
'tumben kevin nggak sama Arsen , duhhh Arsen kenapa sih , nggak biasanya dia diemin aku. ' batin Kiara heran .
saat mereka sudah sampai ditempat VIP
"Kik , kamu duluan aja ya kesana . kita berdua mau pesen makanan soalnya tadi salah satu waiters suruh aku buat konfirmasi pesanan dulu ." ucap Kevin berbohong
"Arsen mana ?" tanya Kiara
"dia udah disana kok, kamu nggak papa kan nunggu sama Arsen dulu?;. " tanya Kevin
"iya , kalian pergi aja. " ucap Kiara
"tempatnya bagus banget Kik, terus seger gitu pokoknya kamu nggak bakalan bosen nunggu kita " ucap Humaira antusias .
"yaudah iya-iya kapan berangkatnya , aku udah laper. " ucap Kiara kesal.
"hehehehe. ya udah bye " ucap Kevin sambil menarik tangan Humaira .
Kiara menuju sebuah meja yang disana sudah duduk Arsen. benar kata Humaira tempatnya segar dan Instagramable banget .
'aduh bakalan garing nih kalo Arsen diem terus ' batin Kiara sambil terus berjalan.
"Arsen " panggil Kiara begitu sampai tepat di belakang Arsen .
Arsen tak mau membalik tubuhnya , ia tetap berada diposisinya semula.
"Arsen , kamu kenapa ?" tanya Kiara , namun tak mendapat jawaban dari Arsen.
"Arsen , kamu marah ya sama kkk....Ara" ucap Kiara menyebut dirinya dengan panggilan khusus yang diberikan oleh Arsen.
spontan Arsen membalik tubuhnya menatap kiara dengan tatapan yang sulit diartikan Kiara .
"Arsen , kamu kenapa ?" tanya Kiara lagi.
Arsen masih saja tak menjawab , membuat Kiara takut dan bingung .
'ternyata bener kan bakalan garing ' batin Kiara
"kamu kenapa sih , aku tanya kamu nggak jawab jawab. kamu marah sama aku ? tapi kenapa ? atau selama ini kamu cuma sandiwara aja temenan sama aku biar kita nggak canggung waktu kompetisi dan sekarang , setelah selesai kamu udah nggak anggep aku ??? " ucap Kiara panjang lebar dengan nada meninggi.
'astaga Kiara marah ? huhhhhh apakah ini sinyal gue bakalan diterima ' batin Arsen .
"kenapa diem ? kalo ada masalah bilang nggak usah diem kek gini , kamu ini kenapa sih sen ?" tanya Kiara lagi. namun tak mendapat jawaban apapun dari Arsen.
"AARSENNN" teriak Kiara
"Aku cinta sama kamu , aku sayang sama kamu " ucap Arsen akhirnya
Kiara terdiam diposisinya , ia terkejut mendengar ucapan Arsen.
'yang ku takutkan terjadi , cepat atau lambat Arsen akan nyatain perasaannya . huhhhh tapi aku belum siap ya Allah. ' batin Kiara .
"kenapa diem ?" tanya Arsen.
__ADS_1
ya kali ini keadaannya berbalik, yang tadinya Kiara berbicara tanpa henti terdiam terkejut mendengar ucapan Arsen.
"Ara, asal kamu tau aku nggak pernah merasa secinta ini kepada seseorang, aku bahkan merasa lebih mencintai dirimu dari pada diriku sendiri. mungkin kamu anggep ucapan aku ini hanya gombalan , tapi demi apapun aku jujur mengatakan ini semua " ucap Arsen sambil menatap Kiara.
"Ara.......Ara.......Kiara I LOVE YOU.." ucap Arsen akhirnya.
"kamu mau kan jadi kekasihku ???" tanya Arsen ragu.
Kiara masih saja terdiam membisu di posisinya , jujur saja kali ini ia benar-benar sangat bimbang .
'aduhh sekarang gimana ??? yaa memang sih aku akui , aku nyaman sama Arsen . cuma aku nggak mau pacaran , tapi kalo ditolak kasian juga arsen biar gimanapun aku merasa kalau dia mengatakan semuanya dengan tulus. ' batin Kiara bimbang .
akhirnya dengan penuh pertimbangan Kiara memberikan jawabannya.
"AA....aaarr...sen " ucap Kiara terbata.
"gimana Ra ?" tanya Arsen meminta kepastian.
dengan malu Kiara menganggukkan kepalanya sambil tersenyum tak berani menatap mata Arsen .
Arsen sangat bahagia bahwa ternyata Kiara memiliki perasaan yang sama kepada dirinya .
prokk....prokkkk.........
suara tepukan tangan datang dari dua sahabat mereka , siapa lagi kalau bukan Kevin dan Humaira .
"cieee yang udah jadian " goda Humaira kepada sahabatnya itu.
"kalian berdua bohong ya sama aku " ucap Kiara kesal mengingat kedua sahabatnya itu akan pergi mengkonfirmasi makanan.
Arsen hanya tersenyum melihat pujaan hatinya itu tersipu malu.
'sungguh berbeda dari Kiara yang biasanya. aku berharap kita bisa hidup bersama suatu hari nanti sayang ' batin Arsen sambil tak hentinya mengukir senyuman di wajah.
"yaudah , ayo sayang kita makan " ajak Arsen mesra.
lagi-lagi Kiara tersipu malu dengan perlakuan Arsen.
'oh my God kok aku jadi malu gini sih ' batin Kiara.
kiarapun mengikuti jejak Arsen , sedangkan Kevin menghentikan langkah semua temannya itu.
"tunggu......" ucap Kevin
"kenapa Vin ?" tanya Kiara.
"kalian nggak mau kasi gue kesempatan ?" tanya Kevin menatap Arsen kesal .
Arsen terkejut karena ia lupa , bahwa temannya itu juga akan menyatakan cinta kepada sepupunya .
akhirnya tanpa menunggu jawaban dari para sahabatnya kevin pun memulai aksinya.
"Uma....." ucap Kevin lembut.
__ADS_1
"udah langsung aja , mau ngomong apa ?" ucap Humaira
"mungkin kamu kira aku hanya ikut-ikutan dengan Arsen tapi jujur aku melakukan ini semua dari hati yang paling dalam. Uma aku mencintaimu , maukah kau menjadi kekasihku ?" ucap Kevin lembut.
"dengan senang hati , aku mau jadi pacar kamu " balas Humaira mantap.
Kevin terkejut karena justru Humaira sepeti sudah siap menerima dirinya.
"yahhh Lo berdua nggak sweet " goda Arsen .
"biarin , yuk sayang kita makan " ucap Kevin langsung mengajak Humaira.
akhirnya merekapun mulai menyantap makanan dengan sangat lahapnya .
Namun tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang benci melihat kedekatan mereka.
"liat aja , gue bakalan hancurin persahabatan kalian. tapi mungkin cara gue ini nggak bakalan buat Lo semua pisah , cuma gue pastiin Lo semua akan menderita ." ucap orang tersebut dengan sorot mata penuh amarah .
setelah selesai makan , mereka kembali ke kamar masing-masing.
para lelaki mengantarkan gadis mereka sampai tepat didepan pintu kamar.
"kalian berdua istirahat ya , nanti malem kita ketemu di restauran " ucap Arsen
"sayang kalo ada apa apa kamu hubungin aku ya "ucap Kevin kepada Humaira .
"ohhh gitu ya , lo lupain sahabat Lo yang satu ini ???" goda Kiara.
"ya kan Lo udah ada Kik " ucap Kevin tertawa.
melihat Arsen membuat Kiara selalu tersipu malu .
"kamu makin imut kalo lagi malu sayang " ucap Arsen menggoda kekasihnya itu.
"udah ah , kalian balik aja sana kita mau istirahat " ucap Kiara mengalihkan pembicaraan.
akhirnya Kevin dan Arsen kembali ke kamar mereka .
didalam kamar pada gadis .
"kia , kamu kok langsung terima arsen ?" tanya Humaira
"karena dia tulus " ucap Kiara singkat.
"kamu tau dari mana ? nggak mungkin kan cuma ngukur dari tadi aja " ucap huamira lagi
"ya kali kamu nggak peka diperlakukan istimewa smaa seseorang " ucap Kiara akhirnya .
"jadi selama ini kamu peka dong sama perlakuan Arsen ?" tanya Humaira lagi .
"iya lah , cuma aku aja yang suka ngalahin pembicaraan waktu Arsen mau nyatain perasaannya ke aku .hahahhaah . aku nggak mau aja nanti bakalan buat kita kehilangan profesionalitas " ucap Kiara panjang lebar .
"udah ah aku mau mandi " ucap Kiara langsung pergi membersihkan tubuhnya.
__ADS_1
dan malam harinya....