
begitu jho mendengar kabar tentang Anna dari anggota nya yang bekerja di kantor tempat Anna bekerja. Jho langsung pergi untuk menemui Anna, dengan penuh khawatir Jho melajukan mobilnya dengan sangat kencang. setelah hampir 20 menit Jho tiba di RS yang sudah mendapatkan info jika Anna di bawa kesana.
begitu Jho sampai dan melihat seseorang duduk di samping kasur Anna layaknya sedang menjaga kekasihnya.
Bastian yang juga melihat kedatangan Jho langsung berdiri dan berpindah tempat.
"maaf kamu siapa??" tanya Jho
"saya manager nya Anna. anda sendiri?" Bastian
"saya tunangan nya." ucap Jho
"ah..... sedang bisa bertemu dengan anda" ucap Bastian
Jho hanya membalas dengan senyuman, namun senyuman itupun hanya terpaksa namun dalam hati nya sudah panas.
"kamu bisa meninggalkan nya, biar aku saja yang menjaganya." ucap Jho yang merasa risih karena Bastian masih stay diruangan itu.
"baiklah kalau begitu.. saya permisi pak" ucap Bastian lalu meninggalkan ruangan itu.
"ternyata tunangan Anna bukan tandingan ku... dia jauh lebih sempurna dari ku" ucap Bastian dalam hati yang juga mengagumi Jho.
"jangan jangan info tadi pagi yang menjemput Anna dia... dia juga menager" batin jho
setelah menunggu hampir 3 jam, akhirnya Anna sadar dan bingung melihat nya terbaring di kamar rumah sakit.
"sayang.... kamu sudah bangun." ucap Jho dengan lembut
"kamu... kenapa kamu bisa ada disini? " tanya Anna yang membuat Jho mengerutkan dahi.
"emang yang kamu harapkan saat bangun trus ada dihadapan mu siapa??" tanya Jho
"bukan begitu Jho... aduhh...." ucap Anna lalu memegang kepalanya yang begitu pusing.
"siapa yang membawa ku kesini." tanya Anna
"aku tidak tau siapa namanya, tapi katanya dia manager mu." Jho
"pak Bastian??" Anna
"jadi namanya Bastian..." Jho
__ADS_1
"apa kamu masih ingin jika dia yang mengantarkan mu pulang" ucap Jho
"Jho kamu apa apaann..." Anna
"sudah.. lupakan saja... apa yang kamu rasakan sekarang... kenapa kamu tiba tiba sakit. tadi pagi kamu masih begitu semangat..."
"jangan jangan kamu tidak makan siang. apa tadi tidak jadi bertemu mamah... apa jangan jangan mamah menyakiti mu" Jho berbicara panjang lebar.
"apa maksud perkataan mu tadi..." tanya Anna
"yang mana???" Jho
"ahhh.... itu.... aku cemburu melihat mu berangkat kerja dengan manager mu itu. dan lagi dia yang mengantarkan mu kesini" ucap Jho
"kamu melihatnya???" tanya Anna
"ya.... aku melihat nya" ucap Jho berbohong. jika Jho berkata bahwa selama ini Anna selalu diawasi oleh Jho akan membuat masalah.
"sayang maaf... itu tadi.." Anna
"sudah lupakan saja sayang... itu bukan persoalan yang besar. kamu masih pusing. atau ada yang bikin kamu tidak nyaman" ucap Jho
"sayang... sudahh... aku tidak masalah.. kamu gak usah memikirkan hal itu lagi.." ucap Jho sambil memeluk Anna.
"ahh tadi jadi ketemu sama mamah" tanya Jho
"jadi sayang... tapi hanya sebentar" Anna
Jho tak bertanya apapun lagi, Anna kembali tertidur lagi. kata dokter setelah infus nya habis sudah boleh pulang. Renta yang di perintah kan oleh Bastian untuk mengantarkan tas Anna ke RS. karena Anna masih tertidur Renta langsung pamit pulang pada Jho, sedangkan Jho langsung mengambil alat perekam yang diletakkan di tas Anna.
setibanya dirumah Anna juga langsung diminta istirahat oleh Jho padahal Anna sudah terlalu lama tidur siang di rumah sakit. namun Anna hanya mengiyakan tapi kenyataannya Anna menghubungi sahabat nya Cindy.
sedangkan Jho fokus mendengarkan percakapan antara Anna dan ibunya selena. Dan Jho begitu terkejut mendengar semua apa yang dibicarakan oleh ibunya pada Anna.
Jho ingin saja sekali menemui ibunya malam itu, dan meminta penjelasan atas semua ucapan nya pada Anna. tapi Jho mengurungkan niatnya dan memutuskan untuk bertemu besok saja.
"cin... sibuk gakk" tanya Anna
"emmm tidak terlalu..." Cindy
"aku merindukan mu kapan kamu main kemari" Anna
__ADS_1
"mungkin lusa ya.. aku akan kesana tenang aku juga merindukanmu tapi aku belakangan ini agak sibukk... maaf yaa anak landak" Cindy
"ada apa... apa kamu ada masalah??" tanya Cindy seperti ada yang mencurigakan.
"emm... tidak ada kok. cin aku matikan dulu ya... lusa kalau mau datang kabarin yaa" Anna. Anna terpaksa harus mengakhiri panggilan nya karena takut Cindy mengorek orek dan Anna tidak tahan untuk menceritakan nya.
"ya sudahh... kamu hati hati yaa" Cindy.
Anna pun kembali ke lamunannya, dan menangis lagi karna memikirkan jika dirinya akan berpisah dengan Jho. Dan dengan tiba tiba Jho masuk ke apartemen Anna, karena ada sedikit rasa khawatir nya dan melihat Anna yang sedang menangis.
"sayang... kamu... kamu kenapa nangis... apaa masih sakit..." tanya Jho
"kamu... bukanya sudah pulang" Anna
"iya aku sudah pulang tapi aku ingin memastikan keadaan mu lagi sayang... kamu kenapa menangis sayang..." tanya Jho
"sayang... jangan diam... aku mohon..." Jho
"aku sudah menemukan keberadaan ibuku Jho.. dia terlihat bahagia sekarang." Anna
"dia... dia juga memiliki putri yang lain dari suami nya yang sekarang.. dia bahkan menyayangi anak anak tiri nya seperti anak kandung sendiri sedangkan aku dibuang nya.." Anna
"apa dia juga sudah mengetahui mu putri nya." Jho
Anna hanya menggeleng sambil menangis.
"kenapa??? setidaknya kamu bertanya alasan mengapa dia meninggalkan mu" Jho
"Jho... awalnya aku ingin seperti itu. tapi... aku tidak bisa melakukan nya takut jika seluruh keluarga nya tau. akan membuat nya bermasalah dan aku tidak ingin menghancurkan kebahagiaan nya...' Anna
Jho yang mendengar itu sangat teriris hatinya. sangat terpukul melihat orang yang dicintai nya menangis dan menderita.
"apa aku boleh tau orangnya.." tanya Jho.
deg.... deg.... deg..... Anna panik. Anna bingung harus bagaimana menjawab nya.
"sayang...." Jho
"jangan mengenalnya... aku tidak ingin kamu mengenal orang seperti dia." ucap Anna mencoba mengelas.
Jho yang mendengar ucapan Anna dan tidak ingin membuat perdebatan dengan kekasihnya itu pun harus mengikuti ucapan Anna. meski sesungguhnya Jho sangat penasaran dengan sosok ibunya Anna. Jho sudah sangat lama mencari siapa orang tuanya Anna tapi tidak pernah berhasil.
__ADS_1