Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
Hwa Hanna


__ADS_3

Stelah selesai akhirnya merekapun memutuskan untuk menemui pak rizwan di ruangannya.


saat bertemu dengan mr. jung yang baru saja keluar dari ruangan pak rizwan


"Tuan besar sudah menunggu tuan muda ndan nona" ucap mr. jung mengabari


Kiara hanya tersenyum ramah sambil melihat-lihat isi rumah pak rizwan. Tiba-tiba pandangannya terhenti


"Aku lapar" ucap kiara tanpa mengalihkan pandangan dari sebuah rak yang penuh dengan roti kesukaannya


"Baiklah nona mari saya siapkan makanan untuk anda " tawar mr. jung yang memang diminta oleh pak rizwan untuk memberi arsen dan kiara makan terlebih dahulu.


Saat mr. jung ikut berjalan bersama mereka


"tunggu, tuan akan ikut makan bersama kami?? " tanya kiara polos


"tidak nona. maaf nona kau tidak perlu memanggilku dengan sebutan itu. panggil saja mr. jung" ucap mr. jung takut tuan mudanya akan marah.


"lalu mengapa kau mengikuti kami?? " tanya kiara dengan nada ramah


"sayang, mr. jung akan mempersiapkan makanan yang akan kita makan" jawab arsen lembut


"kenapa?? kita bisa sendiri kan. Kasihan juga mr. jung" ucap kiata polos karena memang ia tak pernah dilayani kecuali di tempat makan umum


"itu sudah tugas saya nona" ucap mr. jung


"Mr.jung kami bisa sendiri. jika mr tidak keberatan, mr bisa mempersiapkan alat dan bahan untuk ku mengaktifkan smart Miror nanti " balas kiara ramah


"setelah saya siapkan makanan untuk nona, saya akan langsung mempersiapkan yang nona minta" ucap mr. jung


"memangnya aku tidak boleh memakan semuanya?? " tanya kiara polos


"Tentu saja bisa nona. anda adalah istri tuan muda" jawab mr. jung


"baiklah kalau begitu, kau bisa mempersiapkan alat-alat yang ku butuhkan, aku akan makan sendiri saja. Kau tidak perlu khawatir baik Keenan atau Ayah tidak akan memarahimu " ucap kiara menenangkan


'memang nona kiara luar biasa, ia tidak gila dengan kekuasaan suaminya ' batin mr. jung menyanjung kiara.


Akhirnya arsen meminta mr. jung untuk mempersiapkan apa yang dibutuhkan oleh kiara. Dan mereka berdua langsung menyantap roti kesukaan kiara.


"woowww banyak sekali. semuanya favorit aku " ucap kiara takjub.


'dari mana mereka tahu aku ingin makan roti ini?? ' batin kiara polos.


Tanpa menjawab ucapan istrinya arsen langsung menyantap roti itu. Baru beberapa slice baik kiara dan arsen sudah merasa kenyang.


Setelah mereka selesai makan, kiara dan arsen memutuskan untuk menuju ruangan pak rizwan

__ADS_1


"aku tidak akan membiarkanmu masuk ke dunia hitam itu " ucap kiara menggenggam tangan arsen


Ya kiara kaan menggunakan segala kemampuannya untuk melepaskan arsen dari pak rizwan. Kiara ingin Pak rizwan dan Arsen bisa hidup tenang tanpa berurusan dengan kekerasan lagi.


sesampainya di dalam ruangan pak rizwan ternyata pak rizwan dan mr. jung sudah menunggu kedatangan mereka berdua.


Tanpa berkata apapun kiara langsung menuju sebuah lemari yang merupakan pintu rahasia menuju tempat dimana smart room berada


"sayang kamu... " ucap arsen heran namun terpotong


"tentu saja aku tahu posisi bestiku" jawab kiara


"jadi ku rasa Ayah sama Mr. jung tidak meragukanku lagi" lanjutnya


mr. jung dan pak rizwan sudah sepenuhnya percaya dengan istri putranya itu..


"Tapi sebelum itu,, aku ingin ayah dan mr. jung tahu bahwa setiap pekerjaan yang ku lakukan tidak pernah gratis" ucap kiara mantap


"Berapapun yang kau inginkan " jawab Pak rizwan dengan nada sombong


"Tidak ayah,, aku tidak butuh uang ayah" jawab kiara dengan nada ramah


"Aku hanya ingin ayah tidak memaksa keenan untuk melanjutkan dunia hitammu. Ya memanglah aku hanyalah anggota keluarga baru yang tidak tahu apa-apa, tapi aku ingin keluargaku hidup tenang" ucap kiara sunguh-sungguh dengan senyuman ramah diwajahnya


"Tidak mungkin" jawab pak rizwan ketus


"baiklah,, itu artinya ayah tidak mampu dengan bayaran yang ku inginkan" jawab kiara polos dengan mengernyitkan dahinya


"Baiklah, aku setuju dengan permintaan mu" ucap pak rizwan akhirnya


Kiara sangat antusias dan seolah-olah berkata "semua akan baik-baik saja" kepada arsen


'ngga nyangka gue,, ternyata orang yang selama ini gue perjuangan memang bukan orang sembarangan' ucap arsen sambil tersenyum kepada istrinya itu


Akhirnya mereka berempat segera menuju tempat dimana smart room berada.


Walaupun Kiara adalah salah satu pencetus sistem dari smart room namun ia sangatlah takjub dengan teknologi yang dikarunia Tuhan itu.


Karena sistemnya belum berfungsi,, jadi ruangan itu tidak dapat dibuka secara otomatis.


"mr.jung,, apakah anda pernah mencoba mengaktifkan sistemnya?? " tanya Kiara sambil pandangannya terus menyapu ruangan itu


"kami sudah pernah menggunakan ahli peretas sekalipun , bahkan tuan muda pernah mencoba meretas sistem ini juga. Namun tetap saja, sistem ini harus diaktifkan oleh Park Ae Ra. " jawab mr. jung jujur


"apakah Kim Ae Ri (partner Kiara yang membuat sistem smart room) pernah mengatakan sesuatu, seperti kode rahasia?? " tanya Kiara lagi


"jika kau adalah Park Ae Ra mengapa kau tanyakan itu kepada kami" jawab pak rizwan menahan emosi

__ADS_1


"Huhhh baiklah kita langsung saja mengaktifkannya" ucap Kiara akhirnya


" Hwa Hanna" ucap Kiara


tut.. tut...


ketiga lelaki itu terkejut,, karena mereka baru pertama kali mendengar suara dari smart room itu


"sistemnya sudah aktif" ucap Kiara


"hanya itu saja?? " tanya arsen heran


"kami sudah pernah mencobanya" lanjut pak rizwan


"Dia hanya menerima suaraku" jawab Kiara jujur


Tiba-tiba...


"Selamat datang Park Ae Ra. senang bisa mendengar suara anda" ucap suara dari ruangan itu


"ini adalah suara Hwa Hanna" jelas Kiara karena melihat semua orang terkejut


"iya Hanna,, aku sangat senang akhirnya menemukanmu. Kita bisa bicara santai saja" ucap Kiara


Kiara kemudian mengajak ketiga orang itu untuk masuk kedalam pusat dari smart room.


"Hanna hanya bisa mengikuti perintah ku,, karena aku belum mengubah sistemnya" ucap kiara yang hanya diangguki oleh arsen


"Hanna, perkenalkan ini suamiku , ini Ayahku dan ini pamanku" ucap Kiara memperkenalkan satu persatu orang yang bersama dengan dirinya


"Hallo tuan Keenan, tuan rizwan dan mr. jung" balas Hanna yang pintar


Lagi-lagi mereka takjub dengan smart room yang bisa mengenali aja ah seseorang.


"Hanna apakah Ae Ri punya pesan untukku?? " tanya Kiara lagi


"Ae ri meminta agar saya menghubunginya jika anda sudah bertamu dengan saya" jawab Hanna yang amanah


"Baiklah hubungi dia,, aku sudah tidak sabar melihat wajahnya. sudah 5 tahun aku tidak pernah mengetahui kabarnya" ucap Kiara dengan air mata yang terbendung


Kemudian tak lama muncullah wajah seorang wanita cantik pada layar monitor. Ya wanita itu adalah Kim Ae Ri


"Ae Ri" ucap Kiara dengan air mata mengalir


"Ae Ra" balas Ae Ri dengan air mata yang ikut mengalir


"bagiamana keadaanmu?? " tanya Kiara sambil menghapus air matanya

__ADS_1


"hahahahah aku baik-baik saja. sudah lama sekali tidak melihatmu menangis" jawab ae ri tertawa bahagia


"bagiamana keadaanmu" lanjut Ae Ri


__ADS_2