
malam itu Jho langsung buru buru pulang, karena saat Jho keluar dari restoran itu sudah tak melihat sosok Anna disana. Jho pikir Anna langsung pulang. Jho masih ingin mendengar penjelasan dari Anna. namun sesampai nya Jho di apartemen Anna dan melihat setiap sudut ruangan tidak ada Anna Jho mencoba menghubungi Anna tapi tak bisa dihubungi. Jho takut, Jho bingung, hingga Jho menghubungi semua anak buahnya untuk mencari Anna.
Jho juga menghubungi Cindy padahal sudah mau tengah malam. tapi Jho tetap bertekad menghubungi nya.
"hallo... apa kamu sudah gila. menghubungi orang di jam tengah malam." bentak cindy.
"cin apa Anna ada disana." tanya Jho
"maksudnya?? kamu mencari Anna disini padahal kalian tetanggaan..." Cindy
"iya... tadi kami pergi makan malam dan kami sedikit ada perdebatan. lalu Anna pergi ninggalin aku. saat keluar restoran aku mencarinya namun tidak ada. aku pulang dan mencarinya lagi juga tidak ada..." terang Jho
"astaga... kalian yang berdebat tapi aku yang harus terganggu... urus saja masalah kalian. palingan juga dia sedang mendinginkan pikiran nya" Cindy
"mendinginkan di jam segini... apa kamu sudah gila..." Jho
" lantas aku harus apa... astaga... kamu coba cari saja... tidak mungkin aku kesana ini sudah larut malam." ucap Cindy dan mengakhiri panggilan itu.
sedangkan Anna yang sedang mereka cari cari tengah asik menikmati kesendirian nya di tepi pantai. mencoba menenangkan dirinya, Anna mencurahkan semua isi hatinya. Anna menangis dengan lepas.
"maafkan aku Jho... aku terpaksa harus melakukan itu. maaf...." teriaknya
"huaaaaaa.a..." teriak Anna dengan sekuat tenaganya.
"hiks...hiks...." tangis Anna.
setelah Anna merasa lega, dan hawanya pun sudah mulai dingin Anna kembali ke kamar penginapan di area pantai yang sudah dia pesan. Anna sengaja memutuskan untuk tidak langsung pulang, karena takut akan berdebat dengan Jho dan akhirnya Anna tidak tahan. Anna juga sudah mengirim kan pesan pada atasannya jika dirinya tidak masuk selama dua hari. walaupun ada balasan tidak diperbolehkan tapi Anna tetap memutuskan untuk tidak pulang dulu.
keesokan harinya Jho masih belom bisa tenang, karena belom mendapatkan informasi Anna sama sekali. hingga Jho memutuskan untuk datang ke kantor Anna untuk mencari namun tetap juga tidak ada.
Cindy yang juga menghubungi Anna pagi pagi sekali tapi tidak ada satu pun yang masuk. hingga Cindy menghubungi Jho.
"bagaimana??? apa Anna sudah pulang. aku menghubungi nomor nya tapi tidak pernah masuk. aku rasa Hp nya mati." Cindy
"aku juga bingung dia pergi kemana. satu malaman aku mencari nya hingga saat ini informasi nya aku belum tau..." Jho
"astaga.... bagaimana bisa??? emang apa masalah yang kalian perdebatan sampai dia harus pergi tanpa kabar sampai sekarang. jangan bilang kamu selingkuh jangan bilang kamu kasar padanya.." Cindy.
"aku juga bingung... kemarin malam saat kami sedang makan malam. dia tiba tiba meminta untuk mengakhiri hubungan kami. aku bertanya alasannya apa... dan kenapa kamu tiba tiba meminta putus. tapi jawaban nya malah membuat aku bingung. lalu dia keluar tiba tiba. saat aku mengejar nya tapi aku sudah tidak menemukan nya lagi." Jho
__ADS_1
"okkk.. aku akan kesana... kita mending bicara langsung saja..." ucap Cindy.
Cindy langsung segera beres beres.
"mah pah... aku pamit pergi dulu ya..." Cindy
"lohh... ini masih pagi buta sayang" Rena
"memangnya ada urusan apa sampai sampai kamu harus berangkat pagi pagi buta" Martin
"ayah... teman aku sedang ada masalah. aku tidak bisa membiarkan nya sendirian. ayah sudah tau kan sahabat aku yang dari panti itu." ucap Cindy.
"ya sudah... kamu hati hati ya... kabarin ayah atau ibu jika terjadi sesuatu." ucap Martin
"baiklah ayah... ibu Cindy pamit ya..." Cindy.
sedangkan Anna sudah terbangun, karena ingin melihat sunrise, dan sudah standby ditepian pantai.
"wahhh... sangat indahhhh" ucap Anna.
"yaaa... sangat indah..." ucap seseorang dari belakang Anna.
"hallo nona... maaf mungkin aku mengejutkan mu." ucapnya
"jangan salah paham.. aku juga ingin melihat keindahan ini tapi aku melihat kamu sendirian. boleh aku menemani mu..."
Anna hanya mengangguk saja tanpa bicara apapun.
"maaf mungkin aku sudah mengganggu kenyamanan mu. mungkin kamu butuh sendirian. aku pergi saja." ucapnya yang merasa dirinya sudah membuat Anna tidak nyaman.
"bukan begitu Tuan. aku hanya tidak terbiasa banyak bicara dengan orang yang baru aku temui." Anna
"apa aku boleh curhat denganmu... maaf aku terlalu lancang tapi aku tidak tau harus cerita pada siapa lagi." ucapnya membuka pembicaraan setelah beberapa menit mereka hanya diam saja.
"silahkan... aku akan mendengarkan mu." Anna
"baiklah terimakasih sudah mau mendengarkan curhatan ku. tapi... aku bingung mulai dari mana dulu..."
"astaga... ini sangat berat sekali bagiku... kamu tau... mungkin hari ini adalah hari bahagia ku... hari dimana seharusnya aku sudah menikah dengannya hari ini. tapi kenyataannya ini sangat menyiksa ku... dimana kekasihku di minggu yang lalu meninggal dunia."
__ADS_1
"sungguh.... astaga... kenapa bisa??" Anna yang mendengar nya terkejut.
"dia... kecelakaan.. dan nyawanya langsung ninggal di lokasi kejadian..." ucapnya sambil menangis.
"aku sengaja datang kesini untuk menenangkan hatiku... sungguh aku tidak sanggup... aku merasa aku juga harus menyusulnya..." ucapnya
"jangan pernah berfikir begitu.. semua manusia itu akan pulang ketempat nya masing masing. dan waktu itu tiba kita tidak tau kapan dan dimana kita akan pergi selamanya. aku tau itu pasti berat bagimu... tapi jangan pernah untuk berfikir untuk mengakhiri hidupmu lagi. tapi coba lah untuk iklas.. dan terima kenyataan dan bahagia lah. mungkin dia juga akan bahagia melihatmu dari atas." Anna
"kamu yang sabar yaa..." ucapan Anna lalu mengelus punggung nya yang menunduk menangis.
Jho yang sudah mendapat kabar baik jika Anna berada di pantai. dan langsung saja Jho terjun ke pantai bersama dengan Cindy.
setelah hampir satu jam lebih akhirnya mereka sampai di pantai yang sudah di informasi kan oleh anggota nya. dan Jho langsung berlari mencari Anna kesana kemari. dan tiba tiba Jho berhenti melihat kearah dimana Anna sedang tertawa dengan seseorang disamping nya. dan Jho langsung menghampiri mereka dan Jho langsung saja memukul bagian pipi dari pria yang berada disamping Anna.
"Jho???" Anna kaget melihat Jho memukul pria itu.
"kenapa??? kamu tidak terima jika selingkuhan mu aku hajar... huh.... kamu kasihan padanya... jadi itu alasan kamu meminta putus.. supaya bisa bersamanya... huhhhh" teriak Jho hingga orang orang yang disekitar sana memperhatikan mereka.
"apa kamu sudah gilaaa... Jho kamu salah.." Anna
"iyaa aku salah... salah memahami mu... aku mencari mu satu malaman dan tidak bisa tidur... sementara kamu asik berduaan dengan pria lain disini." Jho
"plakkkk...." suara tamparan. Anna menampar Jho.
"Anna..." ucap Cindy.
"Cindy..." Anna bingung lagi kenapa juga cindy bisa disini.
"kamu tidak apa Tuan..." ucap Anna kasihan melihatnya
"maaf kan dia... dia salah paham" Anna
"salah paham.... hahhhh.... aku bisa gilaa... seperti ini." ucap Jho
"Anna... kamu sungguh keterlaluan. Jho bahkan tidak henti hentinya mencari mu tapi kamu berduaan dengan pria lain disini." ucap Cindy
"cinn... kamu salah paham...." Anna
pria itu laku membuka suara, dan mengatakan jikalau mereka baru saja bertemu pagi tadi. Jho dan Cindy yang mendengar penjelasan dari pria itu pun merasa bersalah telah menuduh Anna yang aneh aneh.
__ADS_1