
Andre melihat Erika yang lagi sibuk dengan laptopnya, membuat Andre merasakan rindu akan kebersamaannnya bersama Erika, tapi perasaan rindu itu hilang seketika saat melihat nasipnya sekarang sangat memprihatinkan.
" Aku rindu dengan kamu Erika, tapi sayangnya kondisi kamu bikin aku malu sayang, tapi putus seperi ini membuat hidup aku menderita, dengan kekurangan yang aku rasakan, apa harus pura pura baik demi mendapatkan semuanya kembali, tidak sanggup menjalankan hukuman ini lebih lama lagi" Batin Andre yang sudah menyerah, hidup dalam kekurangan uang, tidak ada kendaraan sama sekali, dan hanphone nya pun disita oleh Jaka, entah sampai kapan hukumannya harus dirasakan oleh Andre
Dilain sisi, Erika berusaha tidak peduli dengan temen temen sekelasnya, yang jahui Erika cuman karena kondisinya seperti sekarang, Erika memilih sendirian didepan mejanya, dari pada membuat Oki dan Mona semakin malu berteman dengan Erika.
' Begini yah rasanya tidak bisa jalan, dijahui dan mau kemana pun sulit jalan sendirian." Batin Erika merasa malu dengan kondisinya sekarang, Erika tidak ingin ganggu Oki dan Mona yang lagi asik ngobrol bersama temen temennya
Erika berusaha kembali fokus baca buku dari dari pad sedih sedih terus, bisa bisa Erika tidak bisa fokus belajar
Dilain sisi, Raka temennya Andre melihat temennya, jadi hidup sengsara seperti sekarang, jadi tidak tega melihatnya, karena Andre yang selalu nongkrong sekarang tidak pernah nongkrong lagi.
" Bro, sampai kapan kamu seperti ini?" Tanya Raka melihat Andre yang diam saja dimeja
" Entah lah bro, saya sudah mulai cape hidup susah seperti ini, cuman karena saya tidak mau minta maaf dan putus dari Erika, perempuan itu pembawa sial dalam hidup saya, padahal kecelakaan juga tidak disengaja, tapi saya disiksa seperti ini" Ucap Andre kesel, Andre bener bener benci dengan Erika
" Kalo kamu sengsara karena dia, yah sudah bro kamu bisa kembali jaya lagi karena dia, manfaatin dia sampai kamu bisa mendapatkan hak kamu lagi, soal pacaran yah kamu cari saja selingkuhan, yang bisa diajak jalan pinter pinter kamu saja lah bro, tidak malu saat jalan dan tidak kehilangan hak kamu," Lanjut Raka, yang akhirnya kasih solusi untuk Andre, soalnya Raka rindu nongkrong bersama Andre seperti dulu lagi
"Kamu bener juga yah, saya bisa pura pura jadian dengan Erika demi kembalinya hak saya dan saya bisa cari cewek lain untuk saya ajak jalan jalan dan nongkrong, main aman dan saya bisa jaya kembali. terimakasih bro akhirnya saya dapat solusi terbaik juga, demi saya bisa nongkrong lagi, jujur saya bosan sekali dirumah terus" Lanjut Andre bahagia, akhirnya bisa selesaikan masalah juga
__ADS_1
" Yah sudah ke sana sekarang, karena tidak ada dosen sekarang, karena dosen nya ada acara lain" Lanjut Raka ikut bahagia karena akhirnya bisa selesaikan masalahnya Andre
Andre langsung jalan menghampiri Erika, sejujurnya Andre tidak sanggup satu kampus melihat Andre dorong kursi rodanya Erika dan membantu Erika ke lantai dua walaupun naik lift. tapi Andre harus bisa menahan malu demi mempertahankan haknya dan kembalikan haknya lagi.
Dilain sisi, Oki melihat Andre jalan mendekati Erika, langsung jalan menghampiri Erika, Oki takut jika Andre menyakiti perasaan Erika lagi, Andre berusaha santai melihat Oki jalan ke mejanya Erika juga
" Ada apa kamu ke mejanya Erika?" Tanya Oki menatap sinis kearah Andre
" Biarin saja dulu Oki, biarin dia sampaikan apapun yang dia ingin sampaikan, hargai saja dulu niat dia" Uucap Erika walaupun kesal dan kecewa, tapi Erika berusaha menghargainya
" Tuh dengerin apa kata temen kamu, dasar perempuan cerewet kaku" Uucap Andre menatap sinis keara Oki
" Erika maafin saya, karena saya egois memutuskan hubungan kita, dan karena kecerobohan saya membuat kamu seperti ini, kamu mau kan kalo kita balikan lagi" Sambung Andre menahan malu, karena akhirnya mau balikan dengan Erika dalam kondisi seperti ini
"Ih, saya kalo jadi kamu sih yah, tidak sudi kembali dengan cowok seperti Andre, yang mau kembali demi memikirkan nasipnya sendiri, bukan karena tulus karena cinta" Ucap Aya sengaja, Aya memang suka dengan Andre, tapi Aya tidak ingin merebut Andre tapi tidak rela jika Andre kembali bersama Erika. Aya takut mengalami kecelakaan yang sama seperti Erika dan dilupakan begitu saja, diajak balikan demi mendapatkan haknya kembali
" Apa bener yang mereka bilang?" Tanya Erika menatap sinis keara Anddre
" Ucapan mereka semua bohong, saya beneran tulus mau balikan" Llanjut Andre bener bener malu,tapi Andre tidak ada pilihan lain untuk mengembalikan haknya
__ADS_1
" Erika jangan bodoh untuk memberikan dia kesempatan kedua, lihat kondisi kamu sekarang jadi susah melakukan apapun" Tegas Oki tidak terima jika Andre ajak balikan cuman untuk dimanfaatin saja
" Menyesal saya, ajak balikan di kelas seperti ini, akhirnya dipermalukan seperti ini" Batin Andre kesel dengan respon negatif temen temennya
" Maaf Andre saya menolak ajakan kamu untuk kembali" Tegas Erika, Erika masih ingin memberikan hukuman untuk Andre supaya ada efek jera dan hukumannya sampai Erika bisa jalan kembali
" Yah kasihannya ditolak dan gagal dong mengembalikan hak kamu Andre" Ledek Raka sambil ketawa puas, melihat Andre ditolak
Andre mengepalkan tangan diketawain temen temen sekelas, cuman karena di tolak oleh Erika, membuat Andre merasa bodoh karena menjalankan idenya Raka yang ternyata jebakan untuk Andre supaya bisa dipermalukan seperti sekarang. Andre jalan ke bangkunya dengan menahan amarah dan rasa malu karena temen temen sekelas masih saja menertawakannya
Erika melihat Andre ditertawakan satu kelas, berusaha santai dan tidak peduli sama sekali, karena sikap Andre sendirilah yang membuat Andre sekarang sering di hina satu kelas apa lagi dengan hukuman yang diberikan oleh Jaka, yang membuat Andre tidak bisa kemana mana setiap hari, hukuman yang diberikan Jaka cukup membuat Andre merasa tersiksa dan dikucilkan seperti sekarang.
Dilain sisi, Jaka ketemuan dengan Farhan membahas jadwal terapi jalannya Erika, Farhan menerima ajakannya Jaka ketemuan di restoran didepan kantornya Farhan.
" Bagaimana kondisinya Erika sekarang?" Tanya Jaka penasaran, semenjak Erika keluar dari rumah sakit, membuat Jaka sulit untuk ketemu langsung
" Masih sama saja, saya tidak menyangka jika Erika seperti ini, Erika jadi minder dengan kondisinya dan kemarin temen temennya ajak Erika jalan, justru membuat Erika sedih karena banyak yang menghina kondisinya Erika yang duduk dikursi roda dan didorong oleh Mona dan Oki" Ucap Farhan terus terang, dan merasa tidak tega saat tahu Erika merasa malu dengan kondisinya sendiri
" Astaga, apa Erika tidak bisa menerima kondisinya yah, dan belum siap dapat ucapan negatif dari orang lain karena kondisinya?" Tanya Jaka tidak menyangka, jika kondisi lumpuhnya membuat Erika tidak percaya diri
__ADS_1
" Sepertinya sih iya, soal jadwal terapi jalannya Erika minggu depan, semoga saja Erika bisa kita ajak ke rumah sakit untuk latihan jalan lagi, saya juga tidak tega melihat atau mendengar Erika sedih karena merasa malu banyak yang menghinanya" Lanjut Farhan, orang tua mana yang bisa santai saat melihat anaknya sedih terus karena mendengar ucapan negatif dari orang lain, setiap ketemu dengan Erika
Jaka mengerti dengan apa yang dirasakan Farhan sekarang, Jaka semakin bertekat akan memperpanjang masa hukumannya Andre, sampai Erika bener bener sembuh dan bisa jalan kembali.