Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
Terapi jalan


__ADS_3

Andre bener bener kesel karena ayah nya paksa Andre untuk ke rumah sakit, buat bantuin Erika belajar jalan membuat Andre berusaha menolak keinginan ayah nya.


" Kamu sama sekali tidak ada rasa bersalah dan tanggung jawab yah Andre, ayah heran dengan kamu kenapa keras kepala seperti ini, Erika seperti sekarang karena kamu seharusnya kamu tanggung jawab" Bentak Jaka semakin kesal melihat Andre semakin tidak peduli, dan tidak ada baik baiknya ke Erika.


" Andre malu bermanis manis dengan perempuan lumpuh itu, dan sekarang ayah paksa Andre untuk temani Erika terapi jalan, oh tidak ayah, malu sekali Andre." Protes Andre yang tidak akan pernah mau temani Erika


" Sudah lah Andre, cuman sekali ini saja kok kamu temani Erika, setelah itu tidak lagi kok" Ucap Ana berusaha untuk Andre tanggung jawab dan mau temani Erika


" Ogah" Lanjut Andre langsung pergi begitu saja, sampai kapan pun Andre tidak akan pernah bermanis manis dengan Erika


" Anak sombong dan keras kepala heran" Lanjut Jaka kesel, karena anaknya susah diatur.

__ADS_1


" Yah sudah lah, ayah saja yang melihat kondisinya Erika saja kalo begitu" Lanjut Ana yang tidak ingin ambil pusing, karena setiap hari yang dibahas selalu Erika dan Erika terus.


" Kalo itu memang kewajiban ayah kesana, tapi anak kita tidak ada tanggung jawab sama sekali." Lanjut Jaka sudah pasrah untuk bujuk Andre untuk ketemu Erika, dan temani Erika terapi jalan.


Dilain sisi, Farhan bahagia sekali melihat Erika kembali bahagia dan kembali senyum seperti dulu lagi, Ikbal bener bener membuat Erika bisa kembali bahagia.


" Ikbal, apa kamu tidak ada niatan untuk kuliah? sayang sekali loh lulusan SMU saja? apa lagi kamu masih muda lagi kan?" Tanya Farhan yang ingin Ikbal kuliah, karena Farhan ingin menjadikan Ikbal penerus nya, jika Ikbal menikah dengan Erika


" Saya akan membiayai kuliah kamu sampai selesai, kamu fokus saja dengan pendidikan kamu, soal pekerjaan kamu kan bisa tetep berjalan. supir pribadi kesayangannya Erika juga kuliah kan bisa ketemu setiap hari, dan menjaga Erika setiap hari bagaimana?" Tanya Farhan berharap Ikbal mau menerima tawarannya, Farhan tidak peduli dengan ucapan orang yang penting calon suaminya Erika bisa menjadi CEO pengganti Farhan setelah menikah dengan Erika


" Baik pak, jika itu memang keinginan anda, saya mau kuliah sambil kerja, terimakasih pak atas kesempatan yang anda berikan." Lanjut Ikbal bersyukur karena Farhan mau membiayai kuliahnya, dan Ikbal sadar tujuannya Farhan untuk merubah nasibnya Ikbal supaya tidak malu setiap kali jalan dengan Erika.

__ADS_1


" Bagus, saya akan urus semuanya, sekarang kamu siap siap untuk temani Erika untuk terapi jalan yah." Lanjut Farhan bahagia karena rencananya berhasil


" Baik pak" Lanjut Ikbal langsung jalan ke depan rumah, untuk cek kondisi mobil sebelum anterin Erika ke rumah sakit.


Dilain sisi, Ulfa membantu Erika untuk siap siap ke rumah sakit, Ulfa bahagia sekali melihat Erika sekarang lebih banyak senyum dan tidak sedih lagi semenjak jadian dengan Ikbal.


" Anak bunda sudah cantik, dan bisa ke rumah sakit sekarang" Ucap Ulfa membenarkan rambutnya Erika


" Iyah bunda, yah sudah ke depan yuk bunda, Erika setelah dari rumah sakit mau jalan bersama Ikbal boleh?" Tanya Erika yang berharap diijinkan Ulfa


' Tentu boleh sayang"Lanjut Ulfa langsung dorong kursi rodanya Erika untuk jalan keluar dari kamarnya Erika untuk teras rumah

__ADS_1


__ADS_2