
ya Kiara sudah sembuh total setelah ia menerapkan hidup sehat selama satu bulan full.
hari ini mereka makan bersama sambil berbincang masalah ke Amerika.
"oh ya , lusa kita bakalan berangkat ke Amerika dan disana kita bakalan tinggal selama 2 Minggu lebih " ucap Darwin
"ohh gitu , untung aja nggak terlalu lama , kasian anak istri gue " ucap Rangga .
"Lo gimana , apa udah kasi tau Arsen ??" tanya Darwin
"udah kok " jawab Kiara berbohong .
akhirnya Kiara pun pulang kerumah setelah ia selesai membereskan semuanya.
Sesampainya di rumah ternyata Arsen sudah ke kantor karena mobilnya tidak ada.
Kiara segera menyiapkan makanan agar nanti ia tak perlu keluar kamar dan bertemu Dnegan Arsen .
benar saja sejak Arsen pulang hingga malam hari Kiara tak pernah keluar dari kamarnya. Keesokan harinya pun sama , Arsen tak pernah melihat Kiara , ia hanya melihat bahwa ada makanan yang tersaji di atas meja.
karena hari sudah malam ,Arsen memutuskan untuk tidak menggangu Kiara. ia memilih untuk melihat cctv dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Tanpa sengaja Arsen melihat rekaman cctv di ruang kerjanya. Ia terkejut karena ternyata ia telah memaksa mengambil ciuman Kiara.
"ternyata itu bukan mimpi , itu artinya Kiara marah banget sama gue , makanya di nggak mau ketemu gue " ucap Arsen.
Keesokan harinya , Kiara bangun jam 3 pagi , ia membersihkan tubuhnya dan bersiap-siap untuk terbang menuju Amerika bersama kedua saudaranya.
"aduhhhh gimana cara ngasi tau Arsen kalo masih jam segini. OOO aku tau pake surat aja , terus kasi gambar love biar dia seneng " ucap Kiara langsung menulis sebuah surat
setelah menulis surat itu Kiara langsung menuju dapur dan meletakkan surah itu di dekat kotak selai roti.
setelah itu Kiara keluar karena Darwin dan Rangga sudah menunggu di depan rumahnya.
"udah ?? Arsen mana ?!" tanya Darwin
"dia masih tidur " jawab Kiara santai
"Kik jangan bilang Lo nggak ijin sama Arsen " ucap rangga
"nggak lah gue udah ijin kok " ucap Kiara santai.
akhirnya mereka sampai di bandara dan langsung check in . tak berapa lama pesawatnya pun lepas landas dan mengudara menuju Amerika.
__ADS_1
sedangkan tepat jam 7 pagi Arsen turun dari kamarnya dengan menggunakan setelah jas rapi, karena ia ada meeting di kantor hari ini.
Saat akan menuju dapur ternyata ia melihat bahwa pintu kamar Kiara terbuka .
dengan penuh keberanian Arsen masuk ke kamar Kiara dengan tujuan untuk meminta maaf.
Namun tak ada sama sekali tanda-tanda Kiara didalam kamarnya .
"apa dia udah berangkat ke sirkuit ?? tapi kan udah selese " ucap Arsen heran.
akhirnya tanpa menebak-nebak lagi , ia pun langsung menuju dapur. di dapur pun Kiara tidak ada , bahkan tumben hari ini tidak ada sarapan .
Tiba-tiba pandangan Arsen jatuh pada sebuah kertas yang ada di dekat kotak selai. Arsen membaca surat tersebut yang ternyata isinya
**untuk Arsen
Aku harus ke Amerika selama kurang lebih 2 Minggu . maaf karena aku nggak ngomong langsung sama kamu. Aku akan terbang subuh nanti . kamu nggak usah khawatir karena aku pergi sama saudara-saudara ku. 🖤**
Arsen terkejut, ia tak menyangka bahwa Kiara akan pergi tanpa mengabarinya terlebih dahulu. Arsen bingung antara ingin marah atau menyalahkan dirinya sendiri.
Arsen frustasi , ia menjambak rambutnya kasar dan menendang kursi yang ada di sampingnya.
Arsen pun memutuskan untuk berangkat ke kantor. ia mengemudikan mobilnya Dnegan kecepatan tinggi karena memang hari ini jalanan tidak terlalu macet.
sesampainya di kantor ternyata masih banyak karyawannya yang belum datang. Arsen pun meminta sekretarisnya untuk menyiapkan sarapan untuk dirinya.
"apa yang sebenarnya terjadi ??" tanya Arsen membuka suara
"maaf tuan , terjadi banyak kekacauan pada perusahaan cabang di Australia . pihak disana tidak mampu untuk mengendalikannya tanpa bantuan dari tuan sebagai Presdir " ucap seseorang yang merupakan salah satu karyawan Arsen .
"jika kita tidak segera menanganinya maka perusahaan akan rugi besar " sahut yang lain.
"dan kerugian yang akan ditanggung perusahaan tidaklah sedikit tuan " timpal seseorang lagi .
Arsen terlihat berpikir sejenak sambil memejamkan matanya.
'kenapa ini ??? disatu sisi istriku pergi tanpa sepengetahuan ku disisi lain perusahan ku sedang bermasalah .apa yang harus ku lakukan ???' batin Arsen bingung
namun sebagai seorang Presdir ia harus memutuskan sesuatu dengan cepat dan tentunya tidak beresiko buruk.
"baiklah , saya akan ke Australia sekarang juga. kalian kemenag benar , masalah disana bukan masalah sepele. " ucap Arsen final.
akhirnya sekretaris Arsen memesankan pesawat untuk Arsen yang akan terbang 2 jam lagi.
__ADS_1
Arsen memilih untuk tidak pulang , ia mengambil baju yang ada di ruangannya.
Arsen diantar oleh supir dikantornya menuju bandara dan ia pergi ke Australia sendirian.
diperjalanan , Arsen meminta orangnya untuk memantau keberadaan Kiara , aktivitas Kiara dari pagi sampai malam.
'huhh semoga aja semua akan baik-baik saja ' batin Arsen
sedangkan di belahan dunia lainnya tepatnya di Amerika , Kiara baru saja sampai bersama dengan Darwin dan Rangga.
mereka bertiga langsung disambut oleh seseorang yang tak lain adalah sahabat karib mereka Diego .
"apa kabar ?? senang bertemu kalian kembali " ucap Diego menyalami satu persatu ketiga manusia itu.
mereka bertiga di antar oleh dieago menuju hotel yang sudah ia booking . Tapi sebelum itu Diego mengajak tiga bersaudara itu untuk makan dahulu , karena pasti sampai sore ini mereka belum makan dengan puas.
"terima kasih Diego atas bantuan mu " ucap Kiara
"tidak usah seperti itu aku hanya melakukan kewajiban ku sebagai teman. Dimana suamimu ??" tanya Diego ramah
"dia bekerja , " ucap Kiara mantap.
"seharusnya kau tak perlu repot Diego , kami bisa melakukannya sendiri " ucap Darwin ramah.
"aku justru senang bertemu kalian. aku mengundang kalian bertiga untuk makan malam besok dirumahku . putriku ingin sekali bertemu orang-orang hebat seperti kalian " ucap Diego antusias .
"kau bisa aja Diego " ucap Rangga
"bagaimana kabar istrimu ??" tanya Kiara
"dia sedang mengandung anak kedua kami " ucap Diego mantap.
"kamu kapan Kik ?" tanyanya lagi
Kiara kikuk , Darwin dan Rangga pun seolah-olah menanyakan hal yang sama
"kalian doakan saja " jawab Kiara akhirnya.
akhirnya setelah itu mereka kembali ke hotel untuk beristirahat. Malam harinya Kiara sibuk mempersiapkan berkas-berkas yang diberikan oleh Darwin .
Kiara lupa untuk mengabari orang tuanya , namun ia tunda karena pasti Rangga dan Darwin sudah mengabari mereka .
sampai jam 12 malam waktu setempat barulah Kiara ketiduran karena ia sangat letih .
__ADS_1
Keesokan harinya , Rangga Darwin dan Kiara menuju kantor pusat balapan internasional untuk bertemu direktur utama.
Ini bukan kali pertama mereka masuk ke kantor yang super mewah itu.