Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
pertemuan


__ADS_3

Hari itu sesuai perkataan Anna yang akan pergi bersama Jho untuk bertemu dengan keluarga Jho. memikirkan hal itu Anna sungguh gerogi dan sedikit rasa takut, takut jika keluarga tidak menyukai nya. karna memikirkan hal itu Anna sampai kurang konsentrasi dalam bekerja.


"naaa..." bisik Renta


"emmmm" Anna


"tadi pak Bastian nyuruh kamu untuk menemui ke ruangan nya." ucap Renta


"ke ruangan nya??? apa ada masalah???" tanya Anna serius


"gak tau... tapi seperti dari raut wajahnya serius" Renta


"ya sudah kamu kembalilah aku akan kesana. nanti jangan lupa makan siang" ucap Anna lalu keluar dari ruangannya


"astaga... apalagi ini.... aku rasa tidak ada masalah" batin nya


"tok...tok...tok...."


"masukk"


"permisi pak.. bapak mencari saya" ucap Anna


"iya.. ada sesuatu yang menggembirakan." ucap Bastian


"prodak nya sudah diluncurkan dan sudah dipasarkan dan kamu mendapat penghargaan."


"selamat ya... nanti malam aku sudah membuat sebuah perjamuan makan malam atas peluncuran prodak baru kita." lanjut Bastian


"ehhh... nanti malam???" Anna terkejut


"maaf pak tapi sepertinya aku tidak bisa." ucap Anna


"kenapa??? ini juga acara kamu" Bastian


"saya ada acara pak dengan keluarga tunangan ku" ucap Anna


srekkkk....suara sobekan hatinya Bastian.


"tunangan??? maksud aku kamu sudah bertunangan." Bastian terkejut mendengar pernyataan Anna


"iya pak.. dan aku tidak bisa meninggalkan acara itu. mungkin lain kali aku akan mengikuti perjamuan yang lain tapi ini maaf pak" Anna


saat itu Bastian patah hati, sejak pertemuan rapat itu Bastian telah jatuh hati pada Anna dengan kecantikan nya yang natural dan kepintaran bahkan keberanian nya. Bastian membuka sedikit harapan untuk mengejar Anna, tetapi kenyataan Anna sudah memiliki pasangan.


padahal ada banyak orang bahkan sebagian karyawan wanita dikantor itu mengejar nya namun Bastian tidak mengubris nya.


"(senyum terpaksa) baiklah... nanti akan aku sampaikan juga pada yang lain." ucap Bastian.


"kalau begitu saya permisi ya pak" ucap Anna. Anna hanya melihat Bastian mengangguk kepala menandakan iya. kemudian Anna keluar


"aneh... bukankah tadi dia begitu ceria... tapi tadi tiba tiba berubah" batin Anna yang sedang menebak nebak Bastian.

__ADS_1


"memang ya... hati manusia itu sangat susah ditebak. dalam sekejab saja hatinya bisa berubah." lirik batin Anna lagi.


jam makan siang.


"na... tadi pak Bas omongin apa??" tanya Renta penasaran


"itu.. katanya prodak baru kita sudah diluncurkan dan aku mendapat penghargaan karna mengeluarkan ide prodak itu." jawab Anna


"wahh.. selamat ya... gila ya kamu... baru beberapa hari kerja sudah buat ide prodak baru. sudah dapat penghargaan lagi... bisa bisa kamu semakin di benci oleh orang yang sudah membenci mu." Renta


"sudah biarkan saja.... oh iya nanti kamu temanin aku ya beli gaun. nanti malam ada makan bersama dengan keluarga Tunangan ku." Anna


"wahhh ternyata kamu sudah punya tunangan... ya ampun... pasti pak Bastian merasa patah hati mendengar nya." ucap Renta


"apaan sihh... lagian aku bukan tipenya pak Bastian" ucap Anna


"masa kamu tidak tau sih... aku saja tau..." Renta


"tau apaannn??? kamu bikin penasaran" Anna


"pak bastian suka sama kamu... coba perhatikan sesekali jika dia melihat mu... biar kamu tau ya... kamu perempuan pertama yang dideketin nya di kantor kita." ucap Renta


"astaga..." Anna baru tersadar


"kenapa?? apa kamu tersanjung dideketin orang ganteng..." renta


"pantesan... Ren tadi... diruangan nya pertama aku masuk dan sedikit ngobrol dia masih sangat ceria tapi saat aku bilang tentang tunangan ku dia langsung cemberut... tadinya aku sempat bingung kenapa perubahan nya sangat drastis.... astaga..." Anna


"sudahlah... lagian itu bukan salahmu... dia yang mencintaimu tanpa mencari latar belakang mu jadi itu sudah resikonya." Renta.


Dibutik.


saat Anna tengah sibuk memilih gaun yang akan dia gunakan saat bertemu keluarga dari pasangannya. Jho menghubungi nya.


"hallo." Anna


"sayang kamu dimana?? ini aku didepan kantor kamu." Jho


"aku sedang dibutik memilih gaun. aku bingung kamu ke sini lah bantu aku memilihnya." ucap Anna


saat itu juga Jho menuju butik yang disinggahi Anna, sedangkan Renta yang tadi sudah diajak Anna tidak bisa ikut karena masih ada pekerjaan nya yang harus dikerjakan.


Jho yang melihat kualitas dari butik itu kurang menarik, dan meminta anna untuk segera berpindah butik. Dan Jho membawa nya ke butik langganan ibu nya yang sudah terjamin kualitas nya.


namun setelah mereka memilih milih pakaian itu sempat terjadi berdebatan karena terlalu mahal Anna merasa tidak ingin memilihnya namun Jho meminta untuk membungkus kan apa saja yang Anna suka sehingga apa saja yang Anna coba dan Jho melihatnya sangat cocok Anna kenakan Jho meminta para pelayan itu untuk membungkusnya.


setelah memakan setengah jam untuk memilih gaun akhirnya sudah terbungkus sangat banyak membuat Anna heran melihat tingkah pasangannya itu. dan mereka langsung pulang, namun sesampainya dirumah Anna semakin heran Karena kedatangan para tenaga salon yang katanya mereka suruhan Jho. dengan terpaksa Anna menurut saja karena melihat waktunya sudah mulai semakin malam.


Di mobil.


"astaga aku sangat gugup sayang" ucap Anna

__ADS_1


"sudahh tidak apa... mereka pasti akan senang melihat kedatangan mu." Jho mencoba menenangkan Anna


"tapi pak Vittoria sudah mengenalku" Anna


"sudahh.. kamu yang tenang ya sayang... semua akan baik baik saja..." Jho


setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di mansion keluarga Vittoria. Dan para pelayan menyambut mereka.


"selamat datang Tuan selamat datang nona" para pelayan.


"salam ayah..." ucap Jho yang mencoba tidak berontak supaya acara makan malam nya berjalan lancar.


"kak Jho...." ucap Derya anak perempuan satu satunya dikeluarga Vittoria yang menghampiri Jho dan langsung memeluknya.


"kak" ucap Derya pada Anna. lalu dibalas Anna dengan senyuman yang indah.


"kamu.." ucap Lucas Vittoria yang melihat Anna


"iya ayah... dia kekasihku " ucap Jho


"salam paman " ucap Anna.


"kakak... Anna..." ucap Davin yang baru turun dari atas karen dikabari oleh pelayan jika saudara itu sudah datang.


"ibu dimana??" tanya Jho


"sedang ada sedikit urusan kak keluar. paling beberapa menit saja." ucap Derya


"jadi Anna ini adalah pasangan kamu sekarang..." Lucas


"iya ayah..." Jho


"jujur saja. ayah memang menyukainya karena dia sedikit berbakat dan pemikiran yang cerdas tapi status keluarga nya." ucap Lucas yang terus terang tidak ingin bertele tele.


"ayah..." ucap Davin yang tidak suka mendengar ucapan ayahnya


"kamu tidak usah ikut campur Davin ini bukan urusan mu" Lucas


"ayah aku tidak perduli dengan status keluarga nya. tolong ayah jangan katakan itu sekali lagi. itu akan menyakiti perasaan nya." ucap Jho


"ayah tau dia anak yang baik dia anak yang cerdas bahkan tadi ayah sudah katakan ayah menyukai nya. tapi kamu harus tau Jho jika status keluarga nya itu penting. jika kalian menikah siapa yang jadi waliny dan siapa yang akan menjadi saksi dari pihak keluarga Nya." Lucas


"aduhhh maaf ibu terlambat sayang." ucap nyonya Vittoria yang baru saja tiba dan langsung menghampiri anak sulungnya itu.


"mamah.. mamah dari mana?" ucap Jho


"kamu??? ohhh astaga sepertinya kita pernah bertemu?" ucap nyonya Vittoria pada Anna


deg....deg....deg......


Anna yang melihat ibu dari kekasih nya itu sangat terkejut.

__ADS_1


"ibu... astaga.... jadi ibu tiri yang Jho sering ceritakan padaku ibu..."


__ADS_2