Aku Pasti Bisa

Aku Pasti Bisa
bingung dengan hati sendiri


__ADS_3

siang harinya , mereka bertiga sedang bersiap-siap untuk makan siang di sebuah restauran pilihan Ardan. Namun saat mereka akan berangkat tiba-tiba , ponsel Ardan berbunyi , Arsen sedikit menjauh dari Kiara dan Arsen dan mengangkat panggilan yang tak lain dari Cantika istrinya.


Tak berapa lama Ardan kembali mendekat ke posisi Arsen dan Kiara.


"kenapa ?" tanya Arsen


"kita makan siang dirumah gue aja yuk , tadi Cantika telpon buat ajak Lo berdua makan siang bareng " ucap Ardan


"wahhhh bagus itu, ayo " ucap Kiara antusias.


akhirnya mereka pun berangkat menuju rumah Ardan dengan mengendarai mobil milik Arsen.


di dalam mobil Kiara terus membujuk Arsen agar mau menerima dirinya bekerja di perusahaan miliknya.


Tak terasa mereka sudah sampai dirumah Ardan yang ternyata sudah ada mobil Humaira terparkir disana


"ni bukannya mobil Kevin ???" tanya Kiara heran


"iya ya , mungkin mereka udah di dalem. ayo kita langsung masuk aja " ajak Ardan


akhirnya mereka bertiga masuk kedalam rumah Ardan . ternyata benar Kevin dan Humaira sudah berada disana.


"Lo berdua kapan Dateng ???" tanya Arsen melihat Kevin dan Humaira.


"baru aja , kita berdua ditelpon sama Cantika buat makan siang bareng " jawab Humaira sambil meminum airnya.


tak berapa lama datanglah seorang wanita cantik yang bernama Cantika.


"wahhhh kalian sudah datang , tunggu bentar ya , ada yang mau aku omongin sama Ardan dulu " ucap Cantika meminta Kiara dan Arsen duduk dulu dan mengajak suaminya untuk menjauh dari keempat sahabatnya itu.


Ardan khawatir mengenai apa yang sebenarnya terjadi , tidak biasanya istrinya seperti ini.


saat tiba di kamar mereka , Cantika pun memberikan sebuah kotak kepada Ardan .


"ini apa sayang ?? " tanya Ardan heran


"buka aja " ucap Cantika lembut.


"tapi bagaimana dengan mereka berempat ??" ucap Ardan ragu.


"udah , aku udah kasi mereka minum, lagi pula mereka bisa ngobrol dulu kok," bujuk Cantika


Ardan pun tak punya pilihan lain selain menuruti kata istrinya itu. Begitu membuka kotak tersebut , Arsen membelalakkan matanya hingga tak sadar air matanya mengalir .


"kamu serius sayang ??" tanya Ardan tak menyangka.


Cantika hanya mengangguk , ia tak sanggup mengeluarkan suaranya saking bahagia melihat reaksi suaminya itu.


Ardan kemudian memeluk istrinya dengan sangat erat , ia tak menyangka bahwa isi kotak tersebut adalah sebuah tesp*ck dan hasil USG.

__ADS_1


setelah begitu lama , Ardan pun mengingat bahwa diluar ada sepupunya yang datang untuk makan siang.


"itu sebabnya kamu mengundang mereka ??" tanya Ardan lembut.


"iya , ayo kita makan " jawab Cantika dan mengajak suaminya keluar.


Kiara Arsen kevin dan Humaira terkejut ketika melihat Ardan dan Cantika keluar dari kamar mereka. mereka heran karena wajah kedua orang itu terlihat seperti habis menangis.


"Lo berdua kenapa ??" tanya Kevin heran


"Lo berdua tadi nggak kek gini loh " lanjut Arsen.


"gue minta maaf ma Lo berempat , gua mau nyampein berita gembira ,,,,, kalo gue....bakalan jadi ayah " ucap Ardan tersenyum .


"Alhamdulillah" ucap mereka berempat kompak.


"OOO jadi itu sebabnya Cantika undang kita makan siang. wahhhh selamet ya " ucap Kiara antusias.


"sudah berapa bulan ?" tanya Humaira sambil mengelus perutnya sendiri yang sudah membuncit


"baru 4 Minggu ma " jawab Cantika tersenyum.


"wahhhh pantes belum keliatan " balas Humaira lagi.


"memangnya kamu udah berapa bulan ???" tanya Kiara lagi.


"udah masuk 6 Kik " jawab Humaira.


Mereka berenam pun menuju meja makan yang sudah tersaji beberapa makanan. Mereka makan sambil bercanda gurau . Namun tanpa mereka sadari ada sesosok wanita yang bingung dengan keadaannya saat ini , ya siapa lagi kalau bukan Kiara.


'tementemen gue udah pada hamil , lah gue b*kin aja belum. gue kan pengen juga kek Uma sama Cantika , tapi gue harus gimana. masa iya gue yang ajak Arsen duluan , kan nggak mungkin ' batin Kiara melamun.


'apa Arsen nggak mau punya anak sama gue ya ???' batinnya lagi.


"sayang ???" ucap seseorang sambil memegang tangan Kiara membuat Kiara tersentak kaget.


"ihhh kamu ngagetin aja " ucap Kiara terkejut.


"Lo kenapa melamun sih ??" tanya Kevin


"Lo mikirin motor Lo ?? tenang aja , gue udah Simpen diruangan Arsen jadi aman banget " tebak Ardan sambil terus mengunyah makanannya.


"huhhhhh bangus kalo gitu , tu motor kesayangan gue. nggak mudah dapetinnya " ucap Kiara agar mereka semua menganggapnya memikirkan motor trillnya.


akhirnya setelah makan , Arsen dan Kiara pamit untuk pergi duluan. mereka akan kembali ke kantor untuk menyelesaikan sisa pekerjaan tadi. sedangkan Ardan , Arsen memintanya untuk tidak bekerja selama 2 hari agar bisa menemani istrinya.


Didalam mobil kiara terdiam dengan pandangannya fokus kedepan. Arsen yang mengetahui apa yang sebenarnya dipikirkan oleh istrinya itu pun berusaha untuk menghibur istrinya.


"kamu kenapa ??" tanya Arsen lembut sambil menghidupkan mobilnya.

__ADS_1


"nggak ada , emangnya aku kenapa ???" tanya Kiara balik pura-pura polos.


"aku perhatiin kamu sekarang lebih kalem " ucap Arsen


"karena aku udah maafin kamu" jawab Kiara tersenyum.


"kamu makin cantik kalo lagi senyum " puji Arsen tulus.


"gombal " sela Kiara.


"nggak kok , aku serius loh " ucap Arsen sambil fokus menyetir mobilnya.


Dipertengahan perjalanan , Arsen mulai membicarakan tentang kehamilan kedua sahabatnya tadi.


"nggak nyangka ya Cantika udah hamil , terus Uma udah hamil 6 bulan juga. kita kapan ya sayang ???" ucap Arsen sambil tetap fokus pandangannya kedepan.


sontak saja ucapan Arsen itu menusuk dihatinya Kiara , ia merasa tidak berguna karena belum memberikan hak Arsen sebagi suaminya.


"hmmmmmm" jawab Kiara akhirnya.


"kamu emangnya nggak pengen punya anak sama aku ???" tanya Arsen mantap


Kiara kikuk , ia bingung harus berkata apa . ia tidak mungkin membuat Arsen besar kepala.


"udah ah nanti aja kita bahas itu " ucap Kiara mengalihkan pembicaraan.


Arsen tidak ingin membuat Kiara tidak nyaman , akhirnya ia pun memilih untuk tidak membahas hal itu lagi.


sesampainya di kantor , tiba-tiba ada seorang wanita yang menghampiri Arsen dan langsung memeluknya.


"Arsen apa kabar ??" tanya wanita itu tanpa menghiraukan keberadaan Kiara disamping Arsen.


"gue baik , Lo mau kemana ??" tanya Arsen


"gue tadi abis ke rumah kakak gue , terus gue liat kantor ini , dan akhirnya gue mampir deh buat ketemu sama Lo " ucap wanita itu


Kiara hanya diam memperhatikan interaksi suaminya dengan wanita yang ada dihadapannya saat ini.


"gin kenalin ini istri gue......"ucap Arsen belum sempat menyebut nama Kiara , Kiara sudah lebih dulu menyebut namanya.


"Ale " ucap Kiara mantap.


"siapa ??" tanya gina memastikan.


"ini alesya , istri gue " ucap Arsen lagi.


"sayang ini temen SMA aku , gina. " ucap Arsen lagi


"owwwh kamu udah nikah ??" tanya gina dengan ekspresi kecewa.

__ADS_1


"iyalah , ini istriku " ucap Arsen merangkul Kiara dengan lembut.


__ADS_2