
"sebenarnya gue sama istri gue punya dendam sama Arsen Atmaja , karena dulu sebenarnya ia adalah kekasih istri gue. namun selama berbulan-bulan Arsen tak pernah memberi kabar kepada angel . hingga akhirnya angel menerima lamaran gue. Di iya X kita menikah dengan sederhana , karena kita hanya ingin melakukan pesta di London. Hingga akhirnya gue sama istri gue tidur berdua di hotel , entah kapan Arsen mencari informasi mengenai istri gue sehingga dia nggak tau kalo gue udah nikah sama angel. waktu itu Arsen pergoki kami sedang berdua dihotel. Kami terkejut sekaligus merasa terhina dengan tindakan Arsen. Akhirnya sejak saat itu istri gue dendam sama Arsen dan gue mendukungnya , karena gue ngerasa Arsen sudah melewati batas. hingga setelah beberapa bulan setelah itu , gue dan istri gue dapet kabar kalo Arsen udah kembali ke kota X. dan suatu hari istri gue melihat Arsen menyatakan cintanya pada seorang wanita yang tak lain adalah Kiara. istri gue marah karena Arsen terlihat bahagia. akhirnya ia menjebak Arsen dengan menci*m bibir Arsen tepat saat Kiara berada disana. Ternyata istri gue belum puas , ia minta gue untuk membuat mereka berempat menderita dengan menggunakan pasukan gue. dan benar saja gue udah atur skenario untuk melakukan penembakan berantai . Ada satu peluru yang gue siapin untuk Arsen dan malah terkena ke tubuh Kiara " ucap Robert panjang lebar.
"gue minta maaf sama kalian semua " ucap Robert mengatupkan kedua tangannya dan meneteskan air mata.
Darwin memeluk Kiara dengan sangat erat ,ia tak menyadari bahwa perubahan sikap Kiara di pengaruhi oleh sebuah penghianatan.
"Kiara , saya minta maaf sebesar-besarnya , saya akan membantumu melakukan perawatan agar lukamu benar-benar sembuh " ucap Robert sebagai ucapan maafnya.
" Tuan Robert anda tidak bersalah , jangan menyalahkan diri anda , semua ini sudah terjadi dan biarlah berlalu . jika kau ingin aku memaafkan mu maka aku sudah memaafkan mu ,aku juga ingin mengucapkan maaf atas nama suamiku " ucap Kiara berlapang dada.
"tidak Kiara , suamimu tak tahu apa apa. " ucap Robert.
"apakah aku bisa meminta sesuatu ??" tanya Kiara kepada Robert
"tentu saja " Jawab Robert mantap
"aku tidak ingin kau memberitahu istrimu bahwa kau terlahir bertemu Dnegan diriku. aku ingin bertemu istrimu dengan sendirinya .aku mohon " ucap kiara tulus.
"baiklah " ucap Robert setuju.
keesokan harinya Robert pun membawa Kiara ke sebuah rumah sakit mewah untuk mengobati lukanya. Sebenarnya kata dokter lukanya sudah sedikit sembuh namun tetap saja akan kambuh sewaktu-waktu.
akhirnya dihari berikutnya Kiara melakukan perawatan ya lebih tepatnya di operasi. dengan bantuan obat dan daya tahan tubuh Kiara yang kuat membuat proses penyembuhannya begitu cepat.
hari ini , Kiara dijenguk oleh saudara-saudaranya beserta Alex Patricia dan juga Robert.
"gimana keadaan Lo ??" tanya Darwin tak sabar
"apa sudah merasa lebih baik ??" tanya Rangga
Kiara hanya tersenyum menjawab ucapan kedua saudaranya itu.
__ADS_1
"Terima kasih , buat kalian " ucap Kiara.
"nggak usah berterima kasih sayang, kita kan saudara " ucap Patricia tersenyum
"apa kata dokter ??" tanya Alex
"dokter bilang gue udah bisa pulang hari ini , jadi gue bisa hadirin acara puncak itu " ucap Kiara antusias.
semua orang tersenyum melihat keceriaan Kiara , walaupun Kiara sudah menikah mereka tetap menganggap Kiara itu adik mereka seperti yang dulu.
Jadi selama 1 Minggu ini Kiara tak pernah menghubungi Arsen sama sekali , karena tak pernah terbesit di pikirannya untuk menghubungi Arsen.
keesokan malamnya , Darwin Rangga dan Kiara menghadiri acara penghargaan itu. mereka bertiga tampil mempesona seolah-olah mereka masih seorang remaja.
mereka menikmati setiap acara dengan sesekali mengobrol .
akhirnya kini giliran mereka , nama berekspresi bertiga dipanggil untuk naik ke atas panggung.
"di tim ini , sayalah yang paling tua , tentu itu menjadi tantangan tersendiri untuk diri saya sendiri. Tantangan untuk memimpin orang-orang hebat seperti mereka berdua. mereka bukanlah adik kandung saya , bukan saudara sedarah dengan saya , namun saya merasa mereka sudah menjadi bagian dalam hidup saya. " ucap Darwin dengan bahasa Inggris membuka pidato mereka bertiga.
"Menjadi bagian tim ini adalah suatu kebanggan untuk saya pribadi. melewati suka duka dalam bekerja dengan mereka justru membentuk mental saya menjadi lebih kuat. " ucap Rangga
"walaupun berbeda gender , itu tidak menghalangi saya menjadi apa yang saya inginkan. ternyata saya diberi anugrah berupa dua manusia yang saya panggil kakak , yang menerima saya menjadi bagian ditim ini " ucap Kiara.
"Terima kasih dan senang berkontribusi untuk kemajuan teknologi di bidang otomotif ." ucap mereka bertiga serempak sembari menutup pidato mereka.
suara gemuruh tepukan tangan mengiringi langkah mereka bertiga. Setelah itu direktur utama mengumumkan penghargaan yang akan diterima oleh mereka bertiga.
Tepat jam 12 malam , acara itupun selesai .seluruh hadirin satu-persatu mulai meninggalkan gedung pelaksanaan.
Kiara Rangga dan Darwin memutuskan untuk melanjutkan pembicaraan mereka di apartemen yang mereka sewa.
__ADS_1
di ruang tamu apartemen itu mereka membicarakan mengenai berkas-berkas yang harus mereka siapkan dan rencana mereka kedepannya.
"guys gimana kalo kita buat usaha sepeda , ya mulai dari sepeda keranjang , olahraga , terus sepeda rangkai juga. " saran Kiara.
"sama gue juga mikirnya gitu , kita mulai dari desain terus baru produksi terus pemasaran. " timpal Rangga
"kita buat sepeda dengan teknologi berbeda , hingga semua orang tau keunggulan dari teknologi kita , jadi kita nggak perlu promosi sana-sini " ucap Darwin.
akhirnya mereka bertiga setuju , dan akan menggunakan hadiah mereka untuk membuka usaha baru.
setelah itu mereka bertiga memilih untuk beristirahat dikamar masing-masing.
keesokan harinya , Kiara terbangun oleh suara dering ponselnya. dengan mata masih sedikit terpejam , Kiara melihat bahwa yang menelponnya adalah pak Bahri.
Kiara segera mengangkat panggilan dari bapaknya yang menginformasikan bahwa pak Bahri sudah menemukan tanah untuk menjalankan usaha baru mereka bertiga.
Kiara segera membersihkan tubuhnya dan bersiap-siap untuk kekantor direktur utama hari ini.
setelah itu Kiara membangunkan kedua saudaranya yang masih tertidur pulas. Tepat jam 9 barulah mereka bertiga siap untuk berangkat menuju kantor direktur utama.
sesampainya disana , mereka segera menyelesaikan semuanya agar semuanya bisa selesai hari ini.
Dan berkat kerja keras mereka , saat matahari mulai terbenam barulah semuanya selesai.
"senang bekerja sama dengan anda " ucap direktur utama menyodorkan tangannya sebagai tanda perpisahan dan penghargaan.
"kami juga berterima kasih tuan " ucap mereka bersahutan .
setelah itu mereka bertiga bergegas untuk kembali ke apartemen.
namun disaat mereka akan menuju parkiran tiba-tiba Kiara berlari kencang menuju jalan raya .
__ADS_1