
beberapa bulan kemudian Darwin Rangga dan Kiara memulai pekerjaan mereka . namun tahun ini mereka tidak akan berkeliling dunia , melainkan balapan akan dilaksanakan di kota X. balapan tahun ini adalah balapan yang paling berbeda sepanjang sejarah.
Sejak satu bulan lalu sudah mulai bekerja di sirkuit baru itu.
"eh Kik , luka Lo udah nggak berdarah lagi kan ?" tanya Rangga ketika mereka istirahat .
"udah jarang sih , tergantung makanan yang gue makan " ucap Kiara sambil meminum air putihnya.
"besok pagi kita bakalan hadirin pernikahan Sharon dengan Gilbert " ucap Darwin yang baru datang.
"oh ya ? kenapa mendadak ??" tanya Kiara heran.
"nggak mendadak , cuma gue yang lupa kasi tau kalian .hehehehe" ucap Darwin nyengir.
"kebiasaan Lo mah " ucap Rangga sedikit kesal.
"eh Lo dari mana aja ?" tanya Kiara
"gue tadi ke ruang direktur , katanya ada investor baru yang ngundang kita juga buat hadirin peresmian hotelnya " jawab Darwin.
"wahhhh bakalan makan enak kita " ucap Kiara antusias.
"inget luka Lo dek " timpal Darwin mengingatkan.
"kan ada obat " jawab Kiara mantap.
"ya , moga aja Lo segera normal " doa Rangga tulus.
"dan Lo nggak menderita lagi " balas Darwin.
"aamiin , terima kasih Lo berdua selalu ada buat gue " ucap Kiara membendung air mata.
akhirnya merekapun kembali berkejaran sampai matahari terbenam. setelah itu mereka pulang kerumah dengan menggunakan mobil milik Darwin. karena mereka lebih memilih berangkat bersama dari pada harus sendiri-sendiri.
sebagai yang paling kecil , kiara selalu di minta untuk menyetir. karena tidak punya pilihan lain Kiara pun selalu mematuhi kakak-kakaknya itu.
sesampainya di rumah masing-masing mereka langsung beristirahat.
"assalamualaikum sayang " ucap Rangga ketika sampai rumah.
"waalaikumsalam , kok baru pulang " balas kiran ramah.
"iya tadi lagi banyak kerjaan sayang. kamu kangen ya " goda Rangga.
"nggak " jawab Kiran cuek.
"kamu kenapa ??" tanya Rangga heran.
"udah ah kamu mending dulu sana. " jawab Kiran dengan nada tertawa.
"iya iya " ucap Rangga langsung membersihkan tubuhnya.
sedangkan tanpa mereka ketahui ada orang yang merencanakan hal buruk kepada mereka bertiga.
"mereka bertiga sekarang bekerja di sirkuit balapan yang ada di negara N " ucap seseorang melapor.
__ADS_1
"bagus , itu akan lebih mudah . aku akan mulai rencanaku besok pagi. Darwin , Rangga dan Ale ,liat pembalasan ku " ucap seseorang dari seberang telepon.
malam ini Aira demam tinggi membuat Mia dan Darwin khawatir. akhirnya merekapun memutuskan untuk membawa aira ke dokter.
"ya udah kita jangan bawa Anya. " ucap Mia khawatir.
"iya sayang , kita titipin Anya sama kia aja " ucap Darwin
akhirnya Darwin pun mengantar Anya ke rumah Kiara untuk menitipkan anak sulungnya itu.
"Anya diem dulu di rumah bibi ya , ayah sama bunda bawa Aira ke dokter dulu " ucap Darwin langsung meninggalkan anaknya itu .
mendengar Aira sakit membuat Bu hayati khawatir , akhirnya ia pun ikut mengantarkan cucunya itu.
sepulang dari rumah sakit , Aira langsung tertidur dalam pelukan bundanya. anak berusia 2 tahun itu tak berdaya karena badannya terasa lemas.
Karena Anya sudah tertidur bersama Kiara , akhirnya Darwin memutuskan untuk membiarkan putrinya itu tertidur disana.
keesokan harinya , Anya terbangun dan melihat bibinya sedang melaksanakan shalat.
"bibi" rengek Anya ketika bibinya itu selesai shalat .
"uhhhh kenapa sayang ??" tanya Kiara dengan nada lembut.
"Anya mau pulang " ucap Anya
"yaudah cuci muka dulu ya. baru nanti bibi antar pulang . " balas Kiara lembut.
akhirnya andapun mencuci wajahnya dan menemui bibinya lagi.
"kerja , ada apa sayang ?" tanya Kiara balik.
"nggak ada , nanti aja Anya pulangnya waktu bibi mau berangkat " ucap Anya lagi.
"iya sayang , ya sudah kita sarapan dulu yok " ajak Kiara lalu berjalan menuju tempat makan.
dimeja makan ternyata sudah ada pak Bahri dan Bu hayati Yanga menunggu kedatangan mereka berdua.
akhirnya mereka berempat sarapan bersama lalu setelah itu Kiara bersiap-siap untuk berangkat menuju sirkuit.
Sebelum berangkat tak lupa Kiara mengecek pesan WhatsApp terlebih dahulu. ternyata ada pesan dari grup WhatsApp yang beranggotakan Kiara , Darwin dan Rangga.
'gue nggak bisa masuk sekarang , Aira nggak mau ditinggal soalnya ' tulis Darwin
'oke ' balas Rangga
'kik kita pake mobil gue aja ' balas Rangga lagi.
'oke gue otw nih ke rumah Lo , sekalian antar Anya juga ' balas Kiara
Kiara pun langsung menemui Rangga dan mengantarkan Anya pulang.
sebelum berangkat , Darwin menghentikan. langkah Kiara dan Rangga.
"Lo berdua bakalan meeting di tempat berbeda sekarang kan ? kok gue agak khawatir ya ??" tanya Darwin heran.
__ADS_1
"maksudnya ?" tanya Kiara tak kalah heran.
"gue juga nggak tau , pokoknya Lo berdua hati-hati ya. kalo ada apa-apa segera telfon gue " ucap Darwin serius.
"iya , Lo fokus aja dulu sama Aira . biar gue sama Kiara yang selesaiin pekerjaan disana " ucap Rangga menangkan.
akhirnya ia dan Kiara pun berangkat menuju sirkuit.
sesampainya di sirkuit , Kiara dan Rangga langsung menuju tempat pertemuan masing-masing .
hari ini Kiara akan bertemu dengan taknisi-teknisi dari setiap pabrikan. sedangkan Rangga akan bertemu dengan para investor yang menanam modal di sirkuit ini.
"Lo tau , teknisi-teknisi sekarang ganteng-ganteng . ntar Lo agak ramah dikit lah " ucap Rangga menggoda adiknya.
"kenapa ? biar ada yang naksir Ama gue ?" tanya Kiara kesal.
"iyalah emangnya Lo nggak bakalan nikah ?" tanya Rangga menyudutkan Kiara.
"ya kan belum ada pasangannya .hahahaha" ucap Kiara tertawa.
sedangkan tanpa mereka ketahui ada seseorang yang tengah mempersiapkan bencana untuk mereka berdua.
"oh ya , Lo tau kik , hari ini investor yang ngundang kita ke peresmian hotelnya itu juga bakalan Dateng " ucap Rangga lagi.
"emangnya kapan sih acaranya ?" tanya Kiara
"1 bulan lagi kayaknya " jawab Rangga.
"ohhh masih lama " timpal Kiara.
"ya udah Lo jaga diri , gue bakalan meeting di lantai satu gedung para direktur , ntar kalo udah selesai Lo tunggu gue di tempat biasa aja ya " ucap Rangga.
"ya udah bye. Lo juga jaga diri " ucap Kiara.
akhirnya Rangga pun meninggalkan Kiara di tempat pertemuannya sedangkan ia langsung menuju gedung para direktur .
di perjalanan menuju ruangan meeting Kiara bertemu dengan salah satu tangan kanan dari investor di sirkuit ini .
"hallo nona Ale " ucap orang tersebut bernama Ardan
"hallo tuan Ardan " jawab Kiara membalas sapaan orang tersebut.
tanpa banyak bicara Kiara langsung bergegas menuju ruang meeting karena memang ia sudah telat.
Kiara memang terkenal cuek di tempatnya bekerja . sebenarnya bukan Kiara saja , melainkan Darwin dan Rangga juga . tetapi yang paling terkenal cuek adalah Kiara.
"eh bro , Lo ngapain sih pake nyapa tuh orang " ucap seseorang yang menghentikan langkah Ardan .
"eh Lo Bas , " ucap Ardan terkejut mengetahui kedatangan Bastian
"gue cuma iseng sih , abisnya dia nggak pantes cuek kek gitu " lanjut Ardan
"Lo bener juga , siapa sih yang nggak sadar dengan kecantikannya. hahahaha" ucap Bastian yang membuat kedua tertawa.
akhirnya meeting pun dimulai setelah semua orang hadir .
__ADS_1