Aku Baik-baik Saja

Aku Baik-baik Saja
Depresi Anna


__ADS_3

Semenjak kejadian itu dimana Anna bertemu dengan ibunya, Anna masih syokk dan masih tidak ingin membicarakan nya dengan siapa pun.


"ternyata dia memiliki seorang putri" isi pikiran Anna.


"dia sepertinya sangat menyayangi putri nya, juga suami nya sangat perhatian padanya. jelas sekali mereka keluarga yang harmonis." pikir Anna lagi.


Kini Anna hanya termenung sambi memikirkan ibunya yang terlihat sangat bahagia dengan kehidupan nya.


"apa dia pernah memikirkan aku?? apa dia bernah bertanya gimana keadaan ku?" pikir nya lagi


"ahhhhh...." teriak Anna dengan histeris.


Jho yang mendengar langsung menghampiri Anna.


"sayang??? kamu kenapa??" tanya jho khawatir.


Anna semakin menangis..


"kamu tenang dulu ya... kamu tenang.." ucap Jho yang sudah memeluk Anna untuk menenangkan nya.


"jika kamu menganggap aku penting maka kamu bisa berbagi cerita padaku... dengar sayang... aku tidak bisa membantu mu jika kamu diam seperti ini." ucap Jho


"kamu tenang lahh.. bentar aku ambil kan air putih untuk mu" ucap Jho lalu keluar dari kamar Anna.


sesampai nya di dapur Jho kepikiran dengan acara anniversary nya orang tua angkat Cindy, dan tersirat dibenak Jho untuk menghubungi Cindy.


"hallo vin" ucap Jho yang sudah menghubungi adiknya.


"iya kak ada apa? apa Anna sudah baikan?" tanya Davin.


"kamu kirimkan segera nomor nya cindy padaku yaa buruan." ucap Jho dan langsung mematikan panggilan nya.


"apaan ni maksudnya... ckk..." ucap Davin kesal tapi langsung mengirim kan nomor yang diminta kakaknya.


"hallo cin. ini Jhonatan pacar nya Anna" ucap Jho langsung begitu panggilan nya terhubung.


"ohhh iyaa ada apa?" tanya Cindy


"kabar Anna bagaimana??" tanya nya lagi.


"itu yang ingin aku tanyakan, soal kejadian malam itu apa terjadi sesuatu pada Anna, soalnya sejak pulang dari sana Anna hanya diam saja terkadang dia menangis dan berteriak." jelas Jho


"dan aku khawatir cin" lanjut nya lagi.


"bentar..... tidak ada yang bermasalah semuanya aman.. tapi... emmm... tidak ada sihh, hanya saja Anna tiba tiba pingsan. tapi dokter bilang hanya kelelahan." ucap Cindy.


"baiklah kalau begitu.." ucap Jho lalu mematikan ponsel nya.

__ADS_1


"sayang... ini minum lah sedikit." ucap jho dengan lembut.


"Jho..." tiba tiba Anna berbicara setelah 3 hari tak ada berbicara.


"iyaa kenapa sayang ada yang kurang" tanya Jho panik begitu mendengar Anna memanggil nya.


Anna langsung memeluk Jho membuat Jho heran sebenarnya apa yang terjadi dengan nya.


"aku bertemu dengan nya" ucap Anna.


"siapa??? apa dia menyakiti mu apa dia mengancam mu??" tanya Jho.


"ibuuuu..." ucap Anna lalu menangis lagii


Jho yang mendengar nya pun langsung lemas. bagaimana tidak Anna menangis histeris seperti itu dia bertemu dengan ibunya namun tidak mengenal anaknya.


"dimana?? dimana kamu bertemu dengan nya?" tanya Jho lagi, setelah Anna mulai reda.


"diacara orang tuanya Cindy." ucap Anna.


"dia kelihatan sangat bahagia.. dia juga memiliki putri lagi..." ucap Anna


Jho menghela napas yang panjang, mendengar nya saja Jho sudah kesesakan bagaimana dengan Anna yang mengalami nya


"apa perlu aku mencari tahu dimana dia??" tanya Jho.


"lalu??" tanya jho lagi.


"biarkan saja. jika dia sudah bahagia maka aku tidak akan mengganggu nya." ucap Anna


...************...


"kenapa putrinya Rena menatap ku seperti itu ya?" Selena selalu bertanya tanya tentang kejadian yang terjadi saat itu.


"tatapan seperti membenci, tapi itu baru pertama kali bertemu." pikir nya lagi.


Selena mencoba mengingat ingat ulang kejadian itu malah membuat nya semakin kebingungan.


setelah satu minggu Anna istirahat untuk menenangkan pikiran nya. Anna kembali lagi untuk menjalani kehidupannya. Jho yang selalu ada disamping nya membuat Anna tidak merasa kesepian dan ada sedikit semangat lagi.


ting.. nong... ting...nong...


"Davin" ucap Anna yang melihat Davin bertamu..


"astaga... aku merindukan mu" ucap Davin sambil memeluk Anna.


"ya ampunn Davin lepas" ucap Anna

__ADS_1


"biarkan aku memeluk mu sebentar.." ucap Davin.


Anna pasrah dan diam saja dengan tingkah teman nya itu.


"kamu tau aku begitu khawatir mendengar kamu sakit, tapi kakak tidak mengijinkan aku mengunjungi mu." ucap nya.


"tapi senang sekarang kamu sudah sembuhhh" ucap nya lalu memeluk Anna lagi


"vinn" teriak Anna karena kesesakan dipeluk Davin.


"ini aku bawakan makanan kesukaan kamu" ucap Davin menyodorkan kotak makanan.


"wahh makasih ya vinn kamu memang ter the best." ucap Anna.


malam nya saat Anna tidur nyenyak tiba tiba Anna bermimpi mengulang kembali kenangan dimasa kecil nya, mengingat betapa dia sangat bahagia bermain bersama Kedua Orang tua nya. Dan disayang seperti seorang putri.


"ibu" ucap Anna yang terbangun.


"ternyata hanya mimpi" ucap Anna.


kemudian anna turun dari ranjang nya dan mengambil sesuatu dari dalam kotak yang sepertinya itu tempat berkas berkas penting.


Anna membuka satu bingkai dan mengeluarkan foto yang ada di dalam nya.


"ayahh ibu..." ucap Anna sambil menangis tersendu sendu sambil memeluk foto kebersamaan mereka sewaktu kecil.


"aku merindukan kaliannn" ucap nya lagi. Anna semakin menangis.


hingga tanpa sadar Anna sudah tidak sadarkan diri.


Seperti biasa paginya Jho akan sarapan bersama dengan Anna, namun saat Jho masuk tidak ada melihat pergerakan dari Anna.


"apakah masih tidur???" batin Jho, lalu pergi mencari kekamar nya.


saat itu juga Jho panik yang melihat Anna yang tergeletak dilantai.


"sayang???" ucapnya panik.


"sayangg bangun" ucapnya lagi setelah memindahkan Anna ke kasur.


Jho langsung menghubungi dokter pribadi nya untuk segera datang. sambil menunggu dokter nya datang, Jho mengompres Anna dengan handuk kecil. tiba tiba Jho melihat ada selembar foto yang didalamnya terdapat ada foto 3 Orang. dan Jho yakin jika itu adalah orang tuanya.


namun Jho tidak dapat melihat jelas lagi foto ibunya rusak karena tetesan air mata Anna mengenai nya.


"haruskah aku membantu nya mencari kedua orang tua nya??" batin Jho.


Jho yakin Anna mengalami sedikit depresi karena dicampakkan dan dibuang oleh kedua orangtua nya.

__ADS_1


__ADS_2