Aku Menikahi Tuan Es?!

Aku Menikahi Tuan Es?!
Chapter 63


__ADS_3

Tubuh Lynn tiba-tiba didorong membentur dinding, Lynn meringis kesakitan. Di depan wajah Lynn dihadapkan sebuah dada dan dua tangan yang memblokir tubuh Lynn untuk keluar.


"Apa yang kau co-" Sebuah jari telunjuk menutupi bibir Lynn, menghentikan Lynn berbicara.


"Shut..." Suara bass yang tidak asing memasuki pendengaran Lynn, Lynn mengangkat kepalanya keatas melihat pemilik tangan dan suara.


"Tuan Alfred." Gumam Lynn.


Alfred sibuk memperhatikan hal lain, dia sama sekali tidak menyadari kalau Lynn tengah menatap dirinya penuh Akan kebingungan. Kening Alfred berkerut, dirinya heran dan bingung kenapa Lynn tidak mengeluarkan suara sama sekali.


Alfred menurunkan pandangannya, mata hitam Alfred bertemu dengan mata Lynn yang menatap dirinya. Lynn menatap kedalam mata gelap Alfred, dia tidak bisa mengalihkan pandangannya seakan-akan mata gelap itu membawanya kedalam kegelapan.


Krang


Suara tendangan kaleng membuyurkan tatapan Merdeka berdua, Lynn dan Alfred melemparkan tatapan mata mereka masing-masing menuju tempat lain. Lynn menutupi pipinya malu, padahal tadi dia sudah marah dan sekarang dia lagi-lagi hampir jatuh kedalam pesona Alfred yang misterius.


"Sialan! Kemana gadis pendek itu pergi!" Maki seorang pria, pria itu melampiaskan amarahnya pada kaleng yang terselesaikan di jalanan.


Tak... Tak... Tak...


Lynn tersentak kaget, suara sepatu yang menyentuh lantai mulai mendekati arahnya.


Srat...

__ADS_1


Suara benda tajam mengores dinding dan langkah sepatu makin mendekat dan nyaring, Lynn menutup bibirnya menggunakan kedua tangannya dan memejamkan matanya rapat. Lynn tidak tau siapa gadis yang dicari pria itu, tetapi firasatnya mengatakan kalau itu dirinya.


"Hoho... Apa kamu bersembunyi disini?" Suara tawa horor pria itu memasuki telinga Lynn.


Tubuh Lynn langsung merinding, pikiran negatif mulai mengalir dengan deras diotak Lynn. Memikirkan dirinya di bunuh, membuat tubuh Lynn merinding dan gemetaran.


"Kemana gadis pendek itu pergi?" Gumam pria itu berbalik kearah dimana dia datang tadi.


Lynn terkejut, tubuhnya tiba-tiba dipeluk Alfred. Lynn yang dipeluk mendadak menjadi kaku, matanya terbuka lebar, menatap Alfred yang mengalihkan tatapan matanya kesamping.


Lynn melupakan kehadiran Alfred, dirinya terlalu cemas dan takut. Mendapat pelukan hangat dan rasa aman tubuh Lynn berubah rileks.


"Hangat." Gumam Lynn dalam hatinya.


Mendengar suara cegukkan pria itu menyeringai, berbalik menuju sumber suara.


"Aku menemukanmu." Kata pria itu, di sebelah kanan wajah pria itu terdapat satu goresan pisau dari pipi melewati matanya.


"Oh..!" Seru pria itu, saat mata pria itu bertemu dengan mata Alfred, wajah pria itu tiba-tiba memucat, keheningan berat pun terjadi.


"Eehk..."


Suara cegukkan Lynn memecah keheningan antara pria itu dan Alfred, Alfred mengeratkan pelukkannya.

__ADS_1


"Apa yang sudah kau lakukan? Kau berani menakuti wanitaku?" Kata Alfred dingin, matanya menatap tajam pria itu.


"Ma-Maafkan aku Tuan, aku minta maaf!" Kata pria itu menundukkan kepalanya berkali-kali, berbalik lalu berlari pergi.


Melihat pria itu sudah menghilang, Alfred melepaskan pelukannya. Memasukkan tangannya kedalam saku celananya, Lynn gelagapan tidak tau harus melihat kemana.


"Haa... Aku akan mengantarkan mu pulang." Alfred menghela napas, memutar punggungnya mulai berjalan.


"Tu-tunggu!"


Lynn tidak mau ditinggal sendirian, mengekori Alfred dari belakang , dia takut pria tadi masih mengawasi pergerakkannya.


Alfred menghentikan langkah kakinya didepan mobil, melirik Lynn yang berjalan penuh kewaspadaan.


"Seperti Kelinci." Pikiran itu secara otomatis melintas dipikiran Alfred saat memperhatikan Lynn.


Alfred membukakan pintu mobil untuk Lynn, sebelum masuk kedalam mobil Lynn melirik kekiri dan kekanan seperti seorang pencuri yang takut ketahuan.


Alfred menghela napas, menggunakan tangan kanannya menghalangi pintu mobil agar tidak mengantuk kepala Lynn.


Lynn duduk manis didalam mobil, Alfred duduk disampingnya memasang sabuk pengaman. Alfred melirik Lynn yang memandang kedepan.


"Ehem.." Dehem Alfred, Lynn menatap Alfred dengan tatapan bingung.

__ADS_1


Alfred menghela napas, memajukan tubuhnya mendekati Lynn, Lynn tersentak kaget melihat Alfred semakin mendekat Lynn menutup matanya rapat-rapat.


__ADS_2