
"kamu sendiri gimana ? udah nikah ??" tanya Arsen lagi.
"belum , aku nunggu seseorang " jawab gina lemas.
"sen , lain kali kita ketemu lagi ya , aku pamit dulu bye" lanjut guna langsung pergi.
Arsen kemudian mengajak Kiara untuk menuju ruangannya di lantai paling atas. namun didalam lift Kiara diam membisu dengan lamunannya.
'kok gue ngerasa nggak suka ya Arsen ngomong sama tu cewek , apa iya gue cemburu ??? lagian gue cewek juga gelagatnya kek nggak wajar sih ' batin Kiara.
Melihat istrinya diam , Arsen memilih untuk diam juga. Arsen merasa bahwa Kiara sedang memikirkan pertemuannya dengan Humaira dan cantika .
sesampainya di kantor , Arsen meminta Kiara untuk menunggunya didalam kamar yang ada diruangan Arsen , namun Kiara menolaknya. ia memilih untuk duduk disofa saja.
Setelah beberapa lama , akhirnya pekerjaan Arsen selesai dan iapun menghampiri Kiara yang tengah menutup matanya sambil menyandarkan tubuhnya di punggung sofa.
"sayang ??!" ucap Arsen lembut.
Kiara langsung membuka matanya ketika mendengar suara Arsen.
"udah selesai ?? " tanya Kiara langsung.
"iya. kamu capek ya ??" tanya Arsen balik.
"capek duduk , yuk kita pulang. Motor ku dimana ???" tanya Kiara lagi.
"kenapa pake motor , kita kan bisa pulang bareng pake mobil. " ucap Arsen.
"terus motorku ??? jangan bilang kamu mau minta orang untuk bawa motorku ke rumah ?? nggak bisa sen , aku udah modifikasi motor kesayangaku , dan motorku itu cuma bisa dipake sama aku , nggak bisa orang lain " ucap Kiara menjelaskan.
"oh ya ?? gimana masalah kerjaan buat aku ?? masak aku harus kirim lamaran ?? kan kamu udah tau kemampuan aku " ucap Kiara lagi.
"iya , kamu mau gaji berapa ??" tanya Arsen mengalah.
sebenarnya ia tak mau Kiara bekerja , karena ia tidak ingin Kiara kelelahan.
"kok tanya aku ??? pokoknya aku tu bakalan jadi karyawan kamu. yang membedakan tu cuma jam kerja aja . kalo karyawan lain masuk kerja tiap hari , kalo aku masuknya ya kalo ada masalah aja " ucap kiara
"kok gitu sayang ??" tanya Arsen heran
"kan aku cuma di bidang retas meretas , dari pada kamu cari orang lain yang berlumuran tentu jujur " ucap Kiara menantang
"iya juga sih , ya udah deh . kamu diterima kerja disini " ucap Arsen akhirnya.
"yeyyyy" teriak Kiara seperti anak kecil yang membuat Arsen gemas.
Arsen mencubit hidung Kiara yang membuat Kiara kesal.
Akhirnya mereka berdua pun pulang kerumah setelah makan direstauran terlebih dahulu. Baru pertama kali Arsen melihat Kiara mengendarai motor lagi setelah insiden penembakan itu.
'kamu emang nggak berubah sayang ' batin Arsen yang melihat Kiara melakukan motornya dengan sangat kencang.
__ADS_1
keesokan harinya Kiara berangkat bersama Arsen menuju kantor. penampilan Kiara hari ini sangat berbeda dari biasanya , yang membuat Arsen semakin jatuh cinta kepadanya.
didalam mobil ponsel Kiara berbunyi , yang menandakan ada pesan masuk ke ponselnya.
"ya ampun , lupa recharge hp. bentar lagi bakalan mati nih hp. mana kak Darwin suruh telpon lagi. " ucap Kiara kesal.
"pake hp ku sayang " tawar Arsen yang langsung di setujui oleh Kiara.
Kiara pun akhirnya menggunakan ponsel Arsen untuk membalas pesan Darwin.
Ini adalah kali pertama Kiara menggunakan ponsel Arsen. kiarapun segera menuju aplikasi untuk mengirim pesan. dan ia segera menuliskan nmr Darwin yang ternyata ada di ponsel Arsen .
Tak sengaja Kiara menekan suatu tombol sehingga menampakkan sebuah pesan dari nomor tak dikenal.
👧:Arsen
:ini aku gina
:aku dapet nomor hp kamu dari salah satu karyawan kamu
:aku mau ajak kamu makan siang besok siang , kamu mau kan ???
👨:ohhh gina
:aku ada meeting besok
👧:nggak papa aku tungguin
👨: 🤣
seperti itu isi dari pesan yang dibaca oleh Kiara . dengan cepat Kiara menghubungi Darwin dan ternyata , Darwin menginformasikan bahwa mereka bertiga diundang ke acara salah satu sahabat mereka yang sama-sama bekerja di sirkuit waktu itu.
"udah ??" tanya Arsen lembut.
"dah , nih makasi " jawab Kiara ketus.
"aku bakalan pergi ke acara temennya kak Darwin besok malem " ucap Kiara lagi.
"aku temenin ya ???" tanya Arsen sambil fokus menyetir mobilnya.
"nggak usah , kamu kan banyak kerjaan , lagian aku pergi bertiga kok, kek biasa " jawab Kiara lagi.
akhirnya mereka pun sampai kantor dan langsung menuju ruangan Arsen. begitu masuk ke ruangan Arsen , Kiara melihat sebuah ruangan yang merupakan ruangannya untuk bekerja di perusahaan suaminya itu.
sedangkan Arsen langsung menuju ruang meeting , dan meninggalkan Kiara seorang diri.
Hari pertama Kiara bekerja , ia tak tahu harus melakukan apa , karena tugasnya hanyalah untuk menjaga dan sekaligus mengawasi data perusahaan .
"gue mau ngapain kalo kek gini ???" tanya Kiara pada dirinya sendiri sambil menyandarkan tubuhnya di kursi yang ia putar-putar.
Akhirnya Kiara pun memilih untuk melihat WhatsAppnya , untuk mengetahui apakah ada pesan yang penting .
__ADS_1
ternyata tak ada pesan yang penting , hanya beberapa pesan biasa .
Tak berapa lama , Kiara mendapat telpon dari Cantika. segera Kiara mengangkat telpon dari sahabatnya itu.
"waalaikumsalam , iya can , ada apa ??" tanya Kiara
"ohhh , Arsen lagi meeting , pasti Ardan juga bersamanya " ucap Kiara lagi.
"ada apa ??" tanya Kiara lagi
"oooo nanti kalo udah selesai aku kabarin " ucap Kiara lagi lalu menutup telponnya.
Akhirnya Kiara memutuskan untuk tidur terlebih dahulu sambil menunggu jam istirahat.
Tak berapa lama , Arsen kembali bersama Ardan . Arsen melihat Kiara sedang tertidur di meja kerjanya.
"udahhh , tuh ada yang nyariin Lo " ucap Ardan mengagetkan Arsen yang sedang fokus menatap istrinya Yangs Edang tertidur.
"hsutttt......ntar Kiara bangun lagi . kasian dia pasti capek " ucap Arsen menutup pintu dengan sangat perlahan.
Arsen pun segera menemui seseorang yang ingin bertemu dengan dirinya.
"loh gin , kapan Dateng ??" tanya Arsen
"baru aja , apa kamu sibuk ???" tanya gina basa-basi
"nggak , baru aja selese meeting " jawab Arsen jujur.
"kalo gitu , ayo kita makan siang bersama " ajak gina antusias.
"tapi istriku masih tertidur " ucap Arsen menolak secara halus.
gina terdiam sejenak seperti sedang memikirkan sesuatu.
"bagaimana kalau nanti kita membelikan makanan untuk istrimu ??" tawar gina tak menyerah.
"Lo mau makan sen ??? gue nitip nasi goreng spesial ya " ucap Ardan setengah berteriak langsung masuk menuju kamar mandi.
Akhirnya Arsen pun menyetujui ajakan gina untuk makan siang bersama. sedangkan Kiara masih setia menyelam di alam mimpinya.
Tak berapa lama , kiara terbangun dan terkejut ternyata jam sudah menunjukkan pukul setengah satu siang. Kiara pun bergegas untuk mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat Dzuhur.
saat Kiara keluar dari ruangannya , ada seseorang yang terkejut dengan kehadirannya.
"loh Kiara ??? kamu nggak ikut ???" tanya Arsen beruntun.
"kemana ??" tanya Kiara heran.
"Arsen pergi makan siang bareng temen SMA nya , kalo nggak salah Tina mungkin namanya " ucap Ardan sedikit tidak mengingat nama gina.
kiara.....
__ADS_1