Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
Anna pergi


__ADS_3

saat itu Anna mengirim Jho pesan singkat.


"aku akan pulang hari ini. aku pulangnya sendiri. kamu tetaplah disana" pesan Anna


"tapi aku ingin bicarakan sesuatu." balasan Jho


"nanti saja jika kamu sudah pulang. aku akan menunggu dirumah." Anna.


setelah itu Anna kembali ke apartemen nya, sesungguhnya Anna berbohong pada Jho. Anna hanya ingin mengatakan itu supaya Jho tidak menemuinya sekarang. Anna pulang bersama dengan Merry karna Anna akan membereskan semua barang barangnya dan pergi tanpa sepengetahuan Jho.


Rumah sakit.


"ayah... pulanglah bersama dengan adik... biar aku yang menjaga mamah. kalian pasti kelelahan." Jho


"tidak aku akan menunggu mamah disini." Derya


"benar sayang apa yang kakakmu katakan. sebaiknya kita pulang untuk istirahat nanti kita kembali lagi menjaga mamah." Lucas


"tidak ayah... kalau ayah ingin istirahat ayah bisa pulang der." Derya


"Derya... jangan pernah membantah apa kata ayah..." Jho


"kakak saja sering membantah apa kata ayah... apakah kakak pantas mengatakan itu padaku." Derya


"kamu....!" ucap Jho dengan nada menekan yang artinya marah.


"sudah... sudah... Derya mari pulang. biar kakakmu yang menjaga nya. kita istirahat dulu. kamu bisa sakit jika tidak istirahat, ibumu akan sedih jika melihat kamu sakit karena menjaganya." ucap Lucas


"tapi yahhh..." Derya masih tetap menolak


"Derya... sejak kapan kamu jadi pembangkang seperti ini. bukan hanya kamu yang merasakan kesedihan atas apa yang menimpa mamah. tapi an... tapi kami juga... aku dan Davin juga bersedih. jadi jangan membuat situasi ini merumit." Jho hampir saja kelepasan


"sudah...Derya mari pulang." ucap Lucas.


Derya pun mengikuti ayahnya keluar dari ruangan itu.


"astaga... aku hampir saja kelepasan." batin Jho


Di apartemen.


"jadi selama ini non tinggal disini. " merry

__ADS_1


"emm..." Anna


"ini milik non... sayang non jika di tinggal. ini sangat bagus." Merry


"bukan bi. ini milik seseorang. dia memberi ku tumpangan." Anna


"wahhh... baik sekali dia non... apakah dia seorang pria" tanya Merry


"emmm..." Anna.


"bi... tolong yang itu di bereskan ya.. aku akan membuat surat untuk pemilik rumah ini." Anna


"ehhh... kenapa melalui surat non. itukan tidak sopan. kenapa tidak bicara langsung saja." Merry


"bi... kita tidak punya banyak waktu. keburu pemiliknya datang. detailnya aku akan cerita kan semuanya nanti." ucap Anna


"baiklah non." ucap Merry dan langsung mengerjakan apa yang Anna perintah kan.


saat merry sedang mengkemas barang barang tersebut dan melihat beberapa bingkai foto Anna dan Jho. Merry yang hendak bertanya pada Anna apakah bingkai ini juga akan dikemas. tapi merry mengurungkan niatnya karena melihat Anna menangis sambil menuliskan surat itu. dan tanpa berlama lama Merry memasukkan bingkai foto itu kedalam dus barang Anna.


"bi apa sudah selesai." Anna


"sudah non... tapi bagaimana kita membawanya ini sangat banyak non." Merry


lalu tak berapa lama para pengangkutan itu pun tiba dan langsung mengangkat semua barang barang Anna. saat Anna dan Merry hendak keluar dari sana, Anna sangat bersedih hingga Anna tidak bisa menahan air matanya.


"maafkan aku Jho. maafkan aku... aku harap kamu bisa melupakan aku. dan mencari kebahagiaan mu sendiri. aku harap ini yang terbaik buat kita.." batin Anna.


"non mari..." ucap Merry.


"ahhh iya bi.. ayo." ucap Anna sambil mengusap air matanya.


Anna dan merry pun akhirnya pergi meninggalkan gedung yang megah dan tinggi itu. Anna yang sedang duduk di bangku penumpang sambil melihat pemandangan luar, melihat awan awan yang putih dipadui dengan langit yabg biru, dan pepohonan yang hijau namun pikiran nya kosong.


"non..." panggil Merry


"iya bi..." Anna


"kenapa harus meninggalkan nya jika hatimu berat meninggalkan nya." ucap Merry yang mengerti perasaan Anna


Anna tidak menjawab dan malah memeluk Merry dan menangis diperlukan nya.

__ADS_1


Rumah sakit.


Jho yang sedang menjaga ibunya yang masih belum sadar itu. tiba tiba Selena berkata kata padahal matanya belum terbuka.


"vy.... maafkan mamah nak... maafkan mamah...."


"mamah sudah jahat padamu nak.... Livy.... kamu kemana nak... kamu tidak merindukan mamah..."


"mamah merindukan mu.. Nakk... maafkan mamah..." ucap selena yang masih terbaring.


Jho pun yang mendengar nya langsung melihat keluar takut jika keluarga nya ada diluar dan mendengar nya


"vy..." ucap selena.


saat itu Davin yang hendak masuk dan Jho langsung menahan pintu itu.


"belikan aku kopi.... sekarang... cepat..." ucap Jho


Davin pun yang masih belum masuk tapi sudah dihadang oleh Jho kebingungan.


"buruan... malah bengong..." Jho


"baiklahhh... aku belikan sekarang." ucap Davin yang masih kebingungan.


setelah davin pergi dan Jho memastikan jika Davin benar benar pergi Jho masuk dan melihat jika ibunya sudah tidak mengingau lagi.


"kenapa selama ini mamah tidak pernah memberitahu kan pada kami.. jika mamah itu sesungguhnya punya Putri. aku sungguh kecewa padamu mah... aku pikir mamah adalah ibu yang terbaik di muka bumi ini. ternyata aku salah." batin Jho


dan tak lama akhirnya selena pun sadar namun masih belum sepenuhnya. melihat jika ibunya sudah menggerak gerakkan jari jarinya Jho pun langsung menekan tombol bell untuk memanggilkan dokter. dan dokter itu pun tiba dan langsung memeriksa kondisi Selena.


"kondisi nya sudah membaik. mungkin sebentar lagi beliau akan siuman." dokter.


"baiklah dokter... terimakasih" Jho


Davin yang melihat dokter keluar dari kamar ibunya pun langsung berlari menghampiri kakaknya yang mengantarkan dokter itu keluar.


"kak... mamah kenapa?? kenapa dokter keluar dari kamar mamah" Davin


"mamah sudah mau siuman. jadi aku panggilkan dokter. dan katanya sudah ada kemajuan kondisi mamah. kamu tidak usah khawatir." ucap Jho dan masuk.


"astaga... aku sudah panik dari sana. ternyata mamah mau siuman... syukurlah." Davin.

__ADS_1


saat mendengar kabar itu Davin pun langsung menghubungi ayah dan Derya untuk memberi kabar baik. hingga saat itu pun mereka langsung pergi kerumah sakit untuk melihat selena. dan ternyata begitu Lucas dan Derya tiba selang beberapa menit selena pun akhirnya siuman namun belum bisa untuk berbicara.


__ADS_2