
sejak saat itu juga Anna tidak konsentrasi bekerja, dan mencoba menceritakan nya pada Cindy saat bertemu nanti. sedangkan Jho sudah bersiap siap untuk bertemu dengan ibunya.
"sayang... tumben kamu minta mamah bertemu diluar. kan kamu bisa tinggal pulang atau meminta mama kekantor kamu." Selena
"apa yang mamah bicarakan pada Anna. mamah sudah keterlaluan. aku tidak habis pikir mamah akan melakukan hal se konyol itu. apa mamah tidak berfikir bagaimana perasaan nya. setelah dia bertemu dengan mamah dia jatuh drop...." Jho langsung menyembur ibunya
'tunggu dulu sayang jangan marah dulu. mamah melakukan itu juga demi kebaikan mu." Selena
"apa dia menceritakan semuanya." Selena
"aku meletakkan alat ini dalam tasnya. karna aku tau dia pasti tidak akan mau menceritakan apa yang kalian bicarakan." Jho
"kalian salah paham tentang nya, Anna bukan perempuan yang tergila gila harta. jadi aku harap mamah atau siapa pun kalian jangan pernah lagi menyinggung Anna." Jho
"nak dengarkan mamah dulu..." Selena
"sudahlah mah... pulang lahh aku juga akan kembali ke kantor... aku harap mamah tidak melupakan pembicaraan kita ini." ucap Jho dingin lalu pergi meninggalkan ibunya .
Selena masih terdiam di tempat syok melihat sikap dingin anak nya itu, ini baru pertama kali nya Jho bersikap dingin dan cuek padanya.
Sedangkan Anna begitu sibuk dengan pekerjaan nya hingga tidak sempat melihat ponselnya yang sudah berdering dari tadi.
"naa.. ponselmu" ucap Renta
"emmm... (menoleh kearah ponsel) astaga.." Anna
"hallo" Anna
"apa kamu sudah makan siang" tanya Jho
"sudah kok... maaf ya. ini aku sangat sibuk.. " Anna
"baiklah... kamu semangat ya" Jho
"emm..." Anna hanya menjawab seadanya saja.
Jho semakin merasakan jika Anna kini sedang menjauhinya, sementara Anna tengah mencari cari pekerjaan yang sekiranya jauh dari kota ini. Anna ingin pergi tiba tiba jika ada yang menerima nya.
"naa... sepertinya belakangan ini kamu keseringan melamun... apa kamu sedang ada masalah" tanya Renta
__ADS_1
"hehehe... tidak kok..." elak Anna
"mungkin yang lain bisa kamu bohongin tapi tidak dengan aku naa... aku sudah mengenal mu dalam. meski kita baru Kenal" Renta
" seperti yang kamu lihat aku baik baik saja Ren. sudah Ren lupakan saja.."Anna menyudahi pembahasan mereka.
"tapi naa... kamu tidak bisa memendam sesuatu sendirian. aku pernah diposisi mu. memendam semua masalahku sendirian. dan itu membuat ku depresi dan sempat ingin mengakhiri hidupku. jadi aku berharap kamu bisa berbagi cerita denganku. jika aku bisa membantu maka aku akan bantu tapi jika tidak bisa mungkin aku bisa membantu mencari solusi." Renta.
"saya permisi bu.." ucap Renta dengan baku saat ada orang yang melintasi ruangan Anna.
Anna kembali termenung setelah mendengar ucapan Renta, memang terlalu sulit jika memendam masalah sendiri. tapi Anna tidak bisa menceritakan nya pada siapapun.
"Tuhan apa aku sekuat ini. makanya Tuhan memberi ku banyak cobaan. fiuhhhhh.... jujur aku sangat cape Tuhan..." batin Anna.
Begitu Anna sampai dirumah dan langsung rebahan tidak menyiapkan makan malam seperti biasanya.
"sayang..." panggil Jho
"sayang kamu dimana??" ucapnya lagi karena Anna sama sekali tidak menjawab nya.
"mari makan diluar..." ucap Anna begitu langsung keluar dari kamarnya.
sembari menunggu Jho bersiap siap, Anna juga sama sedang berganti pakaian.
"mungkin ini waktu yang tepat untuk memutuskan hubungan kami." ucap Anna. Anna sedari tadi berdiam diri dalam kamar ternyata sedang memikirkan cara untuk mengatakan bagaimana caranya supaya mereka bisa ngobrol dengan tenang.
"ayo sayang..." ucap Jho sambil menggandeng tangan Anna.
namun tiba tiba Anna melepaskan nya.
Jho yang melihat itu sedikit bingung, tidak biasanya Anna melakukan itu. Jho sudah merasakan sedikit firasat buruk.
sesampai nya mereka disebuah restoran Anna memilih tempat yang paling sudut yang sekiranya jauh dari orang orang. supaya pembicaraan mereka tetap tenang. dan Anna memutuskan nya setelah selesai makan malamnya.
"sayang..." ucap Jho
Anna hanya menoleh kearah Jho tanpa menyahut.
"kenapa akhir akhir ini aku merasa sikap mu terlalu dingin padaku. kamu sepertinya sedang menjauhiku, aku bingung kamu seperti orang yang tidak aku kenal. tidak seperti Anna yang aku kenal 3 tahun lalu." Jho langsung mengutarakan nya.
__ADS_1
Anna hanya terdiam saja. ternyata Jho memang sangat peka.
"apa karna keluarga ku. apa karna ucapan mamah, apa kamu tersinggung." tanya Jho
"sayang ayo jawab... jangan diam saja aku tidak tau apa permasalahan nya jika kamu diam saja." Jho
"kita putus saja." ucap Anna dengan lantang, padahal sesungguhnya hatinya sangat teriris.
Duarrrrr........ mendengar itu Jho sangat terkejut.
"sayang apa yang kamu bicarakan.." ucap Jho mungkin Anna salah ucap pikirnya
"aku ingin mengakhiri hubungan ini. aku mau kita putus Jho." ucap Anna lagi dengan lantang. untuk menutupi rasa sakit dihatinya.
"kamu sungguh... atau kamu ingin membuat sebuah prank... seperti di youtube atau sosial media lainya... Anna ayolah ini bukan hal yang patut dibuat lelucon." Jho
"apa kamu melihat raut wajah ku seperti sedang membuat prank... Jho alu sungguh... aku ingin kita putus" Anna
lagi lagi Jho syok... Jho bingung kenapa Anna tiba tiba ingin memutuskan hubungan mereka.
"tapi kenapa??? kamu harus memutuskan dengan alasan yang tepat... Anna kita sudah menjalani hubungan ini selama 3 tahun. dan dengan mudahnya kamu ingin memutuskan sepihak tanpa alasan yang jelas." Jho
"aku tidak pantas untukmu... aku tidak layak... aku anak yang terbuang..." ucap Anna
"sayang.. dengar... dengarkan aku baik baik.... aku tidak pernah memandang kamu serendah itu. kamu sangat berharga untuk ku... jikalau pun seisi dunia ini membuangmu... seluruh manusia dimuka bumi ini membenci mu. aku akan tetap menyayangi mu... aku mohon sayang jangan pernah mengatakan hal itu lagi.. percaya sama aku" Jho
"tapi aku tetap ingin kita putus Jho... aku tidak bisa melanjutkan hubungan ini dengan mu... aku harap kamu bisa memahami pendapat ku." Anna
"Anna..." bentak Jho
"maaf sayang... maaf... Aku tidak berniat membentakmu..." jho
"Jho... maaf... mungkin aku akan menjadi orang yang akan menyakitimu... tapi keputusan ku sudah bulat.. aku ingin kita putus." Anna
"Anna... aku mohon jangann berbicara seperti itu lagi... aku tidak akan pernah melepaskan mu... aku sungguh menyayangimu naa.. tolong jangan melakukan ini padaku.. aku sudah pernah dicampakkan oleh chelsea... dan sekarang kamu juga ingin mencampakkan ku... sungguh itu akan menyiksa ku naa" Jho
mendengar itu Anna tidak tega sekali, Anna juga sangat tersiksa tapi Anna tidak punya pilihan lain lagi.
"sekali lagi aku minta maaf... tapi keputusan ku sudah bulat. mungkin kedepannya kamu akan tau alasan kenapa aku memutuskan hubungan ini." ucap Anna lalu keluar dari restoran itu.
__ADS_1
"Anna kamu mau kemana?" Jho ingin mengejar Anna tapi langsung dipanggil oleh pelayan restoran itu karena belum dibayar.