
Erika siap siap untuk berangkat ke kampus, setelah kecelakaan, Juita masuk kedalam kamarnya Erika melihat anaknya siap siap untuk kuliah.
" Anak cantik bunda, apa sudah siap ke kampus sayang? Hari ini Erika akan ditemani oleh supir yah, jika membutuhkan bantuan apapun, tinggal bilang saja yah ke supirnya Erika" Ucap Juita, merapihkan laptopnya Erika, dan beberapa buku kedalam tasnya Erika
" Iyah bunda, tenang saja Erika pasti bilang kok ke supir jika butuh bantuan" Ucap Erika merias wajahnya sebelum pulang
" Anak bunda sudah cantik, hayo kita sarapan dan nanti ke kampus yah" Lanjut Juita langsung dorongin kursi rodanya Erika ke dapur untuk sarapan bersama.
Dilain sisi, Andre yang ingat kemarin ucapannya Jaka, membuat Andre tidak sabar melihat Erika yang tiba di kampus nanti.
" Kalo bukan ucapan ayah, sudah saya bully kamu Erika, perempuan tidak tahu diri, biaya pengobatan sudah ditanggung penuh, tapi justru bikin masalah membuat ayah sita semua fasilitas saya seperti ini." Ucap Andre keselmsaat ingat dengan keadaannya sekarang, Andre selamanya akan benci Erika.
Andre langsung keluar dari kamarnya, tidak lupa membawa handphone nya Ana untuk Andre pesan taxi online nanti.
Dilain sisi, OKI siap siap ke kampus, OKI tidak sabar mau ketemu dengan Erika untuk belajar bareng di kampus dan makan di kantin kampus bertiga.
" Sudah beres deh, enaknya ke rumah Erika tanpa bawa mobil kali yah, supaya pulangnya bisa bareng bersama Erika." Ucap OKI merapihkan peralatan makeup dan buku kuliahnya kedalam tasnya
Dilain sisi, Ana memberikan banyak cemilan untuk Andre, untuk bawa ke kampus supaya bisa hemat dan tidak merasa kekurangan lagi, Jaka melihat istrinya mau siapkan cemilan cuman bisa melihatnya tanpa memberikan komentar apapun.
" Bunda, mau bikin Andre semakin malu di kampus dengan memberikan Andre cemilan cemilan itu? yang bener saja sih, kalo mau uangnya saja dari pada makanan itu, seperti anak kecil saja?" Tanya Andre kesel dengan niatnya Ana yang dianggap mau mempermalukan Andre di kampus
" Astaga sayang, bunda ini peduli loh dengan Andre, masa dibilang mau mempermalukan Andre sih" Ucap Ana sedih, karena niat baiknya di tolak oleh Andre
" Kamu kok bicara seperti itu ke bunda kamu, Bunda kamu sudah berniat baik loh Andre masa kamu tolak sih, terima cemilan cemilan itu, dan harus kamu makan" Tegas Jaka kesel, karena Andre tidak bisa menerima dengan baik pemberian Ana
__ADS_1
" Tidak mau, Andre sudah cukup malu dengan apa yang terjadi dan tidak mau menambah rasa malu lagi, cuman karena cemilan cemilan itu, astaga bener bener" Protes Andre yang sudah cukup malu dan tidak akan menambah malu dengan bawa kue kue itu
" Sombong sekali Andre, yah sudah bunda,lanjut saja kasih anak sombong ini uang lima ratus ribu, jangan pernah bunda tambahan biar tahu rasa, supaya tahu bagaimana pahitnya tidak punya uang" Tegas Jaka yang awalnya tidak mau komentar tapi melihat anaknya sombong seperti ini akhirnya ikut ikutan kesel juga
Andre yang mendengar ucapan Jaka, langsung berangkat ke kampus tanpa salim terlebih dahulu, malas sopan dengan orang tua kejam seperti Jaka,
" Biarin saja bunda, anak kita laki laki dan sudah dewasa, kita biarin saja apa yang dia mau, jika bersikap yang salah baru kita tegur lebih keras, sini ayah saja yang bawa kue kue itu ke kantor supaya ayah saja yang makan" Lanjut Jaka yang akhirnya bawa kue yang sudah disiapkan oleh istrinya
" Terimakasih sayang, baik lah akan aku masukin kedalam tempat makan" Lanjut Ana bahagia karena suaminya yang mau bawa kue kue yang sudah dibelinya ke kantor
Dilain sisi, Farhan sengaja ikut ke kampusnya Erika, mau membantu Erika turun dari mobilnya, dan mau memastikan Erika baik baik saja.
" Erika harus semangat yah sayang, ingat jangan miinder dengan keadaan Erika, Erika ke kampus untuk fokus belajar bukan untuk sedih sedih yah" Ucap Farhan berharap Erika tidak minder dengan keadaanya sekarang
" Baik ayah, Erika akan santai menjalan kan kegiatan Erika selama di kampus, dan tidak ingin membuat ayah dan bunda sedih" Ucap Erika berusaha senyum melihat Farhan supaya tidak cemas terus
" Baik tuan, saya akan tiba dikelas nona Erika sebelum bel dibunyikan' Ucap Supirnya Erika, yang tidak ingin anak majikannya kesulitan
" Yah sudah sayang, taxi online nya sudah tibaa, ayah ke kantor yah sayang, ingat harus santai selama di kampus jangan cemberut yah sayang" Lanjut Farhan berharap Erika mampu, menahan rasa sedihnya
" Yah ayah" Lanjut Erika
Farhan mencium keningnya Erika dan langsung jalan ke taxi online yang sudah dipesannya, Farhan melihat supirnya dorongin kursi rodanya Erika untuk masuk kedalam kampus. Farhan melihat Andre turun dari taxi online, menunggu sampai Andre jalan kearahnya Farhan.
" Saya harap, kamu tidak menyakti anak saya lagi, jika saya tahu kamu sakitin Erika lagi, saya tidak akan tinggal diam mengerti kamu? untuk sekarang saya maafin kesalahan kamu tapi untuk seterusnya tidak akan saya diam kan, dan saya tidak ingin denger kamu menghina kondisi fisik Erika selama di kampus, jika saya denger kamu rese, akan tahu akibatnya Andre!" Ancam Farham dengan tegas, tidak akan membiarkan Andre seenaknya lagi dengan Erika
__ADS_1
" Tanpa om bilang pun, saya tidak akan sudi bicara apapun dengan anak om, yang sudah menghancurkan hidup saya" Ucap Andre dengan sombongnya, Andre langsung melanjutkan jalannya, dari pada berlama lama bicara dengan Farhan.
Farhan melihat Andre jalan begitu saja, langsung kesel melihatnya, dan Farhan langsung masuk kedalam taxi online menuju kantornya.
Dilain sisi, Rektor di kampusnya Erika mengijinkan supirnya Erika untuk duduk didepan kelasnya Erika, karena menjaga Erika takut butuh bantuan untuk dorongin kursi roda.
" Terimakasih banyak pak, saya tidak akan berisik selama menunggu nona didepan kelas" Ucap Supirnya Erika
" Bagus kalo begitu, anda bisa menunggu Errika sampai pulang kuliah" Ucap Rektor kampus, memberikan ijin supirnya Erika ada didalam kampus selama tidak mengganggu ketenangan kegiatan belajar mahasiswanya
Rektor kampus, langsung jalan menuju ruangannya setelah selesai bicara dengan supirnya Erika tadi, membuat Supirnya Erika langsung main hanphone nya.
Dilain sisi, Mona dan Oki bahagia sekali, karena Erika akhirnya masuk kuliah juga, dan bisa menjalankan kegiatan bersama sama seperti biasanya.
" Nanti pas istirahat ke perpustakaan yuk, sudah kangen sekali untuk baca buku disana" Ucap Oki antusias dengan kegiatan belajar bersama Erika
" Boleh juga tuh, selain itu kita makan disana saja yah, kan seru baca sambil makan" Ucap Mona sudah membayangkan makan burger sambil baca buku
" Boleh saja temen temen" Ucap Erika, mau ikut ke perpustakaan, karena Erika tidak akan kesulitan naik ke lantai dua karena ada supir yang akan membantunya.
" Temen temen, lihat ada cowok payah dan tidak tahu malu masuk kedalam kelas" Lanjut Oki tidak sengaja melihat Andre masuk kedalam kelas
" Saya tidak peduli" Lanjut Erika, Erika langsung buang muka saat tidak sengaja melihat Andre
" Sabar Andre, harus sabar menghadapi perempuan perempuan rese ini, dari pada semakin sengsara" Batin Andre berusaha tidak peduli, dengan kehadiran Erika didalam kelas
__ADS_1
" Ego menghilang kan rasa cinta, yang selama ini Andre rasakan untuk Erika, dasar cowok egoois dan tidak tahu malu sama sekali" Protes Mona pelan, Mona tidak menyangka jika Andre bisa sejahat ini
Andre jalan menuju kursinya, tanpa melihat Erika, Oki, dan Mona. Andre berusaha cuek demi tidak bersikap seenaknya lagi ke Erika karena sudah mendapatkan ancaman dari Jaka, membuat Andre tidak ingin nekat menyakitin perasaannya Erika lagi, bisa bisa Andre semakin kehilangan pemasukan dari Ana.