi aslinya setan" batinnya
"ngomong ngomong dia sangat cantik..."
"astaga... apa benar yang diisukan kalau dia bisa dapat jabatan ini dengan menjual tubuhnya."
"masa iyaa.." hatinya
"ini..." ucap Anna membuatnya terkejut.
"ahhh iyaa iya bu..." ucap nya gelagapan.
"maaf mungkin aku membuat mu terkejut" ucap Anna
"tidak kok bu... kalau begitu saya permisi ya bu" ucap nya yang kelihatan gugup oleh Anna
"mau makan siang bersamaku!!! aku masih tidak memiliki teman untuk pergi makan siang" ucap Anna yang membuatnya menghentikan langkahnya
__ADS_1
"maaf bu.. tapi itu tidak sopan" ucap nya karna segan
"hemmm.... tapi aku tidak keberatan... " ucap Anna
"temani yaa..." bujuk Anna
"baiklah bu... nnti aku akan mampir kesini." ucapnya.
"astaga.... kenapa semua orang di kantor ini menjauhiku... ckkk.."
"mungkin mereka sudah mendengar gosip tentang ku..."
"huhhhh......" Anna menghela nafas panjang
karyawan itu sudah mengiyakan untuk pergi makan siang bersama dengan atasannya. sesuai dengan janjinya karyawan itupun segera menghampiri Anna ke ruangan nya
"haii..." ucap Anna yang membuat nya terkejut.
"bu... ya ampun saya terkejut." ucapnya
"hahaha maaf... maaf... ayoo aku sudah lapar" ucap Anna
karyawan itu bingung karena Anna membawanya makan diluar kantor, dan mencari restoran terdekat.
"bu... kenapa kita kesini.." tanyanya
"emmm... aku belum terbiasa dengan menu di kantor..." ucap Anna
"sudahh makanlah..." ucap Anna.
"emm ngomong ngomong nama kamu siapa??" tanya anna membuka pembicaraan karena karyawan itu hanya diam saja.
"saya Renta bu" jawabnya
"emmm Renta... aku Anna.... kalau di luar kerja atau pas lagi diruangan ku dan tidak ada orang disana panggil Anna aja... aku tidak suka dipanggil ibu..." ucap Anna
"kamu jangan segan aku bisa jadi temanmu... aku tidak seburuk yang kamu bayangkan... aku tau kok kalau dikantor sekarang aku itu jadi buah bibir disana." ucap Anna
"tapi aku tau kamu pasti sudah bisa menilai seseorang jika kamu semakin dekat dengan nya. maksud aku kenali lah aku dengan versi dirimu sendiri..." ucapnya....
"(tersenyum) baiklah bu..." ucapnya
__ADS_1
"emmmm.... Anna" ucap Anna
"hehehe... baiklah Anna" ucap nya dengan rasa canggung.