
"huhhhhh Lo berdua dimana sih , kok sulit banget dihubungi balik ." kesal Kiara
"oh my God , kemarin kan pengumuman kompetisi penemuan baru itu. yaaa mereka pasti mau kasih kabar . " ucap Kiara terkejut karena baru mengingat hal tersebut .
"oh ya laptop , pasti sudah masuk ke email " lanjutnya lagi.
akhirnya kiarapun mengambil laptop miliknya didalam tasnya. saat membuka laptop Kiara kesal karena ternyata laptopnya low bat . akhirnya kiarapun segera recharge laptopnya.
Kiara kembali menghampiri sahabat-sahabatnya itu di balkon .
"siapa yang telfon Ra ?" tanya Arsen lembut .
"kakak ku , tapi telat dijawab , terus mau di telpon balik nggak bisa " jawab Kiara langsung duduk dan memakan cemilan yang dibeli oleh Kevin dan Arsen tadi.
"oh ya guys ,maaf nih gue jadi bahas soal kontes. hehehehe . gue cuma mau bilang kalo besok pagi tu nggak bakalan ada kegiatan apapun , kita cuma akan hadiri malam puncak aja. dan setelah itu selesai. " ucap Kevin karena baru menerima informasi.
"syukur deh " balas Humaira.
"yaudah ah , ngantuk banget guys , gue tidur duluan ya " ucap Kiara yang sudah sering sekali menguap .
"ayo kik " ajak Humaira juga yang sudah mengantuk .
"ehh kalian berdua tidurnya dirancang aja , biar nanti kita berdua tidur di sofa atau nanti dibawah. " ucap Arsen yang kali ini tak mendapat penolakan dari Kiara maupun Humaira .
dan akhirnya merekapun beristirahat bersama-sama. dengan posisi Kiara dan Humaira dirancang , sedangkan Kevin dan Arsen di sofa.
tak butuh waktu lama mereka sudah terlelap menyelami alam mimpi masing-masing . yang biasanya Kevin dan Arsen memandangi wajah pujaan masing-masing kini malah mereka lebih dulu terlelap.
sekitar jam 4 pagi saat belum masuk waktu subuh Kiara sudah terbangun . awalnya ia ingin melanjutkan tidurnya namun tak bisa , karena ia ingin segera mengetahui hasil kontes alat canggih dengan saudara-saudaranya.
akhirnya kiarapun mengangkat posisi tubuhnya menjadi duduk .
"tahajud dulu deh , biar lebih seger. " ucap Kiara langsung mengambil wudhu kemudian melaksanakan shalat.
dan benar saja setelah shalat , Kiara merasa lebih segar dari sebelumnya . akhirnya ia mengambil laptopnya dan pergi ke balkon. ia tak ingin jika nanti menganggu tidur sahabat-sahabatnya.
"huhhhhh kok tegang banget ya " ucap Kiara sebelum membuka laptopnya .
Kiara pun mengambil nafas dalam dan menghembuskannya perlahan. lalu dengan penuh keberanian ia pun membuka laptopnya dan membuka email yang dikirim oleh pihak penyelenggara kontes alat canggih itu.
__ADS_1
"kalo seandainya projek ku sama mereka gagal tembus jadi yang terbaik pasti kak Rangga sama kak Darwin kecewa . ya Allah semoga aja kia bisa terima hasilnya nanti ." ucap Kiara dengan pandangan yang sulit diartikan.
akhirnya kiarapun membuka alamat email resmi dari penyelenggaraan kontes alat canggih itu. dan blush kaitannya sepeti ditelan bumi. tak terasa air matanya mengalir membasahi pipi .
"ya Allah , ternyata kami gagal jadi yang pertama ." ucap Kiara langsung membuka WhatsApp grup dengan Darwin dan Rangga .
sejak kemarin ia lupa untuk mengecek WhatsApp dari saudaranya itu . dan kiarapun membuka pesan yang belum terbaca. dalam WhatsApp itu Darwin dan Rangga saling menyemangati dan meminta Kiara untuk nimbrung.
isi grup WhatsApp Kiara Darwin dan Rangga
Darwin : guys udah dapet email nggak ?
Rangga : Yoi bro , cuma belum berani buat buka.
Darwin : sama , gue juga belum berani. gue takut nggak bisa terima kenyataan.
Rangga : Kiara mana ya , kok dari tadi nggak muncul juga ni bontot
Darwin : iya kalo lagi kek gini gue kangen banget sama tuh bontot.
Rangga : ya , coba kalo dia disini pasti nggak bakalan bisa diem .
Darwin : oke serius nih , Lo kemana sih Kik. eh ngga kok gue ngerasa nggak enak ya ???
Rangga : gue kira cuma gue sendiri yang ngerasa nggak enak . apa karena kita terlalu tegang ya ? atau Kiara lagi kenapa-kenapa?
Darwin : gue nggak tau juga , yaudah ah kita nggak usah mikir yang aneh-aneh. yuk kita bukan sama-sama pengumumannya. biar nanti Kiara belakangan aja. mungkin dia lagi sibuk banget sampe belum punya waktu buat main hp
Rangga : yaudah ayo kita bukak.
...................
Darwin : jangan sedih adik-adik ku , mungkin ini belum rezekinya kita. kalo memang rezeki pasti nggak kemana
Rangga : :)
Darwin : ;)
Dan setelah itu percakapan itupun berakhir. dan tepat sekali tak berapa lama mereka langsung menghubungi Kiara secara bergantian. hal ini diketahui oleh Kiara karena ia melihat jam chat terakhir dengan awal panggilan masuk .
__ADS_1
Kiara menghapus air matanya , dan mencoba menghubungi Darwin . dan langsung terhubung .
"hallo assalamualaikum " ucap Kiara berusaha ceria.
"waalaikumsalam , Lo kemana aja susah banget dihubungi . " ucap seseorang dari seberang sana .
"gue sibuk banget , kemarin tuh sehari full gue beraktifitas terus siang tadi gue istirahat terus baru deh sorenya gue coba hubungin Lo berdua tapi nggak bisa " jawab Kiara sedikit berbohong
"oh ya , Lo baik-baik aja kan ?" tanya Darwin yang membuat Kiara meneteskan air matanya lagi.
Kiara mengatur nafasnya agar Darwin tak menyadari bahwa ia sedang menangis.
"Kik " ucap Darwin meminta jawaban.
"ehhh iya , gue baik-baik aja kok. emangnya kenapa ? gue udah baca chating WhatsApp kok . dan gue juga udah bukak hasil kompetisi itu. " balas Kiara berusaha tetap tegar.
"ehhh Kik , Lo kemana aja gue coba hubungin Lo tapi Lo nggak jawab Lo sibuk banget ya. tapi Lo baik-baik aja kan ?" ucap seseorang yang tak lain adalah Rangga.
"gue baik-baik aja . kemarin gue sibuk ya maklumlah buat kejar poin " jawab Kiara berusaha biasa saja.
"Lo udah liat pengumumannya ?" tanya Rangga lagi.
"udah , gue kaget sih ya emang nggak bisa gue pungkiri kalo gue sedikit kecewa sih. " ucap Kiara mengutarakan perasaannya .
"ya nggak papa lah , setidaknya kita udah berusaha . pokoknya kita harus tetap semangat " bujuk Darwin.
.............. ..
"yaudah Lo istirahat aja , paling disana belum terlalu pagi ya . see you adik ku tercinta " ucap Darwin.
"semangat Kik , Lo adik gue paling cantik pokoknya Lo adik gue tercinta. " ucap Rangga tak kalah heboh.
"oke , Lo berdua juga kakak gue yang paling ganteng " balas Kiara langsung mematikan sambungan telponnya.
dan setelah sambungan telponnya terputus Kiara menyandarkan tubuhnya pada tembok. dan ia menangis sejadi-jadinya .
ia tahu bahwa kedua saudaranya tak mau mengungkapkan kesedihan mereka kepadanya . setiap kali Kiara mengingat momen saat ia bekerja sampai malam bersama kedua sahabatnya itu Kiara semakin terharu. ia tak mengeluarkan suara tangisannya agar sahabatnya tidak mengetahui keadaannya sekarang .
tetapi dugaannya salah . ada tangan seseorang yang menyentuh bahunya yang seolah-olah memberikan kekuatan kepada dirinya .
__ADS_1
"kamu kenapa ?" tanya orang itu yang tak lain adalah......