
kemudian beberapa scurity menyetel ebuah televisi yang ada di depan meja resepsionis.
"Bu bos " teriak salah satu scurity dan melemparkan sebuah remote kontrol kepada Kiara.
Dengan mudah Kiara menangkap remote yang dilemparkan kepada dirinya .
Dan langsung saja Kiara memutar rekaman cctv yang merekam dirinya dnegan gina. Mulai dari ketika mereka dirumahnya Arsen , kemudian didalam lift dan terakhir di lobi saat gina melempar dirinya sendiri.
semua orang terkejut melihat kejadian yang diputar oleh Kiara. tak terkecuali Arsen dan Ardan . sedangkan para scurity sebelumnya sudah di mintai kerja sama oleh Kiara.
"kalian lihat ??? siapa yang sebenarnya seorang Monster ???" tanya Kiara menyeringai.
"Dan banyak wanita yang memprotes suamiku sebelum kalian tahu Maslaah sebenarnya. " lanjut Kiara lagi.
"lihatlah !!!! wanita adalah seorang Monster yang berencana untuk merusak rumah tanggaku. dia adalah seorang PELAKOR " ucap Kiara menekankan kata pelakor.
"Brengs*k aku tidak menerima perlakuan mu kepada diriku " teriak gina tak bisa menahan rasa malunya.
"aku tidak melakukan apa-apa . kau melakukan semuanya sendiri " ucap Kiara dengan Anada polosnya
"jangan sok polos , " teriak gina lagi dan berjalan mendekati Kiara.
tepat saat dia berada dihadapan Kiara ,gina melayangkan tangan kananya ingin menampar Kiara.
Namun dengan mudah Kiara menahan tangan kanan gina dengan tangan kirinya dan langsung menampar keras pipi kiri gina dengan tangan kananya .
saat gina mengangkat wajahnya lagi , lagi-lagi Kiara menampar gina lagi dan kali ini di pipi kanan .
Arsen ingin melerai namun segera dihentikan oleh ucapan Kiara.
"jangan menghentikan ku , selangkah saja berjalan kau akan menyesal dengan apa yang ku lakukan " ucap Kiara tanpa mengalihkan pandangannya.
"aku tau apa yang harus ku lakukan " ucapnya lagi.
Arsen membelalakkan matanya , padahal posisi Kiara membelakangi Arsen namun dengan mudah Kiara bisa mengetahui gerak-gerik orang disekitarnya.
"kau menganggap ku bodoh ??" tanya Kiara menekan dagu gina untuk menghadap ke wajahnya.
"lihatlah orang bodoh ini, orang bodoh yang akan kau permalukan ternyata justru melukannya kepada mu .hahahaha" ucap Kiara tertawa.
__ADS_1
"dasar wanita jal*ng" teriak gina menggema
"hey....hahahahah....siapa yang kau sebut jal*Ng ???? semua orang sekarang tau bahwa dirinyalah wanita jal*Ng itu , wanita yang rela merendahkan dirinya sendiri hanya untuk merebut suami orang " ucap Kiara tertawa sambil melempar keras kepala gina.
semua orang menelan ludah mereka melihat yang dilakukan kiara.
"hehhhhh....lihatlah dirimu , begitu menyedihkan , dan yang lebih memalukan lagi kau rela membuat dirimu seperti dan memperlihatkannya kepada semua orang " ucap Kiara dengan tatapan sinisnya .
"scurity " ucap Kiara.
dan langsung seorang scurity membawakan sebuah cermin besar dan langsung meletakkannya dihadapan gina.
"lihatlah dirimu !!! , tetapi aku tidak mengharapkan kau meminta maaf kepada diriku , aku hanya ingin kau menjadi lebih baik dan ketahuilah belum tentu orang yang kau cintai juga mencintaimu. apalagi kau rela menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Ketahuilah jika kau memaksakan cinta , maka cinta itu yang akan menyiksamu. " ucap Kiara menasihati gina namun tetap dengan nada sedikit marah.
"hiks....hiks.....hiks...." gina terduduk dan langsung menangis sejadi-jadinya. ia menyesali perbuatannya. apa yang dikatakan Kiara benar , bahwa cinta yang ia paksakan justru menyakiti dirinya.
"sudahlah , jadikan semua ini pelajaran " ucap Kiara mencoba membantu gina berdiri.
Gina terkejut , karena Kiara justru berhati malaikat. Dan akhirnya gina pun menerima tangan Kiara dan berdiri dan langsung memeluk Kiara.
"maafkan aku " ucap gina tulus.
"sekarang , obati lukamu itu , dan katakan pada hatimu bahwa kau harus menjadi lebih baik dari hari ini " ucap Kiara dengan menatap mata gina dalam.
gina mengangguk dengan air mata yang membendung di pelupuk matanya.
'ternyata aku salah , aku justru ingin menyakiti orang yang kini telah menyadarkan ku ' batin gina benar-benar taubat.
"scurity " ucap kiara.
Dan para scurity pun datang sambil membawa sebuah kursi roda.
"pergilah obati lukamu bersama mereka. " ucap Kiara membantu gina duduk di kursi roda.
"tunggu " ucap gina ketika kursi rodanya mulai didorong.
dengan spontan scurity pun menghentikan langkahnya.
"aku ingin meminta maaf kepada kalian semua. aku berharap apa yang aku lakukan tidak pernah ditiru oleh siapapun. dan untuk Arsen , aku minta maaf. " ucap gina mengatupkan kedua tangannya.
__ADS_1
"Ale , terima kasih karena kau telah menyadarkan ku " ucapnya lagi.
Kiara hanya mengangguk dan tersenyum kepada orang yang ia tampar tadi.
"berikan perawatan terbaik untuk dirinya " ucap Kiara yang lagi-lagi membuat gina terharu.
semua orang tersentuh melihat drama yang baru saja mereka saksikan itu . Karena pemeran antagonisnya sudah pergi , merekapun berniat untuk meninggalkan lobi perusahan Atmaja corp itu.
Namun Kiara dengan lantangnya menghentikan mereka semua.
"STOP" teriak Kiara lantang
"scurity , pastikan semua akses keluar masih tertutup rapat ." ucap Kiara lagi.
kali ini tak ada satupun yang berani membuka mulutnya , melihat cara Kiara memperlakukan gina membuat mereka ngeri.
"Gina tidak mungkin bisa masuk ke kantor ini begitu saja. PASTi salah satu diantara kalian yang membantunya. " ucap Kiara membuat Arsen dan Ardan tak henti-hentinya terkejut.
"tapi tenang saja , aku tidak akan memutar rekaman mu disini. Aku memberimu waktu 30 menit untuk menemuiku di ruangan Presdir. " ucap Kiara lagi.
"jika selama 30 menit kau tidak datang , kau tau apa akibatnya " ancam Kiara tegas.
Kiarapun membalik badannya dan langsung masuk menuju lift dan diikuti oleh Arsen dan Ardan.
"Lo keren banget Kik " ucap Ardan didalam lift.
"tapi kok Lo bisa tau akal bulusnya temennya Arsen itu ??" tanya Ardan polos.
"karena gue nggak suka sama orang yang mencari Masalah sama gue. Dan gue paling nggak bisa nahan emosi kalo ada yang ngehina orang tua gue, siapapun akan gue lawan " ucap Kiara menatap Arsen dengan tatapan membunuh.
Ardan yang merasakan suasana panas didalam lift itu memilih untuk berhenti berbicara. karena ia sudah tahu bagaimana Kiara kalau sudah marah.
saat mereka sampai diruangan Arsen , Kiara langsung meminum air putih sebanyak beberapa gelas yang membuat Arsen dan Ardan membelalakkan matanya.
"Lo berdua tenang aja kok, gue bakalan pulang bentar lagi kok . gue ada acara soalnya. "ucap kiara sengaja ingin memberitahu Arsen bahwa ia akan pergi.
"Lo nunggu orang itu ya ??" tanya Ardan
"iyalah , Lo berdua kan belum tau siapa yang bantuin gina" ucap Kiara sambil meminum air putihnya lagi.
__ADS_1
Dan tepat 25 menit setelah Kiara mengatakan bahwa ia menunggu orang yang membantu gina, tiba-tiba datanglah seorang wanita didampingi seorang scurity