Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
bersatu


__ADS_3

kemudian setelah itu , Arsen mengangkat tubuhnya dan meminta Kiara untuk bangun dari tidurnya.


Arsen memegang kedua pipi Kiara dan mencium kening Kiara penuh kasih sayang.


"terima kasih karena sudah merawat ku " ucap Arsen lembut.


"jangan bilang gitu , itu sudah tugasku untuk merawat suamiku sendiri " jawab Kiara tersenyum membuat Arsen langsung menci*m bibirnya.


Kiarapun membalas ci*man dari Arsen , ia sudah sangat terbiasa dengan perlakuan Arsen.


"ayo kita shalat subuh dulu " ajak Kiara setelah ci*man mereka terlepas.


Arsen terlihat berpikir membuat Kiara akhirnya memaksanya.


"udah ayo ambil wudhu. " ucap Kiara menarik tangan Arsen turun dari ranjang.


setelah mengambil air wudhu Kiara dan Arsen pun melakukan shalat subuh berjamaah dengan Arsen sebagai imamnya.


Setelah selesai shalat mereka berdoa agar keluarga mereka selalu bahagia dan sakinah mawadah warahmah .


kemudian Kiara menyalami Arsen dan Arsen mencium kening dan kedua pipi Kiara.


"sayang , aku kira kamu nggak bakalan inget caranya shalat. hahahahah" ucap Kiara menggoda.


"tadinya aku juga berfikir begitu , tapi ternyata nggak. hahahah" balas Arsen ikut tertawa.


"bagaimana kalo hari ini kita jalan-jalan " ajak Arsen.


"emangnya kamu nggak sibuk ??" tanya Kiara.


"jari ini aku free , pokoknya hari ini kita bakalan jalan-jalan yaaa anggep aja honeymoon" ucap Arsen mantap.


"gitu ya , tapi kita melakukannya dirumah aja ya , nggak usah ke hotel " ucap Kiara ragu-ragu


"kok kamu mikirnya kesana ??? emmm aku tau kamu nggak sabar kan ??hahahah" goda Arsen.


"bukannya aku nggak sabar , tapi aku ujung-ujungnya kamu bakalan minta itu " ucap Kiara kesal.


"minta apa ??" tanya Arsen pura-pura tidak tahu seraya menggoda Kiara.


"ihhh kamu mah sukanya bikin aku malu " ucap Kiara mencubit perut Arsen


Arsen hanya tertawa melihat wajah istrinya itu memerah , ia tak menyangka jika orang sekeras Kiara ternyata bisa luluh oleh cinta yang tulus.


"kenapa harus malu ??? aku kan suamimu. lagi pula , pas aku sakit kamu selalu mengganti pakaian mu didepan ku " ucap Arsen.

__ADS_1


"itu karena aku buru-buru " jawab Kiara setengah jujur.


setelah itu mereka turun ke dapur untuk memasak sarapan. kali ini Arsen akan memasak untuk dirinya dan juga Kiara.


Kiara tak menyangka ternyata Arsen begitu lihai dalam memasak. bahkan rasa masakannya pun begitu enak hingga membuat Kiara ketagihan.


setelah sarapan ,mereka memutuskan untuk membersihkan rumah baru kemudian mencuci mobil dan motor milik Kiara.


"mana motor mu ??? aku nggak pernah liat ??" tanya Kiara sambil terus membersihkan motor trillnya.


"dirumah bunda. di gudang , udah nggak berfungsi lagi " ucap Arsen menjawab pertanyaan Kiara.


"kenapa nggak diperbaiki ??" tanya Kiara lagi.


"aku jarang makenya sayang , kan lebih sering pake mobil sekarang....kamu sendiri mobilnya dipake sama bapak ??" tanya Arsen balik.


"iya. orang mobil itu aku atas namain nama bapak " jawab kiara.


Saat mereka sedang asyik membersihkan kendaraan masing-masing , tiba tiba terdengar ibu-ibu komplek yang memuji kekompakan mereka.


"wahhh tuan Keenan dan nyonya kompak banget ya " ucap seorang ibu sambil membawa belanjaan sayyurnya.


"nyonya Keenan juga cantik banget , baru hari ini saya melihatnya secara jelas " timpal ibu yang lain.


"tidak apa nyonya Keenan , kami mengerti kok. kalau nyonya ada waktu setiap malam Jumat di masjid kita sering ada majlis ta'lim. kalau tuan dan nyonya tidak sibuk , tuan dan nyonya bisa datang " ucap seseorang yang diketahui sebagai ibu RT.


"wahhh ibuibu sebenarnya nggak usah panggil kita formal gitu " uacp Kiara lagi.


"ibu-ibu bisa panggil nama kami saja. ibu-ibu bisa panggil Keenan saja. untuk istri saya ibu-ibu bisa panggil Ale atau Alesya. " ucap Arsen ramah.


"wahhh kalian berdua memang orang baik. semoga segera diberi keturunan. ya kan ibu-ibu " ucap Bu RT lagi.


"aamiin , terima kasih doanya ibu-ibu" ucap Kiara


setelah itu ibu-ibu itu pun pulang kerumah masing-masing sedangkan Kiara dan Arsen melanjutkan pekerjaannya.


Tak terasa sudah jam 2 siang. Arsen pun meminta Kiara untuk bersiap-siap karena mereka akan pergi jalanjalan hari ini .


setelah keduanya siap , barulah mereka berangkat. Tujuan pertama mereka adalah pantai.


suasana pantai yang tidak begitu ramai membuat kiara dan Arsen nyaman. deruan ombak dan hempasan angin menenangkan pikiran mereka.


"kamu suka ??" tanya Arsen lembut.


"suka banget , palingan kalo aku ke rumah kak Alex barulah dapet liat pantai. kalo nggak mana mungkin , karena aku selalu sibuk " jawab Kiara.

__ADS_1


Tak terasa matahari sudah mulai bersembunyi. mereka berdua pun menyempatkan diri untuk makan malam di restoran


setelah merasa kenyang mereka kemudian kembali ke rumah


Dirumah , Kiara mandi terlebih dahulu. Namun kali ini ia begitu lama dikamar mandi.


'ya ampun kok gue tegang gini sih ??? , huhhhh tapi Kiara kamu harus melakukannya. Jangan sampai keegoisan mu membuat hubunganmu regang lagi' batin Kiara


"huhhhh, kok gue tegang banget ya. katanya kalo baru pertama rasanya sakit .huhhhh nggak papa kia ' batin Kiara sambil mengatur nafasnya


Akhirnya kiarapun keluar kamar mandi setelah merasa lebih tenang. Begitu melihat ranjang ternyata Arsen sudah berada disana.


"haahhhh, kamu udah mandi ??" tanya Kiara kaget.


"sudah " jawab Arsen mantap


Arsen pun berjalan menuju tempat Kiara berdiri.


"apa kamu sudah siap sayang ??" tanya Arsen tepat dihadapan Kiara.


Kiara hanya mengangguk menjawab pertanyaan Arsen itu. Arsen pun langsung menggendong Kiara ala bridal style yang semakin membuat Kiara tegang.


dengan perlahan Arsen menurunkan Kiara diatas tempat tidur. Dan ia ikut duduk diatas tempat tidur itu.


"aku tidak akan melakukannya tanpa persetujuan mu " ucap Arsen lembut sambil mengelus lembut pipi Kiara.


"aku setuju kok , tapi aku sedikit takut dan tegang syaang " ucap Kiara jujur.


Arsen menci*m lembut kening Kiara dan menatap dalam mata Kiara.


"kenapa harus tegang ?? santai aja sayang aku akan melakukannya pelan-pelan " ucap arsen meyakinkan.


setelah mendengar kata-kata Arsen , Kiara menjadi lebih relax dan semakin yakin dengan keputusannya.


akhirnya Arsen pun mulai menci*mi bibir Kiara lembut , kemudian ci*mannya turun ke leher dan ke bagian lainnya juga.


setelah mereka sama-sama mencapai puncak , barulah Arsen mulai melakukannya dan terjadilah penyatuan antara Kiara dan Arsen.


Sekarang Kiara dan Arsen sudah menjadi pasangan yang seutuhnya.


Keesokan paginya Arsen terbangun lebih dulu dibanding Kiara. Ia melihat wajah lelah istrinya karena kelakuannya kemarin malam. Bahkan keduanya kompak tidak menggunakan sehelai benang pun ditubuhnya. hanya selimut saja yang menjadi penutup tubuh keduanya.


Karena tak mau menganggu istrinya itu , Arsen pun ke kamar mandi dulu utnuk menyiapkan air hangat untuk Kiara.


Setelah itu....

__ADS_1


__ADS_2