
siang itu Anna tengah asik belajar dan membaca baca di perpustakaan, karna anna ingin segera cepat cepat wisuda dan mencari pekerjaan. Dan Davin juga ingin mengikuti jejak temannya itu dan terus menemani belajar. dan Anna juga sebagai guru pribadi nya Davin, karna setiap ada yang Davin kurang paham tentang materi nya pasti Anna yang menjadi tujuan nya bertanya.
Davin dituntut oleh ayahnya untuk tidak berleha leha, apalagi jika Davin sudah wisuda Davin yang akan menggantikan ayahnya mengurus perusahaan. karna Jho sudah memiliki usaha sendiri jadi dialihkan langsung ke davin.
"vinnn pulang yoo aku lapar" ucap Anna
Davin hanya memberi kode mengiyakan dan mereka langsung pulang.
"kita makan ditempat ku aja ya vin" ucap Anna
"baiklah tuan Putri" ucap Davin.
"kamu tauu na.. banyak orang mengira kita ini pacaran." ucap Davin
"hahahaha... benarkah???" tanya Anna
"truss aku bilang kalau kamu itu calon kakak iparku tapi mereka tidak percaya." ucap Davin
"hahahha.... astaga... perut ku sakit." ucap Anna
"ya udah biarin aja kalau mereka menganggap seperti itu." ucap Davin.
"ehhh vin??? kamu tidak ada gitu naksir atau menyukai sma seseorang." tanya Anna
Davin hanya menggeleng kepala.
"astagaa...." ucap Anna terkejut
"apa???" Davin bingung kenapa Anna terkejut.
"jangan bilang kalau kamu itu. *gay*(batin Anna)" ucap Anna
"apa??? Jangan berfikir yang macam macam" ucap davin
"kamu masih normal kan?" tanya Anna
"kamu jangan berfikir yang aneh aneh... aku itu masih normal hanya saja aku sudah mati rasa. dan masih belom bisa menerima siapapun." ucap Davin
"kok bisa?" Anna
"baiklah baiklah... kamu tak perlu menjawab nya." ucap Anna yang melihat reaksi Davin seperti terluka.
"kak Jho kapan pulang?" tanya Davin mengalihkan pembicaraan
__ADS_1
"mungkin dua hari lagi vin." ucap nya
lalu mereka sampai di apartemen Anna, kemudian mereka langsung masak memasak. setelah itu mereka langsung menikmati nya.
"wahhh... ternyata masakan mu enak... pantesan kakak selalu sarapan buatan mu" ucap Davin
"aku jadi iri..." lanjut nya lagi.
"aishhh... makanlah kamu bisa datang setiap pagi jika ingin sarapan." ucap Anna.
"itu akan membuat mu pusing, karna kami akan selalu ribut jika disatukan" ucap Davin
"yaaa... aku sudah menduganya." Anna.
"dikkk tolong sehabis makan piring piring dan peralatan nya dicuci ya." ucap Anna
"apa??? apa katamu tadi." ucap Davin
"dikkkk... adikkkk..." tegas Anna
"hiya... mana bisa begitu, kita ini sebaya dan bahkan kita temanan" ucap Davin.
"ckckck... belajar lah dari sekarang manggil kakak yaa... dan jangan membantah ya dikkk... duhhh adik iparku sangat menggemaskan." ucap Anna semakin menjaili Davin.
" hallo sayang!!" ucap Anna.
"heii... sepertinya kamu sedang bahagia... hmmm apakah ada yang sudah membuat mu bahagia?" ucap Jho dari sebrang telfon.
kemudian Anna memutar kamera nya jadi kamera belakang.
"lihat sayang... aku sedang mendidik adik iparku. dia sangat patuhhh dan lucu" ucap Anna
"hahahaha.... astaga...." ucap Jho yang tertawa sangat keras.
sedangkan Davin yang mendengarkan nya sudah sedikit kesal.
"vinn apakah kamu ingin aku bawakan oleh oleh?" tanya Jho
"aku hanya ingin kamar mu saja... aku masih ingin menempati nya." ucap Davin yang sangat menyukai kamar Jho, dengan dekorasi yang bagus juga pemandangan nya jika dilihat dari balkon nya sangat bagus membuat Davin selalu ingin merebut nya.
"baiklah... kali ini aku akan merelakan nya." ucap Jho
"aku akan menghubungi mamah untuk segera memindahkan barang barangku" ucap Jho
__ADS_1
"okkk... kalau begitu aku pulang dulu... dahhh" ucap Davin.
lalu Davin langsung bergegas pulang tidak sabar lagi untuk menempati kamar impian nya itu. setalah 5 menit kepergian Davin dan Anna baru saja ingin mengistirahatkan badannya tiba tiba bel nya berbunyi.
"apalagi vinnn???" tanya Anna
"vinnn???" tanya seseorang.
"kamu??? sedang apa kamu disini" ucap seseorang itu yang pernah dua kali bertemu. yang pertama di mall yang merebutkan sebuah barang dengan cindy hingga dia diusir yang kedua di lift.
"seharusnya aku yang bertanya, kamu ngapain bertamu disini. bahkan kita saja tidak saling kenal" ucap Anna
"ohhh... kamu penghuni baru disini ya... ckckck.. pasti hasil dari open Bo ya" ucap nya.
"maaf saya sedang mencari pemilik tempat ini dulu dan tidak ada waktu meladeni pelacur seperti mu." ucap nya.
"maksud mu apa??? hehh... dengar ya wanita gilaa aku bukan pelacur dan aku wanita terpelajar. mungkin kata kata itu cocok nya buatmu pelacur" ucap Anna lagi.
"hehhh bocah ingusan... kurang ajar ya kamu" ucap nya dendak menampar Anna namun tiba tiba matanya tertuju pada satu bingkai foto yang terpampang disana.
"Nathan??? ini masih apartemen Nathan" ucap nya
"hehhh... siapa kamu... kenapa kamu bisa tinggal disini." ucap wanita itu.
" kamu pasti sudah gilaaa yaaa... maaf aku tidak bisa menerima tamu seperti mu, dan silahkan pergi"ucap Anna yang sepertinya sudah emosi
"tunggu ini foto Nathan itu berarti ini masih apartemen Nathan. dan kamu siapa?? mengapa bisa tinggal di apartemen nya Nathan" tanya nya.
"maksud kamu Jho...... Jhonatan??" ucap Anna
"iyaaa... kamu siapa??? ohhh pasti kamu pembantu nya yaaa... dihh seorang pembantu saja sudah belagu." ucap nya
"aku pacar nya.... bukan pembantu nya... tuhh kamu lihat foto yang itu??" ucap Anna
"dan kamu siapa??? berani beraninya datang bertamu ketempat orang dengan sangat tidak sopan." lanjut Anna lagi.
"sungguh tidak tau sopan santun" Anna
"apa kamu bilang??? sopan santun??? hehhh... kamu pikir kamu siapa??? pasti kamu menghayal yaa ingin jadi pacar atau kekasih nya Nathan. jangan harap karna aku yang akan mendapatkan nya." ucap nya
"dengar baik baik yaa... aku itu sudah pacaran dengan nya sejak SMA. dan bahkan kita memilih di universitas dan fakultas yang sama. lalu aku pergi ke luar negeri untuk menjadi model. mungkin saat ini hubungan kamu sedang memburuk... dan kamuu bersiaplah untuk ditendang.. dan satu hal yang harus kamu tau keluarga nya bahkan sangat menyukai ku dan berharap aku menantu nya." ucap nya
"asal kamu tau... Nathan begitu sangat mencintai ku... jadi jangan berharap dehh jadi kekasih nya. suatu saat dia juga akan meninggalkan mu dan memilihku.' ucap nya lalu pergi.
__ADS_1