
pagi itu sekitar pukul 10.00 nyonya Lucas berkunjung kekantor anak nya Jhonatan. nyonya Lucas ingin sengaja tidak mengabari anaknya itu.
"maaf apa putra ku ada diruangan nya" nyonya Lucas
"ada nyonya" ucap resepsionis.
"baiklah terimakasih." nyonya Lucas.
lalu dia pergi ke ruangan anaknya itu.
"lihat lah dia begitu ramah meskipun dia ibunya pak direktur" ucap resepsionis 1
"benar... walaupun itu ibu tiri nya tapi mereka saling melengkapi dan menyayangi layaknya kandung" 2
"iya... benar benar keluarga harmonis," 1
mereka mengagumi keluarga direktur nya, karna keharmonisan didalamnya. hanya saja mereka tidak mengetahui jika Jhonatan dan ayah nya adalah musuh terbesar.
"tok...tok...tok..." suara ketukan pintu
"masuk" Jho
"apa mamah mengganggu nak" nyonya Lucas
"mamah... astaga kenapa datang tanpa memberi kabar." Jho
"apa mamah mengganggu, mamah bisa pulang dulu nanti mamah kembali lagi" ucap nya
"bukan begitu mah. kalau mamah ngasih kabar aku bisa menyambut nya" Jho
"astaga... kamu ini... sudah sudah mamah tunggu diluar ya"
"kenapa?? mamah bisa menunggu disana." Jho
"ohhh ya ampun.. kamu juga menyiapkan ruang pribadi disini nak." ucapnya kagum
"astaga... ini sungguh indah... bisa melihat pemandangan juga " kagum nya
sementara Jho menyiapkan pekerjaan nya, tanggung jika ditinggalkan dan sudah meminta untuk membawakan beberapa cemilan untuk ibunya itu.
"silahkan nyonya." ucap seorang pegawai yang membawakan banyak makanan dan cemilan.
"ya ampun ini banyak sekali." ucap nya
"pak Jho yang meminta nya, kalau begitu kami permisi nyonya" ucap salah satu
"ohh astaga... tunggu....tunggu... ini kalian bawa satu satu nah..." ucap nya
"tidak perlu nyonya..."
"sudah ini juga kebanyakan, urusan Jho biar aku yang mengatakan nya" ucapnya
dengan berat hati mereka menerima nya, namun mereka juga takut jika bos mereka melihat nya.
__ADS_1
"terimakasih banyak nyonya kami permisi dulu." ucap mereka lalu pergi. saat melintasi meja kerja bosnya itu mereka sedikit ketakutan karna membawa beberapa makanan.
"tunggu" ucap Jho
"iya pak... maaf kami"
"kalian makanlah ibuku akan sedih jika kalian tidak memakannya" ucap Jho yang memotong pembicaraan mereka.
"baikk pak terimakasih" lalu mereka keluar dari ruangan itu.
setelah hampir setengah jam akhirnya Jho mengakhiri pekerjaan nya itu. lalu menghampiri ibunya.
"mah" Jho
"ya ampun nak.. kamu terlalu merepotkan mereka. lihat ini terlalu banyak sekali" ibunya
"tidak masalah mah... mamah datang hanya sesekali saja kesini" Jho
"ahhh iya mamah hampir lupa, ada sesuatu yang ingin mamah bicarakan nak." ibunya
"katakan saja mah." Jho
"maaf kalau mamah menyinggung tapi ini tentang masalah kamu dan chelsea." ibunya.
"ohh... ternyata mamah sudah mendengar beritanya." Jho
"sebenarnya mamah tau dari ibunya chelsea. katanya chelsea sedikit frustasi." ibunya
"tapi apakah tidak bisa kah kalian kembali lagi. bukan kah dia cinta pertama mu nak. sejujurnya mamah juga ingin jika chelsea menjadi menantu ku" ucapnya.
"ya.. mamah juga tidak memaksa kamu nak... tapi kenapa kamu tidak memperkenalkan nya pada kami." ucap ibunya
"mamah juga penasaran dengan sosok nya yang sudah mengisi hatimu." ibunya.
"mah.. aku ingin memperkenalkan nya tapi waktunya belum pas. dan mamah pokoknya percaya aja sama aku, dia wanita yang baik hanya saja dia terlahir dari keluarga yang tidak beruntung." Jho
"baiklah mamah percaya sama kamu. apapun yang jadi keputusan kamu mamah selalu percaya. tapi bagaimana dengan chelsea" ibunya
"mahh itu sudah menjadi resiko nya, dulu aku mengemis untuk tidak berpisah dengan nya. tapi dia tetap ingin berpisah" Jho
"baiklah nak... kalau begitu mamah pulang dulu ya. kamu lanjutin saja pekerjaan mu. tapi ingat jangan lupa memperkenalkan nya pada kami" ibunya
"baiklah mah. mamah jaga diri ya jaga kesehatan juga" ucap Jho
"harusnya itu kamu katakan pada ayahmu. akhir akhir ini kesehatannya berkurang" ibunya
"mengalah lah nak sesekali pada ayahmu. dia sudah semakin menua" lanjut ibunya.
"baiklah mah kapan kapan aku akan singgah ke mansion" Jho
"ehhh ini jangan dibuang kamu bagi bagikan saja pada pegawai mu ya.." ucap nya
"dahh" ucap ibunya lalu pergi.
__ADS_1
setelah sekitar 6 menit ibunya pergi, kemudian ada beberapa orang pegawai datang ke ruangan nya Jho.
"permisi pak.. kami diminta oleh nyonya kesini. katanya ada pekerjaan yang akan dikerjakan." ucap salah satu
Jho bingung dengan apa yang dikatakan mereka.
"ohhh iyaa. itu tolong bereskan makanan yang ada dimeja itu" Jho
"ini dikemanakan pak" tanya mereka
"bagi bagikan saja pada siapa yang mau. kalau kurang kalian bisa pesan lagi itu hadiah dari ibu untuk kalian" Jho
"terimakasih pak.." ucap mereka dengan senang hati
...*****...
Taman Hutan Rakyat (TAHURA) disana Anna dan juga beberapa teman kampus nya sedang asik bermain dan saling bercanda. mereka membawa alasan tikar untuk bisa bersantai disana dan juga beberapa makanan dan minuman. Anna pergi dan 2 orang yang lainnya untuk berkeliling disana dan beberapa orang tetap tinggal karna malas untuk bergerak.
tiba tiba beberapa orang berlari mengejar satu orang yang juga berlari sangat kencang. seseorang berlari dengan sangat kencang dari belakang Anna kedua temanya sudah melihat orang itu berlari kearah Anna.
"Anna awasss." teriak mereka.
namun Anna tidak sempat lagi untuk menghindar, dan langsung menusuk di arah perut Anna hingga Anna juga merasa terkejut dan orang itu langsung berlari lagi sangat kencang. niat nya untuk mencelakai Anna untuk menghambat pengejaran orang orang yang mengejarnya dan itu berhasil. beberapa orang itu langsung berhenti setelah melihat Anna telah ditusuk dan langsung dibawa kan mereka ke rumah sakit.
"astaga... bagaimana ini" ucap olivia temannya Anna
"aku juga tidak tahu... kita harus kabari yang lainya" Grace juga teman Anna
sepertinya lukanya terlalu dalam membuat darah Anna berkeluaran dengan sangat deras juga Anna sudah tak sadarkan diri lagi.
setelah 10 menit menempuh perjalanan mereka akhirnya sampai dirumah sakit, dan langsung mereka mencari dokter yang profesional untuk menangani Anna.
sementara teman temannya yang lain sudah panik dan segera menyusul ke rumah sakit untuk mengetahui keadaan Anna. namun mereka tidak menemukan keberadaan Anna dan mereka tidak tau Anna dibawa kerumah sakit yang mana
"ohh iya Davin.. dia kan pacarnya kita kabarin saja Davin" ucap olivia
"ide bagus oliv.. ayo hubungi siapa yang punya kontak nya Davin" Dea
"aku punya.. tapi tidak tau masih aktif" Grace.
lalu grace segera menghubungi Davin dan untung saja masih aktif. namun tidak direspon oleh davin tapi grace tidak menyerah sampai Davin mengangkat nya.
"maaf sedang sibuk jika masih menghubungi akan aku blokir" Davin yang mengangkat nya
"Anna dalam bahaya" ucap grace langsung sebelum Davin mematikan nya
"apa... maksud mu apa" tanya Davin langsung begitu mendengar nama Anna.
lalu Grace pun menceritakan kejadian itu pada nya, dan membuat Davin juga panik mendengar nya.
"baiklah katakan dimana dia dilarikan." Davin
"itu dia kami tidak tau.. kamu sudah mencari nya dirumah sakit terdekat sini tapi katanya tidak ada"
__ADS_1
"astaga... trus kalian sekarang ada dimana??" Davin
lalu Davin segera menemui mereka dan Davin juga segera menghubungi kakaknya namun tidak ada respon nya