Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
Cuman Erika


__ADS_3

Ssupirnya Erika dengan pelan pelan gendong Erika untuk turun dari tangga, setelah selesai makan siang, sejujurnya Erika merasa tidak tega merepotkan seperti ini.


" Maafkan saya, pasti berat yah" Ucap Erika pelan melihat Supirnya yang pasti menahan berat badannya


" Ah tidak kok nona, masa laki laki merasa berat sih gendong seperti ini, nona tidak usah memikirkan  soal itu, karena itu sudah kewajiban saya untuk membantu nona ke kantin atau kemana pun nona ingin kan" Ucap Supir nya Erika berusaha santai dan berusaha menahan beratnya badan Erika, apa lagi harus naik tangga yang lumayan tinggi


" Andre, bagaimana saya bisa memaafkan kamu dan memberikan kesempatan untuk kamu, jika selama sakit saya merepotkan orang seperti ini, selama saya belum sembuh" Batin Erika merasa tidak enak hati merepotkan orang lain terus menerus


Diam diam Andre melihat supirnya Erika gendong Erika naik tangga sampai ke kelasnya, membuat Andre merasa tidak tega melihatnya dan membayangkan bagaimana beratnya badan Erika dan bagaimana capenya naik tangga harus menahan badan Erika supaya tidak jatuh


" Cuman Erika yang bisa mengembalikan fasilitas saya, tapi sepertinya Erika tidak akan mau memberikan kata maaf dan kesempatan kedua untuk saya, apa lagi melihat supirnya seperti itu, yakin membuat Erika ragu memberikan kesempatan kedua, bagaimana ini hidup saya jika tidak mendapatkan maaf dan kesempatan kedua dari Erika" Batin Andre yang sudah menduga kalo Erika tidak akan memberikan kata maaf dan kesempatan, apa lagi jika merasa menyusahkan orang lain terus menerus

__ADS_1


Andre langsung meninggalkan kantin kampus dan jalan ke kelasnya, setelah Erika, Mona, Oki, dan supirnya Erika. sudah sampai dikelasnya.


Dilain sisi, Ana yang tahu dimana kantornya Farhan, memutuskan untuk kekantornya Farhan untuk bujuk Farhan supaya mau membantu anaknya mendapatkan haknya lagi dan tidak merasa kekurangan lagi


' Saya akan melakukan apapun demi anak saya mendapatkan fasilitasnya,Andre kehilangan fasilitasnya karena Erika, saya mohon bujuk Erika untuk kembali bersama Andre, demi suami saya mau memberikan fasilitas Andre lagi" Ucap Ana berusaha menggoda Farha


" Cih, cara anda murahan sekali untuk mendapatkan fasilitas anak anda, saya yakin jika pak Jaka tahu cara anda murahan seperti ini pasti akan marah besar, dan bukan hanya Andre yang kehilangan fasilitas tapi anda juga akan kehilangan fasilitas bahkan akan diceraikan detik ini juga" Tegas Farhan kesal, karena Ana bener bener menggodanya sungguh keterlauan


" Siapa sih yang murahan pak Farhan, bagaimana kalo kita bersenang senang, anda pasti kelelahan bekerja hari ini kan" Lanjut Ana dengan berani merangkul Farhan dengan erat


" Astaga ke kantornya mas Jaka, bisa bahaya masa depan saya kalo bener diceraikan karena Farhan" Batin Ana tidak rela jika diceraikan karena Ana berusaha godain Farhan

__ADS_1


Ana langsung berdiri dan merapihkan bajunya, Ana tanpa bicara apapun langsung keluar dari ruangannya Farhan, karena cara menggoda Farhan gagal total dan justru Farhan mengancamnya untuk Jaka menceraikan Ana karena berusaha menggodanya.


" Dasar perempuan menjijikan, sampai kapan pun saya tidak akan membiarkan anak saya balikan dengan Andre, sudah cukup penderitaaannya Erika dan tidak akan membiarkan Ana menderita lagi" Ucap Farhan senyum sinis melihat Ana pergi dengan wajah kesalnya.


Dilain sisi, Mona diam diam keluar kelas untuk ketemu  dengan supirnya Erika, dan memberikan kopi, cemilan, dan roko. supaya tidak bosan sendirian menunggu kelasnya Erika bubar.


" Tidak usah nona terimakasih banyak, saya tidak enak menerima pemberian nona" Ucap Supirnya Erika merasa tidak enak melihat temennya Erika diam diam memberikan kopi, roko, dan cemilan.


" Jangan menolak pemberian orang tidak sopan, pokonya harus terima dan saya seneng melihatnya" Ucap Mona yang ingin memberikan perhatian ke supirnya Erika


" Yah sudah terimakasih banyak atas pemberiannya nona, akan saya habiskan semuanya yah nona" Lanjut Supirnya Erika akhirnya menerima juga pemberiannya Mona, walaupun dipaksa tapi berusaha menghargainya

__ADS_1


" Nah begitu dong, kan saya seneng melihatnya, sudah yah saya ke kelas kalo begitu" Lanjut Mona bahagia karena akhirnya supirnya Erika mau menerima pemberiaanya


Mona langsung jalan ke kelasnya dengan perasaan bahagia karena modus perhatiannya berhasil, walaupun sedikit memaksa yang penting bisa memberikan perhatian ke supirnya Erika yang terlihat tampan dan masih muda


__ADS_2