
dan malam harinya Kiara dan Humaira mendapat pesan dari Kevin .
"guys gue sama Arsen tunggu kalian di restauran bawah , kalian berdua cepat kesini ya " bunyi pesan itu.
"Kevin suruh kita ke restauran buat makan ???" tanya Kiara kepada Humaira .
"aku nggak tau kik , ya udah ayo kita siap-siap . ntar mereka marah lagi kelamaan nunggu ." jawab Humaira.
akhirnya setelah siap mereka berdua bergegas menuju restauran yang ada dilantai pertama hotel tersebut.
disaat mereka sudah sampai di lantai tersebut , mereka merasa heran karena tidak biasanya restauran ini sepi.
"tumben kok sepi ya , padahal baru jam 7 " ucap Kiara heran .
"iya Kik , mereka berdua kemana lagi ." ucap Humaira.
mereka berdua pun kembali melanjutkan perjalanan sambil melihat-lihat dimana Kevin dan Arsen duduk .
"ehh Uma tunggu dulu.....itu Arsen , terus kevin dimana ? itu Arsen sama siapa ? " tanya Kiara menunjuk keberadaan Arsen .
"huhhhhh mulai cemburu ??? hahahah" goda Humaira.
"apaan sih , emang kamu nggak penasaran kevin dimana ??" tanya Kiara mengalihkan pembicaraan.
"palingan dia ketoilet , eh tapi kok aku jadi khawatir ya " ucap Humaira yang tiba-tiba memikirkan Kevin sedang dalam bahaya.
"udah ah yuk kita samperin Arsen , apa itu Beatrice ??" ucap Humaira menarik tangan Kiara perlahan.
namun langkah mereka berhenti , saat Arsen berdiri dari duduknya . Dan yang membuat humaira dan Kiara terkejut adalah tiba-tiba wanita itu mendekati Arsen dan tiba-tiba wanita itu menci*m bibir Arsen tanpa peduli sekitar .
Humaira menganga , tak menyangka sepupunya itu menghianati sahabatnya . sedangkan Kiara ia begitu terkejut dengan apa yang terjadi di hadapannya, ia tak menyangka seseorang yang baru beberapa jam berstatus sebagai kekasihnya kini telah mengkhianatinya.
Dengan geramnya Humaira menarik tangan Kiara dan menghampiri Arsen . saat Humaira melihat wanita yang bersama Arsen , Humaira menjadi syok ia tak mampu mengeluarkan suaranya.
Akhirnya dengan penuh kekuatan , Kiara menghentikan adegan kedua manusia itu.
"Aaa...rrrr..sseennnn....." ucap Kiara menahan air matanya .
mendengar suara itu Arsen langsung mendorong tubuh wanita yang menci*mi bibirnya. dan langsung menghadap orang yang tak lain adalah kekasihnya.
Melihat wajah Arsen , Kiara tak sanggup menahan air mata lagi. air mata itu tumpah tanpa diperintah . tatapan Kiara seolah-olah mengisyaratkan kekecewaan yang sangat besar kepada Arsen .
"aku bisa jelasin Ra " ucap Arsen sambil berusaha meraih tangan Kiara .
namun dengan sigap Kiara mengangkat tangannya kemudian berkata.
__ADS_1
"aku kecewa sama kamu , kamu nggak perlu jelasin apapun karena hubungan kita nggak bisa diterusin lagi. " ucap Kiara tegar namun dengan air mata yang terus bercucuran .
setelah mengatakan itu , kali ini Kiara menarik tangan Humaira agar pergi meninggalkan Arsen juga.
Humaira tak mampu berkata apa-apa , hingga didalam lift air matanya tumpah tanpa ia sadari .
kedua wanita itu tak membuka mulut sama sekali , mereka hanya sibuk dengan pikirann masing-masing sambil air mata terus mengalir.
setelah sampai di lantai kamar mereka. mereka terkejut dan keluar dari lamunan masing-masing.
"Kevin........." teriak Humaira.
Kevin sedang ditarik seperti karung beras oleh seseorang yang memakai topeng. Dengan sigap dan tanpa rasa takut Kiara dan Humaira berlari mencoba menyelamatkan Kevin.
mendengar teriakan para gadis itu membuat orang bertopeng itu ingin berlari , namun terlambat karena ia dicegat oleh Kiara.
"Lo siapa ??" tanya Kiara
"kamu tidak perlu tahu siapa saya , " jawab orang bertopeng itu.
"ada apa dengan sahabat saya ?" tanya Kiara lagi.
"dasar wanita banyak omong....." ucap orang bertopeng itu dan melayangkan bogemannya kepada Kiara .
namun dengan mudah dielakkan oleh Kiara . Kiara pun akhirnya bertarung dengan orang itu. sedangkan Humaira langsung menghampiri Kevin.
melihat kesempatan , orang bertopeng itu segera kabur meninggalkan Kiara dalam lamunannya .
Kiara tersadar dan langsung menghampiri Kevin dan humaira .
"Vin....Vin......Kevin....." ucap Kiara sambil menepuk-nepuk pipi Kevin agar segera tersadar .
Humaira sudah tak mampu menahan tangisnya lagi , ia merasa masalahnya datang bertubi-tubi.
"ayo kita bawa Kevin masuk" ajak Kiara.
namun saat mereka berusaha mengangkat tubuh Kevin , Arsen datang dengan napas yang terengah-engah karena ia menaiki tangga dari lantai 1 sampai lantai 8 .
Kiara dan Humaira tak menghiraukan kehadiran Arsen , akhirnya dengan payah Kiara dan Humaira mampu mengangkat tubuh Kevin dan membawanya berbaring diantar ranjang .
Humaira hanya menangis disamping kevin yang sedang terbaring lemah. sedangkan Kiara sibuk mencari minyak angin dan segelas air untuk menyadarkan Kevin.
sedangkan Arsen heran dengan apa yang terjadi , mengapa dengan Kevin. ia berusaha bertanya namun tak mendapat jawaban dari kedua gadis itu .
saat Arsen ingin mencoba menyadarkan Kevin tiba-tiba Humaira mengeluarkan suaranya dan membuat hati Arsen menangis.
__ADS_1
"stop!!!!!! Lo jangan sentuh Pacar gue , gue nggak nyangka ternyata Lo seJahat ini . gue Kecewa sama Lo . Sekarang lebih baik Lo pergi dari sini . Pergi" ucap Kiara dengan menekankan setiap kata-katanya . bahkan teriakannya sampai menggema diruangan itu.
Akhirnya dengan berat Arsen melangkahkan kakinya keluar ruangan itu .
"Uma kita pakein Kevin ini dulu ya , terus nanti kalo Kevin udah sadar kamu langsung kasi dia minum " ucap Kiara .
tangis Kiara sudah terhenti karena sekarang ia sangat syok dengan apa yang menimpa Kevin.
dan akhirnya Kevin tersadar dan Humaira pun langsung memberikan minuman untuk kevin.
"kamu nggak papa kan ??" tanya Kiara cemas .
"kamu kenapa nangis sayang ??? " tanya Kevin balik sambil menghapus air mata Humaira.
"Lo kenapa Vin ? Lo inget nggak kejadian sebelum Lo pingsan ??" tanya Kiara
"gue nggak tau kik , yang jelas tadi pas gue balik dari ATM gue ngerasa ada yang pukul tengkuk gue , terus pandangan gue gelap dan setelah itu gue nggak tau apa yang terjadi " ucap Kevin jujur.
"Arsen mana ?" lanjutnya lagi.
akhirnya Humaira pun menceritakan apa yang sebenarnya terjadi dengan sangat detail sambil sesekali mengusap air mata yang masih belum saja habis .
".....Dan kamu tau siapa wanita yang bersama Arsen ?" ucap Humaira yang kali ini membuat Kiara juga penasaran.
karena Kiara sama sekali tidak mengetahui bahwa ternyata Humaira mengenal wanita itu
"siapa ?" ucap Kevin
"Angel.... " ucap Humaira sambil menangis lagi.
Kevin terkejut , bahkan Kiara juga terkejut karena ia ingat bahwa nama mantan kekasih yang mengkhianati Arsen adalah Angel.
"Vin apa Lo yang nyuruh kita ke restauran bawah ?" tanya Kiara tegang
"nggak , gue nggak pernah ngirim pesan ke kalian " ucap Kevin jujur.
"tapi ini , dari kamu " ucap Humaira sambil menunjukkan pesan dari kevin itu.
"tapi aku nggak pernah ngirim itu kepada kalian , apa jangan-jangan..." ucap Kevin terpotong.
"ini konspirasi " ucap Kiara melanjutkan ucapan Kevin .
"apa mungkin angel ada dibalik semua ini ??" tanya Humaira
"bisa jadi , mungkin dia ingin balas dendam ke Arsen karena dia malu dipergoki oleh Arsen " jawab Kevin sambil berusaha menghilangkan amarah Kiara .
__ADS_1
"tapi seharusnya Arsen tidak membiarkan bibirnya dici*um oleh wanita itu " ucap Kiara membuat Kevin dan Humaira kikuk diam .