Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
Memeluk Livy


__ADS_3

"lepaskan tanganku... atau aku tendang ini" Anna


"tubuhku panas sekali.... tolong bantu aku... kepala ku juga sangat pusing." Adryan


"hueekk... huekkkk" Adryan muntah dan mengenai Anna


"bajingan... aaa... sialan kamu dasar anak setannnnn... aaaaaa" Anna teriak


"astaga... ckkk" Anna sangat kesal karena sehabis muntah Adryan malah tertidur.


"ini... astaga..." Anna terpaksa membersihkan nya sendirian, Anna ingin memanggil para pelayan namun Anna berfikir kasihan jika waktu tidur mereka terganggu sementara mereka harus bangun cepat.


"lihat saja besok... aku akan membalasnya berkali kali lipat... huh..." Anna


selagi membersihkan muntah yang berserakan dilantai Adryan Anna biarkan tertidur dulu dilantai.


"astaga bau sekali... kamu habis makan bangkai yaaa" Anna


"emmm..." Adryan mengigau


setelah selesai membersihkan yang berserakan itu Anna melihat Adryan yang masih terlelap dan bajunya juga terkena muntahannya itu.


"bagaimana aku harus mengganti nya" Anna


Anna lalu membuka kemeja Adryan dengan perlahan lahan, namun saat Anna fokus mencoba membantu melepaskan kemeja itu dari badan Adryan. Adryan malah memeluk Anna namun dengan cepat Anna mencekal dengan tangannya agar tidak terkena muntahan yang menempel dibaju nya.


"bukk..." Anna memukul dada Adryan


"auhhh..." Adryan mengerang


"rasain tuhhh" Anna


"dengan apa aku mengganti nya... " Anna


"ahhh tunggu..." Anna ingin mengerjai nya.


Anna mencarikan pakaian nya yang mencolok Anna menemukan bajunya baju tidur bertali satu kemudian Anna memakai nya sambil nahan ketawa.


"hahaha..." Anna tertawa lalu terpikir untuk memfoto dan merekam Adryan.


"maaf yaa..." Anna mencoba membuka celana Adryan karena basah, Anna ingin membiarkan nya begitu saja tapi Anna kasihan takut Adryan akan masuk angin.


"sungguh aku tidak melihatnya... aku hanya membantu mu saja... supaya kamu tidak masuk angin." Anna memalingkan wajahnya dan hanya tangannya saja yang mencoba membukakan celana itu.


"ahhh berhasil..." Anna


"hahhhh... lelahnya... sekarang giliran mengangkat mu keatas... atau aku biarkan saja kamu disini... kamu merepotkan ku" Anna ingin membiarkan nya terlelap dilantai namun lagi lagi Anna tidak tegaan membiarkan nya disitu.


"baiklah... satu... dua.... tiga.. hiaaa" Anna berusaha mengangkat Adryan ke kasur.


"satu...dua...tiga...hiaa.. astaga berat sekali..." Anna sudah berhasil menyandarkan Adryan di dipan springbed nya.


"kamu berat sekali... padahal setiap harinya menu makanan kita sama... aku sudah lelah..." Anna bicara pada dirinya sendiri sambil melihat Adryan yang tertidur pulas.


karena sudah lelah Anna pun tertidur juga tanpa sadarnya, namun baru sepuluh menitan Anna tertidur Adryan malah menggendong nya naik ke kasur.


"kenapa kamu tidur dibawah." ucap Adryan yang sudah mengangkat Anna kekasur


"ehhh..." Anna terkejut.


"tidurlah disini... jangan dibawa kamu nanti bisa masuk angin" Adryan juga menyelimuti Anna.

__ADS_1


"kamu sudah sadar..." Anna


"kembalilah ke kamarmu... aku hanya ketiduran tadi katena kecapean membantu mu... sudah keluarlah dari sini" Anna


"sttt.... jangan berisik lagi... aku minta maaf" Adryan lalu tidur disamping Anna dan memeluk nya.


"ehh apa yang kamu lakukan... jangan kurang ajar kamu...." Anna


"meskipun kita berstatus suami istri tapi itu tidak berlaku... lepas" Anna mencoba melepaskan tangan Adryan namun Adryan lebih kuat.


"tenanglah Vy... Aku baru menemukan mu. aku tau kamu marah denganku... tapi kali ini aku berjanji tidak akan melepaskan mu dari pelukan ku... jangan menangis lagi... aku tidak sanggup melihat mu menangis seperti di mimpi mimpi ku. tetaplah dipelukan ku..." Adryan mengigau membayangkan Anna itu Livy begitu dia membuka mata tadi.


"aku senang bisa menemukan mu lagi... jangan pernah pergi lagi Livy... " Adryan


"Livy... jadi kamu membayangkan aku sebagai Livy." batin Anna


"kamu merindukan ku" Anna mencoba menggali gali rasa penasaran nya.


"emmm... sangat rindu... " Adryan


"sudahh jangan banyak tanya lagi tidur lah.. " Adryan


"apa kamu juga mencintai ku" Anna


"ntahlah saat itu kamu masih kecil. tapi perasaan dihatiku tak ingin kehilangan mu. dan begitu aku mendengar kamu dibawa pergi aku sangat sedih dan kesepian.. sejak saat itu aku baru sadar kalau kamu sangat berarti bagiku." Adryan mengungkapkan semuanya tanpa sadar


namun Adryan sudah tertidur lagi dengan tangan yang memeluk erat Anna, sementara Anna yang masih belum terpikirkan bagaimana kalau Anna mengaku saja.


"kamu sudah tidur aku ingin bicara sesuatu." Anna


"emmm katakan lah" Adryan


"aku memang benar benar Livy... aku menyembunyikan identitas ku" Anna


"hahh..." Anna terkejut


jantung Anna berdebar sangat kencang Anna tidak yakin jika ini perasaan yang bahagia, Anna menatap wajah Adryan dengan sangat rindu. wajah Adryan yang kecil masih teringat dipikiran Anna dan wajah itu sudah berubah sedikit.


"apa wajahku saat kecil dan sekarang berbeda ya... sampai kamu tidak mengenali ku" Anna


"wajahmu hanya berubah sedikit.. dan aku masih bisa mengenalmu begitu pertama kali kita bertemu" Anna


karena sudah pukul 03 14 Anna sudah sangat mengantuk dan akhirnya tertidur juga, perasaan Anna pun sangat nyaman saat dipeluk Adryan.


pukul 06.50 Anna dan Adryan masih tak kunjung keluar. yang biasanya pukul 0630 mereka sudah ada di meja untuk sarapan. kepala pelayan pun mencoba membangun kan Anna, namun saat hendak mengetuk pintu kepala pelayan mengurungkan niatnya dan langsung membuka pintu saja.


"maaf ya Nyonya atas kelancanganku." kepala pelayan


dengan hati hati kepala pelayan membuka pintu supaya tidak terdengar dari dalam.


"ups" kepala pelayan sangat terkejut senang melihat keadaan dialam dimana Anna dan Adryan masih tertidur pulang bahkan pelukan Adryan itu sama sekali tidak lepas. namun hal membuat lucu Adryan mengenakan Piyama seksi berwarna pink.


"itu pasti ulah nyonya.." batin kepala pelayan dan tak lupa kepala pelayan juga memfoto momen itu.


"dengar kan aku... saat sedang bekerja jangan ada yang berisik... jangan bersuara keras." kepala pelayan


"baik bu..." pelayan yang lain


"memangnya ada apa sih.... dan lagi ya tumben tumbenan Nyonya dan Tuan tidak sarapan... hemmm" pelayan lain mulai bergosip


""iya aku jdi penasaran... ngomong ngomong non Ziva belum pulang ya"

__ADS_1


"belum... tadi aku barusan ke kamarnya... anaknya sendiri aja dibiarkan... kasihan Tuan kecil semalaman aku tidur menemani Tuan kecil."


"hustt. jangan ada yang berbisnis bisik segera selesai kan tugas masing masing" kepala pelayan memang selalu mengawasi bawahannya sambil mengerjakan tugas nya.


pukul 08.15 Adryan mulai seperti sadar dan perlahan lahan membuka mata.


"ahh kepala ku..." Adryan merasa sangat pusing


"ini... " Adryan terkejut melihat dirinya memeluk Anna dan membuka mata nya lebar lebar jika dirinya berada dikamar Anna.


"apa yang sudah terjadi kemarin malam." batin Adryan


"kenapa aku bisa tidur disini... dan memeluknya... jangan jangan aku melakukan sesuatu tanpa sadar." batin Adryan


Adryan yang hendak bangun tapi tidak tega melihat Anna yang masih tertidur pulas di pelukannya.


"kamu belum bangun..." tak berapa lama Anna bangun dan saat itu juga Adryan berpura pura tidur lagi.


"jam brapa ini... kok seperti sudah terang." Anna


"tanganmu masih belum melepaskan ku... heiii bangun" Anna dengan suara keras


"huaaa...." Adryan pura pura terbangun dan melepaskan pelukan nya.


"astaga...." Adryan berakting.


"kenapa aku bisa tidur disini... dan kenapa kamu ada disini" Adryan


"ini kamarku... ya aku harus tidur disini... kamu yang seharusnya jadi bahan pertanyaan.... kenapa kamu mabuk dan malah masuk ke kamarku." Anna


"aku mabuk... itu mustahil... aku belum pernah sejarahnya mabuk." Adryan


"oh ya... jadi kamu pikir aku berbohong... kita bisa tanya itu pada semua pelayan yang ada disini... mereka menyaksikan mu mabuk" Anna


"astaga jam tengah sembilan..." Adryan terkejut melihat jam meja Anna


"ya ampun... "Anna juga yang ikut melihat jam ikut terkejut.


Adryan yang berdiri dan hendak pergi dari kamar itu namun Anna tertawa lepas melihat Adryan mengenakan piyama seksi Anna


"kamu kenapa..." Adryan


"hahaha.... coba kamu bercermin dulu disana lihat penampilan mu." Anna


Adryan pun melihat dirinya sendiri yang mengenakan pakaian wanita itu merasa geli pada dirinya.


"ini... pasti ini ulah mu kan..." Adryan


"dih sembarangan kalau ngomong... harusnya kamu berterimakasih padaku sudah menggantikan pakaian mu yang bau itu." Anna


"ckkk..." Adryan tidak memperdulikan nya dan hendak pergi.


"tunggu... kamu mau pergi dengan pakaian seperti itu... maka para pekerja mu akan menertawakan mu... sebentar" Anna pun keluar.


"keluarlah.." Anna


"kalian tolong kedapur saja dulu... nanti tugasnya dilanjutkan lagi" Anna meminta para pelayan yang sedang membersihkan area disana untuk mundur dulu.


"apakah sudah aman." Adryan


"emmm pergilah" Anna sambil menahan tawanya.

__ADS_1


"tertawa lah kamu sekarang aku akan membalasmu nanti" Adryan pun lari terbirit birit supaya tidak dilihat orang.


__ADS_2