
setelah menutup telpon Dengan Humaira , akhirnya kiarapun masuk kedalam kamar , dan ia langsung terkejut melihat Arsen meringkuk ditempatnya shalat tadi .
Kiara berlari menghampiri Arsen dengan sangat panik.
"Arsen.....Arsen.......kamu kenapa ?????" tanya Kiara panik.
"raaaaaaa.......aaa..kuuuu.....keddd.....iiinggggiiii......nannnnnnn.....aaa.....kkk...uuuuu...nggga. tau kkkeennn.....aaa...pplaaa....deee.... nggga....n ttt....uuubuhhhku" ucap Arsen terbata .
'kok bau alkohol ya , apa iya Arsen minum ?' batin Kiara
akhirnya dengan penuh kekuatan Kiara mengangkat tubuh Arsen ke tempat tidur. ia lalu menyelimuti Arsen dengan sangat rapat. ia mematikan pendingin ruangan dan menutup semua pintu dan jendela.
Kiara bingung harus melakukan apa , ia mencoba menelpon Humaira dan Kevin namun. tak tersambung .
Kiara kemudian berinisiatif untuk memakaikan kayu putih dikaki Arsen lalu ia menggosoknya keras-keras agar kakinya Arsen hangat .
'ya ampun gue kenapa sih sebenarnya , kok badan gue sampai kek gini sih . ini semua gara-gara Kevin yang ajak gue minum tadi , padahal gue kan belum makan dari tadi . huhhhhh untung aja gue minumnya dikit . Kiara perhatian banget sama gue hmmmmmm so sweet juga sih kalo kayak gini . huhhhhh ya ampun sen Lo lagi lemah kek gini masih aja pikirin so sweet so sweet' batin Arsen .
Kiara melihat Arsen sudah tak menggigil kedinginan lagi. lalu kiarapun pergi untuk membuatkan Arsen minuman hangat.
kemudian Kiara menghampiri Arsen dengan segelas air gula hangat ditangannya. lalu ia membangunkan Arsen untuk meminum air gula buatannya.
"sen kamu minum ini dulu ya " ucap Kiara ramah .
Arsen hanya membuka matanya saja , melihat mata Arsen memerah membuat Kiara berfikir bahwa Arsen sedang demam. Kiara pun meletakkan telapak tangannya di kening Arsen.
"kamu demam sen , kamu udah makan ???" tanya Kiara
Arsen hanya menggeleng , lalu Kiara dengan sigap mengambilkan makanan untuk Arsen.
"kamu makan dulu ya , sedikit aja . mau aku suapi ?" tawar Kiara tulus.
tentu saja Arsen mau ia langsung mengangguk .
"yaudah sini aku bantu buat duduk dulu. " ucap Kiara langsung membantu Arsen untuk duduk.
Kiara membantu Arsen duduk dengan agak memeluk Arsen , sontak membuat jantung Arsen berdebar-debar.
"yaudah kamu makan dulu sedikit ya " ucap Kiara menyodorkan makanan ke mulut Arsen .
"makanya jangan sok-sokan minum kalo nggak bisa , jadi gini kan . pastti perut kamu lagi kosong tadi ya , terus kamu langsung minuman beralkohol. " ucap Kiara dengan nada marah.
Arsen terkejut karena Kiara mengetahui perbuatannya .
__ADS_1
"aaa...ku......." ucap Arsen ingin membela tetapi di potong oleh Kiara
"udah , kamu nggak usah ngomong . aku pusing nyium alkohol " ucap Kiara jutek.
Arsen tak punya pilihan selain mengikuti ucapan Kiara , namun perutnya sudah tak dapat menerima kanan lagi. akhirnya Arsen mengisyaratkan kepada Kiara bahwa ia tak mau makan lagi.
"ya udah kalo gitu minum obatnya dulu terus tidur. pusing apa nggak ?" tanya Kiara dengan nada jutek
Arsen menggeleng , karena ia tak berani membuka mulutnya.
"dah tidur , biar aku yang nunggu Kevin dan Uma " ucap Kiara lagi.
Arsen pun memejamkan matanya dan mulai terlelap menyelami alam mimpinya.
cukup lama Kiara menunggu Kevin dan Humaira , hingga tanpa sadar ia tertidur bersandar ditembok . karena tadi ia sedang melihat lihat laptopnya.
akhirnya Humaira dan Kevin pun datang , mereka membuka pintu dan terkejut melihat Arsen terbaring Dnegan kompresan dikenangnya sedangkan Kiara tertidur sambil memangku laptop .
"udah jam berapa sih ??" tanya Humaira heran
"udah jam 4 ma , bentar lagi mau subuh. " jawab Kevin
"pantes aja tadi aku ngantuk banget , ya udah deh aku mau mandi dulu " ucap Humaira langsung masuk menuju kamar mandi.
"Ara.........aaa.....raaaaaaa" rintih Arsen yang membuat Kiara terbangun
"Arsen ???!" ucap Kiara heran
"AA......raaaa....." rintih Arsen lagi
Kiara segera menghampiri Arsen ketempat tidurnya.
"Sen , kamu kenapa ???" tanya Kiara lembut
"AA...iirrrr. " ucap Arsen lagi .
kiarapun segera mengambilkan segelas air dan memberikannya kepada Arsen . kemudian Kiara meraba lagi kening Arsen yang ternyata masih panas . kiarapun menyuruh Arsen untuk minum obat lagi , kemudian menyuruh Arsen untuk tidur lagi .
"kamu jangan lupa istirahat" ucap Arsen sedikit terbata .
"iya , kamu tidur ya biar pulih besok pagi " ucap Kiara
ceklek.......
__ADS_1
Kiara terkejut karena suara pintu kamar mandi terbuka. dan ternyata muncullah Kevin.
"loh Vin , kamu udah balik ? kok aku nggak tau ??" tanya Kiara heran
"kamu ketiduran di sana , terus aku sama Uma nggak mau bangunin kamu " jawab Kevin jujur.
"Arsen kenapa kik ?" tanya Humaira yang baru keluar dari kamar mandi.
"aku nggak tau juga tadi selesai shalat Arsen meringkuk kedinginan , terus badannya demam gitu " jelas Kiara singkat.
"emang kebiasaan nih anak , udah dibilangin makan dulu ehh dia malah langsung minum " ucap Humaira kesal.
'emmm ternyata bener Arsen habis minum ' batin Kiara
"yaudah Kik , kita shalat dulu terus tidur deh ." ajak Humaira
"iya udah , aku wudhu dulu kamu duluan aja. " balas Kiara.
akhirnya setelah shalat seperti yang sudah dikatakan Kiara dan Humaira langsung beristirahat . kali ini kedua gadis itu tidur dibawah sedangkan para lelaki diatas .
tak butuh waktu lama mereka sudah terlelap karena memang mereka sangat letih kali ini.
Sedangkan di bagian lain ada Robert yang tengah berbincang dengan istrinya , tetapi lebih tepatnya ia meminta kejelasan dari apa yang dikatakan istrinya di acara tadi.
Gea begitu lelah hari ini , ditambah lagi ia terburu-buru untuk melihat putrinya apakah sudah tertidur atau belum. namun kakinya berhenti melangkah saat ada yang memanggil namanya.
"tunggu , Gea " ucap seseorang itu menggema di ruang tamu rumah Robert dan Gea.
Gea membalik tubuhnya menghadap orang yang memanggilnya yang tak lain adalah Robert.
'robert memanggil namaku? ' batin Gea bingung , karena selama ini Robert selalu memanggil Gea dengan sebutan sayang atau kata-kata manis lainnya.
"aku butuh jawaban dari pertanyaan ku , aku tidak menerima kau mengatakan bahwa aku tak menyayangi adikku ." ucap Robert dengan nada sedikit meninggi.
"baiklah aku akan menjelaskan semuanya , kau ingat saat wisly memanggil orang-orang malang itu ? ia begitu senang mengucapkan selamat kepada mereka , bahkan ily sudah sangat dekat dengan kedua gadis dari tim itu. " ucap Gea
"kau tahu , setiap orang ingin orang yang dicintainya menjadi yang terbaik tetapi yang harus kau garis bawahi adalah kita tidak boleh untuk menghalalkan segala cara bahkan sampai menyakiti orang lain " lanjut Gea
"kau tak perlu basa basi " sergah Robert mulai marah.
"kau pernah pikirkan , seandainya ily tau kau membawa orang-orang itu ke hutan supaya dia memenangkan kompetisi ini , aku yakin dia kan marah kepadamu , bahkan ia malu memiliki kakak seperti dirimu . ia akan menyesal telah mengatakan kau orang terbaik dalam hidupnya ."lanjut Gea meninggikan suaranya.
Robert sangat marah , ia tak menerima jika adiknya sampai membencinya. iapun mengangkat tangannya dan ingin menampar Gea . namun hal itu tak jadi dilakukan Robert karena seseorang menghalanginya.
__ADS_1
"tunggu........