
Andre nekat nyusul Erika ke rumah sakit dan melihat Erika sambil marah marahin Erika, karena Erika fasilitasnya di tahan selamanya.
" Ayah, kenapa dia sudah punya pacar kenapa harus hak Andre yang disita selamanya sih?" Tanya Andre kesal karena Jaka terlalu berlebihan, membela Erika.
" Karena kamu tidak bisa tanggung jawab atas kesalahan kamu, dan kamu tidak bisa peduli dengan orang lain." Ucap Jaka rasanya ingin ketok kepalanya Andre, supaya Andre tidak lupain kesalahannya.
" Begitu doang? astaga ayah lebay sekali sih membela perempuan lumpuh itu." Tanya Andre bener bener heran dengan Jaka
" Lebay? coba ikut saya sekarang, kamu akan cobain jatoh dari motor, lumpuh rasakan apa yang dialami oleh Erika dan kamu akan tahu bagaimana rasanya menjalani kehidupan diatas kursi roda karena kesalahan orang lain?" Tanya Ikbal menatap sinis kearah Andre sambil mengepalkan tangannya
__ADS_1
" Ngapain saya melakukan hal bodoh itu? yang saya mau fasilitas saya saja, dan kebetulan ayah saya lagi ada disini bersama perempuan lumpuh itu, jadi saya bisa terus terang bilang ke perempuan lumpuh itu sudah membuat saya menderita seperti ini." Tegas Andre kesel menatap Ikbal dengan tatap kesal
Bugh
Satu tonjokan mendarat di wajahnya Andre, membuat Jaka sedikit tidak terima anaknya dihajar ditempat umum seperti itu, tapi Andre memang pantas mendapatkannya.
" Dasar tidak tahu malu kamu, kamu yang salah, kamu yang ceroboh, sudah tidak bertanggung jawab atas kesalahan kamu, mengabaikan Erika, dan kamu menyalahkan Erika atas apa yang tidak dia lakukan sama sekali, jika ayah kamu sita fasilitas kamu yah itu hukuman yang kamu jalanin bukan menyalahkan Erika terus menerus." Bentak Ikbal semakin kesal karena Andre seperti tidak mengerti sama sekali.
" Walaupun saya tidak ganggu kamu, tapi tidak akan pernah ada laki laki yang mau dengan perempuan lumpuh seperti kamu, dan merepotkan banyak orang mana ada laki laki yang mau disusahkann oleh kamu Erika" Ledek Andre menatap sinis kearah Erika
__ADS_1
" Saya orang yang mencintai Erika, apa adanya saya mencintai Erika dari awal ketemu sampai dia sakit seperti ini karena kamu, saya masih mencintai Erika apa adanya yang jelas saya tidak sepayah kamu, yang melakukan kesalahan bukannya tanggung jawab justru menyalahkan sungguh tidak tahu malu kamu dan saya yakin perempuan perempuan yang Deket dengan kamu, akan menjauhi kamu kalo mereka tahu kamu melakukan kesalahan akan menghindari mereka, pasti akan dijahui banyak wanita, akan dihina, dan direndah kan banyak orang. sekarang kamu bisa sombong tapi diluar sana kamu akan semakin rendah Andre dengan keegoisan dan kesombongan kamu." Tegas Ikbal terus terang, Ikbal merasa prihatin melihat Andre yang tidak bisa terima kenyataan pahit dalam hidupnya.
Andre tidak bisa bicara apapun karena ucapan Ikbal benar, Andre memang payah untuk menyelesaikan masalahnya dan menjahui Erika karena merasa malu yang akhirnya merepotkan Jaka selama ini. Andre pergi begitu saja tanpa berkata apapun setelah Ikbal bicara seperti tadi
" Ikbal sudah jangan dilanjut dan biarkan Andre pergi, terimakasih sudah membuat Andre sadar, walaupun saya kesel anak saya dihajar seperti tadi tapi saya mencoba menghargai maksud kamu dan tidak akan marah, terimakasih sudah memberikan pendapat kamu tentang Andre, dan saya titip Erika bahagiakan dia dan jaga dia baik baik, jangan membuat Erika sedih kembali dan bantu dia kembali normal." Lanjut Jaka terus terang, Jaka bener bener berharap Ikbal bisa membahagiakan Erika
" Pasti pak, pasti saya akan membahagiakan Erika, karena saya tulus mencintai Erika" Lanjut Ikbal senyum melihat Erika yang duduk diatas kursi roda.
" Terimakasih yah om atas pengorbanannya untuk menjaga saya selama di rumah sakit, dan selalu anterin saya ke rumah sakit dan tidak pernah ngeluh lelah atau pun kelamaan. " Lanjut Erika bener bener tidak tega melihat pengorbanan orang tuanya Andre, yang tidak pernah protes lelah atau pun protes kelamaan nunggu Erika selama sakit
__ADS_1
Walaupun Erika sudah putus dari Andre tapi Erika menghargai kebaikan dan pengorbanan Jaka untuk menjaga Erika selama sakit