
Arsen membawa buah-buahan itu di tangannya. Tak lupa ia ke dapur dahulu untuk membersihkan buah-buahan itu . setelah semua bersih barulah ia membawanya ke kamar Kiara.
tok....tok.....tok.......
"Ara....aku boleh masuk ??" tanya Arsen
"mau ngapain ??" tanya Kiara
"aku bawain buah-buahan kesukaan kamu ini " jawab Arsen lembut.
akhirnya kiarapun membukakan pintu untuk Arsen , Arsen terkejut melihat mata Kiara yang merah dan sedikit membengkak.
"kamu kenapa sayang ??" tanya Arsen lembut.
"stop memanggilku sayang " jawab Kiara kasar.
"kamu baik-baik aja ??" tanya Arsen lagi .
"bukan urusan kamu " jawab Kiara lagi.
"Ara...." ucap Arsen lagi.
"stop memanggilku dengan nama itu , sudah berapa kali aku bilang stop memanggilku Ara dan jangan memanggilku Dnegan kata sayang " ucap Kiara panjang lebar.
"kau bisa memanggilku Kiara atau Ale , itu lebih baik untuk ku " lanjut Kiara lagi dengan mata hampir menangis .
Arsen kikuk ia tak tahu harus bagaimana , ia merasa serba salah.
"baiklah , ini dimakan buahnya , semoga kamu lebih baik " ucap Arsen menyerahkan buah itu kepada Kiara .
Ya memang tak tahu diri seorang Kiara , setelah ia memaki Arsen kini ia menerima buah yang diberikan oleh Arsen.
"Kik , aku nggak akan pernah nyerahin untuk mengembalikan hubungan kita seperti yang dulu . karena aku mencintaimu " ucap Arsen setelah Kiara mengambil buah darinya.
mendengar kata cinta membuat Kiara teringat kejadian waktu itu. Kiara masuk ke kamarnya dan membanting pintu kamarnya agak keras.
Terbesit rasa bersalah dan penyesalan di hati Arsen. sudah 6 tahun Kiara masih mengingat kejadian itu.
"aku yakin sebenarnya kamu mencintaiku sayang " ucap Arsen meneguk minuman dibotol yang ada ditangannya.
Arsen terus meminum minuman beralkohol itu hingga ia tak sadarkan diri.
Tak terasa hari demi hari Kiara lewati dengan penuh rintangan . hari ini tepat hari pernikahan Ardan dan juga teman karib Kiara yaitu Cantika .
Kiara menghadiri pernikahan Ardan dengan mendampingi suaminya Arsen . di pernikahan Ardan itu Kiara bertemu dengan orang tuanya, bunda Ika, pak Rizwan dan tak lupa 2 orang kesayangannya yaitu Darwin dan Rangga yang juga bersama Mia.
mereka semua duduk bersama di satu meja, Kiara duduk diantara Arsen dan bunda Ika.
__ADS_1
"kak kikan mana ??" tanya Kiara pada Rangga.
"dia lagi nggak enak badan , lo taulah " jawab Rangga.
"oh gitu , gue kangen sama dia , udah lama banget gue nggak ketemu " ucap Kiara lagi.
" oh ya Kik , kita bakalan ke Amerika untuk penutupan kontrak kita " timpal Darwin.
"oh ya gue lupa , kontrak kita bakalan berakhir , apa nggak bakalan diperpanjang ??" tanya Kiara yang membuat semua orang memandanginya .
"bisa , malahan kita udah dapet tawaran banyak banget Kik. Lo sih yang jarang buka email grup kita " jawab Rangga
"udah ah kalian mah nggak bisa diem kalo udah ketemu " ucap Bu hayati yang sukses membuat Kiara dan Rangga diam.
sepanjang acara Kiara hanya duduk di tempatnya . bahkan ia tak pernah mengajak Arsen untuk berbicara.
acara pun selesai , dan semua tamu undangan bergantian meninggalkan pesta , tak terkecuali Rangga dan Kiara .
Ardan beruntung sekali karena di malam pertamanya tak diganggu oleh kedua sepupunya itu.
sesampainya di rumah , Kiara langsung masuk ke kamarnya tanpa berbicara kepada Arsen.
Kiara mengecek email yang dimaksud oleh Rangga dan ternyata benar ada banyak penawaran untuk mereka.
Kiara ingin sekali memperpanjang kontraknya namun ia bingung apa yang harus ia katakan pada orang tuanya. karena Bu hayati dan pak Bahri ingin Kiara fokus mengurus rumah tangganya.
"gue kerja tinggal 1 bulan lagi . apa ini saatnya gue Nerima Arsen ??" tanya Kiara sambil memandangi langit-langit kamarnya.
"memang nggak bisa gue pungkiri kalo sebenarnya gue masih ada rasa sama Arsen , tapi kenapa kalo gue liat dia tu bawaannya pengen marah terus......huhhhhh gue pusing deh .tidur aja deh " ucap Kiara sambil menjambak rambutnya frustasi.
keesokan harinya kiara mendapat sebuah pesan dari Darwin untuk membawa sebuah flashdisk .
"apa minjem aja ya di Arsen ??" tanya Kiara pada dirinya sendiri .
akhirnya Kiara pun berjalan keatas menuju ruang kerja Arsen.
"dasar tu orang belum bangun sampe sekarang, untung aja sih belum bangun jadi
gue nggak perlu ketemu dia " ucap Kiara senang
baru saja Kiara akan membuka sebuah pintu ternyata pintu itu lebih dulu dibuka. Kiara terkejut karena ternyata Arsen berada di dalam ruang kerjanya.
"ada apa ??" tanya Arsen lembut.
"AA..aku mau minjem flashdisk " ucap Kiara tegang.
"tuh ambil aja di dalem , kamu pilih aja di laci nomor 2 " ucap Arsen
__ADS_1
Kiara pun masuk ke dalam ruangan Arsen dengan santainya sambil mengambil flashdisk didalam laci nomor 2.
ceklek.....
suara pintu tertutup , membuat Kiara langsung membalik tubuhnya.
"kenapa ditutup ??" tanya Kiara heran setengah takut.
"kenapa ?? kita suami istri jadi nggak masalah " jawab Arsen santai.
setelah menemukan benda yang dicarinya kiarapun bergegas untuk keluar. Ia menekan knop pintu namun tak dapat terbuka.
"kenapa terkunci ??" tanya Kiara polos.
"ayolah sayang , sampai kapan kita seperti ini. apakah kamu tidak bosan ??" ucap Arsen.
Kiara tak tahu harus bagaimana , Arsen berjalan mendekati Kiara yang sangat tegang yang sudah tak tahu harus kemana.
"KK....kamu mmmau aapa ??" tanya Kiara sudah sangat tegang. yang tak menempelkan tubuhnya ke daun pintu
Arsen terus mendekati Kiara hingga tidak ada jarak diantara mereka. Arsen meletakkan telapak tangannya tepat disamping kepala Kiara .
"aku sangat mencintaimu Ara " ucap Arsen tepat didepan wajah Kiara.
Kiara memalingkan wajahnya karena mencium aroma alkohol yang sangat keras.
'ternyata Arsen mabuk ' batin Kiara .
"aku ingin kau menjadi istriku seutuhnya , aku mencintaimu " ucap Arsen langsung mencekam kepala Kiara dan langsung mencium bibir Kiara.
Kiara meronta-ronta dan memukul tubuh Arsen namun Arsen belum juga melepaskan ciumannya . Kiara menangis karena ternyata Arsen merebut ciuman pertamanya dengan paksa.
Tanpa berpikir panjang , Kiara mengeluarkan ilmu bela dirinya dan mampu membuat Arsen tersungkur.
"sayang kenapa kau ganas sekali " ucap Arsen yang kemudian kehilangan kesadarannya.
Kiara segera mencari kunci pintu dan langsung keluar meninggalkan Arsen. Kiara langsung menyiapkan barang-barangnya dan pergi ke sirkuit Dnegan motor trillnya.
Diperjalanan Kiara membayangkan bagaimana tadi Arsen merebut ciuman pertamanya. ternyata Arsen sedang dalam kondisi mabuk Yang semakin membuat Kiara takut.
Sesampainya di sirkuit Kiara langsung memberikan flashdisk yang diminta oleh Darwin , ia kemudian melanjutkan pekerjaannya yang tinggal sedikit.
ya hari ini adalah hari final ia bekerja di sirkuit X , hari ini adalah babak final untuk menentukan juara musim ini.
pada akhir acara , Kiara Rangga dan Darwin merayakan keberhasilan mereka dengan makan-makan.
"Alhamdulillah ya ,kita bisa makan puas hari ini. pekerjaan kita udah selese dan Lo juga Kik akhirnya sembuh total " ucap Darwin bersyukur
__ADS_1