
pagi ini saat orang geger karena melihat Anna diantarkan oleh seseorang dengan mobil mewah. dan Anna dibukakan pintu seperti tuan putri dan Jho menggunakan masker hitam dan kaca mata hitam supaya orang orang tidak mengenalnya. ditambah mereka tidak melihat Anna selama dua bulan lebih. setelah beberapa menit pria yang mengantarkan Anna itu pergi Davin datang.
"astaga... keren sekali... tapi kenapa Anna bersama nya." 1
"iya betul.. jangan jangan itu pacar barunya." 2
"dia pintar sekali memilih pasangan yaaa.." 3
"dihh pasti juga dia yang menggoda duluan" 4 yang tidak suka Anna sama sekali.
"tapi yang aku lihat seperti nya dia tidak seperti itu... lagian dia juga cantik kok jadi wajar sih dapatnya yang ganteng juga" 2
"iyaa bener dia cantik tanpa polesan setiap hari. juga pakaian nya yang biasa biasa saja membuat demage nya bertambah. aku saja yang wanita suka melihat nya." 1
"tuh lihat Davin datang sendirian. pasti mereka sudah putus." 4
"iya yahhh... biasanya mereka datang bersama." 3
"vinnn..." panggil 4
"vinn tau gak tadi Anna diantar oleh pria asing. nihhh... lihat aku rekam, takut nanti jika tidak ada bukti kamu gak percaya" 4 sambil menunjukan video
"astaga... kamu berlebihan sekali" ucap 2
"makanya vin jangan mau di bodohi sama si muka lugu itu, aslinya saja yang lugu tapi kenyataannya ya seperti ini" ucap 4 yang mencoba memabasi Davin
"trus urusan mu apa... kamu iri sama dia" Davin
"awasss aku masih ada urusan. lain kali jika tidak ada yang penting jangan coba coba menemuiku" Davin
"heii ladies" ucap Davin pada 2
lalu Davin pergi meninggalkan mereka disana, dan menemui Anna. melihat Anna sudah duduk di bangku nya, Davin datang tiba tiba dan membalikkan bangku yang didepan Anna kemudian Davin duduk dan berhadapan dengan Anna.
"heii..." Davin
"Davin... ya ampun kamu bikin orang terkejut." Anna
"astaga... nona kamu serius amat sihhh. kamu tauu dua bulan kamu tidak muncul dikampus tiba tiba kamu muncul malah membuat kehebohan." Davin
"itu salah mereka sendiri terlalu kepo urusan hidup orang." Anna
"hahaha.... astaga.... " Davin tertawa karena menurut nya sangat lucu melihat orang orang kok bisa membenci seseorang yang belum dikenal dekat.
sontak orang orang yang diruangan itu melihat kearah sumber ketawa itu.
"heii bro.. maaf" ucap Davin yang merasa ketawa nya mengganggu.
"sudahh kamu keluar sana.. bentar lagi dosennya datang." Anna
"ohh yaa... tapi aku akan menjaga mu agar tidak terjadi sesuatu lagi." Davin
"vinnn.. pergiii gakk" Anna
"emmm noo..." Davin
"yaa ampun.... vin" Anna
"Selamat pagi semua" dosen yang baru masuk dan langsung menyapa.
__ADS_1
"pagii" semua.
davin langsung membalikkan bangku nya kembali menghadap kedepan.
"Anna bagaimana kabarnya... apa lukanya sudah sembuh" tanya dosen.
"sudah pak." Anna
"kamu...??" ucap dosen pada Davin
"ehhh maaf pak sepertinya saya salah ruangan" ucap Davin lalu keluar tapi sebelum keluar Davin memberi kedipan mata pada Anna.
"astaga. Davin sepertinya kamu mencari jalan menuju neraka" batin Anna.
"kamu secara Pribadi datang untuk mengawasi keamanan nya ya" tanya dosen itu pada Davin yang belum sempat keluar dari pintu.
"bapak tepat sekali... memang sangat pantas sebagai dosen sungguh sangat teliti sekali" ucap Davin.
"saya permisi pak.." Davin
saat Anna dan Davin tengah asik di perpustakaan, Anna asik belajar tapi dengan Davin tidak tau ntah hanya sampulnya saja yang belajar tapi pikiran nya tidak tau.
"anak landak." 12.35 pesan dari Cindy
"dimana???" aku didepan kampus mu"
"woiii"
dret...dret...dret..... Anna tidak memperhatikan jika ponselnya itu berdering karena di senyap kan.
"naaa.." ucap Davin
"ponsel mu berdering"
"bentar" ucap Anna pada davin lalu keluar dari perpustakaan.
"hallo cin" Anna
"astaga... emang ya kamu... ini aku di depan kampus mu... ayoo buruan." Cindy
"ya ampun kenapa selalu datangnya mendadak.. ya sudah kamu tunggu sebentar ok" Anna mematikan nya lalu masuk kedalam perpustakaan.
"vin ayo." Anna
"kemana??" Davin
"Cindy ada di depan" Anna
kemudian mereka pergi menemui cindy.
"vinn heii" sapa cindy.
"tumbenan." ucap Davin
"aissss... " Cindy.
"sudahh... aku sedang tidak ingin mendengar keributan." Anna.
"katakan ada apa??" tanya Anna pada Cindy.
__ADS_1
"aku merindukan nya" Cindy
"huftt..." Davin yang mencoba menahan tawa.
"hiya... apa itu lucu. " teriak Cindy.
"huhahaha...... ya ampun hahaha" akhirnya Davin tidak tahan dan melepaskan nya.
"hiyaaaaa..." teriak Cindy
"ya ampun... apa macan liar seperti mu bisa menyukai manusia." Davin
"maksud mu apa huh... sini kamu sialan" Cindy
"heii.... sudahhh.... woiii.... astaga.. kalian ini..." teriak Anna.
"karna kamu ini..." bisik Cindy
"ya enggak jelas kamu yang duluan teriak teriak." balas Davin
"mulaiiiii lagi..." Anna
akhirnya pun mereka berdua terdiam, namun didalam diri Cindy ingin segera menggerogoti dan mencabik cabik Davin. kemudian mereka tiba di mall yang ingin Cindy segera kunjungi.
"kenapa kita berhenti disini." tanya Davin
"diam.. kalau mau ikut ayo.. kalau mau pulang silahkan." ucap Anna
Cindy yang mendengar itu pun senang karena merasa dibela, dan mengejek Davin.
"Cindy diam... " ucap Anna
mendengar itu cindy terdiam dan davin yang kembali mengejek cindy. kemudian mereka pergi ke sebuah kafe di mall itu, namun saat hendak memasuki lift Cindy dikejutkan dengan Gabriel yang berada di dalam juga seorang wanita dan 2 pengawal. membuat cindy melemah.
"kita pulang saja" ucap Cindy.
"kenapa?? kita baru juga naik" ucap Davin.
"Cindy." panggil Gabriel itu membuat semua nya terkejut saat Gabriel memanggil nya terutama wanita yang di samping nya.
Cindy langsung berlari saat Gabriel memanggil nya membuat Davin bingung sementara Anna memilih diam. Dan yang bikin hebohnya lagi Gabriel mengejar nya.
"biel..." panggil wanita itu. tapi tetap di dalam lift tidak mengejar nya.
Anna spontan melihat ke arah wanita itu, lalu mengajak Davin pergi daru sana mencari tempat tongkrongan yang enak.
sesampai nya disana Davin masih bingung kenapa bukanya mengejar Cindy tapi malah mencari makanan.
"kenapa kita kesini.. kita harus mencari cindy" ucap Davin
"biarkan dia menyelesaikan masalah nya dulu vin" Anna
"maksud nya yang tadi cindy bicarakan dimobil merindukan seseorang itu. maksudnya laki laki itu." Davin
"yaaa.. tu pintar" anna
"trus wanita yang tadi bersama pria itu yang menggandeng tangan nya itu... jangan bilang pria itu selingkuh." Davin
"biar aku jelaskan ya vin... pria itu..... " Anna menerangkan semua jalan ceritanya.
__ADS_1
"jadi begitu ceritanya... jangan sembarangan nebak..." ucap Anna
"astaga... anak macan itu ternyata punya selera yang bagus juga" Davin