Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
pernikahan Humaira dan Kevin


__ADS_3

"Ken....." panggil bunda Ika.


Arsen tak bergeming sama sekali , ia seperti tak mendengar lagi.


bunda Ika mendekati putranya lagi dan menepuk pundak Arsen halus.


"Ken.." ucapnya lagi.


Arsen membalik wajahnya menghadap wanita yang selalu menyayanginya . Melihat bundanya membuat air mata Arsen menetes.


"nak kamu kenapa ??" tanya bunda Ika panik


Arsen menunduk dan menangis didepan bundanya itu , bunda Ika tak tahu lagi harus melakukan apa , Arsen tak pernah seperti ini sebelumnya . akhirnya bunda Ika menarik Arsen kedalam pelukannya.


Arsen semakin menangis didalam pelukan ibunya membuat bunda Ika ikut menangis.


"sabar sayang , cerita sama bunda nak" ucap bunda Ika menenangkan putranya itu.


akhirnya sedikit demi sedikit Arsen mampu mengendalikan dirinya dan ia menjadi sedikit tenang. Arsen menghapus air matanya dan mulai menceritakan semuanya kepada ibunya itu.


"bunda maafin Ken , Ken udah buat bunda malu " ucap Arsen terhenti.


bunda Ika mengerutkan keningnya karena bingung .


"ken udah hancurin hati orang yang Ken cintai , Ken udah hianatin dia , dan tadi Ken ketemu sama dia dan dia bilang dia sangat benci sama Ken. " ucap Arsen menahan air matanya.


Arsen tidak peduli dianggap Cemen , karena ia sangat mencintai Kiara.


"siapa wanita itu sayang ?, dia beruntung sekali mendapat cintanya anak bunda " ucap bunda Ika lembut.


"Kiara ,, bunda ingat Kiara ??" ucap Arsen mantap.


"bukankah dia temen kamu dikompetisi itu ?" jawab bunda Ika Ragu.


"iya bunda , dan kami sempat pacaran cuma 4 jam . hubungan kami hancur karena angel datang menjebakku . sejak saat itu Kiara marah kepada Ken " ucap Arsen menjelaskan secara singkat.


"ken sangat mencintai Kiara ??" tanya bunda Ika memastikan.


"lebih dari hidup Ken sendiri , yang buat Arsen sedih adalah , apa bedanya Arsen sama ayah yang sudah nyakitin bunda " ucap Arsen yang sukses membuat air mata bunda Ika mengalir deras.

__ADS_1


"nggak sayang , kamu nggak boleh bilang gitu , kamu lebih baik dari ayah kamu bunda yakin itu " ucap bunda Ika dengan air mata yang tak kunjung habis.


bunda Ika kembali menarik Arsen kedalam pelukannya dan meminta agar anaknya itu memperjuangkan cintanya kepada Kiara .


dua hari kemudian


hari ini adalah hari bahagia Humaira dan Kevin. setelah akad nikah mereka melakukan resepsi pernikahan di salah satu ballroom hotel milik keluarga Kevin .


Dipelaminan Humaira heran karena belum ada terlihat Kiara yang datang menghampirinya dengan Kevin suaminya.


setelah memberikan ucapan selamat kepada Humaira dan Kevin , para tamu undangan dipersilahkan untuk menyantap makanan yang sudah disediakan.


Tak berapa lama datang seorang wanita dengan dress simple berhijab dan dengan polesan sedikit make up. siapa lagi kalau bukan Kiara.


salah satu pegawai WO menunjukkan arah kepada Kiara menuju Humaira dan Kevin. Kiara akhirnya berjalan namun langkahnya terhenti karena ia mengingat momen saat ia fashion show 6 tahun dulu.


"nona apa anda baik-baik saja ?? silahkan anda melalui jalan tamu Yangs udah kami siapkan ini " ucap pegawai WO itu ramah


Kiara mengangguk dan berjalan mengikuti ucapan pegawai itu.


'*njay kenapa gue baru datang sekarang sih , aduhhhh abkalan jadi pusat perhatian kan kalo kek gini ' batin kiara gugup.


namun bukan Kiara namanya kalau tak pemberani .


semua mata tertuju pada Kiara bahkan tak sedikit yang mengeluarkan suaranya.


"itukan nona Ale " "bukankah dia Kiara Harvey ?" " cantik banget " " make up tipis aja udah cantik banget " " keren banget , cewek tapi ahli mesin " dan lain-lain.


Saat Kiara melewati setengah jalan itu tiba-tiba moodnya hancur karena melihat Arsen yang sedang memberi selamat kepada Humaira dan Kevin.


'sudah ku duga ,huhhhhh tapi nggak papa lah Kik , daripada Lo diem atau balik kan malu-maluin .' batin kiara pilu.


akhirnya Kiara pun sampai tepat di posisi Humaira dan Kevin , Kiara pun memberikan ucapan selamat tanpa menghiraukan Arsen yang berada disampingnya Humaira.


"nih gue punya voucher belanja , Lo berdua bisa beli furniture apapun Dnegan voucher ini " ucap Kiara menyerahkan hadiahnya kepada Humaira dan Kevin.


"ayo kita foto dulu " ajak Kevin sambil mengeluarkan ponselnya.


Kevin pun mengarahkan ponselnya kepada mereka berempat untuk mengenang momen 6 tahun lalu.

__ADS_1


tiba-tiba datanglah fotografer yang ingin memotret mereka berempat.


"wahhhh ini menjadi reuni the guns " ucap fotografer itu yang mungkin merupakan fans the guns.


Kiara hanya terkekeh mendengar nama itu .


foto pertama Humaira dan Kevin berada di antara Kiara dan Arsen. dan pada saat foto berikutnya sang fotografer meminta agar Kiara dan Arsen ditengah


"tuan Keenan mungkin bisa menggandeng tangan nona seperti dikompetisi dulu " ucap fotografer itu ramah.


"kau ribet sekali , kau fikir hanya kamu saja yang akan ambil gambar dengan pengantin . sudahlah jika kau ingin memotret kami maka segera lakukan , jika tidak kami bisa melakukannya sendiri " ucap Kiara kasar membuat fotografer itu ciut.


Arsen Humaira dan Kevin tidak terkejut Dnegan sikap Kiara itu , karena mereka sadar bahwa Kiara belum bisa menerima Arsen lagi.


"ummm maaf ya , benar kata saudara saya , kau tidak perlu ambil hati ucapannya " ucap Humaira meminta maaf.


"tidak masalah nona , nona Kiara benar " ucap fotografer itu sadar


akhrina iapun pergi dan mengabadikan moment-moment lain di pernikahan Humaira dan Kevin .


"Uma , Vin gue nggak bisa lama , gue balik duluan ya " pamit Kiara kepada Kevin dan Humaira didepan Arsen.


"ummmm Kik , aku bisa minta kamu bawain lagu buat aku sama Kevin .sama Arsen " ucap Humaira ragu.


"tenggorokan ku lagi sakit ma " jawab Kiara berbohong.


"kamu bisa main drum biar Arsen yang nyanyi " bujuk Kevin.


"hmmmmmm " ucap Kiara mengangguk.


akhirnya mereka berdua menuju sebuah panggung dan mengambil posisi , Arsen yang akan menyanyi dan Kiara akan memainkan drum.


Arsen menyanyikan lagu sampai akhir milik Judika , selain sebagai permintaan Humaira dan Kevin tetapi ini juga sebagai ungkapan hati Arsen kepada Kiara.


Kiara memainkan drumnya dengan penuh totalitas tanpa menghayati lagu yang dibawakan oleh Arsen itu.


semua orang disana semakin mengagumi Kiara dan Arsen , mereka berharap agar Kiara dan Arsen menikah.


sedangkan disebuah meja duduk seorang ibu yang bahagia melihat calon menantunya , ya siapa lagi kalau bukan bunda Ika .

__ADS_1


'ternyata Kiara lebih cantik dari yang aku bayangkan , tetapi dari sorot matanya ia terlihat sangat membenci Kenan. jangan takut sayang , mama akan bantu kamu , karena Kiara juga pantas untuk diperjuangkan ' batin bunda Ika melihat Kiara.


setelah lagu selsai , Kiara diminta untuk tak meninggalkan panggung dulu karena pembawa acara tertarik untuk bertanya kepada dirinya.


__ADS_2